<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138</id><updated>2012-02-17T14:49:03.053+07:00</updated><category term='Agribis'/><category term='Marketing'/><category term='Psikologi'/><category term='Jenaka'/><category term='Agama'/><category term='Sain'/><category term='FengShui'/><title type='text'>GERBANG  ILMU  PENGETAHUAN</title><subtitle type='html'>Gerbang Ilmu Pengetahuan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>207</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-5670294365765233243</id><published>2011-12-16T19:44:00.001+07:00</published><updated>2011-12-16T19:52:30.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Do’a, Bacaan Al-Qur’an, Shadaqoh &amp; Tahlil untuk Orang Mati</title><content type='html'>Apakah do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh itu pahalanya akan sampai kepada orang mati? Dalam hal ini ada segolongan yang yang berkata bahwa do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh tidak sampai pahalanya kepada orang mati dengan alasan dalilnya, sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاَنْ لَيْسَ لِلْلاِءنْسنِ اِلاَّ مَاسَعَى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dia kerjakan”. (QS An-Najm 53: 39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga hadits Nabi MUhammad SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اِذَامَاتَ ابْنُ ادَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ اَوْوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah anak Adam mati, putuslah segala amal perbuatannya kecuali tiga perkara; shadaqoh jariyah, ilmu yang dimanfa’atkan, dan anak yang sholeh yang mendo’akan dia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sepertinya, hanya secara letterlezk (harfiyah) memahami kedua dalil di atas, tanpa menghubungkan dengan dalil-dalil lain. Sehingga kesimpulan yang mereka ambil, do’a, bacaan Al-Qur’an, shadaqoh dan tahlil tidak berguna bagi orang mati. Pemahaman itu bertentangan dengan banyak ayat dan hadits Rasulullah SAW beberapa di antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِيْنَ جَاءُوْامِنْ بَعْدِ هِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَااغْفِرْلَنَا وَلاِءخْوَنِنَاالَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلاِءْيمن&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan orang-orang yang datang setelah mereka, berkata: Yaa Tuhan kami, ampunilah kami dan ampunilah saudara-saudara kami yang telah mendahului kami dengan beriman.” (QS Al-Hasyr 59: 10)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini hubungan orang mu’min dengan orang mu’min tidak putus dari Dunia sampai Akherat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاسْتَغْفِرْلِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنتِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan mintalah engkau ampun (Muhammad) untuk dosamu dan dosa-dosa mu’min laki dan perempuan.” (QS Muhammad 47: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِىَّ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَارَسُوْلَ اللهِ اِنَّ اُمِى مَاتَتْ افَيَنْفَعُهَا اِنْ تَصَدَّقْتَ عَنْهَا ؟ قَالَ نَعَمْ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bertanya seorang laki-laki kepada Nabi SAW; Ya Rasulullah sesungguhnya ibu saya telah mati, apakah berguna bagi saya, seandainya saua bersedekah untuknya? Rasulullah menjawab; yaa berguna untuk ibumu.” (HR Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak pula dalil-dalil yang memperkuat bahwa orang mati masih mendapat manfa’at do’a perbuatan orang lain. Ayat ke 39 Surat An-Najm di atas juga dapat diambil maksud, bahwa secara umum yang menjadi hak seseorang adalah apa yang ia kerjakan, sehingga seseorang tidak menyandarkan kepada perbuatan orang, tetapi tidak berarti menghilangkan perbuatan seseorang untuk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Tafsir ath-Thobari jilid 9 juz 27 dijelaskan bahwa ayat tersebut diturunkan tatkala Walid ibnu Mughirah masuk Islam diejek oleh orang musyrik, dan orang musyrik tadi berkata; “Kalau engkau kembali kepada agama kami dan memberi uang kepada kami, kami yang menanggung siksaanmu di akherat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Allah SWT menurunkan ayat di atas yang menunjukan bahwa seseorang tidak bisa menanggung dosa orang lain, bagi seseorang apa yang telah dikerjakan, bukan berarti menghilangkan pekerjaan seseorang untuk orang lain, seperti do’a kepada orang mati dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Tafsir ath-Thobari juga dijelaskan, dari sahabat ibnu Abbas; bahwa ayat tersebut telah di-mansukh atau digantikan hukumnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنِ ابْنِى عَبَّاسٍ: قَوْلُهُ تَعَالى وَأَنْ لَيْسَ لِلاِءنْسنِ اِلاَّ مَا سَعَى فَأَنْزَلَ اللهُ بَعْدَ هذَا: وَالَّذِيْنَ أَمَنُوْاوَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِيَتُهُمْ بِاِءْيمنٍ أَلْحَقْنَابِهِمْ ذُرِيَتَهُمْ فَأَدْخَلَ اللهُ الأَبْنَاءَ بِصَلاَحِ اْلابَاءِاْلجَنَّةَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari sahabat Ibnu Abbas dalam firman Allah SWT Tidaklah bagi seseorang kecuali apa yang telah dikerjakan, kemudian Allah menurunkan ayat surat At-Thuur; 21. “dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami pertemukan anak cucu mereka dengan mereka, maka Allah memasukkan anak kecil ke surga karena kebaikan orang tua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaekhul Islam Al-Imam Ibnu Taimiyah dalam Kitab Majmu’ Fatawa jilid 24, berkata: “Orang yang berkata bahwa do’a tidak sampai kepada orang mati dan perbuatan baik, pahalanya tidak sampai kepada orang mati,” mereka itu ahli bid’ah, sebab para ulama’ telah sepakat bahwa mayyit mendapat manfa’at dari do’a dan amal shaleh orang yang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH Nuril Huda&lt;br /&gt;Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-5670294365765233243?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/5670294365765233243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/12/doa-bacaan-al-quran-shadaqoh-tahlil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5670294365765233243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5670294365765233243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/12/doa-bacaan-al-quran-shadaqoh-tahlil.html' title='Do’a, Bacaan Al-Qur’an, Shadaqoh &amp; Tahlil untuk Orang Mati'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-2580658381984212863</id><published>2011-11-18T16:40:00.001+07:00</published><updated>2011-11-18T16:41:27.194+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Membaca Shalawat untuk Nabi</title><content type='html'>Membaca shalawat adalah salah satu amalan yang disenangi orang-orang NU, disamping amalan-amalan lain semacam itu. Ada shalawat “Nariyah”, ada “Thibbi Qulub”. Ada shalawat “Tunjina”, dan masih banyak lagi. Belum lagi bacaan “hizib” dan “rawatib” yang tak terhitung banyaknya. Semua itu mendorong semangat keagamaan dan cita-cita kepada Rasulullah sekaligus ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hadits yang membuat kita rajin membaca shalawat ialah: Rasulullah bersabda: Siapa membaca shalawat untukku, Allah akan membalasnya 10 kebaikan, diampuni 10 dosanya, dan ditambah 10 derajat baginya. Makanya, bagi orang-orang NU, setiap kegiatan keagamaan bisa disisipi bacaan shalawat dengan segala ragamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu shalawat yang sangat popular ialah “Shalawat Badar”. Hampir setiap warga NU, dari anak kecil sampai kakek dan nenek, dapat dipastikan melantunkan shalawat Badar. Bahkan saking populernya, orang bukan NU pun ikut hafal karena pagi, siang, malam, acara dimana dan kapan saja “Shalawat Badar” selalu dilantunkan bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalawat yang satu ini, “shalawat Nariyah”, tidak kalah populernya di kalangan warga NU. Khususnya bila menghadapi problem hidup yang sulit dipecahkan maka tidak ada jalan lain selain mengembalikan persoalan pelik itu kepada Allah. Dan shalawat Nariyah adalah salah satu jalan mengadu kepada-Nya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu shalawat lain yang mustajab ialah shalawat Tafrijiyah Qurtubiyah, yang disebut orang Maroko shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak apa yang tidak disuka, mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat Nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat bi idznillah. Shalawat ini juga oleh para ahli yang tahu rahasia alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Dainuri memberikan komentarnya: Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat (fardlu) 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rejekinya tidak akan putus, disamping mendapatkan pangkat/kedudukan dan tingkatan orang kaya. (Khaziyat al-Asrar, hlm 179)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak sabda Rasulullah SAW berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَأخْرَجَ ابْنُ مُنْذَة عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ الله عَنهُ أنّهُ قال قال َرسُوْلُ اللهِ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ: مَنْ صَلّى عَلَيَّ كُلّ يَوْمٍ مِئَة مَرّةٍ – وَفِيْ رِوَايَةٍ – مَنْ صَلَّى عَلَيَّ فِي اليَوْمِ مِئَة مَرّةٍ قَضَى اللهُ لَهُ مِئَة حَجَّةٍ – سَبْعِيْنَ مِنْهَا في الأخِرَةِ وَثَلاثِيْنَ فِي الدُّنْيَا – إلى أنْ قال – وَرُوِيَ أن النَّبِيَّ صَلّى اللهُ عليه وسلم قال : اكْثَرُوا مِنَ الصَّلاةِ عَلَيَّ فَإنّهَا تَحِلُّ اْلعَقْدَ وَتَفْرجُ الكُرَبَ – كَذَا فِيْ النزهَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Ibnu Mundah dari Jabir, ia mengatakan: Rasulullah SAW bersabda: Siapa membaca shalawat kepadaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat, dan 30 di dunia. Sampai kata-kata … dan hadits Rasulullah yang mengatakan: Perbanyaklah shalawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan. Demikian seperti tertuang dalam kitab an-Nuzhah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi. Seperti tersebut dalam hadits. Rasulullah SAW bersabda: Hidupku, juga matiku, lebih baik dari kalian. Kalian membicarakan dan juga dibicarakan, amal-amal kalian disampaikan kepadaku; jika saya tahu amal itu baik, aku memuji Allah, tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah. (Hadits riwayat Al-hafizh Ismail Al-Qadhi, dalam bab shalawat ‘ala an-Nabi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Haitami dalam kitab Majma’ az-Zawaid meyakini bahwa hadits di atas adalah shahih. Hal ini jelas bahwa Rasulullah memintakan ampun umatnya (istighfar) di alam barzakh. Istighfar adalah doa, dan doa Rasul untuk umatnya pasti bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi hadits lain. Rasulullah bersabda: Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa menjawab salam itu. (HR. Abu Dawud dari Abu Hurairah. Ada di kitab Imam an-Nawawi, dan sanadnya shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH Munawwir Abdul Fattah&lt;br /&gt;Pengasuh Pesantren Krapyak, Yogyakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-2580658381984212863?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/2580658381984212863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/membaca-shalawat-untuk-nabi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2580658381984212863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2580658381984212863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/membaca-shalawat-untuk-nabi.html' title='Membaca Shalawat untuk Nabi'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6818889654456153817</id><published>2011-11-18T16:29:00.001+07:00</published><updated>2011-11-18T16:30:58.131+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>MBAH DULLAH</title><content type='html'>Berkenaan dengan haul Simbah KH. Abdullah Salam Kajen, rahimahuLlah, aku turunkan kembali tulisanku saat itu. Saat kudengar kepulangan orang hebat ini ke hadirat Ilahi 25 Sya'ban 1422. Mudah-mudahan ada manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MBAH DULLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Surabaya, dalam perjalanan pulang dari Jember, saya mendapat telpon dari anak saya bahwa Mbah Dullah, KH. Abdullah Salam Kajen, telah pulang ke rahamtuLlah. Innaa liLlahi wainnaa ilaiHi raaji’uun! Dikabarkan juga, berdasarkan wasiat almarhum walmaghfurlah, jenazah beliau akan langsung dikebumikan sore hari itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SubhanaLlah! Selalu saja setiap kali ada tokoh langka yang dicintai banyak orang meninggal, saya merasa seperti anak-anak yang terpukul, lalu hati kecil bicara yang tidak-tidak. Seperti kemarin itu ketika mendengar Mbah Dullah wafat, secara spontan hati kecil saya ‘gerundel’: “Mengapa bukan koruptor dan tokoh-tokoh jahat yang sibuk pamer gagah tanpa mempedulikan kepentingan orang banyak itu yang dicabut nyawanya? Mengapa justru orang baik yang dicintai masyarakat seperti mbah Dullah yang dipanggil?” Astaghfirullah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan itu pun saya terus diam dengan pikiran mengembara. Kenangan demi kenangan tentang pribadi mulia mbah Dullah, kembali melela bagai gambar hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berperawakan gagah. Hidung mancung. Mata menyorot tajam. Kumis dan jenggotnya yang putih perak, menambah wibawanya. Hampir selalu tampil dengan pakaian putih-putih bersih, menyempurnakan kebersihan raut mukanya yang sedap dipandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat penampilan dan rumahnya yang tidak lebih baik dari gotakan tempat tinggal santri-santrinya, mungkin orang akan menganggapnya miskin; atau minimal tidak kaya. Tapi tengoklah; setiap minggu sekali pengajiannya diikuti oleh ribuan orang dari berbagai penjuru dan … semuanya disuguh makan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pengajian-pengajian itu, setiap hari beliau menerima tamu dari berbagai kalangan yang rata-rata membawa masalah untuk dimintakan pemecahannya. Mulai dari persoalan keluarga, ekonomi, hingga yang berkaitan dengan politik. Bahkan pedagang akik dan minyak pun beliau terima dan beliau ‘beri berkah’ dengan membeli dagangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika beliau masih menjadi pengurus (Syuriah) NU, aktifnya melebihi yang muda-muda. Seingat saya, beliau tidak pernah absen menghadiri musyawarah semacam Bahtsul masaail, pembahasan masalah-masalah yang berkaitan dengan agama, yang diselenggarakan wilayah maupun cabang. Pada saat pembukaan muktamar ke 28 di Situbondo, panitia meminta beliau –atas usul kiai Syahid Kemadu—untuk membuka Muktamar dengan memimpin membaca Fatihah 41 kali. Dan beliau jalan kaki dari tempat parkir yang begitu jauh ke tempat sidang, semata-mata agar tidak menyusahkan panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa kondisi tubuh beliau masih kuat, beliau juga melayani undangan dari berbagai daerah untuk memimpin khataman Quran, menikahkan orang, memimpin doa, dsb.&lt;br /&gt;Ketika kondisi beliau sudah tidak begitu kuat, orang-orang pun menyelenggarakan acaranya di rumah beliau. Saya pernah kebetulan sowan, agak kaget di rumah beliau ternyata banyak sekali orang. Belakangan saya ketahui bahwa Mbah Dullah sedang punya gawe. Menikahkan tiga pasang calon pengantin dari berbagai daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Dullah, begitu orang memanggil kiai sepuh haamilul Qur’an ini, meskipun sangat disegani dan dihormati termasuk oleh kalangan ulama sendiri, beliau termasuk kiai yang menyukai musyawarah. Beliau bersedia mendengarkan bahkan tak segan-segan meminta pendapat orang, termasuk dari kalangan yang lebih muda. Beliau rela meminjamkan telinganya hingga untuk sekedar menampung pembicaraan-pembicaraan sepele orang awam. Ini adalah bagian dari sifat tawaduk dan kedermawanan beliau yang sudah diketahui banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawaduk atau rendah hati dan kedermawanan adalah sikap yang hanya bisa dijalani oleh mereka yang kuat lahir batin, seperti Mbah Dullah. Mereka yang mempunyai (sedikit) kelebihan, jarang yang mampu melakukannya. Mempunyai sedikit kelebihan, apakah itu berupa kekuatan, kekuasaan, kekayaan, atau ilmu pengetahuan, biasanya membuat orang cenderung arogan atau minimal tak mau direndahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rendah hati berbeda dengan rendah diri. Berbeda dengan rendah hati yang muncul dari pribadi yang kuat, rendah diri muncul dari kelemahan. Mbah Dullah adalah pribadi yang kuat dan gagah luar dalam. Kekuatan beliau ditopang oleh kekayaan lahir dan terutama batin. Itu sebabnya, disamping dermawan dan suka memberi, Mbah Dullah termasuk salah satu –kalau tidak malah satu-satunya – kiai yang tidak mudah menerima bantuan atau pemberian orang, apalagi sampai meminta. Pantangan. Seolah-olah beliau memang tidak membutuhkan apa-apa dari orang lain. Bukankah ini yang namanya kaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, mbah Dullah adalah tokoh yang mulai langka di zaman ini. Tokoh yang hidupnya seolah-olah diwakafkan untuk masyarakat. Bukan saja karena beliau punya pesantren dan madrasah yang sangat berkualitas; lebih dari itu sepanjang hidupnya, mbah Dullah tidak berhenti melayani umat secara langsung maupun melalui organisasi (Nahdlatul Ulama).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak orang yang melayani umat, melalui organanisi atau langsung; tetapi yang dalam hal itu, tidak mengharap dan tidak mendapat imbalan sebagaimana mbah Dullah, saya rasa sangat langka saat ini. Melayani bagi mbah Dullah adalah bagian dari memberi. Dan memberi seolah merupakan kewajiban bagi beliau, sebagaimana meminta –bahkan sekedar menerima imbalan jasa-- merupakan salah satu pantangan utama beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau tidak hanya memberikan waktunya untuk santri-santrinya, tapi juga untuk orang-orang awam. Beliau mempunyai pengajian umum rutin untuk kaum pria dan untuk kaum perempuan yang beliau sebut dengan tawadluk sebagai ‘belajar bersana’. Mereka yang mengaji tidak hanya beliau beri ilmu dan hikmah, tapi juga makan setelah mengaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ada seorang kaya yang ikut mengaji, berbisik-bisik: “Orang sekian banyaknya yang mengaji kok dikasi makan semua, kan kasihan kiai.” Dan orang ini pun sehabis mengaji menyalami mbah Dullah dengan salam tempel, bersalaman dengan menyelipkan uang. Spontan mbah Dullah minta untuk diumumkan, agar jamaah yang mengaji tidak usah bersalaman dengan beliau sehabis mengaji. “Cukup bersalaman dalam hati saja!” kata beliau. Konon orang kaya itu kemudian diajak beliau ke rumahnya yang sederhana dan diperlihatkan tumpukan karung beras yang nyaris menyentuh atap rumah, “Lihatlah, saya ini kaya!” kata beliau kepada tamunya itu.&lt;br /&gt;Memang hanya hamba yang fakir ilaLlah-lah, seperti mbah Dullah, yang sebenar-benar kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah lain; pernah suatu hari datang menghadap beliau, seseorang dari luar daerah dengan membawa segepok uang ratusan ribu. Uang itu disodorkan kepada mbah Dullah sambil berkata: “Terimalah ini, mbah, sedekah kami ala kadarnya.”&lt;br /&gt;“Di tempat Sampeyan apa sudah tak ada lagi orang faqir?” tanya mbah Dullah tanpa sedikit pun melihat tumpukan uang yang disodorkan tamunya, “kok Sampeyan repot-repot membawa sedekah kemari?”&lt;br /&gt;“Orang-orang faqir di tempat saya sudah kebagian semua, mbah; semua sudah saya beri.”&lt;br /&gt;“Apa Sampeyan menganggap saya ini orang faqir?” tanya mbah Dullah.&lt;br /&gt;“Ya enggak, mbah …” jawab si tamu terbata-bata. Belum lagi selesai bicaranya, mbah Dullah sudah menukas dengan suara penuh wibawa: “Kalau begitu, Sampeyan bawa kembali uang Sampeyan. Berikan kepada orang faqir yang memerlukannya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah yang beredar tentang ‘sikap kaya’ mbah Dullah semacam itu sangat banyak dan masyhur di kalangan masyarakat daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Dullah ‘memiliki’, di samping pesantren, madrasah yang didirikan bersama rekan-rekannya para kiai setempat. Madrasah ini sangat terkenal dan berpengaruh; termasuk –kalau tidak satu-satunya— madrasah yang benar-benar mandiri dengan pengertian yang sesungguhnya dalam segala hal.&lt;br /&gt;32 tahun pemerintah orde baru tak mampu menyentuhkan bantuan apa pun ke madrasah ini. Orientasi keilmuan madrasah ini pun tak tergoyahkan hingga kini. Mereka yang akan sekolah dengan niat mencari ijazah atau kepentingan-kepentingan di luar ‘menghilangkan kebodohan’, jangan coba-coba memasuki madrasah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti madrasahnya itu tidak menerima pembaruan dan melawan perkembangan zaman. Sama sekali. Seperti umumnya ulama pesantren, beliau berpegang kepada ‘Al-Muhaafadhatu ‘alal qadiemis shaalih wal akhdzu bil jadiedil ashlah’, Memelihara yang lama yang relevan dan mengambil yang baru yang lebih relevan. Hal ini bisa dilihat dari kurikulum, sylabus, dan matapelajaran-matapelajaran yang diajarkan yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman.&lt;br /&gt;Singkat kata, sebagai madrasah tempat belajar, madrasah mbah Dullah mungkin sama saja dengan yang lain. Yang membedakan ialah karakternya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agaknya mbah Dullah –rahimahuLlah — melalui teladan dan sentuhannya kepada pesantren dan madrasahnya, ingin mencetak manusia-manusia yang kuat ‘dari dalam’; yang gagah ‘dari dalam’; yang kaya ‘dari dalam’; sebagaimana beliau sendiri. Manusia yang berani berdiri sendiri sebagai khalifah dan hanya tunduk menyerah sebagai hamba kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila benar; inilah perjuang yang luar biasa berat. Betapa tidak? Kecenderungan manusia di akhir zaman ini justru kebalikan dari yang mungkin menjadi obsesi mbah Dullah. Manusia masa kini justru seperti cenderung ingin menjadi orang kuat ‘dari luar’; gagah ‘dari luar’; kaya ‘dari luar’, meski terus miskin di dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang menganggap dirinya kuat bila memiliki sarana-sarana dan orang-orang di luar dirinya yang memperkuat; meski bila dilucuti dari semua itu menjadi lebih lemah dari makhluk yang paling lemah. Orang menganggap dirinya gagah bila mengenakan baju gagah; meski bila ditelanjangi tak lebih dari kucing kurap. Orang menganggap dirinya kaya karena merasa memiliki harta berlimpah; meski setiap saat terus merasa kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waba’du; sayang sekali jarang orang yang dapat menangkap kelebihan mbah Dullah yang langka itu. Bahkan yang banyak justru mereka yang menganggap dan memujanya sebagai wali yang memiliki keistimewaan khariqul ‘aadah. Dapat melihat hal-hal yang ghaib; dapat bicara dengan orang-orang yang sudah meninggal; dapat menyembuhkan segala penyakit; dsb. dst. Lalu karenanya, memperlakukan orang mulia itu sekedar semacam dukun saja. Masya Allah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-’wali’-an Mbah Dullah –waLlahu a’lam-- justru karena sepanjang hidupnya, beliau berusaha --dan membuktikan sejauh mungkin-- melaksanakan ajaran dan keteladanan pemimpin agungnya, Muhammad SAW, terutama dalam sikap, perilaku, dan kegiatan-kegiatan beliau; baik yang berhubungan dengan Allah maupun dengan sesama hambaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah; Mbah Dullah yang selalu memberikan keteduhan itu telah meninggalkan kita di dunia yang semakin panas ini. Beliau sengaja berwasiat untuk segera dimakamkan apabila meninggal. Agaknya beliau, seperti saat hidup, tidak ingin menyusahkan atau merepotkan orang. Atau, siapa tahu, kerinduannya sudah tak tertahankan untuk menghadap Khaliqnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Ahad, 25 Sya’ban 1422 / 11 November 2001 sore, ketika Mbah Dullah dipanggil ke rahmatuLlah, wasiat beliau pun dilaksanakan. Beliau dikebumikan sore itu juga di dekat surau sederhananya di Polgarut Kajen Pati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan rida dan diridai, masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-sejatiKu, dan masuklah ke dalam sorgaKu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, Mbah Dullah! AnnasakumuLlah ilaa yaumi yub’atsuun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:www.gusmus.net&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6818889654456153817?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6818889654456153817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/mbah-dullah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6818889654456153817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6818889654456153817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/mbah-dullah.html' title='MBAH DULLAH'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6037682455354097392</id><published>2011-11-18T16:22:00.002+07:00</published><updated>2011-11-18T16:24:43.631+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sain'/><title type='text'>Misteri Bau Tanah Terpecahkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-S5o7pASkgd8/TsYkRSDwYcI/AAAAAAAAARw/C8pegN7pudE/s1600/tanah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 124px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-S5o7pASkgd8/TsYkRSDwYcI/AAAAAAAAARw/C8pegN7pudE/s200/tanah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5676264259671056834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bau tanah yang khas tercium setiap kali hujan mengguyur, tapi dari mana asal bau tersebut masih menjadi teka-teki sejak bertahun-tahun. Para peneliti dari Universitas Brown di New York, AS, akhirnya memastikan bahwa aroma tersebut berasal dari senyawa yang dihasilkan bakteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menyimpulkan bahwa bau tanah berasal dari kombinasi dua senyawa yang disebut geosmin dan methylisoborneol. Kedua zat kimia yang tidak berbahaya itu termasuk dalam kelas senyawa terpene yang sama-sama disintesis oleh bakteri tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun lalu, salah satu peneliti bernama David Cane menemukan gen dalam tubuh bakteri yang mengatur produksi geosmin. Proses produksi methylisoborneol masih misterius waktu itu. Sebab, tidak seperti senyawa-senyawa terpene lainnya yang memiliki 15 rantai karbon, senyawa ini hanya memiliki 11 rantai karbon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, Cane dan koleganya, Chieh-Mieh Wang, mencoba menyintesis senyawa tersebut dengan mempelajari gen bakteri tanah yang disebut Streptomyces. Salah satu gen dari 8.000 gen diprediksi sebagai katalis terpene, tapi saat disisipkan ke tubuh bakteri lainnya ternyata tak menghasilkan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gen ganda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami lalu melihat gen lainnya, gen berikutnya dari yang pertama," ujar Cane yang melaporkan temuannya dalam Journal of the American Chemical Society. Gen tersebut diketahui menambahkan satu rantai karbon dalam senyawa kimia yang dihasilkan gen lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadari sebelumnya, methylisoberneol dihasilkan dari kerja sama kedua gen. Saat kedua gen disisipkan ke dalam bakteri Escherichia coli, senyawa tersebut terbentuk sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pada bakteri, Cane memperkirakan kedua senyawa tersebut juga dihasilkan alga hijau. Sebab, aroma yang sama juga ditemukan pada lumpur yang terbentuk di dalam perairan yang ditumbuhi alga tersebut. Jika benar, temuan ini dapat dijadikan dasar peringatan dini untuk mencegah gangguan ganggang sebelum tumbuh berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:www.kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6037682455354097392?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6037682455354097392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/misteri-bau-tanah-terpecahkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6037682455354097392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6037682455354097392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/misteri-bau-tanah-terpecahkan.html' title='Misteri Bau Tanah Terpecahkan'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-S5o7pASkgd8/TsYkRSDwYcI/AAAAAAAAARw/C8pegN7pudE/s72-c/tanah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-383059553220320890</id><published>2011-11-18T16:16:00.000+07:00</published><updated>2011-11-18T16:20:08.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sain'/><title type='text'>Ada Gen yang menyebabkan Suka Makan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-3YpRvISKA8A/TsYjNPlNOfI/AAAAAAAAARk/gkLllUWxjdU/s1600/permen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-3YpRvISKA8A/TsYjNPlNOfI/AAAAAAAAARk/gkLllUWxjdU/s200/permen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5676263090774948338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suka makan permen atau makanan manis, bukan cuma disebabkan oleh kebiasaan, tetapi juga oleh DNA kita. DNA yang disebut Glucose Transporter Type 2 (GLUT2) adalah variasi gen yang mampu merangsang otak mengonsumsi makanan secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi ini merupakan hasil penelitian dari Department of Nutritional Sciences, University of Toronto di Kanada terhadap 687 orang. Para relawan dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama merupakan sekumpulan orang yang memiliki variasi gen GLUT2. Kelompok lainnya tidak. Terbukti, kelompok pertama memakan lebih banyak permen.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kedua kelompok itu mengonsumsi protein, lemak, dan alkohol dalam porsi yang sama banyaknya. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pola makan seseorang dapat bersifat genetik. Kalau kita termasuk salah satu orang yang memiliki gen ini, cobalah ganti camilan permen dengan dark chocolate yang ditaburi kacang almon. Meski rasanya manis, kadar gula dalam dark chocolate tidak terlalu tinggi. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-383059553220320890?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/383059553220320890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/ada-gen-yang-menyebabkan-suka-makan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/383059553220320890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/383059553220320890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/ada-gen-yang-menyebabkan-suka-makan.html' title='Ada Gen yang menyebabkan Suka Makan'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-3YpRvISKA8A/TsYjNPlNOfI/AAAAAAAAARk/gkLllUWxjdU/s72-c/permen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-1873953492437068744</id><published>2011-11-18T16:12:00.003+07:00</published><updated>2011-11-18T16:15:17.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sain'/><title type='text'>Gen Kanguru Menyerupai Gen Manusia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-fcManEWZbcw/TsYh4O3v2oI/AAAAAAAAARY/PBcO8UN2Sls/s1600/kanguru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-fcManEWZbcw/TsYh4O3v2oI/AAAAAAAAARY/PBcO8UN2Sls/s200/kanguru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5676261630295399042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kanguru Australia secara genetika serupa dengan manusia dan mungkin pertama kali berevolusi di China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ilmuwan Australia, Selasa (18/11), mengatakan, mereka untuk pertama kali telah memetakan kode genetika hewan khas Australia tersebut dan mendapati kebanyakan gen itu serupa dengan gen manusia. Demikian keterangan Centre of Excellence for Kangaroo Genomics, lembaga yang didukung pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada sedikit perbedaan, kami memiliki beberapa tambahan ini, kurang dari itu, tapi semuanya adalah gen yang sama dan banyak di antaranya memiliki susunan yang sama," kata Direktur lembaga tersebut Jenny Graves kepada wartawan di Melbourne.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mulanya mengira semuanya akan tercampur penuh, tetapi ternyata tidak. Ada banyak potongan genome manusia yang berada tepat di dalam genome kanguru," kata Graves, sebagaimana dilaporkan AAP.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Manusia dan kanguru terakhir memiliki nenek moyang yang sama setidaknya 150 juta tahun lalu, demikian temuan para peneliti tersebut, sementara tikus dan manusia berpisah satu sama lain hanya 70 juta tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanguru pertama kali berevolusi di China, tapi pindah melewati dataran Amerika ke Australia dan Antartika. "Kanguru adalah sumber informasi yang sangat besar mengenai seperti apa kita 150 juta tahun lalu," kata Graves.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:www.kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-1873953492437068744?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/1873953492437068744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/gen-kanguru-menyerupai-gen-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1873953492437068744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1873953492437068744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/gen-kanguru-menyerupai-gen-manusia.html' title='Gen Kanguru Menyerupai Gen Manusia'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-fcManEWZbcw/TsYh4O3v2oI/AAAAAAAAARY/PBcO8UN2Sls/s72-c/kanguru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-3692224340616327477</id><published>2011-11-18T15:57:00.002+07:00</published><updated>2011-11-18T16:02:50.448+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sain'/><title type='text'>Gen Khusus Perlambat Penuaan Lalat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-uyRp1QtqL4o/TsYe8L69BrI/AAAAAAAAARM/0xuFUCvwpzg/s1600/lalat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-uyRp1QtqL4o/TsYe8L69BrI/AAAAAAAAARM/0xuFUCvwpzg/s200/lalat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5676258399688132274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ahli biologi dari Universitas California Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat, menemukan gen PGC-1 penghambat proses penuaan lalat buah (&lt;em&gt;Drosophila melanogaster&lt;/em&gt;). Gen ini meningkatkan aktivitas mitokondria: organ sel penghasil energi utama pengontrol pertumbuhan dan memberi tahu sel kapan hidup atau mati.&lt;p&gt;Asisten profesor biologi integratif dan fisiologi UCLA, David Walker, mengujikan gen PGC-1 dengan menempatkannya di jaringan lain pada lalat buah. Hasilnya, saat PGC-1 ditempatkan pada saluran pencernaan lalat, lalat hidup lebih lama, hingga 50 persen usia hidupnya yang umumnya hanya dua bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Hasil ini tak tampak ketika gen PGC-1 ditempatkan pada jaringan syaraf, otot, dan jaringan lain,” katanya, Rabu (9/11).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama ini, para ahli berpikir penuaan dapat dihambat lewat jaringan otak atau jantung. Ternyata, usus berperan besar menghambat penuaan, bukan hanya dalam penyerapan makanan. Usus juga menghambat racun dan patogen dari lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gen ini bisa untuk obat-obatan melawan penyakit terkait penuaan, seperti alzheimer, parkinson, kanker, dan jantung.&lt;strong&gt; &lt;bell&gt;&lt;/bell&gt;(SCIENCEDAILY/MZW)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;sumber: www.kompas.com&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;                              &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-3692224340616327477?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/3692224340616327477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/gen-khusus-perlambat-penuaan-lalat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3692224340616327477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3692224340616327477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/11/gen-khusus-perlambat-penuaan-lalat.html' title='Gen Khusus Perlambat Penuaan Lalat'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-uyRp1QtqL4o/TsYe8L69BrI/AAAAAAAAARM/0xuFUCvwpzg/s72-c/lalat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8928734288972568925</id><published>2011-03-27T19:01:00.004+07:00</published><updated>2011-03-27T19:33:46.835+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>Susu Jagung Manis</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7PX5hxxq5Vo/TY8tRKuwXWI/AAAAAAAAARA/bQ9W7f7dJz8/s1600/DSCN3216.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7PX5hxxq5Vo/TY8tRKuwXWI/AAAAAAAAARA/bQ9W7f7dJz8/s200/DSCN3216.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588735435551563106" /&gt;&lt;/a&gt;Jagung manis merupakan salah satu varian dari tanaman jagung dimana memiliki karakter spesial yaitu memiliki rasa manis secara alami. Rasa manis pada jagung manis disebabkan adanya gen resesif yang menghambat pembentukan gula menjadi tepung. Gen resesif yang terdapat pada tanaman jagung manis yang ada dipasaran saat ini adalah gen shrunken 2 (sh2). salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mememberi nilai tambah bagi petani jagung manis adalah dengan menjual produk jagung manis menjadi produk olahan. Produk olahan jagung manis dapat berupa : jagung manis rebus yang dijual berupa jagung manis pipil dalam cup dan diberi aneka rasa seperti keju, strawbery, ditambahkan creamer, susu dan seterusnya. Seperti yang sedang dikembangkan salah satu francise dari malaysia (daily fresh). &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selain dalam bentuk rebusan, jagung manis dapat di olah menjadi tempe jagung manis (seperti yang dilakukan masyarakat Ambarawa Jawa Tengah), selai, sirup, susu maupun susu fermentasi (yogurt). Pada kesempatan kali ini kami mencoba untuk membuat susu dengan bahan dasar jagung manis varietas sweet boy dari cap kapal terbang yang banyak ditanam petani. Tahap pembuatan susu jagung manis sebagai berikut :&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-lhGhC0ZYD1E/TXV4SmxKktI/AAAAAAAAAF4/oq8lV3e08iE/s1600/DSCN3201.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-lhGhC0ZYD1E/TXV4SmxKktI/AAAAAAAAAF4/oq8lV3e08iE/s320/DSCN3201.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581499574235337426" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;Langkah 1:&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kita bersihkan jagung manis yang masih segar dari rambut jagung trus kita pipil...biar mudah sisir aja pake pisau&lt;/div&gt;&lt;div&gt;4 tongkol jagung manis ukuran sedang cukup lah buat 3 gelas susu jagung manis&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-u8ZOW9B9akQ/TXV4SQmP_9I/AAAAAAAAAFw/bmuwHBzHNa8/s1600/DSCN3203.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-u8ZOW9B9akQ/TXV4SQmP_9I/AAAAAAAAAFw/bmuwHBzHNa8/s320/DSCN3203.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581499568283975634" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px; " /&gt;&lt;/a&gt;Langkah 2:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masukkan pipilan jagung manis ke dalam blender..lalu tambahkan 2 gelas air hangat sebagai pengencer dan untuk meminimalisir aroma langu jagung manis&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-bvq5gfS8Btk/TXUCv1FSuPI/AAAAAAAAAFo/79Rdmvw2utY/s1600/DSCN3204.JPG"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-bvq5gfS8Btk/TXUCv1FSuPI/AAAAAAAAAFo/79Rdmvw2utY/s320/DSCN3204.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581370333921982706" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;Langkah 3:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Blender jagung manis sampe bener-bener halus&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-yhyP97fpk1M/TXUCv6trdvI/AAAAAAAAAFg/0p2yogNykrw/s1600/DSCN3206.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-yhyP97fpk1M/TXUCv6trdvI/AAAAAAAAAFg/0p2yogNykrw/s320/DSCN3206.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581370335433553650" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;Langkah 4:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saring jagung manis yang sudah diblender...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tambahkan air dengan perbandingan 1:4&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sisihkan ampas jagung manis....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;(sebenarnya ampas jagung manis masih bisa dimanfaatkan untuk membuat selai dan tempe jagung manis...tapi tidak sekarang kita bikin...dah haus niy hehehe...)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-z8r4Vem2lbY/TXUCvsy1ITI/AAAAAAAAAFY/fZFxIMgYr74/s1600/DSCN3211.JPG"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-z8r4Vem2lbY/TXUCvsy1ITI/AAAAAAAAAFY/fZFxIMgYr74/s320/DSCN3211.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581370331697062194" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;Langkah 5:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rebus sari jagung manis di atas api sampai suhu 80 derajat Celcius...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalo mau ambil sarinya aja bisa disaring lagi karena biasanya setelah direbus, sebagian zat pati yang ikut dalam rebusan akan menggumpal seperti jelly ... yummy&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-XXfYfB3xp4k/TXUCveDhLsI/AAAAAAAAAFQ/4IUv-_D0T7w/s1600/DSCN3214.JPG"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-XXfYfB3xp4k/TXUCveDhLsI/AAAAAAAAAFQ/4IUv-_D0T7w/s320/DSCN3214.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581370327740526274" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;Langkah 6:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tambahkan susu kental manis atau susu skim biar tambah gurih...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bisa juga ditambahkan gula pasir atau gula jawa untuk minuman berenergi....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;kalo pengen diet gula..bisa langsung dikonsumsi... slurp...slurp...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-BEtdFKQZIVo/TXUCuwENbDI/AAAAAAAAAFI/aHRhhnWku44/s1600/DSCN3217.JPG"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-BEtdFKQZIVo/TXUCuwENbDI/AAAAAAAAAFI/aHRhhnWku44/s320/DSCN3217.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581370315395394610" style="float: left; margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 10px; margin-left: 0px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dan tarra.....ni dia susu jagung manis yang udah siap diminum....dingin lebih enak lho....&lt;div&gt;seperti susu pada umumnya....batas aman dan sehat untuk dikonsumsi kalo disimpan pada suhu ruang hanya 6 jam....kalo disimpan pada suhu dingin bisa tahan lebih lama..&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dibekukan juga mak nyuuss lho...^_^&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ayo bikin yuuukkk....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8928734288972568925?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8928734288972568925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/03/susu-jagung-manis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8928734288972568925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8928734288972568925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/03/susu-jagung-manis.html' title='Susu Jagung Manis'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-7PX5hxxq5Vo/TY8tRKuwXWI/AAAAAAAAARA/bQ9W7f7dJz8/s72-c/DSCN3216.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-2783456015345970077</id><published>2011-03-27T18:43:00.003+07:00</published><updated>2011-03-27T18:48:48.408+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Yanti, Ibu Rumah Tangga Beromzet Rp 2 M</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7o1SuLmQ_GI/TY8jxZUX7VI/AAAAAAAAAQ4/_4vVOnfHGYw/s1600/yanti%2Bmeilianty%2Bisa_amazy" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 99px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7o1SuLmQ_GI/TY8jxZUX7VI/AAAAAAAAAQ4/_4vVOnfHGYw/s200/yanti%2Bmeilianty%2Bisa_amazy" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588724994106977618" /&gt;&lt;/a&gt;Status wanita bahkan ibu rumah tangga tidak menjadi halangan bagi kaum Hawa untuk bisa mencapai sukses, laiknya kaum adam. Memulai karier dari seorang pegawai perusahaan, kini Yanti Meilianty Isa justru menjadi pemilik sebuah usaha yang omzetnya mencapai Rp 2 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya mulai bisnis (PT) MagFood Inovasi Pangan tahun 2001. Inspirasinya adalah berbagi (kepada orang lain). Saya melihat banyak celah untuk makanan Indonesia. Sebagai orang Muslim, makanan itu kan harus halal, dan kita negara yang rawan pangan. Jadi, saya mulai dulu dari diri saya," jelas Yanti kepada Kompas.com di Jakarta, Rabu (23/3/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk pertama usahanya adalah campuran bumbu untuk industri kripik singkong, krupuk, yang terbuat dari bahan baku yang higienis, memenuhi syarat Depkes, dan halal. "Tahun 2003, (saya) masuk ke bisnis waralaba. Dulu gerobak kali ya, buat ayam goreng dan kentang," ujar Yanti, yang terus mengampanyekan makanan untuk memakai pengawet dan pewarna yang aman bagi kesehatan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang 4 tahun kemudian, Yanti membeli saham PT Red Crispy. Namun, karena terdapat dua kepemilikan dengan satu merek, maka Magfood RedCrispy berubah merek menjadi Magfood Amazy, yang merupakan resto cepat saji dengan menu andalan ayam goreng dan keripik kentang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk jumlah karyawan, selama tiga tahun Amazy beroperasi, sudah ada 110 outlet lebih, dengan 8-12 karyawan per outletnya. "Dari merek lama dan baru kita udah ada sekitar 2.000 pekerja, dan sudah terbentuk jaringan wirausaha 400 orang lebih," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar Jawa potensial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wilayah nasional, ekonomi yang lagi maju justru luar pulau. Mulai dari Sumatera, Kalimantan, kemudian Ambon, Sulawesi. Saya masuk di kota-kota yang belum pernah saya kenal sebelumnya," jelas Yanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, merupakan suatu tindakan bunuh diri jika fokus pada Pulau Jawa dalam memperluas ekspansi bisnis, yang cukup berat bersaing dengan perusahaan multinasional. "Kita masuk ke pinggir kota, seperti Bekasi, Bintaro, masuk ke daerah-daerah perumahanlah," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yanti yang sebelumnya seorang profesional selama 17 tahun dengan spesialisasi manajemen merek menyebutkan, mental sebagai kendala terbesar bagi seseorang dalam memulai usaha. "Modal saya bukan uang, tapi pengalaman saya selama 17 tahun sebagai profesional. Selama itu, saya banyak mendapat kesempatan dari perusahaan multinasional untuk membangun bisnis baru, jadi ini (modal bukan hanya uang) yang saya mau tularkan ke orang," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mental dalam berusaha, lanjut dia, juga berarti jangan bergantung sepenuhnya dengan pemerintah. Maksudnya, jika menemui perizinan yang susah, pajak yang mempersulit, ataupun dukungan ke UKM masih sangat sulit, jangan mengeluh dan coba usaha sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Problemnya di (usaha) mikro, mereka tidak menciptakan kepemimpinan. Seperti, pedagang di Tanah Abang, omsetnya mungkin lebih dari saya, tapi ketika pedagangnya sakit, tokonya tidak buka," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan statusnya sebagai seorang ibu, juga pengusaha, Yanti menyebutkan, banyak hambatan dari lingkungan, mulai dari keluarga inti, besar, hingga masyarakat sekalipun. "Nah, wanita itu harus punya ketahanan fisik dan mental yang sangat kuat. Bikin tangan jadi delapan, octopus, sehingga bisa menjaga keluarga, usaha, dan lainnya," serunya menjelaskan dengan semangat.&lt;br /&gt;sumber : www.kompas.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-2783456015345970077?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/2783456015345970077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/03/yanti-ibu-rumah-tangga-beromzet-rp-2-m.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2783456015345970077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2783456015345970077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/03/yanti-ibu-rumah-tangga-beromzet-rp-2-m.html' title='Yanti, Ibu Rumah Tangga Beromzet Rp 2 M'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-7o1SuLmQ_GI/TY8jxZUX7VI/AAAAAAAAAQ4/_4vVOnfHGYw/s72-c/yanti%2Bmeilianty%2Bisa_amazy' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-1732276390891328481</id><published>2011-03-20T01:01:00.013+07:00</published><updated>2011-03-20T21:30:44.523+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Sunan Kudus dan Masjid Menara Kudus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-yHlooIsf3EQ/TYT1Qv_7ntI/AAAAAAAAAQg/n-tF61pX6Nk/s1600/Menara Kudus.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-yHlooIsf3EQ/TYT1Qv_7ntI/AAAAAAAAAQg/n-tF61pX6Nk/s200/DSCN2715.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585859105957584594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sunan Kudus dan Masjid Menara Kudus&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Moment hari raya Idul Fitri merupakan moment yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umut Islam, terutama umat Islam di Indonesia. Dalam tradisi umat islam di Indonesia di kenal istilah “mudik” yaitu kembalinya keluarga ke kampung halaman untuk berkumpul dengan orang tua dan anggota keluarga yang lain pada saat hari raya Idul Fitri. Sebagai seorang perantauan “ tinggal di Kediri-Jawa Timur” walupun jarak tempuh Kediri-Kudus sekitar 300 km yang dapat ditempuh dalam waktu sekitar 7 jam perjalanan, terkadang dikarenakan kesibukan rutinitas dan kerja, pulang ke kampung tempat kelahiran baru bisa dilakukan dua kali dalam setahun.&lt;br /&gt;Lebaran Idul Fitri pada tahun 2010, merupakan moment yang special, untuk melepas kerinduan dan kenangan akan masa kecil. Wisata kuliner dengan menikmati menu masakan khas kota Kretek seperti Lentog Tanjung, Soto Kerbau, Sate Kerbau, Nasi Pindang dan Bakso yang pastinya pun berbahan daging kerbau tidak kami lewatkan. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk wisata religi tidak lupa kami sempatkan untuk berziarah ke makam Sunan Kudus (Syeikh Dja’far Shodiq), dimana salah satu karya peninggalan beliau adalah Masjid Menara Kudus, dengan arsitektur yang khas perpaduan antara Jawa, Hindu dan China. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masjid Menara Kudus ini didirikan oleh Ja’far Shodiq yang bergelar Sunan Kudus, diperkirakan pada tahun 956 H/ 1549 M. mengambil angka pada “Batu peringatan yang dibawa dari kota Baitul maqdis (Alquds) Palestina oleh Sunan Kudus pada waktu menunaikan ibadah Haji, yang kemudian digantikan untuk mengganti nama kota Loaram menjadi kota Kudus (yang berarti suci). Masjid ini bernuansa dan berarsitektur Hindu Jawa, didirikan untuk menarik perhatian masyarakat Loaram yang pada masa itu menganut agama Hindu dan Budha yang sangat kuat.&lt;br /&gt;Bagian-bagian Masjid yang bercorak Hindu Budha antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;-  Bangunan menara yang mirip dengan candi Hindu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/-a6bzCERVEsE/TYT2DLelYrI/AAAAAAAAAQo/YaDN5_eM0n0/s200/Menara Kudus2.JPG" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585859972327367346" /&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/-hUF-eTvNqqA/TYTySkneesI/AAAAAAAAAQI/_lGYtRyKFMM/s200/menara kudus3.JPG" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585855838727076546" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;-  Gapura/ gerbang 3 buah, 2 diantaranya &lt;/div&gt;&lt;div&gt;pada saat ini terletak di dalam masjid karena perluasan dan yang satu sebagai gerbang masjid berada diluar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-vRUA5L4GFJ4/TYTzOufFY1I/AAAAAAAAAQQ/4EkGSeiY96g/s200/gapura menara kudus.JPG" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585856872168383314" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/-U3YpqzQ94fc/TYTz51i3x5I/AAAAAAAAAQY/CFb3ycyjSyU/s200/gapura menara kudus2.JPG" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5585857612797691794" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;-  Ukiran kepala Arca 8 Buah, pancuran padasan atau kolam tempat berwudlu yang artinya Asta Sanghi Kamarga atau delapan jalan utama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disebelah selatan areal kompleks masjid dibangun pula bangunan tajug dan penjagaan yang dilakukan Sunan Kudus untuk menerima tamu. Masjid ini telah mengalami perubahan pada akhir tahun 1918 – 1919 M, oleh kyai R. Asnawi, bagian asli bangunan tidak dibuang. Tahun 1921 bangunan masjid diberi penambahan Serambi dan tahun 1933 perluasan serambi serta pemberian kubah pada masjid. Dibelakang kompleks msjid terdapat makam Sunan Kudus beserta keturunan dan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidaklah afdol mengagumi karya peninggalan sunan kudus tanpa mengenal sejarah dari Sunan Kudus. Kota kudus merupakan kota wali dimana 2 dari sembilan wali penyebar agama Islam di tanah Jawa (Wali Songo) berada di kudus. Berikut merupakan sejarah singkat dari Sunan Kudus (Syeikh Dja’far Shodiq) dan Sunan Muria (Raden Umar Said).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Sunan Kudus&lt;br /&gt;Dja’far Sodiq, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sunan Kudus, adalah putra dari Raden Usman Haji yang bergelar dengan sebutan Sunan Ngudung di Jipang Panolan. Semasa hidupnya Sunan Kudus mengajarkan agam Islam di sekitar daerah Kudus khususnya di Jawa Tengah pesisir utara pada umumnya. Beliau terhitung  salah seorang ulama, guru besar agama yang telah mengajar serta menyiarkan agama Islam di daerah Kudus dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkenal dengan keahliannya dalam ilmu agama. Terutama dalam ilmu Tauhid, Ushul, Hadits, Sastra Mantiq dan lebih-lebih didalam Ilmu Fiqih. Oleh sebab itu, beliau di beri gelari dengan sebutan sebagai Waliyyul ‘Ilmi. Beliau yang termasuk salah seorang pujangga yang berinisiatif mengarang cerita-cerita pendek yang berisi filsafat serta berjiwa agama. Diantara buah ciptaannya yang terkenal, ialah Gending Maskumambang dan Mijil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Disamping bertindak sebagai guru Islam, juga sebagai salah seorang yang kuat syariatnya. Sunan Kudus pun menjadi Senopati dari Kerajaan Islam di Demak. Bekas peninggalan beliau antara lain adalah Masjid Raya di Kudus, yang kemudian dikenal dengan sebutan Masjid Menara Kudus. Oleh Karena di halaman masjid tersebut terdapat sebuah menara kuno yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai perjuangan Sunan Kudus dalam menyebarkan agama Islam tidak berbeda dengan para wali lainnya, yaitu senantiasa dipakai jalan kebijaksanaan, dengan siasat dan taktik yang demikian itu, rakyat dapat diajak memeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Sunan Muria&lt;br /&gt;Raden Umar Syaid, atau Raden Said dikenal dengan sebutan Sunan Muria, adalah termasuk salah seorang dari kesembilan wali yang terkenal di Jawa. Nama kecilnya ialah Raden Prawoto. Beliau adalah putra dengan Sunan Kalijaga dengan Dewi Soejinah putri Sunan Ngudung. Jadi, kakak dari Sunan Kudus. Sunan Muria memperoleh seorang putra yang diberi nama Pangeran Santri, dan kemudian mendapat julukan Sunan Ngadilungu. Sunan Muria yang terhitung salah seorang penyokong dari Kerajaan Bintoro. Beliau yang ikut mendirikan Masjid Demak. Beliau lebih suka menyendiri dan bertempat tinggal di desa, bergaul serta hidup di tengah-tengah rakyat jelata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Muria lebih suka mendidik rakyat jelata tentang agama Islam di sepanjang lereng Gunung Muria yang terletak 18 km jauhnya sebelah utara Kota Kudus. Cara beliau menjalankan dakwah ke-Islam-an, adalah dengan jalan mengadakan pelatihan terhadap kaum dagang, nelayan, pelaut dan rakyat jelata. Beliaulah kabarnya yang mempertahankan tetap berlangsungnya gamelan sebagai satu-satunya sebagai seni jawa yang sangat digemari rakyat serta dipergunakannya untuk memasukkan rasa ke-Islaman ke dalam jiwa rakyat untuk mengingat kepada Tuhan Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;Disamping itu, beliau adalah pencipta dari gending “Sinom dan Kinanti”. Kini beliau dikenal dengan sebutan Sunan Muria oleh karena beliau di Makamkan di atas Gunung Muria, termasuk dalam wilayah Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Oleh : Azis Rifianto, disarikan dari berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-1732276390891328481?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/1732276390891328481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/03/sunan-kudus-dan-masjid-menara-kudus_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1732276390891328481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1732276390891328481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2011/03/sunan-kudus-dan-masjid-menara-kudus_20.html' title='Sunan Kudus dan Masjid Menara Kudus'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-yHlooIsf3EQ/TYT1Qv_7ntI/AAAAAAAAAQg/n-tF61pX6Nk/s72-c/DSCN2715.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-5980297159903674048</id><published>2010-12-26T12:32:00.003+07:00</published><updated>2010-12-26T12:35:20.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Berjalan Kaki 18 Km. ke Gunung Muria untuk Mengajar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbTxmwV9_I/AAAAAAAAAO8/xiIr5z6hqsA/s1600/KHR%2BAsnawi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 100px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbTxmwV9_I/AAAAAAAAAO8/xiIr5z6hqsA/s400/KHR%2BAsnawi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554860039578449906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berjalan Kaki 18 Km. ke Gunung Muria untuk Mengajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kudus adalah daerah yang terkenal dengan nama kota Kretek dan kota Santri dalam wilayah propinsi Jawa Tengah. Kota ini dibangun oleh Sunan Kudus (Sayyid Ja’far Shodiq) dengan rentetan historisitas yang berpusat pada kerajaan Islam pertama di Jawa (Demak). Hal ini ditengarai dari inskripsi batu nisan yang ada di atas mihrab Masjid al-Aqsha Menara Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di belakang Masjid al-Aqsa Menara Kudus inilah, di Komplek Makam Sunan Kudus, hampir selalu ada saja yang mengaji. Baik yang dengan tujuan untuk berziarah, maupun santri yang niat tabarrukan agar diberi kemudahan dalam berbagai urusan. Di antara deretan nisan di komplek makam tersebut, terdapat makam KH Raden Asnawi. Salah seorang ulama keturunan ke-14 Sunan Kudus (Raden Ja’far Shodiq) dan keturunan ke-5 KH Mutamakkin Kajen, Margoyoso, Pati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran&lt;br /&gt;Pada hari Jum’at Pon, kisaran tahun 1861 M (1281 H) di daerah Damaran lahir seorang bayi yang diberi nama Raden Ahmad Syamsyi. Putra dari pasangan H. Abdullah Husnin dan Raden Sarbinah ini lahir di sebuah rumah milik Mbah Sulangsih. Tempat tinggal Mbah Sulang begitu ia akrab disapa menjadi ramai didatangi oleh sanak saudara dan tetangga sekitar lantaran kelahiran anak pembarep. Sudah menjadi tradisi masyarakat Kudus, setiap ada babaran (melahirkan bayi), tetangga ikut merasakan bahagia dengan menjenguk ibu dan anak yang dilahirkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Abdullah Husnin terkenal seorang pedagang konfeksi yang tergolong besar. Memang sudah menjadi hal yang lumrah, rata-rata penduduk di desa ini mempunyai penggautan (kerja) di bidang konfeksi. Potensi ekonomi masyarakatnya mengandalkan kreatifitas memproduksi kain menjadi pakain, kerudung, rukuh, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil, Ahmad Syamsyi diasuh oleh kedua orang tuanya, dikenalkan pada pelajaran agama dan tata cara bermasyarakat menurut ajaran-ajaran Islam. Selain itu, Ahmad Syamsyi juga diajarkan berdagang sejak dini. Kemudian semenjak usia 15 tahun, pada kisaran tahun 1876 M. orang tuanya memboyong ke Tulungagung Jawa Timur. Di sana H Abdullah Husnin mengajari anaknya berdagang pagi hingga siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginannya mencetak putra sholih mengantarkan Husnin untuk mengikutsertakan Syamsi mengaji di Pondok Pesantren Mangunsari Tulungagung. Waktu mengaji adalah sepulang dari berdagang mulai sore hingga malam. Tidak diketahui apa kitab yang ditekuni kala itu. Selain mengaji di Tulungagung, Ahmad Syamsi kemudian melanjutkan mengaji kepada KH. Irsyad Naib Mayong, Jepara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergantian Nama dan Mengajar Agama&lt;br /&gt;Sewaktu umur 25 tahun, kira-kira pada tahun 1886 M. Ahmad Syamsi menunaikan ibadah haji yang pertama dan sepulangnya dari ibadah haji ini, KHR. Asnawi mulai mangajar dan melakukan tabligh agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira umur 30 tahun KHR. Asnawi diajak oleh ayahnya untuk pergi haji yang kedua dengan niat untuk bermukim di tanah suci. Di saat-saat melakukan ibadah haji, ayahnya pulang ke rahmatullah, meskipun demikian, niat bermukim tetap diteruskan selama 20 tahun. Selama itu KHR. Asnawi juga pernah pulang ke Kudus beberapa kali untuk menjenguk ibunya yang masih hidup beserta adik yang bernama H. Dimyati yang menetap di Kudus hingga wafat. Ibunya wafat di Kudus sewaktu KHR. Asnawi telah kembali ke tanah suci untuk meneruskan cita-citanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya dari haji pertamanya, nama Raden Ahmad Syamsi diganti dengan Raden Haji Ilyas. Pergantian nama sepulang dari tanah suci sudah menjadi hal yang wajar, namun nama Ilyas juga tidak menjadi nama hingga wafatnya. Nama Ilyas ini kemudian diganti lagi dengan Raden Haji Asnawi, setelah pulang dari menunaikan ibadah haji untuk ketiga kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya nama Asnawi ini yang menjadi terkenal dalam pengembanagan Ahlussunnah Waljama’ah di daerah Kudus dan sekitarnya. Dari sinilah kharismanya muncul dan masyarakat memanggilnya dengan sebutan Kiai. Sehingga nama harum yang dikenal masyarakat luas menyebut dengan Kiai Haji Raden Asnawi (KHR. Asnawi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana lazimnya, sebutan Kiai ini tidaklah muncul begitu saja, atau dedeklarasikan dalam sebuah peristiwa, namun ia diperoleh melalui pengakuan masyarakat yang diajarkan agama secara berkesinambungan sejak KHR. Asnawi berumur 25 tahun. Pada setiap Jumu’ah Pahing, sesudah shalat Jumu’ah, KHR. Asnawi mengajar Tauhid di Masjid Muria (Masjid Sunan Muria) yang berjarak + 18 Km dari kota Kudus, dan jalan pegunungan yang menanjak ini ditempuhnya dengan berjalan kaki. KHR. Asnawi juga selalu berkeliling mengajar dari masjid ke masjid sekitar kota saat shalat Shubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus KHR. Asnawi juga mengadakan pengajian rutin, seperti Khataman TafsirJalalain dalam bulan Ramadlan di pondok pesantren Bendan Kudus. Khataman kitab Bidayatul Hidayah dan al-Hikam dalam bulan Ramadlan di Tajuk Makam Sunan Kudus. Membaca kitab Hadist Bukhari yang dilakukan setiap jamaah fajar dan setiap sesudah jama’ah shubuh selama bulan Ramadhan bertempat di Masjid al-Aqsha Kauman Menara Kudus, sampai KHR. Asnawi wafat, kitab ini belum khatam, makanya diteruskan oleh al-Hafidh KHM. Arwani Amin sampai khatam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan tabligh KHR. Asnawi untuk menyebarkan akidah Ahlusunnah wal Jamaah tidaklah terbatas daerah Kabupaten Kudus saja, melainkan juga menjangkau ke daerah lain seperti Demak, Jepara, Tegal, Pekalongan, Semarang, Gresik, Cepu, dan Blora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara ilmu yang diutamakan oleh KHR. Asnawi adalah Tauhid dan Fiqih. Karenanya, bagi masyarakat Kudus dan sekitarnya, KHR. Asnawi hingga kini masih selalu diingat melalui karya populernya yang kini dikenal dengan “Shalawat Asnawiyyah.”  Selain itu karya Asnawi seperti Soal Jawab Mu’taqad Seket, Fasholatan Kyai Asnawi (yang disusun oleh KH. Minan Zuhri), Syi'ir Nasihat, Du’aul ‘Arusa’in, Sholawat Asnawiyyah dan syi’iran lainnya juga tetap diajarkan di pengajian-pengajian pesantren dan masjid-masjid hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukim di Tanah Suci&lt;br /&gt;Di Makkah, KHR. Asnawi tinggal di rumah Syeikh Hamid Manan (Kudus). Namun setelah menikahi Nyai Hj. Hamdanah (janda Almaghfurlah Syeikh Nawawi al-Bantani), KHR. Asnawi pindah ke kampung Syami’ah. Dalam perkawinannya dengan Nyai Hj. Hamdanah ini, KHR. Asnawi dikaruniai 9 putera. Namun hanya 3 puteranya yang hidup hingga tua. Yaitu H. Zuhri, Hj. Azizah (istri KH. Shaleh Tayu) dan Alawiyah (istri R. Maskub Kudus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bermukim di Tanah Suci, di samping menunaikan kewajiban sebagai kepala rumah tangga, KHR. Asnawi masih mengambil kesempatan untuk memperdalam ilmu agama dengan para ulama besar, baik dari Indonesia (Jawa) maupun Arab, baik di Masjidil Haram maupun di rumah. Para Kyai Indonesia yang pernah menjadi gurunya adalah KH. Saleh Darat (Semarang), KH. Mahfudz (Termas), KH. Nawawi (Banten) dan Sayid Umar Shatha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, KHR. Asnawi juga pernah mengajar di Masjidil Haram dan di rumahnya, di antara yang ikut belajar padanya, antara lain adalah KH. Abdul Wahab Hasbullah (Jombang), KH. Bisyri Sansuri (Pati/Jombang), KH. Dahlan (Pekalongan), KH. Shaleh (Tayu pati), KH. Chambali Kudus, KH. Mufid Kudus dan KHA. Mukhit (Sidoarjo). Di samping belajar dan mengajar agama Islam, KHR. Asnawi turut aktif mengurusi kewajibannya sebagai seorang Komisaris SI (Syariat Islam) di Mekah bersama dengan kawan-kawannya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu bermukim ini, KHR. Asnawi pernah mengadakan tukar pikiran dengan salah seorang ulama besar, Mufti Mekah bernama Syeikh Ahmad Khatib Minangkabau tentang beberapa masalah keagamaan. Pembahasan ini dilakukan secara tertulis dari awal masalah hingga akhir, meskipun tidak memperoleh kesepakatan pendapat antara keduanya. Karena itu KHR. Asnawi bermaksud ingin memperoleh fatwa dari seorang Mufti di Mesir, maka semua catatan baik dari tulisan KHR. Asnawi dan Syeikh Ahmad Khatib tersebut dikirim ke alamat Sayid Husain Bek seorang Mufti di Mesir, akan tetapi Mufti Mesir itu tidak sanggup memberi fatwanya. (sayang, catatan-catatan itu ketinggalan di Mekah bersama kitab-kitabnya dan sayang keluarga KHR. Asnawi lupa masalah apa yang dibahas, meskipun sudah diberitahu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat tulisan dan jawaban KHR. Asnawi terhadap tulisan Syeikh Ahmad Khatib itu, tertariklah hati Sayid Husain Bek untuk berkenalan dengan KHR. Asnawi. Karena belum kenal, maka Mufti Mesir itu meminta bantuan Syeikh Hamid Manan untuk diperkenalkan dengan KHR. Asnawi Kudus. Akhirnya disepakati waktu perjumpaan yaitu sesudah shalat Jum’ah. Oleh Syeikh Hamid Manan maksud ini diberitahukan kepada KHR. Asnawi dan diatur agar KHR. Asnawi nanti yang melayani mengeluarkan jamuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah shalat Jum’ah datanglah Sayyid Husain Bek ke rumah Syeikh Hamid Manan dan KHR. Asnawi sendiri yang melayani mengeluarkan minuman. Sesudah bercakap-cakap, bertanyalah tamu itu: “Fin, Asnawi?” (Dimana Asnawi?), “Asnawi? Hadza Huwa” (Asnawi ? Inilah dia) sambil menunjuk KHR. Asnawi yang sedang duduk di pojok, sambil mendengarkan percakapan tamu dengan tuan rumah. Setelah ditunjukkan, Mufti segera berdiri dan mendekat KHR. Asnawi, seraya membuka kopiah dan diciumlah kepala KHR. Asnawi sambil berkenalan. Kata Mufti Sayyid Husain Bek kepada Syeikh Hamid Manan: "Sungguh saya telah salah sangka, setelah berkenalan dengan Asnawi. Saya mengira tidaklah demikian, melihat jasmaniahnya yang kecil dan rapih".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madrasah, Masjid Menara dan Penjara&lt;br /&gt;Saat menjenguk kampung halamannya, bersama kawan-kawannya KHR. Asnawi mendirikan Madrasah Madrasah Qudsiyyah (1916 M). Dan tidak berselang lama, KHR. Asnawi juga memelopori pembangunan Masjid Menara secara gotong royong. Malam hari para santri bersama-sama mengambil batu dan pasir dari Kaligelis untuk dikerjakan pada siang harinya. Di tengah-tengah melaksanakan pembangunan itulah, terjadi huru-hara pada tahun 1918 H. Di mana KHR. Asnawi dan kawan-kawannya terpaksa menghadapi tantangan kaki tangan kaum penjajah Belanda yang menghina Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah umat Islam bergotong royong membangun Masjid Menara siang malam, orang-orang Cina malah mengadakan pawai yang akan melewati depan Masjid Menara. Para Ulama dan pemimpin-pemimpin Islam pun mengirim surat kepada pemimpin Cina, agar tidak menjalankan pawai lewat depan masjid Menara, karena banyak umat Islam yang melakukan pengambilan batu dan pasir pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permintaan itu tidak digubris. Pawai tetap digelar. Ironisnya, dalam rentetan pawai itu, juga menampilkan adegan yang sangat menghina umat Islam. Di mana ada dua orang Cina yang memakai pakaian haji dengan merangkul seorang wanita yang berpakaian seperti wanita nakal. Orang awam menyebutnya Cengge. Pawai Cina yang datang dari depan masjid Manara menuju selatan, itu pun berpapasan dengan santri-santri yang sedang bergotongroyong mengambil pasir dan batu dengan grobak dorong (songkro). Kedua pihak tidak ada yang mengalah. Hingga terjadi pemukulan terhadap seorang santri oleh orang Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemukulan terhadap salah seorang santri ditambah adanya Cengge itulah, insiden Cina-Islam di Kudus yang dikenal dengan huru hara Cina, terjadi. Ejekan dan hinaan dari orang-orang Cina terus saja terjadi. Hingga orang-orang Islam terpaksa mengadakan perlawanan. Para Ulama memandang beralasan untuk mengadakan pembelaan, namun tidak sampai pada pembunuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, dalam insiden tersebut, ada pihak ketiga yang mengambil kesempatan untuk mengambil barang-barang orang Cina. Dan tanpa sengaja, menyentuh lampu gas pom yang menimbulkan kebakaran beberapa rumah, baik milik orang Cina maupun orang Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian inilah yang berbuntut penangkapan terhadap KH. Asnawi dan rekannya KH. Ahmad Kamal Damaran, KH. Nurhadi dan KH. Mufid Sunggingan dan lain-lain, dengan dalih telah mengadakan pengrusakan dan perampasan oleh pemerintah penjajah. Mereka pun akhirnya dimasukkan ke dalam penjara dengan masa hukuman 3 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sekali saja KHR. Asnawi di penjara. Pada zaman penjajahan Belanda, KHR. Asnawi  sering dikenakan hukuman denda karena pidatonya tentang Islam serta menyisipkan ruh nasionalisme dalam pidatonya. Pun pada masa pendudukan Jepang. KHR. Asnawi pernah dituduh menyimpan senjata api, sehingga rumah dan pondok KHR. Asnawi dikepung oleh tentara Dai Nippon. KHR. Asnawi pun dibawa ke markas Kempetai di Pati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sering menghadapi ancaman hukuman, namun KHR. Asnawi tidak pernah berhenti berdakwah, amar ma'ruf nahi munkar. Bahkan di dalam penjara sekalipun, KHR. Asnawi tetap melakukan amar ma'ruf nahi munkar. KHR. Asnawi tetap membuka pengajian di penjara. Banyak kemudian di antara para penjahat kriminal yang dipenjara bersamanya, kemudian menjadi murid KHR. Asnawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa-masa revolusi kemerdekaan terutama menjelang agresi militer Belanda ke-1, KHR. Asnawi mengadakan gerakan ruhani dengan membaca sholawat Nariyah dan do’a surat Al-Fiil. Tidak sedikit pemuda-pemuda yang tergabung dalam laskar-laskar bersenjata berdatangan meminta bekal ruhaniyah sebelum berangkat ke medan pertempuran melawan penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larangan Berdasi dan Prinsip Perjuangan&lt;br /&gt;Dalam memperjuangkan Islam, KHR. Asnawi memiliki pendirian yang teguh. Prinsip-prinsip hidupnya sangat keras dan watak perjuangnnya terkenal galak, sebab kala itu bangsa Indonesia sedang dirundung nestapa penjajahan kaum kafir. Keyakinan inilah yang dipeganginya sangat kokoh sekali. Bagi KHR. Asnawi, segala hal yang dilaksanakan oleh Belanda tidak boleh ditiru. Bahkan tidak segan-segan KHR. Asnawi memfatwakan hukum agama dengan sangat tegas, anti-kolonialisme, seperti mengharamkan segala macam bentuk tasyabbuh (menyerupai) perilaku para penjajah dan antek-anteknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu diantara fatwanya yang keras ini adalah larangan untuk memakai berdasi dan menghidupkan radio, termasuk menyerupai gaya jalan orang-orang kafir (Belanda dan China). Fatwa larangan berdasinya ini sangat terkenal, hingga suatu ketika KH Saifuddin Zuhri melepaskan dasi dan sepatunya ketika mengunjungi KHR. Asnawi. KH Saifuddin Zuhri kala itu sedang menjabat Menteri Agama, namun demi menghormati KHR. Asnawi, ia bertamu hanya dengan memakai sandal tanpa dasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemauan keras KHR. Asnawi agar Islam tetap eksis tanpa campur tangan penjajah kafir sudah menjadi pertaruhan jiwa dan raganya. KHR. Asnawi memadukan pola keulamaan dan gerakan taushiyah dengan pesan melaksanakan jihad atas pemberontakan bangsa kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kisaran tahun 1927 M. KHR. Asnawi membangun pondok pesantren di Desa Bendan Kerjasan Kudus, di atas tanah wakaf dari KH. Abdullah Faqih (Langgar Dalem) dan dukungan dari para dermawan dan umat Islam. Pada tahun ini pula, Charles Olke Van Der Plas (1891-1977), seorang pegawai sipil di Hindia Belanda, pernah datang ke rumah KHR. Asnawi untuk meminta kesediaannya memangku jabatan penghulu di Kudus. Secara tegas KHR. Asnawi menolak penawaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan KHR. Asnawi, jika dirinya diangkat sebagai penghulu, maka tidak akan lagi dapat bebas melakukan amar ma’ruf nahi mungkar terhadap para pejabat. Beda halnya jika tetap menjadi orang partikelir, ia dapat berdakwah tanpa harus menanggung rasa segan (ewuh pakewuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1924 M. KHR. Asnawi ditemui oleh KH Abdul Wahab Chasbullah Jombang untuk bermusyawarah guna membentengi pertahanan akidah Ahlussunah wal Jamaah dan menyetujui gagasan tamu yang pernah belajar kepadanya ini. Selanjutnya, bersama-sama dengan para Ulama yang hadir di Surabaya pada tanggal 16 Rajab 1344 H./31 Januari 1926 M. KHR. Asnawi turut membidani lahirnya jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa hidupnya, KHR. Asnawi KH. Raden Asnawi telah berjasa besar bagi Islam dan bangsa Indonesia melalui keterlibatannya dalam organisasi pergerakan kemerdekaan. Selain itu, KHR. Asnawi juga menjalin hubungan dengan tokoh-tokoh pergerakan nasional dari berbagai kalangan, seperti Semaun, H Agus Salim dan HOS. Cokroaminoto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadatain Terakhir&lt;br /&gt;KHR. Asnawi berpulang ke rahmatullah pada Sabtu Kliwon, 25 Jumadil Akhir 1378 H. bertepatan tanggal 26 Desember 1959 M. pukul 03.00 WIB. KHR. Asnawi meninggal dunia dalam usia 98 tahun, dengan meninggalkan 3 orang istri, 5 orang putera, 23 cucu dan 18 cicit (buyut).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepulangan ulama besar Kudus ke rahmatullah ini tidak terduga. Sebab satu minggu sebelum wafatnya KHR. Asnawi masih masih nampak segar bugar ketika turut bermusyawarah dalam muktamar NU XII di Jakarta.&lt;br /&gt;Pukul 02.30 WIB Sabtu itu Asnawi bangun dari tidurnya dan bergegas menuju kamar mandi yang tidak jauh dari kamarnya untuk mengambil air wudlu. Setelah dari kamar mandi Asnawi dengan didampingi istrinya, Nyai Hj. Hamdanah, kembali berbaring di atas tempat tidur. Kondisinya semakin tidak berdaya. Dan dua kalimat syahadat (syahadatain/Asyhadu an laa ilaaha illallah wa Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah) adalah kalimat terakhir yang mengantarkan arwahnya ke rahmatullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar wafatnya KH.R Asnawi disiarkan di Radio Republik Indonesia (RRI) Pusat Jakarta lewat berita pagi pukul 06.00 WIB. Penyiaran itu atas inisiataif Menteri Agama RI KH Wahab Chasbullah yang ditelephon oleh HM. Zainuri Noor.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Disadur dari berbagai sumber oleh Syaifullah Amin)&lt;br /&gt;sumber : www.pesantren-ciganjur.org&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-5980297159903674048?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/5980297159903674048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/12/berjalan-kaki-18-km-ke-gunung-muria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5980297159903674048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5980297159903674048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/12/berjalan-kaki-18-km-ke-gunung-muria.html' title='Berjalan Kaki 18 Km. ke Gunung Muria untuk Mengajar'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbTxmwV9_I/AAAAAAAAAO8/xiIr5z6hqsA/s72-c/KHR%2BAsnawi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-1051757162227644229</id><published>2010-12-10T22:44:00.021+07:00</published><updated>2010-12-26T12:29:47.781+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>SELEKSI DINI CEKAMAN KEKERINGAN</title><content type='html'>SELEKSI DINI CEKAMAN KEKERINGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Jagung manis yang biasa dikenal dengan sweet corn (Zea mays saccharata Sturt) termasuk dalam tanaman sayuran dan merupakan tipe jagung yang baru dikembangkan masyarakat di Indonesia. Jagung manis semakin populer dan banyak dikonsumsi karena memiliki rasa yang manis dibandingkan jagung biasa. Selain itu jagung manis mempunyai nilai ekonomis yang tinggi di pasaran, karena selain mempunyai rasa yang manis, faktor lain yang menguntungkan adalah masa produksi yang relatif lebih cepat. Buah tanaman jagung manis ini digemari untuk sayur, lauk-pauk, kue, jagung bakar ataupun dikonsumsi langsung dalam bentuk buah rebusan, bahkan bisa dimakan mentah disebabkan rasa manis pada jagung manis (Noviana,2002).&lt;br /&gt;Jagung manis mempunyai biji-biji yang berisi endosperm manis, mengkilap, tembus pandang sebelum masak dan berkerut bila kering. Pada varietas jagung manis terdapat suatu gen resesif yang mencegah perubahan gula menjadi pati (Purseglove 1992). Gen yang sudah umum digunakan adalah su2 (standard sugary) dan sh2 (shrunken). Gen su2 merupakan gen standar, sedangkan gen sh2 menyebabkan rasa lebih manis dan dapat bertahan lebih lama atau disebut supersweet. &lt;span class="fullpost"&gt;Apabila kedua gen berada dalam satu genotipe maka disebut sugary supersweet. Menurut Straughn (1907) dalam Alexander dan Creech (1977), kandungan gula pada biji yang masak berbeda pada setiap kultivar jagung manis, bergantung pada derajat kerutannya. Kerutan yang dalam lebih banyak mengandung gula dibandingkan kerutan yang dangkal (Azrai, dkk.,tanpa tahun).&lt;br /&gt;Namun dalam pengembangan usahatani jagung manis seringkali menghadapi permasalahan yaitu rendahnya produktivitas usahatani karena keterbatasan lahan (Noviana, 2002) dan cekaman kekeringan (Rupitak, dkk.,2008). Cekaman kekeringan di area lahan kering tropis dan subtropis pada fase pembungaan tanaman jagung mempengaruhi pembentukan rambut jagung dan bakal biji sehingga produktivitas menurun. Kemampuan tanaman untuk memenuhi bulir jagung dalam beberapa hari pada kondisi cekaman kekeringan sangat dibutuhkan untuk menghasilkan jagung yang berkualitas (Rupitak, dkk.,2008).&lt;br /&gt;Indonesia memiliki lahan kering sekitar 148 juta ha (78%) dan lahan basah (wet lands) seluas 40,20 juta ha (22%) dari 188,20 juta ha total luas daratan (Abdulrachman, dkk.200 dalam Minardi 2009). Lebih lanjut dijelaskan oleh (Abdulrachman, dkk. 2005 dalam Minardi 2009), bahwa dari total luas lahan kering 148 juta ha, yang sesuai untuk budi daya pertanian hanya sekitar 76,22 juta ha (52%), sebagian besar terdapat di dataran rendah (70,71 juta ha atau (93%) dan sisanya di dataran tinggi. Di wilayah dataran rendah, lahan datar sampai bergelombang (lereng &lt;&gt;30% (McWilliams, dkk. 1999).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbRqZBRuZI/AAAAAAAAAOc/cnpLVPrYeag/s1600/perkecambahan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 191px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbRqZBRuZI/AAAAAAAAAOc/cnpLVPrYeag/s320/perkecambahan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554857716609038738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gambar 1. Fase Perkecambahan Benih Jagung (Subekti,dkk.tanpa tahun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kondisi lingkungan yang lembab, tahap pemunculan kecambah jagung berlangsung 4-5 hari setelah tanam, namun pada kondisi yang dingin atau kering, pemunculan kecambah dapat berlangsung hingga dua minggu setelah tanam atau lebih. Fase V11- Vn (jumlah daun terbuka sempurna 11 sampai daun terakhir 15-18) berlangsung pada saat tanaman berumur antara 33-50 hari setelah berkecambah. Kebutuhan hara dan air relatif sangat tinggi untuk mendukung laju pertumbuhan tanaman. Tanaman sangat sensitif terhadap cekaman kekeringan dan kekurangan hara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbR8PMNE0I/AAAAAAAAAOk/Qz659AsEwic/s1600/anther.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 97px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbR8PMNE0I/AAAAAAAAAOk/Qz659AsEwic/s320/anther.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554858023208162114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Bunga Jantan dan Bunga Betina pada Jagung (Subekti,dkk.tanpa tahun)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada fase ini, kekeringan dan kekurangan hara sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tongkol, dan bahkan akan menurunkan jumlah biji dalam satu tongkol karena mengecilnya tongkol, yang akibatnya menurunkan hasil (McWilliams, dkk. 1999, Lee 2007). Kekeringan pada fase ini juga akan memperlambat munculnya bunga betina (silking). Fase R4 (dough) mulai terjadi 24-28 hari setelah silking. Bagian dalam biji seperti pasta (belum mengeras). Separuh dari akumulasi bahan kering biji sudah terbentuk, dan kadar air biji menurun menjadi sekitar 70%. Cekaman kekeringan pada fase ini berpengaruh terhadap bobot biji (Subekti,dkk.tanpa tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. RESPON BEBERAPA JENIS TANAMAN TERHADAP CEKAMAN KEKERINGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Singh (1998), karakteristik akar telah berhasil digunakan untuk skrining toleransi cekaman kekeringan pada tanaman Cow Pea (Vigna sp.). Penelitian mengenai korelasi antara karakteristik akar yang meliputi panjang total tanaman, luas permukaan akar relatif yang menyerap air, jumlah akar serta distribusi akar pada kedalaman 6 cm dan produksi tanaman telah dilakukan oleh Gesimba dkk. (2004). Karakteristik fisiologi dan morfologi meliputi penyesuaian osmotik, perilaku stomata, aktivitas klorofil, potensial air daun, berat akar, luas daun dan berat kering tanaman telah diteliti oleh Camacho dan Caraballo (1994) pada beberapa genotipe jagung lokal Venezuela dalam kondisi cekaman kekeringan. Van der Weele, dkk (1999) melakukan penelitian in vitro mengenai pertumbuhan biji Arabidopsis thaliana pada kondisi cekaman kekeringan dengan menjaga potensial air di dalam media agar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hasil penelitian sebelumnya menyatakan bahwa cekaman kekeringan pada fase perkecambahan dapat digunakan untuk mengetahui respon tanaman jagung terhadap lahan kering (Schmidhalter dkk., 1998, Farsiani dan Ghobadi. 2009). Penelitian pada fase perkecambahan untuk tanaman lain juga telah dilakukan, antara lain yaitu pengaruh stres air dengan kisaran suhu pada perkecambahan Orobanche aegyptiaca Pers. (Kebreab dan Murdoch, 2000), skrining ex vitro pada fase perkecambahan untuk mengidentifikasi tanaman kedelai yang toleran terhadap cekaman kekeringan (Widoretno dkk., 2002) serta metode skrining pada populasi kecambah blueberry (Vaccinium sp.) untuk resisten terhadap cekaman kekeringan (Erb dkk., 1988). Metode seleksi lapang memiliki beberapa kelemahan, yaitu kesulitan menjaga keseragaman tekanan seleksi serta lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan seleksi (Widoretno dkk., 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh iradiasi gamma pada perkecambahan dan pertumbuhan beberapa tanaman pangan di Nigeria oleh Mokkobia dan Anomohanran (2005). Iradiasi gamma diketahui sangat bermanfaat untuk sterilisasi bahan obat-obatan dan makanan. Tanaman pangan yang digunakan adalah jagung, okra dan kacang tanah yang diberi perlakuan beberapa dosis iradiasi. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa untuk dapat tumbuh, benih ketiga tanaman tersebut dapat disimpan secara aman dengan menggunakan iradiasi gamma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. SIMULASI CEKAMAN KEKERINGAN MENGGUNAKAN PEG (POLYETHYLENE GLYCOL)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kekeringan dapat disimulasikan dengan menggunakan polietilena glikol (PEG) karena memiliki berat molekul tinggi (≥4000) sehingga tidak dapat masuk ke dalam jaringan tanaman dan tidak menyebabkan keracunan (Mullet dan Whitsitt, 1996). Selain itu PEG bersifat mengikat air (Graham, 1992) sehingga mampu menurunkan potensial air. Polietilena glikol bersifat larut dalam air, merupakan senyawa kimia yang non toksik serta telah digunakan untuk kajian pengaruh kelembaban terhadap perkecambahan biji tanaman budidaya dan rumput – rumputan (Mullahey dkk., 1996). Penggunaan PEG untuk mengatur potensial osmotik membutuhkan pengetahuan yang tepat. Senyawa PEG dengan berat molekul 6000 mampu bekerja lebih baik pada tanaman daripada PEG dengan berat molekul yang lebih rendah (Michel dan Kaufmann, 1973). Simulasi cekaman kekeringan menggunakan PEG menjadi alternatif metode untuk menapis genotipe yang toleran kekeringan. Metode ini mampu menapis genotipe kedelai toleran kekeringan dengan cepat, memberikan lingkungan seleksi yang homogen, serta mengevaluasi genotipe kedelai dalam jumlah banyak (Widoretno, dkk. 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan senyawa PEG sebagai bahan simulasi kondisi cekaman kekeringan untuk mengetahui seleksi berbagai jenis tanaman toleran terhadap cekaman kekeringan telah dilakukan baik secara in vitro maupun ex vitro. Menurut Lestari (2006) seleksi in vitro untuk mendapatkan tanaman toleran cekaman kekeringan telah diujikan pada kacang hijau (Vigna radiata L.) (Gulati and Jaiwal, 1993), padi (Oryza sativa L.) (Adkins dkk., 1995; Biswas dkk., 2002; Lestari, 2005, 2006), gandum (Sorghum bicolor L.) (Duncan dkk., 1995), tomat (Prakash dkk., 1994) dan kedelai (Widoretno, 2003; Husni dkk., 2005).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemon (2009) melakukan identifikasi pertumbuhan tanaman kacang tanah hasil seleksi in vitro berulang pada media selektif yang mengandung polietilena glikol (PEG) terhadap cekaman kekeringan dengan menggunakan larutan PEG. Polietilena glikol dapat menurunkan potensial air dan dapat ditambahkan dalam media untuk seleksi in vitro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbSJrCDXYI/AAAAAAAAAOs/sCtqi_12Ldc/s1600/daun.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbSJrCDXYI/AAAAAAAAAOs/sCtqi_12Ldc/s320/daun.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554858254020074882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 3. Gejala nekrosis akibat cekaman PEG.(a) gejala ringan, (b) gejala berat, dan&lt;br /&gt;(c) pertumbuhan akar tanaman sensitive PEG (kiri) dan toleran PEG (kanan). Hemon (2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa penyiraman tanaman kacang tanah dengan larutan PEG 15% nyata menghambat pertumbuhan tanaman. Tanaman yang dihasilkan dari ES hasil seleksi in vitro dua siklus (seleksi berulang) pada media selektif PEG 15% menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik dan penghambatan pertumbuhannya lebih kecil dibanding tanaman hasil seleksi ES satu siklus pada media selektif PEG 15% dan tanaman yang tidak melewati seleksi in vitro. Tanaman hasil seleksi ES dua siklus (seleksi berulang) mempunyai tingkat toleransi yang lebih baik terhadap cekaman PEG. Seleksi ES dua siklus pada media selektif PEG 15% menghasilkan individu galur kacang tanah agak toleran dan toleran lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbSWiujKYI/AAAAAAAAAO0/U0H2_gqm0YU/s1600/PEG.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 149px; height: 149px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbSWiujKYI/AAAAAAAAAO0/U0H2_gqm0YU/s320/PEG.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554858475129088386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 4. Kristal PEG (http://www.alibaba.com/showroom/poly-glycol.html)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa peneliti yang lain telah melakukan evaluasi respon genotipe terhadap cekaman kekeringan pada fase perkecambahan. Penelitian-penelitian yang telah dilakukan antara lain penelitian yang dilakukan oleh (Krishnasamy dan Irulappan.1993 dalam Aulia, dkk.2005) mengenai respon perkecambahan terhadap stres air pada 9 genotipe Cabai merah (Capsicum annuum L.) dan 22 genotipe Terung (Solanum melongena L.) menggunakan larutan PEG (6000). Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa persentase perkecambahan kedua jenis tanaman tersebut menurun seiring dengan berkurangnya potensial osmotik dan mencapai 0 pada potensial osmotik 0.5 MPa. Penurunan persentase perkecambahan sekitar 50% terjadi pada potensial osmotik 0.3 MPa, oleh karena itu skrining genotipe dilakukan menggunakan potensial osmotik 0.3 MPa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian lain, yaitu penelitian yang dilakukan oleh Aulia, dkk (2005) mengenai respon perkecambahan dan struktur akar beberapa varietas kedelai (Glycine max (L.) Merr.) berdaya hasil tinggi terhadap cekaman kekeringan dengan menggunakan polietilena glikol (PEG 6000). Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa penambahan PEG pada media perkecambahan dapat menurunkan peubah perkecambahan yang meliputi indeks vigor, persentase perkecambahan, jumlah akar lateral, berat kering kecambah, panjang akar dan hipokotil. Selain itu pemberian PEG juga dapat menurunkan tebal epidermis dan korteks, diameter stele serta jumlah dan diameter metaxilem. Penentuan identitas berdasarkan nilai indeks penurunan dan indeks sensitivitas kekeringan (S) pada berbagai peubah perkecambahan dan perubahan anatomi akar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. SIMULASI CEKAMAN KEKERINGAN MENGGUNAKAN PEG PADA TANAMAN JAGUNG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farsiani dan Ghobadi (2009) menggunakan PEG (6000) untuk simulasi cekaman kekeringan dalam media agar (in vitro). Kultivar jagung yang digunakan adalah jagung pipil ( SC704 ) dan jagung manis ( SC403 ). Variabel yang diamati meliputi persentase pertumbuhan, laju pertumbuhan, panjang radikula dan plumula, berat kering akar dan berat kering plumula setelah 10 hari. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa persentase pertumbuhan dan laju pertumbuhan jagung manis lebih tinggi daripada jagung pipil. Selain itu jagung manis ( SC403 ) lebih toleran terhadap cekaman kekeringan daripada jagung pipil ( SC704 ). Berdasarkan penelitian Camacho dan Caraballo ( 1994 ) mengenai evaluasi karakteristik morfologi genotipe 10 jagung hibrida lokal Venezuela pada kondisi cekaman kekeringan, diketahui bahwa hibrida Danac-3006, FM-6, Sefloarca-91, Ceniap PB-8 dan Tocorón-300 toleran terhadap cekaman kekeringan, sedangkan hibrida Cargill-163 resisten terhadap cekaman kekeringan. Selain itu, berat kering akar merupakan kriteria utama untuk seleksi genotipe jagung toleran cekaman kekeringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azrai, M., Mejaya, M.D dan Yasin H.G, M. Tanpa tahun. Pemuliaan Jagung Khusus.&lt;br /&gt;http://balitsereal.litbang.deptan.go.id/ind/bjagung/tujuh.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aulia,R.F.K., Widoretno, W dan Indriyani, S. 2005. Respon Perkecambahan dan Struktur Akar beberapa Varietas Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) Berdaya Hasil Tinggi terhadap Cekaman Kekeringan dengan Menggunakan Polietilena Glikol (PEG). Skripsi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Brawijaya Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Camacho, R.G dan Caraballo, D.F. 1994. Evaluation Of Morphological Characteristics&lt;br /&gt;In Venezuelan Maize (Zea Mays L.) Genotypes Under Drought Stress. Sci.agric., Piracicaba, 51(3):453-458, set./dez.1994.&lt;br /&gt;http://www.scielo.br/pdf/sa/v51n3/11.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erb, W.A., Draper, A.D. dan Swartz, H.J. 1998. Methods of Screening Blueberry Seedling Populatins for Drought Resistance. Horticulture Science. 23: 3112-314.&lt;br /&gt;http://agris.fao.org/agris-search/search/display.do?f=1989/US/US89274.xml;US8836953&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farsiani, A. dan Ghobadi, M.E. 2009. Effects of PEG and NaCl Stress on Two Cultivars of Corn (Zea mays L.) at Germination and Early Seedling Stages. World Academy of Science, Engineering and Technology 57.&lt;br /&gt;http://www.waset.org/journals/waset/v57/v57-66.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gesimba, R.M., Njoka, E dan Kinyua, M. 2004. Root Characteristics of Drought Tolerant Bread Wheat (Triticum aestivum) Genotypes at Seedling Stage. Asian Journal of Plant Sciences. 3: 512-515.&lt;br /&gt;http://docsdrive.com/pdfs/ansinet/ajps/2004/512-515.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Graham, N.B. 1992. Poly(ethylene glycol) Gels and Drug Delivery. Plenum Press. New York. hal 266.&lt;br /&gt;Hemon, A.F. 2009. Pertumbuhan Tanaman Kacang Tanah Hasil Seleksi In Vitro Pada Media Polietilena Glikol Terhadap Cekaman Larutan Polietilena Glikol. Crop Agro, Vol. 2. No.1 – Januari 200.&lt;br /&gt;http://fp.unram.ac.id/data/Profil%20Jurusan/Jurnal%20Crop%20Agro/Jurnal%20Crop%20Agro%20Vol%202%20No%201/Jurnal%20ke%20Crop%20Agro%20-%20Farid%20cetak.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebreab, E dan Murdoch, A. J. 2000. The Effects of Water Stress on the Temperature Range for Germination of Orobanche aegyptiaca. Seed Science Research . 10: 1227-133.&lt;br /&gt;http://journals.cambridge.org/action/displayAbstract?fromPage=online&amp;amp;aid=694108&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristal PEG. http://www.alibaba.com/showroom/poly-glycol.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lee, C. 2007. Corn growth and development. www.uky.edu/ag/grain crops.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lestari, E.G. 2006. In Vitro Selection and Somaclonal Variation for Biotic and Abiotic Stress Tolerance. BIODIVERSITAS Vol. 7, No. 3, Juli 2006, hal. 297-301.&lt;br /&gt;http://www.unsjournals.com/D/D0703/D070320.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;McWilliams, D.A., D.R. Berglund, and G.J. Endres. 1999. Corn growth and management quick guide.www.ag.ndsu.edu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michel, B.E. dan Kaufmann, M.R. 1973. The Osmotic Potential of Polyethylene Glycol 6000. Plant Physiology. 51: 914-916.&lt;br /&gt;http://www.plantphysiol.org/cgi/content/abstract/51/5/914&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minardi, S.2009. Optimalisasi Pengelolaan Lahan Kering Untuk Pengembangan Pertanian Tanaman Pangan.&lt;br /&gt;http://pustaka.uns.ac.id/include/inc_print.php?nid=134&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mullahey, J.J., S.H. West dan J.A. Cornell. 1996. Effects of Simulated Drought by Polyethylene Glycol on Bahiagrass Germination. Seed Science and Technology. 24: 219-224.&lt;br /&gt;http://cat.inist.fr/?aModele=afficheN&amp;amp;cpsidt=3216841&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mullet, J.E. dan Whitsitt, M.S. 1996. Plant Cellular Responses to Water Deficit. Plant Growth Regulation. 20: 119-124.&lt;br /&gt;http://www.springerlink.com/content/u418850288772p33/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mokobia, C.E dan O. Anomohanran. 2005. The Effect of Gamma Irradiation on The Germination and Growth of Certain Nigerian Agricultural Crop. Journal of Radiological Protection. 25: 181-188.&lt;br /&gt;http://www.iop.org/EJ/abstract/0952-4746/25/2/006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Noviana S., E. 2002. Analisa Efisiensi Usahatani Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) (Studi Kasus di Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu). http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&amp;amp;op=read&amp;amp;id=jiptumm-gdl-s1-2002-endang-8994-jagung&amp;amp;q=Desa&lt;br /&gt;Rupitak, Q.,Aulinger-L.,I.,Messmer, R dan Stamp, P. 2008. Dynamics of Ear Grain Set in Maize under Drought Stress at Flowering.&lt;br /&gt;http://www.tropentag.de/2008/abstracts/links/Messmer_Adpdg0tQ.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Schmidhalter, U., Evequos, M., Camp, K.H dan Studer, C. 1998. Sequence of Drought Response of Maize Seedlings in drying Soil. Physiologia Plantarum. 104: 159-168.&lt;br /&gt;http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1034/j.1399-3054.1998.1040203.x/abstract&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singh, B.B. 1998. Simple Screening Method for Drought Tolerance Root Characterisrics in Cow Pea. International Institute of Agriculture. Kano Station, Nigeria. hal: 1-5.&lt;br /&gt;http://www.indianjournals.com/ijor.aspx?target=ijor:ijgpb&amp;amp;volume=59&amp;amp;issue=2&amp;amp;article=010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subekti, N.A., Syafruddin, Efendi, R dan Sunarti, S. Tanpa tahun. Morfologi Tanaman dan Fase Pertumbuhan Jagung.&lt;br /&gt;http://balitsereal.litbang.deptan.go.id/ind/bjagung/empat.pdf&lt;br /&gt;Van der Weele, C.M, Spollen, W.G., Sharp, R.E dan Baskin T.I. Growth of Arabidopsis thaliana seedlings under water deficit studied by control of water potential in Nutrient agar media. 1999.&lt;br /&gt;http://jxb.oxfordjournals.org/content/51/350/1555.full&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Widoretno, W., Guhardja, E., S. Ilyas dan Sudarsono. 2002. Efektivitas Polietilena Glikol untuk Mengevaluasi Tanggapan Genotipe Kedelai terhadap Cekaman Kekeringan pada Fase Perkecambahan. Hayati. 9: 33-36.&lt;br /&gt;http://202.124.205.107/files/HAY020902wwi.pdf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-1051757162227644229?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/1051757162227644229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/12/seleksi-dini-cekaman-kekeringan_10.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1051757162227644229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1051757162227644229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/12/seleksi-dini-cekaman-kekeringan_10.html' title='SELEKSI DINI CEKAMAN KEKERINGAN'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TRbRqZBRuZI/AAAAAAAAAOc/cnpLVPrYeag/s72-c/perkecambahan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-3947708114711588224</id><published>2010-08-21T00:00:00.020+07:00</published><updated>2010-08-21T23:20:53.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>Penyakit Bulai Pada Tanaman Jagung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TG_Xky6h4AI/AAAAAAAAANI/DLY4Cukc0Zc/s1600/bulai.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 400px; height: 302px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TG_Xky6h4AI/AAAAAAAAANI/DLY4Cukc0Zc/s400/bulai.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507857896439930882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit Bulai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada Tanaman Jagung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;by : Azis Rifianto*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit bu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lai pada jagung merupakan penyakit utama yang paling berbahaya karena sebarannya yang sangat luas meliputi beberapa negara penghasil jagung di dunia seperti Filipina, Thailand, India, Indonesia, Afrika, dan Amerika (Shurtleff, 1980) dan hampir di semua propinsi di Indonesia (Semangun, 1973; 1993), dan kehilangan hasil yang ditimbulkannya dapat mencapai 100% pada varietas jagung yang renta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;n(Sudjono, 1988). Hal ini seperti yang di alami petani di kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dimana lebih dari 220 hektar lahan jagung mereka terserang bulai, sehingga kerugian yang diderita petani akibat penyakit ini mencapai 500 juta lebih (Suara Merdeka, 2 juli 2010). Bulai merupakan penyakit yang bersifat parasit obligat, dimana cendawan ini hanya mampu tumbuh dan berkembang pada jaringan hidup dan hanya pada tanaman inang (jagung).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyebab&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Shurtleff (1980), Wakman dan Djatmiko (2002), serta Rathore dan Siradhana (1988) melaporkan bahwa penyakit bulai pada jagung dapat disebabkan oleh 10 spesies dari tiga generasi yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;1. Peronosclerospora maydis (Java downy mildew&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;2. P. philippinensis (Philippine downy mildew)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;3. P. sorghi (Sorghum downy mildew)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;4. P. sacchari (Sugarcane downy mildew)&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;5. P. spontanea (Spontanea downy mildew)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;6. P. miscanthi (Miscanthi downy mildew).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;7. P. heteropogoni (Rajasthan downy mildew)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;8. Sclerophthora macrospora (Crazy top)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;9. S. rayssiae var. zeae (Brown stripe)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;10. Sclerospora graminicola (Graminicola downy mildew)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penyakit bulai di Inonesia di sebabkan oleh 3 spesies cendawan dari genus Peronosclerospora  yaitu P. maydis, P. philippinensis, P. sorghi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Gejala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gejala daun yang terinfeksi berwarna khlorotik, biasanya memanjang sejajar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; tulang da&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;un, dengan batas yang jelas, dan bagian daun yang masih sehat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; berwarna hijau normal. Warna putih seperti tepung pada permukaan bawah maupun atas bagian daun yang berwarna khlorotik,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; tampak dengan jelas pada pagi hari. Gejala sistemik terjadi bila infeksi cendawan mencapai titik tumbuh sehingga semua daun terinfeksi. Daun yang khlorotik sistemik menjadi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; sempit dan kaku. Tanaman menjadi terhambat pertumbuhannya dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; pembentukan tongkol terganggu sampai tidak bertongkol sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Tanaman yang terinfeksi sistemik sejak muda di bawah umur 1 bulan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; biasanya mati. Gejala lainnya adalah terbentuk anakan y&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ang berlebihan dan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; daun-daun menggulung dan terpuntir, bunga jantan berubah menjadi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; massa daun yang berlebihan dan daun sobek-sobek. Tanaman jagung mengalami periode kritis antara umur 1 minggu hingga 5 minggu, apabila selama periode kritis tersebut tanaman tidak menimbulkan gejala serangan maka tanaman jagung akan tumbuh normal dan bisa mengha&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;silkan tongkol.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Siklus Hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jamur dapat bertahan hidup sebagai miselium dalam biji, namun tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; begitu penting sebagai sumber inokulum. Infeksi dari konidia yang tumbuh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; di permukaan daun akan masuk jaringan tanaman melalui stomata tanaman&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; muda dan lesio lokal berkembang ke titik tumbuh yang menyebabkan infeksi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; sistemik. Konidiofor dan konidia terbentuk keluar dari stomata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; daun pada malam hari yang lembab. Apabila bijin&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ya yang terinfeksi, maka&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; daun kotiledon selalu terinfeksi, tetapi jika inokulum berasal dari spora,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; daun kotiledon tetap sehat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Epidemiolo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;gi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pembentukan konidia jamur ini menghendaki air bebas, gelap, dan suhu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; tertentu, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;P. maydis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; di bawah suhu 24oC, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;P. philip&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;pinensis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 21-26oC, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;P. sorghi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;24-26oC, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;P. sacchari&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 20-25oC, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;S. rayssiae&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 20-22oC, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;S. graminicola&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 17-34oC,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;S. macrospora&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; 24-28oC.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanaman Inang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Beberapa jenis serealia yang dilaporkan sebagai inang l&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ain dari patogen&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; penyebab bulai jagung adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Avena sativa (oat)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;Digitaria spp. (jampang merah), Euchlaena spp. (jagung liar),&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; Heteropogon contartus, Panicum spp.(millet, jewawut), Setaria spp.(pokem/seperti gandum), Saccharum spp.(tebu),&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt; Sorghum spp., Pennisetum spp.(rumput gajah), dan Zea mays (jagung).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendalian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Oleh karena itu dalam pengembangan jagung di In&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;donesia, kewaspadaan terhadap penyakit bulai perlu mendapat perhatian serius dengan berpegang pada 5 komponen pengendalian yaitu : 1) Periode bebas tanaman jagung, 2). Tanam serempak, 3). Eradikasi tanaman terserang bulai, 4). Va&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;rietas tahan bulai, 5). Fungisida berbahan aktif metalaksil (Bisa menggunakan Demorf berbahan aktif Dimethomorp).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Komponen pengendalian penyakit bulai yang umum dilakukan selama ini adalah perlakuan benih dengan fungisida saromil atau ridomil yang berbahan aktif metalaksil, karena praktis dan mudah dilakukan, bahkan petani tidak perlu melak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ukan tindakan apapun, hanya menanam benih jagung yang sudah diberi perlakuan fungisida. Selain pengendalian dengan fungisida, varietas tahan bulai sebenarnya sudah lama diteliti, namun tidak banyak yang memanfaatkannya karena adanya fungisida barbahan aktif metalaksil yang selama ini efektif mengendalikan penyakit bulai melalui perlakukan biji.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam penerapan varietas tahan bulai untuk pengendalian penyakit bulai, pemerintah Indonesia tela&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;h membuat aturan, dalam pelepasan varietas jagung harus memiliki sifat ketahanan  terhadap penyakit bulai. Hal ini amat penting karena sekalipun telah dilepas, apabila tidak tahan bulai tidak akan tersebar luas karena bisa gagal panen akibat penyakit bulai yang telah tersebar luas di seluruh wilayah Ind&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;onesia, dan juga baru-baru ini diketahui telah terjadinya resistensi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;P. maydis&lt;/span&gt; terhadap fungisida metalaksil di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Wakman, 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terjadinya outbreak atau wabah penyakit bulai di beberapa daerah penghasil jagung seperti di Bengkayang (Kalbar), di Kediri dan Jombang (Jawa Timur), dan Medan (Sumatera Utara) yang sekalipun diberi perlakuan dengan fungisida berbahan aktif metalaksil, merupakan indikasi telah terjadinya perubahan ketahanan yang meningkat dari Peronosclerospora penyebab penyakit bulai. Adanya resistensi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;P. maydis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; terhadap metalaksil yang telah terbukti terjadi di Kalbar, merupakan ancaman bagi pengembangan jagung di Indonesia, hal ini disebabkan fungisida metalaksil tidak efektif lagi digunakan dalam pengendalian penyakit bulai. Oleh karenanya komponen pengendalian bulai lainnya perlu digalakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan varietas tahan bulai merupakan langkah yang perlu dilakukan untuk pengembangan tanaman jagung di Indonesia. Ketahanan terhadap penyakit bulai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dipengaruhi oleh banyak gen (polyge&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;nic) dan bersifat aditif. Dengan varietas jagung tahan bulai petani akan lebih untung karena resiko gagal panen kecil dan biaya perawatan lebih murah karena pe&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;nggunaan fungisida lebih sedikit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TG_ZBqkBcTI/AAAAAAAAANQ/IZ-V_uaGDe8/s1600/PC-+D.1110.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TG_ZBqkBcTI/AAAAAAAAANQ/IZ-V_uaGDe8/s200/PC-+D.1110.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507859491925881138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Varietas Rentan                     Varietas Tahan                                                                                                         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TG_a8WeRIYI/AAAAAAAAANY/-7N3pRRUYhY/s1600/PC-+D.1210.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TG_a8WeRIYI/AAAAAAAAANY/-7N3pRRUYhY/s200/PC-+D.1210.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5507861599656944002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* Staff R&amp;amp;D PT BISI International, Tbk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-3947708114711588224?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/3947708114711588224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/penyakit-bulai-downey-mildew-pada.html#comment-form' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3947708114711588224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3947708114711588224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/penyakit-bulai-downey-mildew-pada.html' title='Penyakit Bulai Pada Tanaman Jagung'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TG_Xky6h4AI/AAAAAAAAANI/DLY4Cukc0Zc/s72-c/bulai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-7663124254780495040</id><published>2010-08-15T23:40:00.010+07:00</published><updated>2010-09-03T22:02:58.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>Mengenal Jagung Pulut- Jagung Ketan- (Waxy Corn), Zea mays ceritina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TIEN8CBDM2I/AAAAAAAAANo/l_xn2uh0Evc/s1600/jagung+pulut+bisi.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TIEN8CBDM2I/AAAAAAAAANo/l_xn2uh0Evc/s200/jagung+pulut+bisi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512702743862784866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengenal Jagung Pulut - Jagung Ketan - (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Waxy Corn&lt;/span&gt;), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zea mays ceritina&lt;/span&gt; Kulesh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;By : Azis Rifianto*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagung pulut atau sebagian orang menyebutnya jagung ketan merupakan salah satu jenis jagung yang memiliki karakter spesial yaitu pulut atau ketan. Jagung ini disebut pulut atau ketan karena lengket dan pulen seperti ketan ketika di rebus (kandungan amilopektin tinggi). Jagung ketan ditemukan di China pada awal tahun 1900 dengan karakter endosperm berwarna kusam seperti lilin (waxy). Karakter waxy disebabkan adanya gen tunggal waxy (wx) bersifat resesif epistasis terletak pada kromosom sembilan. Secara fenotif endosperm jagung ketan yang berwarna kusam, dapat dibedakan dengan jelas dibandingkan jagung jenis lain pada saat kadar air biji 16% atau kurang dari 16%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endosperm jagung ketan yang homozigot (wx) dapat menghasilkan amilopektin hingga seratus persen. Karakter unik lain yang dimiliki oleh jagung ketan adalah akan menghasilkan warna merah-kecoklatan apabila endosperma biji yang mengandung amilopektin dilukai dan diberi larutan iodine. Kandungan endosperm jagung nonwaxy (terdiri dari amilopektin dan amilosa dengan kadar yang bervariasi) diberi larutan potassium iodine akan berwarna biru sampai hitam.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagung ketan mendapatkan perhatian yang besar pada perang dunia kedua karena kandungan tepung pada endosperma sama dengan kandungan tepung tapioka yang di hasilkan oleh tanaman ketela pohon (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Manihot utilissima&lt;/span&gt;) sehingga bisa dimanfaatkan sebagai tanaman subtitusi. Berdasarkan penelitian, jagung ketan dapat digunakan sebagai campuran bahan baku kertas, tekstil dan industri perekat. Jagung ketan juga digunakan untuk memperbaiki kehalusan dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;creaminess&lt;/span&gt; makanan kaleng, sebagai bahan perekat label botol dan memperkuat kertas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TGgbb_PTVWI/AAAAAAAAAM4/gJk6__-tr30/s1600/waxy%20corn.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TGgbb_PTVWI/AAAAAAAAAM4/gJk6__-tr30/s200/waxy+corn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5505680712106464610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Di Indonesia jagung ketan dimanfaatkan dengan cara di rebus atau dibakar, sebagai campuran nasi, juga bisa dibuat emping, marning dan glontor (jawa tengah: jagung pipil rebus dimakan dengan parutan kelapa dan garam). Daya cerna pati jagung ketan lebih rendah dibanding varietas jagung nonketan. Komposisi tersebut dapat membantu penderita diabetes yang memerlukan pangan karbohidrat tapi tidak tercerna sempurna menjadi glukosa. Penderita penyakit lambung tidak dianjurkan mengkonsumsi bahan pangan yang mengandung amilopektin tinggi, termasuk beras ketan dan jagung ketan. Tingginya kandungan amilopektin pada jagung ketan juga dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak seperti domba, sapi dan babi dimana dengan menggunakan jagung ketan dapat meningkatkan bobot binatang ternak hingga mencapai 20%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budidaya tanaman jagung ketan pada umumnya tidak berbeda dengan budidaya tanaman jagung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;field corn&lt;/span&gt; (jagung pipil). Yang membedakan hanyalah dibutuhkannya isolasi jarak dan atau waktu dikarenakan jagung ketan dikendalikan oleh gen resesif (wx). Isolasi jarak kurang lebih sekitar 200m sedangkan isolasi waktu 3 minggu lebih awal dari tanaman jagung pipil atau selain jagung ketan dimana jagung ketan ditanam lebih dekat dengan arah angin. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TGgcOIIVjoI/AAAAAAAAANA/-BBm7Jkb5g4/s1600/isolasi%20waxy.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 204px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TGgcOIIVjoI/AAAAAAAAANA/-BBm7Jkb5g4/s400/isolasi+waxy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5505681573486628482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saat ini varietas jagung ketan yang ada di Indonesia masih dalam bentuk OP atau lokal, seperti lokal Sulawesi, lokal Jember, lokal Kediri, lokal Ciamis dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian untuk menghasilkan jagung ketan hibrida saat ini dilakukan oleh lembaga penelitian pemerintah dan perusahaan benih. PT BISI International, Tbk  sebagai salah satu perusahaan benih terbesar di Indonesia juga turut andil untuk memajukan pertanian dan petani Indonesia. Tiga varietas hibrida jagung ketan siap untuk di lepas ke masyarakat dengan berbagai macam kelebihan seperti kualitas rasa, nilai gizi, hasil panen dan ketahanan terhadap hama dan penyakit. Semoga 3 varietas hibrida yang segera dilepas memberi nilai tambah ke petani yang selama ini menggunakan varietas lokal. Bravo Pertanian dan Petani Indonesia!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Staff R&amp;amp;D PT BISI International, Tbk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-7663124254780495040?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/7663124254780495040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/mengenal-jagung-pulut-jagung-ketan-waxy.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7663124254780495040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7663124254780495040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/mengenal-jagung-pulut-jagung-ketan-waxy.html' title='Mengenal Jagung Pulut- Jagung Ketan- (&lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Waxy Corn&lt;/span&gt;), &lt;span style=&quot;font-style: italic;&quot;&gt;Zea mays ceritina&lt;/span&gt;'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TIEN8CBDM2I/AAAAAAAAANo/l_xn2uh0Evc/s72-c/jagung+pulut+bisi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-3464388181150734417</id><published>2010-08-11T18:44:00.002+07:00</published><updated>2010-08-11T18:47:09.374+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Ranjau-Ranjau Takwa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TGKNsgd1MHI/AAAAAAAAAMY/tycnubsT-_U/s1600/gus+mus+sila.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 115px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TGKNsgd1MHI/AAAAAAAAAMY/tycnubsT-_U/s200/gus+mus+sila.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504117490368983154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ranjau-Ranjau Takwa&lt;br /&gt;oleh : A. Mustofa Bisri*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBAGAI hamba Allah SWT yang telah berikrar "Tiada Tuhan selain Allah", sebenarnya apa pun perintah-Nya, kita tidak perlu dan tidak pantas bertanya-tanya mengapa, untuk apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba yang baik justru senantiasa ber-husnuzan, berbaik sangka kepada-Nya. Allah SWT memerintahkan atau melarang sesuatu, pastilah untuk kepentingan kita. Karena Allah SWT Mahakaya, tidak memiliki kepentingan apa pun. Dia mulia bukan karena dimuliakan; agung bukan karena diagungkan; berwibawa bukan karena ditunduki. Sejak semula Dia sudah Mahamulia, sudah Mahaagung, sudah Mahakaya, dan sudah Maha Berwibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kemudian Dia menjelaskan pentingnya melaksanakan perintah-Nya atau menjauhi larangan-Nya, semata-mata karena Dia tahu watak kita yang suka mempertanyakan, yang selalu menonjolkan kepentingan sendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sebelum kita mempertanyakan mengapa kita diperintahkan berpuasa, misalnya, Allah SWT telah berfirman: "Ya ayyuhalladziina aamanuu kutiba 'alaikumush-shiyaamu..."(Q. 2. Al-Baqarah: 183) "Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan puasa atas kalian sebagaimana diwajibkan atas orang-orang yang sebelum kalian, agar kalian bertakwa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba mukmin di dunia ini dalam proses menuju ketakwaan kepada Allah SWT. Karena semua kebaikan hamba di dunia dan kebahagiaan di akhirat, kuncinya adalah ketakwaan kepada-Nya. Mulai pujian Allah SWT, dukungan dan pertolongan-Nya, penjagaan-Nya, pengampunan-Nya, cinta-Nya, limpahan rezeki-Nya, pematutan amal dan penerimaan-Nya terhadapnya; hingga kebahagiaan abadi di surga, ketakwaanlah kuncinya. (Baca misalnya, Q 3: 76, 120, 133, 186; Q 5:27; Q 16: 128; Q 19: 72; Q 39: 61; Q 65: 2-3; Q 33: 70-71; Q 49: 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah puasa, sebagaimana dijelaskan Allah SWT dalam ayat 183 Al-Baqarah di atas, merupakan sarana kita untuk mencapai ketakwaan yang berarti pada gilirannya meraih kebahagian di dunia dan akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takwa sendiri lebih sering diucapkan ketimbang diterangkan. Ini barangkali karena banyaknya definisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya -sejalan dengan maknanya secara bahasa- ialah penjagaan diri. Penjagaan diri dari apa? Ada yang mengatakan penjagaan diri dari hukuman Allah dengan cara menaati-Nya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan melanggar larangan-larangan-Nya. Ada yang mengatakan penjagaan diri dari melakukan hal-hal yang menjauhkan dari Allah. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai mengikuti hawa nafsu dan tergoda setan. Ada yang mengatakan penjagaan diri jangan sampai tidak mengikuti jejak Rasulullah SAW. Dan, masih banyak lagi pendapat yang jika kita cermati, semuanya berujung pada satu makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaannya hanya pada ungkapan tentang dari apa kita mesti menjaga diri. Orang mukmin yang menjaga dirinya terhadap seretan hawa nafsu dan atau godaan setan, berarti dia menjaga diri dari mengabaikan perintah-perintah Allah dan dari melakukan hal-hal yang dilarang-Nya; berarti dia menjaga diri agar tetap mengikuti jejak Rasullah SAW; berarti menjaga diri dari hukuman Allah dan dijauhkan dari-Nya. Ibarat berjalan di ladang ranjau, orang yang bertakwa senantiasa berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang dapat mencelakakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ranjau' yang paling bahaya ialah yang paling tidak terduga; seperti yang banyak menimpa sementara kaum beragama sendiri, yakni nafsu terselubung. Sering setan menumpang nafsu dengan membisikkan kepada yang bersangkutan bahwa yang menggelora dalam dirinya adalah "semangat keagamaan", bukan "kobaran nafsu"; "semangat mengagungkan Tuhan", bukan "nafsu mengagungkan diri sendiri".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa, seperti diketahui, bukanlah sekadar menahan diri untuk tidak makan dan tidak minum. Seandainya sekadar menahan diri dari makan dan minum pun sudah merupakan latihan untuk dapat menguasai dan menjaga diri karena Allah. Dalam puasa, melakukan dan tidak melakukan sesuatu karena Allah secara nalar jauh lebih mudah. Orang yang berpuasa karena orang, misalnya, bisa saja makan atau minum di siang hari secara sembunyi-sembunyi. Makan makanannya sendiri, minum minumannya sendiri, apa susahnya? Tapi, untuk apa? Karena Allah-lah yang membuat orang mukmin bersedia menahan lapar, tidak makan makanannya sendiri; menahan haus, tidak minum minumannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Allah ini tentu saja hanya bisa disikapi oleh mereka yang iman kepada Allah. Dan, seukur tebal-tipis, besar-kecil, atau kuat-ringkihnya iman itulah, ketulusan orang yang melakukan atau tidak melakukan sesuatu karena Allah. Di dalam puasa, orang mukmin digembleng untuk menjadi mukmin yang kuat, yang dapat menguasai dan menjaga diri. Mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya, merupakan singgasana Allah; sehingga tidak mudah dibuat tergiur oleh iming-iming sesaat seperti hewan; tidak terjerumus berperilaku buas dan serakah seperti binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mukmin sejati, mukmin yang bertakwa kepada Allah. Bukan pengaku mukmin yang lubuk hatinya, pikirannya, hingga pelupuk matanya merupakan tempat mendekam hewan dan binatang buas; sehingga makan pun tidak peduli makan makanannya sendiri atau milik orang lain dan menunjukkan kehebatannya dengan menerkam ke sana-kemari. Na'udzu billah min dzalik. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) Pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin, Rembang &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-3464388181150734417?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/3464388181150734417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/ranjau-ranjau-takwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3464388181150734417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3464388181150734417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/ranjau-ranjau-takwa.html' title='Ranjau-Ranjau Takwa'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TGKNsgd1MHI/AAAAAAAAAMY/tycnubsT-_U/s72-c/gus+mus+sila.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6811751671449355589</id><published>2010-08-08T20:30:00.001+07:00</published><updated>2010-08-08T20:34:14.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>DIDIKAN GURU TERHADAP MURIDNYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TF6yENSMeVI/AAAAAAAAAMQ/w3rPBrENq-E/s1600/ALLAH.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 94px; height: 94px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TF6yENSMeVI/AAAAAAAAAMQ/w3rPBrENq-E/s200/ALLAH.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5503031580048521554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DIDIKAN GURU TERHADAP MURIDNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu zaman ada seorang murid yang ta’at kepada gurunya, setelah ia belajar lama ia pun kembali ke kampung asalnya, tahun demi tahun ia lalui yang akhirnya beliau menjadi seorang yang  alim yang terkenal di kampung itu dan di juluki “Syekh Maulana Kendi”. Kenapa beliau di juluki Maulana Kendi?, karena beliau tidak lepas dengan kendi tersebut untuk mengambil air wudhu dan untuk beliau minum airnya, keta’atan ibadahnya sehingga beliau tidak memiliki harta apapaun, kecuali gubuk kecil yang beliau tempati bersama seorang muridnya yang beliau sayangi. Keta’atan dan ketaqwaannya menjadikan contoh untuk muridnya yang selalu mendampinginya sehingga muridnya pun menjunjung tinggi ahlak dan kebesaran ilmunya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu saat Syekh Kendi menceritakan tentang gurunya yang berada di negeri seberang dan akhirnya menyuruh muridnya untuk menemuinya, keesokan harinya sang murid berangkat kenegeri seberang dan sampailah didepan gerbang guru besar Syekh Kendi, maka murid Syekh Kendi bertanya : “Apakah ini rumah guru besar Syekh Kendi?”, rumah yang bagaikan istana yang luas, penjaga yang begitu banyak membuat keraguan murid Syekh Kendi, seraya dihati berkata : “Guruku Syekh Kendi miskin tak punya apa-apa sedangkan guru besarnya seperti ini”. Bertambah keanehannya di kala melihat didalam istananya bangku-bangku emas dan mahkota emas dan begitu gemerlapan emas yang ada di dalam rumahnya.&lt;br /&gt;Dan akhirnya berjumpalah murid Syekh Kendi dengan guru besarnya yang bernama Syekh Sulaiman (Guru dari Syekh Kendi), tiba-tiba beliau berkata : “Apakah engkau murid Syekh Kendi murid dari pada kesayanganku?” benar wahai guru besar (Guru Sulaiman), beri kabar kepada muridku agar dia lebih zuhud lagi didunia dan salamkan ini kepadanya, kebingungan bertambah, guruku yang miskin di suruh tambah miskin lagi menurut kata hatinya, dan pertanyaan ini membuat bingung dan akhirnya keesokan harinya dia pulang menuju rumah Syekh Kendi gurunya dan membawa pertanyaan yang membingungkan, setibanya dia dirumah Syekh Kendi dengan gembira Syekh Kendi menyambut kedatangannya seraya bertanya : “Apa kabar yang kau bawa dari guruku tercinta?” muridnya menceritakan : “Wahai guruku aku diberi kabar agar engkau lebih zuhud lagi hidup didunia.”, tiba-tiba Syekh Kendi menangis, menangis dan menangis lalu mengambil kendinya dan memecahkannya seraya berkata : “Benar guruku, benar guruku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah wahai muridku kemewahan dan keindahan Syekh Sulaiman guruku tak sedikitpun masuk kedalam hatinya, sedangkan aku selalu mencari-cari kendiku dan aku takut kehilangannya, ini yang menyebabkan aku kurang zuhud kepada Allah SWT, karena masih ada dihatiku dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:http://nurulmusthofa.org&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6811751671449355589?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6811751671449355589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/didikan-guru-terhadap-muridnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6811751671449355589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6811751671449355589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/08/didikan-guru-terhadap-muridnya.html' title='DIDIKAN GURU TERHADAP MURIDNYA'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TF6yENSMeVI/AAAAAAAAAMQ/w3rPBrENq-E/s72-c/ALLAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6804988279580232715</id><published>2010-07-26T21:09:00.002+07:00</published><updated>2010-07-26T21:13:25.055+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Menyambut Malam Nishfu Syaban</title><content type='html'>Menyambut Malam Nishfu Syaban&lt;br /&gt;Oleh M Zaenal Muhyidin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TE2Xy1ioDqI/AAAAAAAAAMI/eFAiYbu6mRk/s1600/ALLAH.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 94px; height: 94px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TE2Xy1ioDqI/AAAAAAAAAMI/eFAiYbu6mRk/s200/ALLAH.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498217619710807714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Senin 26 Juli 2010 bertepatan dengan 14 Syaban 1430 H. Malamnya, merupakan malam kelima belas dari bulan Syaban. Dalam tradisi masyarakat Islam khususnya di Indonesia malam ini sering disebut dengan “malam Nishfu syaban” yang artinya malam pertengahan bulan syaban yaitu malam kelima belas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Syaban” sebagai salah satu nama bulan dalam kalender hijriah mempunyai arti “berkelompok” (biasanya bangsa Arab berkelompok mencari nafkah pada bulan itu). Sya’ban termasuk bulan yang dimuliakan oleh Rasulullah Saw. selain bulan yang empat, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Salah satu pemuliaan Rasulullah Saw. terhadap bulan Syaban ini adalah beliau banyak berpuasa pada bulan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam an-Nasa'i dan Abu Dawud dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah yang artinya : "Usamah berkata pada Rasululllah Saw., 'Wahai Rasulullah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunat) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban.' Rasul menjawab: 'Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang.’”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menurut Rasulullah Saw pada bulan ini pula yaitu pada malam Nishfu sya’ban (malam kelima belas) seluruh amal perbuatan manusia diangkat kepada Allah Swt. Sehingga Rasulullah Saw berharap ketika amal perbuatanya diangkat kepada Allah Swt maka Rasul dalam keadaan puasa.  Hal tersebut dijelaskan dalam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh al-Nasa’i yang artinya :  “Bulan itu (Sya‘ban) berada di antara Rajab dan Ramadhan adalah bulan yang dilupakan manusia dan ia adalah bulan yang diangkat padanya amal ibadah kepada Tuhan Seru Sekalian Alam, maka aku suka supaya amal ibadah ku di angkat ketika aku berpuasa”. ( HR. an-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan Malam Nishfu Syaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan malam Nishfu Sya‘ban sebagaimana dijelaskan dalam hadits shahih dari Mu‘az bin Jabal Radhiallahu ‘anhu, bersabda Rasulullah Saw. yang artinya: “Allah menjenguk datang kepada semua makhlukNya di Malam Nishfu Sya‘ban, maka diampuni segala dosa makhlukNya kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah, at-Thabrani dan Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah RA., beliau berkata: "Suatu malam Rasulullah Saw shalat, kemudian beliau bersujud panjang, sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah Saw telah diambil, karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah Saw. selesai shalat beliau berkata: "Hai ‘Aisyah engkau tidak dapat bagian?". Lalu aku menjawab: "Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak (menyangka Rasulullah telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama". Lalu Rasulullah Saw. bertanya: "Tahukah engkau, malam apa sekarang ini?”. "Rasulullah yang lebih tahu", jawabku. "Malam ini adalah malam Nishfu Sya'ban, Allah mengawasi hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki" (HR. Baihaqi). Menurut perawinya hadits ini mursal (ada rawi yang tidak sampai ke Sahabat), aka tetapi hadits ini cukup kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Nishfu Sya‘ban juga termasuk malam-malam yang dikabulkan doa. Imam asy-Syafi‘i dalam kitabnya al-Umm, berkata: “Telah sampai pada kami bahwa dikatakan: sesungguhnya doa dikabulkan pada lima malam, yaitu malam Jum’at, malam hari raya Idul Adha, malam hari raya ‘Idul fitri, malam pertama di bulan Rajab dan malam Nishfu Sya‘ban.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghidupkan Malam Nishfu Sya‘ban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Nishfu Sya‘ban (malam kelima belas pada bulan Syaban) merupakan malam yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah Swt. Untuk itu, kita dianjurkan bahkan disunnahkan untuk menghidupkan malam ini. Adapun cara menghidupkan Malam Nishfu Sya‘ban sebagaimana yang dilakukan sekarang ini tidak berlaku pada zaman Rasulullah Saw dan zaman para sahabat. Akan tetapi hal ini berlaku pada zaman thabi‘in (zaman setelah para sahabat) dari penduduk Syam. Imam al-Qasthalani dalam kitabnya al-Mawahib al-Ladunniyah, berkata, “bahwa para tabi‘in daripada penduduk Syam seperti Khalid bin Ma‘dan dan Makhul, mereka beribadah dengan bersungguh-sungguh pada Malam Nishfu Sya‘ban. Maka dengan perbuatan mereka itu, mengikutlah orang banyak untuk membesarkan malam tersebut.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tabi‘in menghidupkan Malam Nishfu Sya‘ban dengan dua cara, yaitu 1) Sebagian mereka hadir beramai-ramai ke masjid dan berjaga di waktu malam (qiyamullail) untuk shalat sunat dengan memakai harum-haruman, bercelak mata dan berpakaian yang terbaik; 2) Sebagiannya lagi melakukannya dengan cara bersendirian. Mereka menghidupkan malam tersebut dengan beribadah seperti shalat sunat dan berdoa dengan cara sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun cara kita sekarang ini menghidupkan Malam Nishfu Sya‘ban dengan membaca Al-Qur'an seperti membaca surah Yasin, berzikir dan berdoa dengan berhimpun di masjid-masjid atau di rumah-rumah sendirian atau berjamaah adalah tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para tabi‘in itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits Ali Ra., Rasulullah Saw. bersabda: "Malam Nishfu Sya'ban, maka hidupkanlah dengan shalat dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah berfirman: "Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rizqi akan Aku beri dia rizqi, orang-orang yang mendapatkan cobaan maka aku bebaskan, hingga fajar menyingsing." (HR. Ibnu Majah dengan sanad lemah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama berpendapat bahwa hadits lemah dapat digunakan untuk Fadlail A'mal (keutamaan amal). Walaupun hadits-hadits tersebut tidak sahih, namun melihat dari hadits-hadits lain yang menunjukkan kautamaan bulan Sya'ban dapat diambil kesimpulan bahwa Malam Nishfu Sya'ban jelas mempunyai keuatamana dibandingkan dengan malam-malam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan-Amalan dalam Malam Nishfu Sya‘ban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghidupkan Malam Nishfu Sya‘ban dapat kita lakukan dengan berbagai cara, tapi hal-hal tersebut dilakukan dengan cara-cara yang baik yang tiak bertentangan denga syraiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara hal yang dianggap bid‘ah dan bertentangan denga syariah oleh sebagaian ulama dalam malam Nishfu sya’ban itu adalah shalat sunat Nishfu Sya‘ban. Menurut sebagian ulama, shalat sunat Nishfu sya’ban sebenarnya tidak tsabit, tidak kuat dasar hukumnyadan dan  tidak ada  dalam ajaran Islam. Seperti Imam an-Nawawi dan Imam Ibnu Hajar telah menafikan adanya shalat sunat Nishfu Sya‘ban. Karena menurut beliau suatu shalat itu disyariatkan cukup sandarannya pada nash Al-Qur'an atau pada hadits nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang itu masih juga ingin melakukan shalat pada malam Nishfu sya’ban, maka sebaiknya dia mengerjakan shalat-shalat sunat lain seperti sunat Awwabin (di antara waktu maghrib dan Isya'), shalat Tahajjud diakhiri dengan shalat Witir atau shalat sunat Muthlaq bukan khusus shalat sunat Nishfu Sya‘ban. Shalat sunat Muthlaq ini boleh dikerjakan kapan saja, baik pada Malam Nishfu Sya‘ban atau pada malam-malam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ulama lain seperti Imam al-Ghazali  dalam kitabnya al-Ihyaa’ (Juz 1 hal. 210) menyatakan bahwa shalat malam Nishfu sya’ban adalah sunat dan hal itu dilakukan pula oleh para ulama salaf. Bahkan para ulama salaf menamakan shalat tersebut sebagai shalat khair (shalat yang baik). Begitu juga ulama-ulama lain seperti al-Allamah al-Kurdi. Selain dalam kitab al-Ihyaa’ juga dalam kitab-kitab lain seperti Khaziinah al-Asraar (hal. 36), al-’Iaanah (Juz 1 hal. 210), al-Hawaasyi al-Madaniyyah (Juz 1 hal. 223), dan al-Tarsyiih al-Mustafiidiin (hal. 101).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, terlepas dari ‘kontroversi’ tentang amalan-amalan pada malam Nishfu syaban khususnya tentang shalat Nishfu sya’ban yang dianggap bid’ah oleh sebagian ulama dan dianggap sunat oleh ulama lain, maka kita sangat dianjurkan untuk meramaikan malam Nishfu Sya'ban dengan cara memperbanyak ibadah, salat, dzikir membaca al-Qur'an, berdo'a dan amal-amal shalih lainnya  seperti puasa pada siang harinya sebagaiman dicontohkan Rasulullah Saw. sehingga kita tidak termasuk orang-orang yang lupa akan kemuliaan bulan sya’ban ini. Wallah a’lam bishawab !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Penulis adalah Wakil Ketua PW LTN NU Jawa Barat dan Ketua Yayasan Al-Mizan, Jatiwangi, Majalengka&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6804988279580232715?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6804988279580232715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/07/menyambut-malam-nishfu-syaban.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6804988279580232715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6804988279580232715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/07/menyambut-malam-nishfu-syaban.html' title='Menyambut Malam Nishfu Syaban'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TE2Xy1ioDqI/AAAAAAAAAMI/eFAiYbu6mRk/s72-c/ALLAH.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-1796926005160029607</id><published>2010-07-21T20:13:00.012+07:00</published><updated>2011-11-18T16:32:32.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>Jagung Manis Master Sweet benar-benar " Master "</title><content type='html'>Jagung Manis Master Sweet benar-benar " Master "&lt;br /&gt;oleh : Azis Rifianto*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman jagung merupakan tanaman yang berumah satu (monocius)dimana bunga jantan dan bunga betina terdapat dalam satu tanaman. Selama ini kita lebih mengenal tanaman jagung Field Corn (jagung pipil) dibandingkan dengan tanaman jagung yang lain, padahal jenis jagung tidak hanya jagung pipil, tetapi ada juga jagung manis (karakter spesifik manis), jagung ketan (karakter spesifik pulen/seperti ketan), jagung pop corn (karakter spesifik mudah mengembang) dan masih banyak lagi jenis jagung dengan karakter yang spesifik. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TEcHfAb2dxI/AAAAAAAAAMA/2e3HWoRxkHA/s1600/Master Sweet.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 190px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TEcHfAb2dxI/AAAAAAAAAMA/2e3HWoRxkHA/s200/139d1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496370099503134482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tanaman jagung pipil pada umumnya digunakan sebgai pakan ternak, sedangkan tanaman jagung manis lebih banyak di konsumsi oleh manusia dalam bentuk fresh maupun olahan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jagung pipil biasanya di panen tua 105 hst (hari setelah tanam)pada stadia R6/masak fisiologis, sedangkan tanaman jagung manis di panen muda 65 hst (hari setelah tanam) pada stadia R3/masak susu. jagung manis dan jagung pipil dapat dibedakan berdasarkan morfologi tanaman yaitu Tasel/bunga jantan pada tanaman jagung manis berwarna kuning karena tidak memiliki antosianin/zat warna merah sdangkan jagung pipl pada umumnya memiliki antosianin. Silk/ rambut tongkol pada tanaman jagung manis berwarna kuning sedangkan pada jagung pipil memiliki antosianin, karakter morofologi yang lain yang bisa dipakai untuk membedakan adalah pada stem/ batang, pangkal batang tanaman jagung manis pada umumnya berwarna hijau atau putih sedangkan pada tanaman jagung pipil, pangkal batang umumnya berwarna ungu/merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman jagung manis memiliki rasa manis disebabkan tanaman ini memiliki gen resesif yang berfungsi untuk menghambat proses pembentukan gula menjadi pati. Dengan adanya gen resesif tersebut menyebabkan tanaman jagung manis menjadi 4 - 8 kali lebih manis di bandingkan dengan tanaman jagung pipil. Terdapat 8 Gen resesif pada tanaman jagung manis yang banyak di kembangkan pada varietas jagung manis komersial antar lain amylose-extender1 (ae1) terdapat pada kromosom 5, gen brittle 1 (bt1) terdapat pada kromosom 5, geb brittle 2 (bt2)terdapat pada kromosom nomer 4, gen sugary 1 (su1)terdapat pada kromosom 4. Gen dull 1 (du10 terdapat pada kromosom 10, sugary enhancer 1(se10 terdapat pada kromosom 2C, waxy 1 (wx1)pada kromosom 9 dan gen shrunken (sh2)yang terdapat pada kromosom 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanaman jagung manis yang diperdagangkan di Indonesia pada umumnya memiliki gen resesif shrunken (sh2), dikarenakan memiliki fenotip tanaman yang lebih baik, dengan kandungan sukros 24,6% pada saat 22 hari setelah terjadi polinasi/penyerbukan, lebih tinggi dibandingkan gen yang lain.Diantara varietas komersial jagung manis yang mengandung gen sh2 yaitu BISI Sweet 2, Sweet Boy 1, sweet Boy 2 dan yang terbaru yaitu Master Sweet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Varietas jagung manis Master Sweet memiliki beberapa keunggulan yaitu tanaman lebih vigorus, kokoh, tahan rebah dengan ukuran tongkol yang besar panjang 20.8 cm, diammeter tengah tongkol 5.3 cm, keliling tengah tongkol 17 cm dan jumlah baris tongkol 16 - 18 baris. Berat satu tongkol klobat jagung manis master sweet bisa mencapai 500 gr, yang berarti dalam 1 kg berisi 2 tongkol. Tongkol yang besar akan memberikan nilai tambah dan keuntungan yang lebih kepada petani, untuk produk sayuran dan buah daya simpan merupakan salah satu faktor yang penting, semakin bagus daya simpan dan daya tahan varietas terhadap penyimpanan dan jarak, maka varietas tersebut akan semakin laku dan kompetitif di pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Master Sweet memiliki kelebihan pada daya simpan dibandingkan varietas lain yang ada di pasaran seperti bonanza dan sugar 75, dimana ketika tongkol disimpan selama 1 minggu setelah panen pada suhu ruang klobot dari tongkol master sweet masih kelihatan hijau dan biji lambat kisut sedangkan pada vaietas lain klobot sudah kering menguning dan biji sudah kisut. Kelebihan yang lain dari varietas ini adalah tahan terhadap penyakit karat daun (Puccinia sorghi) dan lebih tahan terhadap serangan penyakit bulai/ downey mildew yang di akibatkan oleh cendawan Peronosclerospora maydis. Dengan banyaknya keunggulan varietas tersebut layak kiranya vairetas tersebut di beri nama Master Sweet. Berikut merupakan deskripsi Varietas jagung manis Master sweet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TEbyiM1iIPI/AAAAAAAAAL4/MvXKYlyynAs/s1600/Master Sweet.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TEbyiM1iIPI/AAAAAAAAAL4/MvXKYlyynAs/s200/4D.139C.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496347064627503346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Deskripsi varietas Master Sweet&lt;br /&gt;Jenis                  : Hibrida silang tunggal&lt;br /&gt;Golongan varietas : Hibrida silang tunggal&lt;br /&gt;Umur 50 % anther terbuka: 49/ 55 / 61 hari (dat. rendah/ Menengah/ tinggi)&lt;br /&gt;Umur 50% keluar rambut : 51/ 57 / 63 hari (dat. rendah/ Menengah/ tinggi)&lt;br /&gt;Umur mulai panen : 68/ 75 / 94 hari (dat. rendah/ menengah/tinggi)&lt;br /&gt;Batang                 : Hijau, kokoh, bulat&lt;br /&gt;Warna batang         : Hijau&lt;br /&gt;Tinggi tanaman          : 203 cm&lt;br /&gt;Tinggi tongkol         : 98 cm&lt;br /&gt;Daun                 : Lebar, Tegak&lt;br /&gt;Warna daun         : Hijau&lt;br /&gt;Keragaman tanaman : Seragam&lt;br /&gt;Bentuk malai (tassel) : Semi tegak&lt;br /&gt;Warna sekam (glume) : Kuning kehijauan&lt;br /&gt;Warna malai (anther) : Kuning&lt;br /&gt;Warna rambut         : Kuning&lt;br /&gt;Penutupan tongkol : Baik&lt;br /&gt;Bentuk tongkol         : Silindris&lt;br /&gt;Tipe biji         : Sweet corn (Shrunken)&lt;br /&gt;Warna biji         : Kuning&lt;br /&gt;Jumlah baris biji : 16 – 18 baris&lt;br /&gt;Perakaran         : Baik&lt;br /&gt;Kerebahan         : Tahan&lt;br /&gt;Potensi hasil         : 17.8 ton/ha&lt;br /&gt;Rata-rata hasil  : 12.1 ton/ha&lt;br /&gt;Berat 1000 biji         : ±  148.1 gram (biji kering)&lt;br /&gt;Kadar gula          : 13.3 % brix&lt;br /&gt;Panjang tongkol         : 20.8 cm&lt;br /&gt;Diameter tengah tongkol : 5.3 cm&lt;br /&gt;Keliling tengah tongkol : 17 cm&lt;br /&gt;Jumlah biji per baris : 43.9 biji&lt;br /&gt;Berat/tongkol (glondong): 499 gr&lt;br /&gt;Berat/tongkol (kupasan) : 339 gr&lt;br /&gt;Ketahanan penyakit : Toleran penyakit hawar daun (Helminthosporium turcicum),&lt;br /&gt;                          tahan penyakit karat daun (Puccinia sorghi), dan Tahan&lt;br /&gt;                          bulai (Peronosclerospora maydis)&lt;br /&gt;Keterangan         : Tahan simpan, beradaptasi dengan baik di dataran&lt;br /&gt;                          rendah,menengah maupun tinggi&lt;br /&gt;Daerah pengembangan : Indonesia /Tropis&lt;br /&gt;* Staff RND PT BISI International, Tbk&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-1796926005160029607?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/1796926005160029607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/07/jagung-manis-master-sweet-benar-benar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1796926005160029607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1796926005160029607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/07/jagung-manis-master-sweet-benar-benar.html' title='Jagung Manis Master Sweet benar-benar &quot; Master &quot;'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TEcHfAb2dxI/AAAAAAAAAMA/2e3HWoRxkHA/s72-c/139d1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-164184075817170088</id><published>2010-06-29T18:46:00.006+07:00</published><updated>2010-08-03T20:23:40.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>Farm Field Day Jagung Manis "Master Sweet" di Beringin Deli Serdang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TCniUbjR5hI/AAAAAAAAALo/zjnFWBAv6Ys/s1600/Master Sweet.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TCniUbjR5hI/AAAAAAAAALo/zjnFWBAv6Ys/s200/Master Sweet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488166461548652050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Farm Field Day Jagung Manis &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Master Sweet"&lt;/span&gt; di Beringin Deli Serdang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panen perdana jagung Master Sweet di Dusun Yogya, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (15/6) siang dihadiri lima puluhan petani yang tergabung dalam Gapoktan dan kelompok tani yang ada di desa itu. Salah satu kelompok tani yang telah berhasil mencoba penanaman jagung Master Sweet di Desa itu adalah Kelompok Juli Tani. ” Kita sedang panen perdana jagung Master Sweet, kata Warno (50) salah seorang petani yang menanam jagung Master Sweet di kebun miliknya.&lt;br /&gt;Warno menyebutkan kualitas jagung Master Sweet yang dipanennya itu sangat baik, berbeda dengan kualitas bibit jagung yang lain. Dari awal penanamannya batang tanaman jagung Master Sweet tetap kokoh serta tahan terhadap hama penyakit seperti bulai. “Buah dan tongkolnya besar-besar, bijinya pun rata sampai ke pucuk. Ini tentu dapat menguntungkan para petani jagung sehingga perekonomiannya meningkat,” katanya menambahkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Area Manejer PT Tanindo Intraco Ir Alam Sembiring saat dikonfirmasi wartawan di sela-sela acara tersebut menyebutkan PT Tanindo Intraco merupakan perusahaan yang bergerak di bidang agribisnis. Di antaranya benih sayur, pestisida, pupuk, jagung dan jagung manis. Lebih lanjut ia menyebutkan FFD jagung manis “Master Sweet” tersebut dilakukan sebagai sosialisasi kepada petani. Dimana jagung tersebut &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TCni1FKJzoI/AAAAAAAAALw/YEyzK1FSJps/s1600/Master Sweet.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 190px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TCni1FKJzoI/AAAAAAAAALw/YEyzK1FSJps/s200/139d1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488167022473367170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;memiliki banyak keunggulan di antaranya lebih tahan terhadap penyakit seperti bulai, produksi tinggi, rasa yang manis, ukuran tongkol besar dan seragam. “Ternyata bibit jagung Master Sweet dapat tumbuh subur serta berbuah diberbagai daerah tempat,” katanya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut ia mengatakan Master Sweet merupakan hasil penelitian riset perusahaan selama bertahun-tahun dilakukan di farm yang berlokasi di daerah Kediri Jawa Timur. Setelah mengadakan multi lokasi, termasuk di Sumut. Hasilnya dari beberapa varietas yang diuji di Sumut, Master Sweet lah yang terbaik serta cocok untuk daerah ini, katanya seraya menyebutkan benih jagung manis itu siap untuk dipasarkan sekitar bulan Juli mendatang.&lt;br /&gt;Dari survey yang dilakukan ternyata kualitas jagung manis Master Sweet hampir sama dengan “Sweet Boy” yang juga merupakan generasi sebelumnya yang dikeluarkan oleh PT Tanindo Intraco. “Ini kita sesuaikan dengan permintaan pasar. Kadang pembeli yang merupakan pedagang eceran seperti jagung rebus dan bakar lebih suka membeli jagung yang bentuknya tidak terlalu besar disebabkan membelinya dengan hitungan per goni, jumlahnya kan lebih banyak, sehingga pedagang tersebut dapat lebih untung. Namun ada juga pembeli yang mencari tongkol jagung yang lebih besar, tentunya dengan kualitas yang terjamin dengan buah besar dan rasa yang manis seperti jagung Master Sweet ini,” kata Yusdianto, Market Development Sumut-Aceh didampingi Munawar Sp, Agronomis Deli Serdang di PT Tanindo Intraco sembari menyebutkan hitungan pergoni rata-rata Master Sweet 140 tongkol jagung dengan isi yang bagus berbeda dengan kualitas jagung lain.&lt;br /&gt;Acara diwarnai dengan perlombaan makan jagung Master Sweet oleh ibu-ibu petani yang penuh dengan rasa kekeluargaan. (BSK/s)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :http://hariansib.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-164184075817170088?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/164184075817170088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/farm-field-day-jagung-manis-master.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/164184075817170088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/164184075817170088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/farm-field-day-jagung-manis-master.html' title='Farm Field Day Jagung Manis &quot;Master Sweet&quot; di Beringin Deli Serdang'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TCniUbjR5hI/AAAAAAAAALo/zjnFWBAv6Ys/s72-c/Master Sweet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8103787817952688651</id><published>2010-06-21T18:48:00.001+07:00</published><updated>2010-06-21T18:54:20.285+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Iklan yang Efektif</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TB9SwBiBwgI/AAAAAAAAALg/z-BGGVe3JQY/s1600/tung+dw.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 123px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TB9SwBiBwgI/AAAAAAAAALg/z-BGGVe3JQY/s200/tung+dw.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485193856158908930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Iklan yang Efektif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APAKAH Anda pernah melihat bentuk kampanye tentang antinarkoba? Baik berupa iklan media cetak, brosur, iklan televisi, billboard dan sebagainya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang biasanya tertulis dalam iklan–iklan tersebut? Yang sering kita temui mungkin biasanya tertulis "Jauhi NARKOBA" , "Jangan Gunakan NARKOBA" dan sebagainya (biasanya tulisan narkoba ditulis dengan huruf yang lebih besar dan jelas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan iklan antinarkoba di Indonesia, seringkali mengingatkan orang untuk ingin tahu: Apa itu narkoba? Kelihatannya boleh juga. Namun, semakin banyak tulisan ’’dilarang” atau ’’antinarkoba”, narkoba ini seperti diiklankan secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, bagaimana iklan yang lebih efektif? Waktu saya pergi ke Singapura, dan berjalan di lorong bawah tanah menuju MRT (kereta bawah tanah) saya melihat sebuah gambar yang sangat menjijikkan, di mana ada satu orang yang kurus kering, telanjang.&lt;span class="fullpost"&gt; Tubuh itu tergeletak di dekat kloset toilet dengan kotoran manusia yang berceceran di sekitarnya, bahkan ada yang mengenai tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawahnya tertulis ”Narkoba membuat anus anda terbuka”. Anda tidak akan bisa menahan buang air besar. Kotoran anda ke mana-mana. Hiii...... sungguh menjijikkan. Bagaimana kesan atau perasaan Anda, jika melihat gambar tersebut? (setidaknya Anda sudah bisa membayangkan dari gambaran saya tadi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang, kalau saya ingat narkoba, perasaan jijik yang langsung keluar. Inilah iklan antinarkoba yang sukses. Sederhana, shocking, konkret, emosional, menjijikkan langsung dikaitkan dengan narkoba.Selesai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagaimana menggunakan ilmu ini untuk anda yang mendesain iklan agar mengingatkan? (sebetulnya bukan hanya iklan, tetapi Anda bisa menggunakan 12 pilar marketing untuk menyentuh target market Anda, dengan cara yang sama). Misalnya perusahaan seperti mobil, sepeda motor, atau apapun. Bagaimana menggunakan jurus Pavlov/”Cantolan”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya adalah buatlah iklan yang ceritanya simpel, shocking, konkret, emosional, bisa dipercaya, sampai menimbulkan satu perasaan tertentu yang kita inginkan. Misalnya: ”Aman”,”Menguntungkan”,”Ultimate Driving Pleasure”, ”Sehat &amp; Segar”, ”Kuat”, ”Putih Cantik”, ”Cinta Yang Abadi”,”Mapan”,dll. Setelah itu,baru keluarkan produk/ jasa Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kadang tidak ada hubungannya juga dengan perasaan tadi. Ulangi sampai menjadi ”cantolan” kebiasaan. Dengan demikian Anda bisa sukses menjajah pikiran orang tanpa disadari. Inilah sebabnya ada orang yang mendengarkan musik tertentu mendadak menangis karena pada waktu dia mendengarkan musik tersebut dia punya cantolan terhadap satu perasaan tertentu.(adn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUNG DESEM WARINGIN&lt;br /&gt;Pelatih Sukses No 1 di Indonesia The most Powerful People and Ideas in Business 2005&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8103787817952688651?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8103787817952688651/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/iklan-yang-efektif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8103787817952688651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8103787817952688651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/iklan-yang-efektif.html' title='Iklan yang Efektif'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TB9SwBiBwgI/AAAAAAAAALg/z-BGGVe3JQY/s72-c/tung+dw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-7193348797258846207</id><published>2010-06-19T21:35:00.001+07:00</published><updated>2010-06-19T21:38:45.029+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Bahasa Geram</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TBzWRY2OewI/AAAAAAAAALY/uF8RALKn2xs/s1600/gusmus+kacamatahitam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TBzWRY2OewI/AAAAAAAAALY/uF8RALKn2xs/s200/gusmus+kacamatahitam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5484494040446434050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bahasa Geram&lt;br /&gt;Oleh: KH. Dr. A. Mustofa Bisri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini sedang terserang virus apa sebenarnya? Apakah hanya karena panas global? Di rumah, di jalanan, di lapangan bola, di gedung dapur, bahkan di tempat-tempat ibadah, kita menyaksikan saja orang yang marah-marah. Tidak hanya laku dan tindakan, ujaran dan kata-kata pun seolah-olah dipilih yang kasar dan menusuk. Seolah-olah di negeri ini tidak lagi ada ruang untuk kesantunan pergaulan. Pers pun –apalagi teve--tampaknya suka dengan berita dan tayangan-tayangan kemarahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah “bahasa” orang-orang terhormat di forum-forum terhormat itu dan banding-sandingkan dengan tingkah laku umumnya para demonstran di jalanan. Seolah-olah ada “kejumbuhani” pemahaman antara para “pembawa aspirasi” gedongan dan “pembawa aspirasi” jalanan tentang “demokrasi”. Demokrasi yang–setelah euforia reformasi--dipahami sebagai sesuatu tatanan yang mesti bermuatan kekasaran dan kemarahan. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih musykil lagi “bahasa kemarahan” ini juga sudah seperti tren pula di kalangan intelektual dan agamawan. Khotbah-khotbah keagamaan, ceramah-ceramah dan makalah-makalah ilmiah dirasa kurang afdol bila tidak disertai dengan dan disarati oleh nada geram dan murka. Seolah-olah tanpa gelegak kemarahan dan tusuk sana tusuk sini bukanlah khotbah dan makalah sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khususnya di ibu kota dan kota-kota besar lainnya, di hari Jumat, misalnya, Anda akan sangat mudah menyaksikan dan mendengarkan khotbah “ustadz” yang dengan kebencian luar biasa menghujat pihak-pihak tertentu yang tidak sealiran atau sepaham dengannya. Nuansa nafsu atau keangkuhan “Orang Pintar Baru” (OPB) lebih kental terasa dari pada semangat dan ruh nasihat keagamaan dan ishlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegenitan para ustadz OPB yang umumnya dari perkotaan itu seiiring dengan munculnya banyak buku, majalah, brosur dan selebaran yang “mengajarkan” kegeraman atas nama amar makruf nahi munkar atau atas nama pemurnian syariat Islam. Penulis-penulisnya–yang agaknya juga OPB—di samping silau dengan paham-paham dari luar, boleh jadi juga akibat terlalu tinggi menghargai diri sendiri dan terlalu kagum dengan “pengetahuan baru”-nya. Lalu menganggap apa yang dikemukakannya merupakan pendapatnya dan pendapatnya adalah kebenaran sejati satu-satunya. Pendapat-pendapat lain yang berbeda pasti salah. Dan yang salah pasti jahanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bacaan-bacaan, ceramah-ceramah, khotbah-khotbah dan ujaran-ujaran lain yang bernada geram dan menghujat sana-sani tersebut pada gilirannya menjalar-tularkan bahasa tengik itu kemana-mana; termasuk ke media komunikasi internet dan handphone. Lihatlah dan bacalah apa yang ditulis orang di ruang-ruang yang khusus disediakan untuk mengomentari suatu berita atau pendapat di “dunia maya” atau sms-sms yang ditulis oleh anonim itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita boleh beranalisis bahwa fenomena yang bertentangan dengan slogan “Bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah” tersebut akibat dari berbagai faktor, terutama karena faktor tekanan ekonomi, ketimpangan sosial dan ketertinggalan. Namun, mengingat bahwa mayoritas bangsa ini beragama Islam pengikut Nabi Muhammad SAW, fenomena tersebut tetap saja musykil. Apalagi jika para elit agama yang mengajarkan budi pekerti luhur itu justru ikut menjadi pelopor tren tengik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi umat Islam, al-khairu kulluhu fittibaa’ir Rasul SAW, yang terbaik dan paling baik adalah mengikuti jejak dan perilaku panutan agung, Nabi Muhammad SAW. Dan ini merupakan perintah Allah. Semua orang Islam, terutama para pemimpinnya, pastilah tahu semata pribadi, jejak-langkah dan perilaku Nabi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW sebagaimana diperikan sendiri oleh Allah dalam al-Quran, memiliki keluhuran budi yang luar biasa, pekerti yang agung (Q. 68:4). Beliau lemah lembut, tidak kasar dan kaku (Q. 3: 159). Bacalah kesaksian para shahabat dan orang-orang dekat yang mengalami sendiri bergaul dengan Rasulullah SAW. Rata-rata mereka sepakat bahwa Panutan Agung kita itu benar-benar teladan. Pribadi paling mulia; tidak bengis, tidak kaku, tidak kasar, tidak suka mengumpat dan mencaci, tidak menegur dengan cara yang menyakitkan hati, tidak membalas keburukan dengan keburukan, tapi memilih memaafkan. Beliau sendiri menyatakan, seperti ditirukan oleh shahabat Jabir r.a,“InnaLlaaha ta’aala lam yab’atsnii muta’annitan...”, Sesungguhnya Allah tidak mengutusku sebagai utusan yang keras dan kaku, tapi sebagai utusan yang memberi pelajaran dan memudahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Nabi Muhammad SAW pun, orang yang dinilainya paling mulia bukanlah orang yang paling pandai atau paling fasih bicara (apalagi orang pandai yang terlalu bangga dengan kepandaiannya sehingga merendahkan orang atau orang fasih yang menggunakan kefasihannya untuk melecehkan orang). Bagi Rasulullah SAW orang yang paling mulia ialah orang yang paling mulia akhlaknya. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.gusmus.net&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-7193348797258846207?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/7193348797258846207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/bahasa-geram.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7193348797258846207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7193348797258846207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/bahasa-geram.html' title='Bahasa Geram'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TBzWRY2OewI/AAAAAAAAALY/uF8RALKn2xs/s72-c/gusmus+kacamatahitam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8706662815143125733</id><published>2010-06-17T19:58:00.002+07:00</published><updated>2010-06-17T20:01:38.722+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Cara Jitu Mengemas Produk supaya Konsumen Mencari-Cari Produk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TBocTYJc3aI/AAAAAAAAALQ/95VJHag5tNE/s1600/tung+dw.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 98px; height: 123px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TBocTYJc3aI/AAAAAAAAALQ/95VJHag5tNE/s200/tung+dw.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483726615502183842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cara Jitu Mengemas Produk supaya Konsumen Mencari-Cari Produk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APAKAH Anda pernah melihat adegan sulap atau pertunjukan sulap? Apa yang menarik bagi Anda ketika melihat pertunjukan sulap? Di Indonesia banyak kita jumpai/ lihat pertunjukan sulap, baik di kafe–kafe, di mal–mal, atau di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga tidak jarang orang merasa suatu pertunjukan sulap adalah pertunjukan yang sudah biasa, karena mereka sudah pernah bahkan sering melihat di berbagai media atau di berbagai tempat lain sebelumnya. Atau merasa kurang tertarik untuk melihat pertunjukannya secara langsung, karena merasa pertunjukan sulap paling seperti yang ada di TV saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun saya yakin cukup banyak pesulap di Indonesia yang sebenarnya juga dahsyat. Namun, apakah Anda pernah mengenal atau mendengar David Copperfield? Siapakah dia? … &lt;span class="fullpost"&gt;Banyak orang yang mengatakan dia adalah seorang pesulap. Memang dia adalah seorang pesulap, namun sebenarnya ia juga merupakan praktisi marketing yang dahsyat. Mengapa begitu? … Coba saja Anda lihat, berbagai pertunjukannya sangat laku di berbagai penjuru dunia (meski tiketnya tidaklah murah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu rahasianya adalah dia sangat ahli dalam mengemas pertunjukkan sulapnya menjadi pertunjukkan yang sangat menghibur, spektakuler, dan sangat memukau. Tentu saja dengan dibarengi strategi promosi yang dahsyat. Sehingga banyak orang yang mau melihat pertunjukannya bahkan hingga berkali-kali. Dia sangat jago dalam mengemas pertunjukan hingga detil-detilnya, baik tata panggung, pencahayaan, sound system, dan banyak lagi yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga penonton merasa sangat terlibat dalam pertunjukan tersebut. Hingga akhirnya dia mendapatkan predikat dari Las Vegas Review Journal: “Grade A” “Copperfield’s best illusions are still unparalleled on the strip!” The only “Grade A” rated full evening magic show in Las Vegas! Demikian juga dalam dunia seminar, apa yang ada dalam pikiran seseorang pada umumnya pertama kali kalau mendengar kata “seminar”? Biasanya dikaitkan dengan: suasana yang serius, duduk mendengarkan, bahkan ada yang mengatakan “membosankan”, dan…. Tidak sedikit juga yang mengatakan: mengantuk kalau ikut seminar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ada seorang pembicara yang mencoba membuat kemasan yang berbeda mengenai seminar. Seminar adalah: suasana yang menyenangkan, penuh kegembiraan, penuh semangat, dan tentunya penuh ilmu dahsyat dan …. Meski dalam lima hari berturut-turut pun, peserta seminarnya pasti tetap merasa segar dan bersemangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, pembicara tersebut bisa mendapatkan predikat sebagai: Pelatih Sukses no 1 di Indonesia, Pembicara Terbaik di Indonesia, dan The most Powerful People in Business. Untuk membuat suatu kemasan seminar yang benar-benar menyenangkan, penuh kegembiraan, penuh semangat, dan ilmu yang bermanfaat, memang tidak mudah. Dan tetap ada saja yang berkomentar, “seminar kok pakai lunjak-lunjak,… seminar kok sampai jam 11 malam (bahkan lebih)…” dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di sinilah saya benar-benar mempraktikkan Marketing Revolution, meskipun ada saja yang berkomentar seperti itu … Saya tetap fokus untuk bisa memberikan seminar yang benar-benar memiliki nilai tambah yang dahsyat. Saya juga memperhatikan detil-detilnya, supaya hasil keseluruhan bisa dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata terbukti hasilnya, dengan mengemas seminar sedemikian dahsyatnya, akhirnya banyak sekali orang yang menghadiri seminar-seminar saya, dan banyak orang pula yang memberikan testimoni kesuksesan dan kebahagiaannya dengan mengikuti seminar-seminar yang saya berikan. Bahkan banyak orang yang tadinya tidak begitu suka seminar, bahkan antipati, malah akhirnya mereka mau mengikuti seminar saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dahsyatnya lagi mereka dengan senang hati terus-menerus mengikuti seminar saya hingga ada yang lebih dari delapan kali. Dan dengan senang hati pula para peserta seminar saya mereferensikan ke rekan bisnis, keluarga atau teman-temannya. Mulai dari lulusan SD hingga profesor, mulai dari pelajar hingga pengusaha besar ternyata menyukai seminarseminar saya, baik di Indonesia maupun di beberapa Negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menyukai seminar saya di antaranya karena mereka merasa mendapat banyak ilmu dalam suasana yang menyenangkan. Oleh karena itu, seringkali saya bertanya kepada para peserta seminar, “Bapak, Ibu, semua, kelihatannya kita harus selesai sampai malam… bagaimana? Mau lanjut?” Dan jawab para peserta seminar ,” Lanjut…!!!!” Sambung saya,”Tapi kelihatannya bukan hanya sampai malam, tapi bisa sampai tengah malam, bagaimana?”, kembali para peserta seminar menjawab, “Lanjut!! Terus lanjut”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan perlu diketahui, seminarnya sering kali bukan hanya satu hari, tapi bahkan hingga lima, ya… lima hari berturut-turut hingga tengah malam, namun para peserta seminar tetap sangat bersemangat dan tentunya mendapat manfaat yang dahsyat. (*)(adn)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.okezone.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8706662815143125733?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8706662815143125733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/cara-jitu-mengemas-produk-supaya.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8706662815143125733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8706662815143125733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/06/cara-jitu-mengemas-produk-supaya.html' title='Cara Jitu Mengemas Produk supaya Konsumen Mencari-Cari Produk'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/TBocTYJc3aI/AAAAAAAAALQ/95VJHag5tNE/s72-c/tung+dw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8589682114721520391</id><published>2010-05-31T19:05:00.000+07:00</published><updated>2010-05-31T19:06:41.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Hukum Sadap Telepon</title><content type='html'>Hukum Sadap Telepon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini telah marak di masyarakat komunikasi menggunakan telepon, sehingga memudahkan untuk melakukan pembicaraan antar pihak. Pada saat yang sama melalui telepon beberapa pihak dapat mengintip pembicaraan orang lain, yang lazim kita kenal dengan istilah penyadapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyadapan dapat dilakukan oleh siapa pun dengan mudah, mulai dari alat yang sederhana sampai dengan alat yang super canggih. Penyadapan adalah mengintip dan mengintai pembicaraan orang lain melalui telepon untuk mengetahui isi pembicaraan orang lain yang dimaksud, baik dalam rangka tujuan baik maupun untuk tujuan jahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang marak di negeri kita adalah sadap yang dilakukan oleh para penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk sarana  penegakan hukum.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, bagaimana hukum mengintai, mendengar, dan merekam pembicaraan orang lain melalui sadap telepon? Sahkah saksi atas perbuatan dengan cara memutar rekaman telepon yang disadap?   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Bahtsul Masail Diniyah Waqi’iyah Muktamar ke-32 NU di Makassar akhir Maret 2010 kemarin memberikan penjelasan bahwa hukum mengintai, mendengar, dan merekam pembicaraan orang lain melalui sadap telepon pada dasarnya haram (tidak boleh), kecuali untuk kepentingan pelaksanaan amar ma’ruf nahi munkar dan ada gholabatuzh zhan (dugaan kuat) atas terjadinya kemaksiatan, bahkan wajib jika tidak ada cara yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hasil penyadapan ini secara syar’i tidak sah sebagai bayyinah (alat bukti hukum),  hanya sah sebatas untuk bukti pendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi Bahtsul Masail Diniyah Waqi’iyah Muktamar ke-32 NU&lt;br /&gt;23-27 Maret 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8589682114721520391?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8589682114721520391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/hukum-sadap-telepon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8589682114721520391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8589682114721520391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/hukum-sadap-telepon.html' title='Hukum Sadap Telepon'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-5308722813506657678</id><published>2010-05-31T19:03:00.000+07:00</published><updated>2010-05-31T19:05:21.161+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Hukum Transaksi via Elektronik</title><content type='html'>Hukum Transaksi via Elektronik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah salah satu keputusan bahtsul masil diniyah waqi'iyah pada muktamar ke-32 di Makassar, 23-28 Maret 2010. (red)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi dan Informasi telah mengantarkan pada pola kehidupan umat manusia lebih mudah sehingga merubah pola sinteraksi antar anggota masyarakat. Pada era teknologi dan informasi ini, khususnya internet, seseorang dapat melakukan perubahan pola transaksi bisnis, baik berskala kecil mapun besar, yaitu perubahan dari paradigma bisnis konvensional menjadi paradigma bisnis elektronikal. Paradigma baru tersebut dikenal dengan istilaH Electronic Commerce, umumnya disingkat E-Commerce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontrak elektronik adalah sebagai perjanjian para pihak yang dibuat melalui sistem elektronik. Maka jelas bahwa kontrak elektronikal tidak hanya dilakukan melalui internet semata, tetapi juga dapat dilakukan melalui medium faksimili, telegram, telex, internet, dan telepon. Kontrak elektronikal yang menggunakan media informasi dan komunikasi terkadang mengabaikan rukun jual-beli (ba’i), seperti shighat, ijab-qabul, dan syarat pembeli dan penjual yang harus cakap hukum. Bahkan dalam hal transaksi elektronikal ini belum diketahui tingkat keamanan proses transaksi, identifikasi pihak yang berkontrak, pembayaran dan ganti rugi akibat dari kerusakan.  &lt;span class="fullpost"&gt;Bahkan akad nikah pun sekarang telah ada yang menggunakan fasilitas telepon atau Cybernet, seperti yang terjadi di Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan:&lt;br /&gt;1. Bagaimana hukum transaksi via elektronik, seperti media telepon, e-mail atau Cybernet dalam akad jual beli dan akad nikah?&lt;br /&gt;2. Sahkah pelaksanaan akad jual-beli dan akad nikah yang berada di majlis terpisah?&lt;br /&gt;3. Bagaimana hukum melakukan transaksi dengan cara pengiriman SMS dari calon pengantin pria berisi catatan pemberian kuasa hukum (wakalah) kepada seseorang yang hadir di majlis tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;1. Hukum akad jual beli melalui alat elektronik sah apabila sebelum transaksi kedua belah pihak sudah melihat memenuhi mabi’ (barang yang diperjualbelikan) atau telah dijelaskan baik sifat maupun jenisnya, serta memenuhi syarat-syarat dan rukun-rukun jual beli lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hukum pelaksanaan akad nikah melalui alat elektronik tidak sah, karena: (a) kedua saksi tidak melihat dan mendengar secara langsung pelaksanaan akad; (b) saksi tidak hadir di majlis akad; (c) di dalam akad nikah disyaratkan lafal yang sharih (jelas) sedangkan akad melalui alat elektronik tergolong kinayah (samar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pelaksanaan akad jual-beli meskipun di majlis terpisah tetap sah, sedangkan pelaksanaan akad nikah pelaksanaan akad jual-beli dan akad nikah yang berada di majlis terpisah di majlis terpisah tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hukum melakukan akad/transaksi dengan cara pengiriman SMS dari calon pengantin pria berisi catatan wakalah (pemberian kuasa hukum) kepada seseorang yang hadir di majlis tersebut hukumnya sah dengan syarat aman dan sesuai dengan nafsul-amri (sesuai dengan kenyataan).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pengambilan dalil dari:&lt;br /&gt;1. Nihayatul Muhtaj, Juz 11, hal. 285 (dalam maktabah syamilah)&lt;br /&gt;2. Al-Majmu’, Juz 9, hal. 288.&lt;br /&gt;3. Hasyiyatul Bujairimi ‘alal Manhaj, Juz 11, hal. 476.&lt;br /&gt;4. Hasyiyatul Bujairimi ‘alal Khatib, Juz 2, hal. 403.&lt;br /&gt;5. I’anahtuth Thalibin, Juz 3, hal. 9. Dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-5308722813506657678?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/5308722813506657678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/hukum-transaksi-via-elektronik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5308722813506657678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5308722813506657678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/hukum-transaksi-via-elektronik.html' title='Hukum Transaksi via Elektronik'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-3140631211404979336</id><published>2010-05-31T19:02:00.000+07:00</published><updated>2010-05-31T19:03:28.722+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Bolehkah Penguburan Jenazah Ditunda?</title><content type='html'>Bolehkah Penguburan Jenazah Ditunda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengurusan jenazah hukumnya Fardhu Kifayah, dan anjuran Rasulullah SAW dalam hal ini adalah perlunya mengubur jenazah sesegera mungkin. Namun kadangkala pada praktiknya muncul beberapa masalah karena berkenaan dengan kepentingan studi pelatihan medis untuk operasi bedah, atau untuk penyelidikan hukum seperti penyelidikan terhadap pembunuhan, atau penundaan itu terkait adat masyarakat setempat. Ada kisah lain di beberapa daerah kota Bandung pemandian jenazah ditunda dikarenakan takut munculnya hadats dan najis berkali-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia kedokteran, lazim dilakukan pengawetan jenazah untuk kepentingan studi, di mana pihak calon mayyit telah berwasiat dan disetujui oleh keluarganya untuk menjadi bahan latihan tenaga medis. Kemudian setelah meninggal dunia jenazahnya tersebut diawetkan dalam batas waktu tertentu untuk bahan latihan para calon dokter.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah digunakan untuk latihan, kemudian mayyit tersebut dirapikan kembali dan dilakukan prosesi penguburan jenazah sebagaimana mestinya menurut ajaran Islam. Dengan deminkian, otomatis hal ini menimbulkan masalah tertundanya penguburan jenazah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, bagaimanakah hukum mengakhirkan penguburan jenazah, baik karena tujuan otopsi, studi dan mensucikan jenazah seperti dalam beberapa kasus di atas? Bolehkan membedah jenazah setelah lama diawetkan untuk kepentingan studi? Berapa lama batas mengakhirkan penguburan jenazah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Bahtsul Masail Diniyah Waqi’iyah Muktamar ke-32 NU di Makassar akhir Maret 2010 kemarin memberikan beberapa penjelasan berikut ini: Mengakhirkan penguburan jenazah pada dasarnya tidak diperbolehkan kecuali;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a) untuk mensucikan jenazah berpenyakit menular yang menurut dokter harus ditangani secara khusus;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b) untuk dilakukan otopsi dalam rangka penegakan hukum;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c) untuk menunggu kedatangan wali jenazah dan atau menunggu terpenuhinya empat puluh orang yang akan menshalati dengan syarat diberitahukan segera selama tidak dikhawatirkan ada perubahan pada jenazah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mengakhirkan penguburan jenazah untuk keperluan studi hanya boleh dilakukan pada jenazah kafir harbi, orang murtad dan zindik. Sementara membedah jenazah setelah lama diawetkan untuk kepentingan studi dibolehkan dalam kondisi darurat atau hajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun batas mengakhirkan penguburan jenazah adalah sampai khaufut taghayur (jenazah berubah) atau sampai selesainya kebutuhan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi Bahtsul Masail Diniyah Waqi’iyah Muktamar ke-32 NU&lt;br /&gt;23-27 Maret 2010&lt;br /&gt;sumber : www.nu.or.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-3140631211404979336?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/3140631211404979336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/bolehkah-penguburan-jenazah-ditunda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3140631211404979336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3140631211404979336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/bolehkah-penguburan-jenazah-ditunda.html' title='Bolehkah Penguburan Jenazah Ditunda?'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-728564764963157637</id><published>2010-05-28T21:59:00.001+07:00</published><updated>2010-05-28T22:03:41.277+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Menyayangi Semua Mahluk</title><content type='html'>Menyayangi Semua Mahluk   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa memandang pelaku maksiat dengan pandangan kebencian (tanpa harapan agar ia bertobat), Ia telah keluar dari jalur syariat yang benar." -Abdullah Al Maghribi-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika memandang pembuat dosa, Ma'ruf Al Karkhi mendoakannya agar mendapatkan ampunan dan mengharapkan agar orang tersebut mendapat rahmat Allah. Dia berkata,Sesungguhnya Allah mengutus Muhammad SAW untuk menyelamatkan manusia dan menyayangi mereka, sedangkan setan di utus untuk menghancurkan manusia dan membinasakannya. Setan merasa gembira jika melihat mahluk dalam keadaan celaka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelompok orang mendayung sebuah sampan kecil di sungai Tigris. Sampan itu lewat di depan Ma'ruf dan muridnya. Ternyata mereka membawa khamar dan barang-barang haram. Muridnya berkata kepada Ma'ruf,"Mengapa Tuan tidak berdoa kepada Alah agar menimpakan bencana kepada mereka?"&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma'ruf segera berdoa,"Ya Allah, sebagaimana Engkau telah membuat mereka bergembira di dunia, jadikanlah mereka bergembira pula kelak di akhirat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang murid berkata,"Aku memohon kepada Tuan agar mendoakan kejelekan bagi mereka, akan tetapi, mengapa Tuan mendoakan kebaikan bagi mereka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma'ruf berkata,"Aku berlindung kepada Allah dari mendoakan kejelekan bagi sesama umat Islam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sufi senantiasa menyayangi orang-orang islam, baik yang taat maupun yang berbuat maksiat. Mereka juga mendoakan semua binatang. Manusia paling penyayang adalah Rosulullah SAW. Tidak mengherankan jika orang-orang suka mendekati beliau dan berkumpul bersamanya daripada berkumpul bersama keluarga mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Umar bin Abdul Aziz keluar rumah dan mendapatkan para pengawalnya tertidur semua, dia menggantikan menjaga mereka semalaman. Namun, hal itu tidak diketahui oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa Nabi Musa AS pernah berdoa,"Wahai Tuhanku, tunjukkanlah kepadaku mahluk yang paling mencintaiMU!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman,"Wahai Musa, mahluk yang paling mencintaiKU adalah orang yang jika mendengar saudaranya tertusuk duri, ia merasa sedih seakan-akan duri tersebut menusuknya pula."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Abdillah bin 'Aun berkata,"Sesuatu yang paling pertama di angkat dari umat ini adalah rasa kasih sayang dan kesantunan jiwa." Hasan Al Bashri berkata,"Di antara ciri wali abdal adalah menyayangi semua umat islam, yang berbuat taat dan yang berbuat maksiat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, ada seorang nenek pada zaman Israil meninggal dunia. Orang saleh di kalangan mereka mimpi bertemu dengannya. Ia bertanya kepada si nenek,"Apa yang diperlakukan oleh Allah kepadamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si nenek menjawab,"aku di beri karunia dan kelebihan daripada orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kelebihan apa?"  tanya orang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si nenek menjawab,"Aku ditempatkan pada tempat yang sangat istimewa. Di tempat istimewa itu aku di tanya oleh Allah, "Tahukah engkau mengapa Aku menempatkanmu di tempat istimewa ini?" Aku menjawab,"Tidak tahu, wahai Tuhanku." Dia berkata,"Tempat ini kau raih karena engkau mengambil seekor kucing yang kedinginan di pinggir jalan dan memasukkannya ke dalam karung. Di dalam karung tersebut kucing itu merasakan kehangatan. Maka, sebagai pahala atas perbuatanmu itu, Aku menganugerahkan tempat ini kepadamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda,"Sayangilah mahluk yang ada di bumi. Maka, mahluk yang ada di langit akan menyayangi kalian." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://majlisdzikrullahpekojan.org&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-728564764963157637?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/728564764963157637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/menyayangi-semua-mahluk.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/728564764963157637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/728564764963157637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/menyayangi-semua-mahluk.html' title='Menyayangi Semua Mahluk'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-1899335937984961157</id><published>2010-05-02T08:23:00.001+07:00</published><updated>2010-05-02T08:24:55.004+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Perjalanan Seribu Langkah Dimulai dari Langkah Pertama: On Becoming Marketer 3.0</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9zUXXz5lnI/AAAAAAAAALI/N70d4jJyR7g/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9zUXXz5lnI/AAAAAAAAALI/N70d4jJyR7g/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5466477545714718322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! By Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Perjalanan Seribu Langkah Dimulai dari Langkah Pertama: On Becoming Marketer 3.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAGI ini, ketika Anda menerima Jawa Pos dan membaca artikel ini, betul-betul ini yang terakhir dari serial Grow with Character! Hari ini, 1 Mei 1990, di Indonesia, sensus nasional yang dilakukan sepuluh tahun sekali dimulai. Presiden dan semua kepala daerah, termasuk Gubernur Pakde Karwo, akan disensus pertama pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua data yang dikumpulkan secara populasi di seluruh Indonesia, akan didapatkan gambaran manusia Indonesia pada awal Dekade Baru, yaitu 2010 sampai 2019!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, di Shanghai, hari ini juga akan berlangsung pembukaan Shanghai Expo selama enam bulan. Slogannya adalah Better City, Better Life. Shanghai seolah menobatkan diri sebagai ibu kota dunia baru dalam dekade 2010-2019 ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, pada zaman Revolusi Industri, London dianggap sebagai ibu kota dunia. Lantas, waktu ekonomi lebih bersifat moneter, ibu kota dunia pindah ke New York . Sekarang, justru dengan makin menghebatnya Revolusi ICT, malah Shanghai yang jadi ibu kota baru. Aneh kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silicon Valley hanya merangsang kreativitas dan pengembangan teknologi baru. Tapi, pasar terbesar justru ada di Asia, khususnya di Tiongkok! Padahal, dulu London (baca Eropa) ya memang jadi penemuan teknologi industri yang baru sekaligus jadi pasar terbesar teknologi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi tersebut akhirnya menciptakan over-supply di pihak produsen, sehingga mereka harus mencari pasar di luar Eropa. Value-creation yang terjadi karena teknologi industri akhirnya bisa dinikmati seluruh dunia. Artinya, memang ada value-created di sisi demand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan New York yang menciptakan pasar uang lewat financial engineering technology yang paling canggih. Sekarang, pasar terbesar produk dan servis ICT justru ada di Asia! Artinya, ada decoupling antara value-creation center dan value-created market.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihatnya, hal itu terjadi antara lain karena ''kegagalan'' pasar keuangan dalam hal transparansi nilai. Karena itu, value creation yang dijanjikan tidak menjadi value created di pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis Asia 1998 disebabkan adanya ketidakjujuran para pengusaha Asia dalam melakukan financial engineering. Banyak proyek di-mark up supaya terlihat cantik dalam rangka mendapat pinjaman USD dengan bunga rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, aliran pinjaman dalam valuta asing itu malah banyak yang tidak dipakai sama sekali dalam proyek, tapi didepositokan dalam mata uang lokal. Selisih bunga itulah yang memberikan other income secara mudah bagi sebuah perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, waktu itu, Barat menghujat Asia sebagai manusia yang seolah tidak bermoral! Asia lantas sadar dan melakukan berbagai perbaikan. Mereka bangkit melawan KKN dan justru berusaha kembali pada Asian values sesungguhnya yang penuh kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Krisis Global 2008, yang terjadi sebaliknya. Sekarang giliran Barat-lah (baca Amerika) yang tidak jujur. Kalau di Asia, penyakit itu masih banyak diderita para birokrat. Di Barat, malah banyak terjadi di perusahaan swasta, bahkan perusahaan publik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka melakukan berbagai cara untuk ''menggelembungkan'' aset supaya terlihat cantik, sehingga bisa diperdagangkan di pasar modal dengan harga tinggi. Berbagai produk keuangan derivatif pun ikut diciptakan tanpa melihat risiko untuk pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka hanya berusaha melakukan value creation di sisi supply dan tidak peduli pada value created pada sisi demand. Apa yang terjadi pada era ICT ini? Justru terjadi transparansi! Hal tersebut tidak bisa dibendung lagi. Karena itu, orang tidak hanya bisa menciptakan persepsi, tapi memang harus ada kenyataannya. Karena itulah, persepsi indah yang diciptakan di Wall Street akhirnya terkuak ''kebodongan''-nya. Dunia jadi sadar bahwa sudah banyak kebohongan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Presiden Obama pun yang begitu populer masih ''diganjal'' Senat untuk melakukan reformasi total. Itu menunjukkan bahwa sistem demokrasi akhirnya dipakai untuk mempertahankan hal yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, uang sekarang banyak meninggalkan Barat menuju ke Asia. Orang mulai mencari kejujuran itu di Asia karena ada value created yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mau memakai kemajuan ICT untuk menciptakan persepsi bahwa perusahaannya cantik juga sudah hancur ketika peristiwa Dotcom Bubble beberapa tahun lalu. Jadi, kalau direnungi, ketika Revolusi Industri dimulai di Eropa dan London jadi ibu kota dunia, kita berada pada Era Kapitalis 1.0. Semua nilai tambah didapatkan dari rational power.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknologi industri bisa membuat sebuah produk jadi masal, sehingga cost bisa turun, sehingga bisa dijual lebih murah. Dengan demikian, ada value creation bagi produsen dan value created bagi konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, para pengusaha tidak puas. Karena itu, mulai masuk teknologi baru yang namanya ya financial engineering itu. Era Kapitalis 2.0!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatannya ada pada emotional power. Segala macam rekayasa akuntansi dilakukan dicampur dengan penciptaan persepsi pada produk-produk keuangan. Banyak orang, sampai sekarang pun, yang jadi sangat kaya dengan cara begitu. Krisis Asia 1998 dan Krisis Global 2008 menjadi peringatan bahwa yang begitu tidak bisa berlanjut terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang kebablasan dan sekarang semua arsitekturnya hendak ditata kembali. Karena itu, New York yang sebelumnya bersinar jadi redup kembali. Nah, sekarang memang Era Kapitalis 3.0, di mana ICT berjaya. Dotcom boom yang akhirnya ''pecah'' beberapa tahun lalu juga menjadi peringatan bahwa janganlah cara Kapitalis 2.0 dipakai pada era 3.0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Sebab, kekuatan Era 3.0 justru ada di spiritual power. Teknologi ICT yang akhirnya menghebohkan dengan kehadiran social media itu menghasilkan transparansi. ''Sing becik ketitik, sing elek ketoro!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amat sulit menyembunyikan kebenaran. Sudah tidak bisa hanya ada value creation pada produsen, tapi tidak value created pada konsumen. It does not work! Dan pasar yang siap dengan sifat seperti itu ya Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua nabi dan guru spiritual lahir di Asia. Karena itu, seharusnya perbuatan baik sesama manusia juga ada di Asia. Hablum minallah, hablum minannas! Percuma saja rajin berdoa, bersembahyang, atau salat kalau semua ajaran dari Tuhan, Langit, Dewa, atau apa pun namanya tidak dimaknai dengan kejujuran pada orang lain. Dunia lagi kembali mencari maknanya! The world is searching its meaning!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di situlah Asia menjadi pusatnya, bukan Barat lagi. Mereka di sana sudah terlalu ''jauh dari pusat''. Tidak ada yang salah jadi kapitalis! Tanpa kapitalisme, dunia tidak bisa menghasilkan value creation. Tapi, masalahnya, juga harus ada value created yang baik dan benar pula untuk dunia. Kan dunia tidak cuma punya produsen atau pengusaha, tapi juga punya konsumen dan masyarakat secara keseluruhan. Dunia bukan cuma punya generasi sekarang, tapi juga punya generasi yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu pula, pengambilan keuntungan jangka pendek yang akan ''menghancurkan'' dunia pada jangka panjang termasuk tidak jujur. Kapitalis 3.0 tidak akan mengambil dividen sekarang, kalau memang diperlukan investasi untuk pelestarian masa depan. Sekarang, para kapitalis memang harus meng-up grade diri dari 2.0 ke 3.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarlah, kalau itu tidak dilakukan, Anda tidak akan survive. Bahkan, recall besar-besaran yang dilakukan Toyota di seluruh dunia saat ini membuktikan bahwa teknologi industri berbasis 1.0 juga harus jujur. Kalau ada cacat kualitas, berarti tidak ada value created seperti yang dijanjikan, produsen harus bertanggung jawab juga. Walaupun, tidak ada rekayasa keuangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya, semua jenis rekayasa kualitas (1.0), keuangan (2.0), dan manusia serta alam (3.0) tidak boleh ada lagi. Era ICT yang dulu diperkirakan hanya memperkuat rational power di level 1.0 terbukti malah ''memaksa'' para kapitalis untuk masuk ke spiritual power. Nah, itulah sebenarnya rahasia kesuksesan buku Marketing 3.0: From Product to Customer to Human Spirit. Buku kelima saya terbitan Wiley and Sons yang hak penerjemahannya sudah dibeli 27 bahasa non-Inggris!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seorang marketer cuma berusaha membuat good product yang dijual dengan good price, dia baru Marketer 3.0. Kalau dia juga berusaha memuaskan customer dengan customer service yang baik, tingkatannya Marketer 2.0. Tapi, kalau sudah sampai ke human spirit, dalam arti tidak mbujuki, bahkan tidak hanya ngambil profit jangka pendek, dia sudah mencapai Marketer 3.0!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kuncinya sudah CARE, bukan SERVICE! Dua kata itu sangat berbeda! Karena itu, jangan hanya bisa mengubah nama departemen dari customer service jadi customer care tanpa ngerti maksudnya. Service masih 2.0 karena gak peduli pada sustainability. Customer loyalty yang diciptakan hanya bersifat semu. Begitu sadar, customer malah akan tambah marah dan berbalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, hanya CARE yang bisa karena sudah menyentuh human spirit customer. CARE pada customer, sesama manusia dan alam semesta! CARE pada masa kini dan masa depan! Itu juga inti ajaran Confucius yang ingin orang Tiongkok pada zaman itu eling jangan hanya bisa menjilat pada kaisar-kaisar yang zalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, Shanghai lantas seolah-olah menjadi simbol ''perlawanan'' dari Asia terhadap kezaliman New York! Mudah-mudahan Shanghai nantinya ya memang jadi simbol kapitalisme baru yang 3.0!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Indonesia, hasil sensus nasional yang dimulai hari ini dan dijalankan selama sebulan lamanya itu sangat penting karena merupakan titik awal wajah Indonesia dalam menghadapi dekade baru yang dimulai pada 2010. Apa pun hasilnya nanti, Indonesia memerlukan Kapitalis 3.0 dan Marketer 3.0 dalam membawa bangsa yang kita cintai ini ke tingkat yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sesi pembukaan pagi ini, akan saya tunjukkan bahwa akibat kemajuan ICT, kita semua merasakan uncertainties di bidang political/legal dan social/culture. Tapi, di bidang economy dan market, Indonesia punya brighter future!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Targetnya, pada pertengahan dekade baru ini, GDP total kita bisa lebih dari satu triliun USD, sehingga bisa benar-benar masuk kelompok BRIC (Brazil, Rusia, India, China), sehingga singkatannya jadi BRICI atau BRIIC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MarkPlus Inc mulai hari ini juga memasuki dekade ketiganya. Sesudah dua puluh tahun bekerja, berjuang, dan berkompetisi pakai rational dan emotional power, inilah saatnya untuk memantapkan spiritual power.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah memang untuk meng-up grade diri dari 1.0 dan 2.0 ke 3.0. Tapi, harus! Ketika buku Marketing 3.0 sudah menyebar ke seluruh dunia dan diterjemahkan ke berbagai bahasa, saya pun punya internal pressure untuk mempraktikkannya di MarkPlus Inc sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin menutup artikel serial yang benar-benar terakhir ini dengan mengutip lagi kata-kata Sonni, salah seorang ''pendiri'' MarkPlus Professional Service pada 1990. Kemarin, dia mengirimkan SMS khusus buat saya. ''Perjalanan Seribu Langkah Dimulai dari Langkah Pertama.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan dengan kalimat lain. ''Banyak orang yang sudah melakukan langkah pertama, tapi langka sekali orang yang tak pernah kehabisan bahan bakar untuk terus melangkah!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membagikan kata-kata bijak itu kepada Anda semua untuk tidak pernah kehabisan bahan bakar. Indonesia 3.0 pada 2020 memerlukan Kapitalis 3.0 dan Marketer 3.0 seperti Anda! Selamat menikmati MarkPlus Festival hari ini! Dan sampai bertemu di serial berikutnya kapan-kapan... (*)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-1899335937984961157?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/1899335937984961157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/perjalanan-seribu-langkah-dimulai-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1899335937984961157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1899335937984961157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/05/perjalanan-seribu-langkah-dimulai-dari.html' title='Perjalanan Seribu Langkah Dimulai dari Langkah Pertama: On Becoming Marketer 3.0'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9zUXXz5lnI/AAAAAAAAALI/N70d4jJyR7g/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6567546829264932094</id><published>2010-04-30T18:12:00.001+07:00</published><updated>2010-04-30T18:22:49.990+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Redefining Marketing to The World: Suroboyo Iso, Rek!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9q9cr4HzII/AAAAAAAAALA/aNGWHUhU_24/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9q9cr4HzII/AAAAAAAAALA/aNGWHUhU_24/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465889398279621762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! By Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Redefining Marketing to The World: Suroboyo Iso, Rek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJAK minggu lalu saya menerima banyak pesan lewat SMS, e-mail, maupun BBM yang khawatir kangen akan artikel serial Grow with Character setelah habis di tulisan keseratus. Beberapa orang juga menanyakan apakah akan ada buku berisi kumpulan tulisan-tulisan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya, Mas Hariono, misalnya, tiap pagi rebutan dengan istrinya karena harus mengamankan kliping serial ini. Prof Imam Robandi, bos Dikdasmen Muhamadiyah se-Jawa Timur, sering memberikan semangat kepada saya lewat SMS. Sedangkan Lesly Shila Ussily, sekretaris pribadi konsul jenderal Jepang di Surabaya, menyatakan sering terharu kalau tulisan saya kebetulan menyangkut almarhum orang tua saya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Ubud, Bali, saya bahkan dikejutkan oleh seorang penjaga parkir Bebek Bengil. Ketika saya mau masuk ke restoran keluarga yang terkenal itu, mendadak dia nyeletuk, "Grow with character!" Otomatis, saya menoleh dan dia minta berfoto bareng saya. Edan, kan? Itulah tukang parkir intelek dari Bali. Maka, nggak heran kalau Bali punya rasio lulusan tertinggi se-Indonesia untuk ujian nasional!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di Bali, Heru Legowo yang juga kepala Bandara Internasional Ngurah Rai suka pada Ilmu Tiga yang saya tulis. Dia bilang suka akan tulisan-tulisan serial ini karena bisa digunakan untuk diskusi dengan stafnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jakarta, walaupun sering dipotong artikelnya ketika diterbitkan Indopos, saya bertemu beberapa orang eks Surabaya yang suka juga dengan serial ini. Katanya, kangen dengan bahasa Suroboyoan saya di sini. Di Bandung, di mana serial ini tidak dikutip Radar Bandung, ternyata tulisan itu dibaca secara fanatik oleh beberapa orang lewat internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari lalu, Gubernur Gorontalo Ir Gusnar Ismail MM mampir dan makan malam di Kantor MarkPlus Inc Jakarta. Beliau bilang, banyak stafnya yang menggunting serial ini karena diterbitkan Gorontalo Post. Bahkan dari luar negeri, saya mendapatkan banyak e-mail dari orang Indonesia yang rajin membuka internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat itu semua dan ternyata memang terjadi salah hitung karena seri nomor 100 belum jatuh pada 1 Mei 2010, pas MarkPlus Festival, saya segera kirim SMS kepada Mas Leak Kustiya yang Pemred Jawa Pos dan Radar Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Boleh nggak imbuh dua hari?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Monggo kirim extravaganza...." Itu jawabannya, pakai gaya bahasa Jawa Pos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, saya nulis ekstra hari ini dan besok, yang benar-benar akan jadi terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kali pertama saya menulis di Jawa Pos, seratus hari nonstop (Minggu pun ditabrak), bahkan plus dua extravaganza. Nulisnya dari mana-mana lewat BlackBerry Onyx! Ketika hal tersebut saya beri tahukan kepada orang BlackBerry dari kantor Singapura, dia kaget. Saya akan bertemu dengan bos-bos BlackBerry di Waterloo, satu jam dari Toronto, pada minggu ketiga Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya bertemu Mas Leak untuk bicara tentang serial ini, saya katakan ada tiga hal yang ingin saya capai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, pembelajaran secara praktis lewat tulisan bergaya story telling tentang perkembangan konsep marketing dari waktu ke waktu. Karena itu, kalau Anda rajin mengikuti serial ini, saya selalu menyelipkan konsep-konsep itu secara gampang. Walaupun begitu, saya diprotes beberapa orang yang merasa terlalu ilmiah. Tetapi, ketika diringankan, beberapa orang malah menganggap serial ini tidak bermutu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, saya bermain ayunan saja. Sehari berat, sehari ringan. Sehari bicara pengalaman pribadi, sehari bicara konsep yang saya tulis. Yang penting, harus ada pembelajaran. Di Harvard Business School, saya diajarin untuk tidak mengajar, tapi membuat orang lain belajar! Jadi kesimpulannya? Lebih sulit simplifying the complex thing daripada complicating the simple thing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, serial ini akan memaksa saya untuk nulis terus. Jadwal saya ketat dan saya harus pindah kota setiap saat. Tapi, saya pengin bisa menerbitkan suatu buku tepat pada HUT ke-20 MarkPlus Inc, 1 Mei 2010! Ya, satu-satunya cara harus memaksa diri seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh tulisan tersebut saya buat sendiri, tanpa ghost writer. Karena itu, bahasanya ya begitu. Bonek! Suroboyoan! Menulis di sebuah media massa seperti Jawa Pos membuat saya berutang kepada pembaca saya. They are my ultimate customers yang harus diketahui serta dikenali anxiety dan desire-nya. Badan bisa capek, pikiran bisa suntuk, jadwal bisa padat, tapi dasar orang marketing, selalu ingat pada customers!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun ditulis dengan cara memaksa diri, saya sudah punya kisi-kisi urutan penulisan sehingga bisa berupa cerita panjang yang asyik. Kalau Anda cermati, cerita saya memang kadang maju-mundur dalam time frame. Nggak jadi soal! Kan Hollywood juga sering pakai flashback untuk menjadikan sebuah film lebih asyik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, ya terus terang untuk menghangatkan MarkPlus Festival pada 1 Mei 2010 di Shangri-La Surabaya. Karena itu, lantas dihitung countdown seratus hari ke depan, yang akhirnya ternyata keliru hitung, kepagian dua hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, serial ini memang ampuh! Saat ini peserta MarkPlus Festival sudah mencapai 2.000 tiket, melebihi target 1.500 tiket keluar. Panitia sudah tutup loket dan sibuk dengan segala macam persiapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu juga bukti bahwa Jawa Pos sangat ampuh, khususnya di Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia Timur. Anda akan bertemu dengan banyak peserta dari luar Jawa, khususnya Indonesia Timur, terutama yang koran Radar-nya memuat serial ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahsyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MarkPlus Festival kali ini bakal seru. Mendiknas Mohammad Nuh menelepon saya untuk memberitahukan bahwa beliau akan meresmikan pembukaan acara itu. Begitu juga Pakde Karwo, gubernur Jawa Timur yang bilang pasti datang lewat SMS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jajaran Polda Jatim juga akan ikut meramaikannya. Selain datang, Kapolda Irjen Pol Drs Pratiknyo akan menginspeksi konter lantas untuk perpanjangan SIM dan STNK. Karena itu, jangan lupa mampir kalau mau melakukannya sambil berseminar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirlantas Jatim Kombespol Sam Budigusdian, bahkan mantan Dirlantas Jatim yang sekarang Dirlantas Metro Jaya Kombespol Condro Kirono, juga akan hadir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Ditlantas Jatim fokus ke youth dan women, Ditlantas Metro Jaya fokus pada netizen. They are really new wave marketers focus on youth, women and netizen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga orang yang akan menerima Life Mentor Appreciation. Sebab, merekalah yang menginspirasi saya untuk berani buka MarkPlus Professional Service di Surabaya pada 1 Mei 1990. Putera Sampoerna, Ciputra, dan Dahlan Iskan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus Pak Dahlan, akan ada peristiwa yang historical. Apa itu? Akan ada penyerahan buku Grow with Character dari CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo selaku penerbit kepada Jawa Pos sebagai koran yang memuat serial tulisan ini. Saya berani pastikan bahwa itu baru kali pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu bisa terjadi karena Dwi Helly Purnomo dari Gramedia Pustaka Utama yang kini nungguin mamanya di rumah sakit di Surabaya tiap pagi juga baca serial ini di Jawa Pos. Dia yang punya ide untuk kerja sama yang unik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lantas menghubungi Mas Leak, yang akhirnya mendapatkan lampu hijau dari Mas Azrul Ananda, maka terjadilah proyek kebersamaan oleh dua grup media cetak terbesar di Indonesia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pada 1 Mei 2010 akan ada buku Grow with Character, tapi tentu saja jumlahnya nggak sampai 2.000 eksemplar. Yang pasti, 500 kopi pertama akan saya tanda tangani. Mudah-mudahan Andalah yang mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku tersebut tidak hanya berisi serial tulisan saya yang diedit Bayu Asmara, tapi juga memuat model Grow with Character yang diedit Alex Mulya. Mereka berdua adalah konsultan senior MarkPlus Inc, yang juga akan memandu parallel class di festival tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kan bakal ada tiga kelas paralel dengan berbagai topik dan pembicara sehingga Anda bisa memilih, bahkan pindah dari satu kelas ke kelas lain. Bahkan waktu makan siang, akan ada tiga kelas paralel yang bisa Anda pilih untuk diikuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya, new FBIs! You might get new friends, new businesses and new ideas at our festival!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rektor ITS Prof Priyo Suprobo juga sudah pasti hadir. Sebab, saya akan menyerahkan University of Life Appreciation. Walaupun tidak lulus dari ITS, saya tidak mungkin bisa punya otak modeling sehingga bisa menulis model-model marketing kalau tidak pernah berkuliah di sana selama lima tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ITS memberi saya kekuatan logika yang akhirnya merupakan diferensiasi saya di wahana marketing dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof Philip Kotler yang mbahnya marketing dunia mau bekerja sama dengan saya untuk menulis lima buku selama 12 tahun ya karena keunikan saya yang satu itu. Saya bisa melakukan simplifying the complexities dengan menggunakan model.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, hampir semua buku teks marketing cuma bisa menjlentrehkan poin-poin tanpa model yang jelas. Kalau sudah pakai model, malah membingungkan karena merupakan suatu scientific model yang ketat asumsinya dan cepat usang ketika asumsi berubah! Jadi, sama sekali tidak berguna untuk para praktisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, model-model yang saya gunakan mudah dimengerti dan bersifat fleksibel sehingga bisa mengikuti perubahan lanskap. Bahkan, saya sering bilang bahwa seorang dropout ITS bisa jadi 50 guru dunia marketing dengan cuma modal kekuatan logika. Sebaliknya, sangat susah bagi seorang profesor marketing bisa jadi 50 guru dunia di bidang engineering!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat bersyukur karena rektor ITS juga akan didampingi beberapa profesor rekan-rekan saya dari ITS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja saya mengundang semua rekan-rekan saya, konsul jenderal, dan konsul kehormatan di Surabaya. Kan saya juga konsul kehormatan Republik Ceko di Surabaya. Konsul Jenderal Amerika Caryn R. McClelland dan beberapa konsul lain sudah mengonfirmasi untuk hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain acara pembukaan pleno yang pasti seru dan diikuti tiga sesi paralel, jangan lewatkan acara puncak pada sesi akhir, yaitu pukul 16.00-18.00 WIB. Selama dua jam penuh, saya akan memberikan Lecture of the Decade!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ saya bakal menjelaskan perkembangan konsep marketing mulai 1950 sampai 2020. Anda akan melihat bagaimana evolusi konsep marketing sesuai dengan situasi makronya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuknya operette karena saya akan berada di tengah 2.000 peserta serta Jacky Mussry dan Waizly Darwin di atas panggung. Jacky yang dulu juara disc jockey nomor satu se-Indonesia dan sekarang doktor manajemen strategis dari Universitas Indonesia akan menyanyi dengan keyboard solo. Sedangkan Waizly yang baru pulang dari MIT Boston enam bulan lalu bakal memainkan berbagai iklan di berbagai era lewat iPad-nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokoknya seru. Sebab, acara akan ditutup dengan kejutan yang mudah-mudahan jadi kenangan seumur hidup untuk Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga membawa buku kelima saya bersama Philip Kotler yang di-endorse Bapak SBY dan di-launch di Kellogg pada 15 Juni nanti. Tapi, hanya ada 50 kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak penerjemahannya sudah dibeli 17 negara! Bukti bahwa MarkPlus Inc di usia ke-20 benar-benar sudah pas dengan slogan yang dipakai. Redefining Marketing to the World!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan minder jadi orang Indonesia! Bahkan, jangan minder jadi arek Suroboyo!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suroboyo iso, Rek!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See you tommorow at Shangri-la Hotel!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6567546829264932094?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6567546829264932094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/redefining-marketing-to-world-suroboyo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6567546829264932094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6567546829264932094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/redefining-marketing-to-world-suroboyo.html' title='Redefining Marketing to The World: Suroboyo Iso, Rek!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9q9cr4HzII/AAAAAAAAALA/aNGWHUhU_24/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8241948238940156229</id><published>2010-04-29T12:10:00.001+07:00</published><updated>2010-04-29T12:14:48.244+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>My Name Is Tan! (and I am Proud to be Indonesian)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9kVD2As5FI/AAAAAAAAAK4/2tg94d4Zo_k/s1600/hermawan+kartajaya2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9kVD2As5FI/AAAAAAAAAK4/2tg94d4Zo_k/s200/hermawan+kartajaya2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465422778573055058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (100/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;My Name Is Tan! (and I am Proud to be Indonesian)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, 1 Mei 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari itu MarkPlus Inc tepat berusia 20 tahun. Selesailah sudah tugas saya untuk menulis seratus artikel di Jawa Pos yang dimuat setiap hari berturut-turut. Kumpulan tulisan tersebut diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dari Kompas Gramedia sebagai suatu buku. Sesuatu yang unik dan barangkali belum pernah terjadi. Hal itu bisa terjadi karena kebesaran hati kedua belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menuliskan cerita bagaimana saya mendirikan, mempertahankan, serta mengembangkan MarkPlus, saya menggunakan bahasa bercerita. Gaya bercerita orang Surabaya yang lugas dan apa adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering saya harus mengingat-ingat apa yang terjadi sejak 20 tahun lalu sampai sekarang. Urutan cerita pun sering tidak benar-benar sesuai dengan waktunya. Kadang maju ke depan, kemudian mundur lagi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, itulah saya. Jelek sekali dalam mengingat masa lalu! Saya lebih mudah berimajinasi tentang masa depan ketimbang mengenang masa lalu. Kalau Anda membaca kumpulan tulisan tersebut, sering terasa muatan emosional saya. Bahkan, sering kurang rasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, sering mudah dibaca tulisan saya meledak-ledak. Tapi, di bagian lain, terasa sangat lemah dan memilukan. Terus terang, di beberapa tulisan, saya menulis sambil menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu menulis dengan hati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu lagi rahasia kecil dari kumpulan tulisan itu. Saya menulis semuanya cukup dari BlackBerry Onyx saya! Terus terang, saya adalah orang yang agak gaptek. Karena itu, senang sekali ketika ada gadget yang bisa push e-mail dan dibawa ke mana-mana. Saya menulis dari mana saja. Bisa sambil menunggu pesawat di airport, tapi yang sering di atas pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak bisa tidur, persis seperti pada tulisan terakhir kali ini, saya menulis di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Makassar, Bali, Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, London, Dublin, dan Belfast! Saya bisa mengirimkan tulisan-tulisan itu dari mana saja dan kapan saja. Tanpa disadari, saya kayaknya memang lebih mudah berpikir tentang masa depan seperti the youth walaupun sudah senior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lebih sering terbawa emosi seperti the women ketimbang men yang cenderung rasional. Juga, berusaha keras untuk memanfaatkan wireless online seperti the netizen ketimbang seorang citizen yang sangat primitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sudah saya tulis, youth, women, dan netizen adalah new wave subcultures. Sedangkan senior, men, dan citizen adalah legacy subcultures. Walaupun sudah berusia 62 tahun menjelang 63 tahun, pria, dan sering bangga sebagai arek Suroboyo, saya berusaha untuk bisa berpikir seperti pemuda 26 tahun, berperilaku seperti metroseksual, dan berkomunikasi sambung rasa lewat gadget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andrie Djarot, Abang Jakarta 2005 yang juga host Apa Kabar Indonesia Pagi di TVOne, membuat avatar saya seperti itu! Anda bisa melihatnya di sampul buku kumpulan tulisan tersebut. Terima kasih, Andrie, Anda melihat saya seperti itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana MarkPlus Inc setelah 20 tahun? What next? Kebetulan, cerita MarkPlus ini sudah ditulis sebagai Business Case oleh Prof Hooi Den Huan untuk Nanyang Business School Case Center. Case A menceritakan bagaimana MarkPlus menjadi pionir dan berkembang di Indonesia. Sedangkan case B bercerita tentang pengembangan MarkPlus berikutnya ke ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua case itu selalu didiskusikan di kelas-kelas MBA, EMBA, Executive Education Program NBS, baik di Singapura maupun Tiongkok. Bisa masuk kelas marketing, juga kelas entrepreneurship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, Den Huan berkali-kali dipilih sebagai the best professor oleh mahasiswa NBS. Sekarang dia malah jadi direktur NTC atau Nanyang Technopreneurship Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk menyongsong HUT ke-20 MarkPlus Inc, Den Huan dibantu Waizly Darwin akan menulis case C. Tentang apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang situasi MarkPlus Inc saat ini dan transformasi berikutnya. Saat ini kami berada di Jakarta, Surabaya, serta Bandung dengan gedung sendiri yang lengkap dengan kelas dan FGD atau focus group discussion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kami punya kantor cabang di Semarang, Medan, Makassar, Denpasar, dan Palembang. Di Singapura kami punya kantor penghubung. Di Bangkok dan Ho Chi Minh City kami punya kantor perwakilan. Sementara itu, di Kuala Lumpur kami juga punya kantor yang lengkap dengan kelas dan FGD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga divisi, yaitu MarkPlus Consulting untuk jasa konsultasi, MarkPlus Insight untuk riset, dan MarkPlus Institute of Marketing (MIM) untuk pelatihan. Selain itu, ada marketeers yang merupakan platform dari komunitas marketer secara online dan offline.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marketeers merupakan integrasi dari klub (the club), majalah (the mag), dan internet (the net). Anda juga bisa bergabung ke www.the-marketeers.com. Itulah transformasi pelayanan yang kini dilakukan oleh MarkPlus Inc dari sebuah organisasi legacy menjadi new wave.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan organisasi MarkPlus Inc dari waktu ke waktu akan ditransformasikan menuju semakin youth, women, dan netizen. Akan diberikan lebih banyak kesempatan kepada MarkPlusers muda untuk berkreasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini MarkPlus Inc sudah mempunyai lebih banyak kepala cabang perempuan ketimbang pria. Nanti diberikan lebih banyak lagi kesempatan kepada perempuan untuk memimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, keseimbangan antara online and offline process harus terus dikonkretkan supaya makin banyak MarkPluser yang punya gaya hidup dan kerja netizen. Sementara itu, MarkPlusers senior, men, dan citizen terus didorong untuk menyesuaikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transformasi ketiga adalah pelembagaan MarkPlus yang makin solid. Supaya bisa berkelanjutan, MarkPlus Inc tidak boleh bergantung kepada siapa pun, termasuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MarkPlus Inc bukan Hermawan Kartajaya atau HK Fan Club. MarkPlus Inc harus jadi sebuah kapal, KRI MarkPlus, yang mampu berlayar menembus badai. Siapa pun dalam kapal harus berkontribusi untuk ikut memperkukuh kapal tersebut. Kapal harus terus berlayar dengan kencang walaupun beberapa anak buahnya, bahkan nakhodanya, berganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, saat ini Michael Hermawan menyiapkan semua sistem sumber daya manusia dan pemberdayaan alumni. Grow with character berdasar excellent-professionalism-ethical kini disusun menjadi suatu konsep praktis yang solid buat setiap MarkPluser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Alex Mulya menyiapkan grow with character menjadi suatu paket pelatihan yang siap ditawarkan untuk membantu perusahaan lain! Ringkasannya ditambahkan pada buku kumpulan tulisan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengikuti jejak Jack Welch ketika memimpin GE. Jangan malu untuk belajar dari orang lain dan jangan pelit untuk membagi kepada orang lain. Bukankah hidup ini baru bermakna apabila saling berbagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir kata, saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Azrul Ananda dan Leak Kustiya dari Jawa Pos yang telah memberikan kolom Grow with Character selama seratus hari berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga kepada Priyo Oetomo dan Dwi Helly Purnomo dari Gramedia Pustaka Utama yang setuju untuk menerbitkan tulisan saya menjadi sebuah buku dengan judul yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Last but not least, saya berikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pembaca setia kolom ini. Besok kolom ini tidak muncul lagi, tapi semoga Anda sudah banyak terinspirasi olehnya. Kirimkan komentar Anda ke www.the-marketeers.com, pasti kami jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir dari yang paling akhir...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sudah nonton film yang sangat new wave dan membuat saya meneteskan air mata? Yaitu, My Name is Khan (and I am not a terrorist). Kalau belum, silakan cari DVD-nya dan tontonlah supaya Anda benar-benar bisa menangkap makna dari seratus tulisan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My name is Tan! (and I am proud to be Indonesian). Sampai jumpa di MarkPlus Festival pada 1 Mei 2010 di Hotel Shangri-La Surabaya! The marketing day of Surabaya! (*)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8241948238940156229?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8241948238940156229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/grow-with-character-100100-series-by.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8241948238940156229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8241948238940156229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/grow-with-character-100100-series-by.html' title='My Name Is Tan! (and I am Proud to be Indonesian)'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9kVD2As5FI/AAAAAAAAAK4/2tg94d4Zo_k/s72-c/hermawan+kartajaya2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-2302749298037767488</id><published>2010-04-28T20:46:00.002+07:00</published><updated>2010-04-28T21:00:26.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Grow with (Excellence, Professionalism, and) Character!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9g_POrzg4I/AAAAAAAAAKw/HkQ4XL2Q5As/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9g_POrzg4I/AAAAAAAAAKw/HkQ4XL2Q5As/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5465187678686512002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (99/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Grow with (Excellence, Professionalism, and) Character!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA sebuah buku yang menginspirasi saya. Judulnya? Every Business is a Growth Business! Di dalam buku itu dikemukakan hasil riset si pengarang. Basically, temuannya hanya dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, bisnis yang tidak tumbuh akan mati! Kenapa? Sebab, pesaingnya tumbuh dan akan mempunyai better bargaining position. Pelanggan juga nggak suka pada perusahaan yang stagnan. Tidak berkembang dan tidak punya inovasi. Mereka pasti pindah ke pesaing yang lebih kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan berikutnya, ada tekanan dari dalam. Karyawan merasa tidak punya masa depan. Yang bagus akan keluar, sedangkan yang "kartu mati" atau deadwood tinggal. Karena itu, kalau mau sustainable, sebuah perusahaan harus grow.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, pertumbuhan itu harus disertai kualitas. Jangan hanya mengejar top line atau market share. Bottom line atau profit bersifat penting supaya pertumbuhan jadi sehat. Karena itu, mesti ada profitable growth. Pertumbuhan ditopang dengan kekuatan untuk tumbuh terus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di MarkPlus kami percaya akan kata grow. MarkPlus harus grow, tapi semua MarkPluser harus grow juga. Tanpa itu semua, MarkPlus tidak bisa bertahan dua puluh tahun! Buat kami, grow dengan kualitas hanya bisa terjadi kalau excellent jadi pegangan semua orang. Kalau grow with excellence, kita bisa mencapai excellent growth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Hermawan adalah role model di MarkPlus untuk itu. Mulai high school di Upland, California, lulus dengan indeks prestasi 4,0, dan mendapatkan seritifikat penghargaan dari presiden US ketika itu. Dia melanjutkan di UT Austin dan menyelesaikan pendidikan dalam waktu tujuh semester dengan GPA 3,97.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bekerja di Andersen Consulting sebelum melanjutkan ke Kellog School of Management di Northwestern University, Chicago. Sesudah menamatkan program MBA prestisius dalam waktu setahun, dia bekerja di AT Kearney selama tiga tahun, baru kemudian balik ke MarkPlus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang dia adalah COO atau chief operating officer di MarkPlus. Dialah yang menuliskan empat elemen excellence setelah mempelajari berbagai literatur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah commitment atau purpose. It is not about winning itself, but about paradigm to win! We must consciously choose excellence. Itu benar! Banyak orang yang terima hidup tenang dan cukup jadi medioker saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, orang seperti itu tidak punya purpose untuk menang. Ya nggak pernah menang dan mana bisa menang? Karena itu, supaya bisa excellent, harus ada redefinisi paradigma dulu. Kedua adalah opening your gift atau ability. Every person in the world has the ability to be excellent in at least one area. See your inner potential.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Elemen kedua itu perlu. Sebab, tidak ada gunanya Anda punya paradigma untuk menang, tapi tidak punya ability. Diingatkan, tiap-tiap orang sebenarnya diberi Tuhan kemampuan paling tidak di satu area. Carilah dan kembangkan! Karena lanskap berubah terus, ability pun harus dikembangkan terus. Kalau tidak, ya semakin tidak kompetitif dan akhirnya mana bisa excellent. Jadi, excellent bersifat dinamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, being the best you can be atau motivation. It is not about talent. It is about getting the best shape possible given our God given potential. Artinya? Excellent sebenarnya bukan cuma talenta. Tuhan pasti sudah memberikan sesuatu untuk Anda. Maksimalkan yang ada itu supaya tercapai hasil yang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, continuous improvement. We must set the bar and continually raise it from time to time. Orang Jepang menyebutnya kaizen. Besok harus lebih bagus daripada hari ini. Jangan berpuas diri. Nah, excellent seperti itulah yang kami inginkan ada di MarkPluser. Kami tidak mungkin merekrut superstar semua. Tapi, orang biasa yang mau seperti itu akan membentuk suatu excellent organization!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, grow with excellence itulah yang harus disambungkan dengan empat passion yang sudah dijelaskan kemarin (27/4). Tanpa passion yang kuat terhadap empat hal, yaitu knowledge, business, service, dan people, sama saja tidak ada profesionalisme dalam mencapai excellent growth tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, saya mengakhiri grow with excellence with professionalism tersebut dengan menggabungkannya dengan enam pilar karakter Josephson Institute of Ethics. Apa itu? Luar biasa! Saya menemukan enam pilar dari good character tersebut dan langsung jatuh cinta! Pertama, trustworthiness. Sebisanya, pilar itu dipupuk sejak anak berusia 4 sampai 6 tahun supaya tidak bohong dan berdusta. Berani membela kebenaran. Itulah karakter paling dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua adalah responsibility, yang sebaiknya diajarkan sejak umur 6 sampai 9 tahun. Di pilar tersebut ditanamkan sikap disiplin dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang diambil untuk berpikir sebelum bertindak dan mempertimbangkan konsekuensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah respect. Yakni, dibiasakan memperlakukan orang lain dengan hormat. Mengikuti the golden rule: "Perlakukanlah orang lain sebagaimana engkau ingin diperlakukan." Berlaku sopan dan jangan melukai orang lain. Sifat itu perlu ditanamkan sejak umur 9 sampai 11 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat adalah fairness. Anak-anak umur 11 sampai 13 tahun perlu mulai menjiwai pillar itu agar belajar mengikuti aturan yang berlaku. Tidak berprasangka dan tidak sembarangan menyalahkan orang lain, juga berbagi dengan sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima adalah caring yang harus diterapkan sejak masa remaja. Inti pilar itu adalah bertindak dengan ramah dan peduli kepada orang lain. Memaafkan orang lain dan membantu mereka yang kesulitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar keenam dan terakhir adalah citizenship yang dibangun sejak meninggalkan masa remaja dan mulai menjadi dewasa. Pilar itu berbicara mengenai berperan aktif dalam mengembangkan komunitas sekitar. Juga, bekerja sama dan bertetangga dengan baik, mematuhi hukum dan aturan, serta menghargai otoritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, saya pengin supaya MarkPlus bisa mengadopsi enam pilar yang diakui secara internasional itu. Di US, bahkan polisi diajari enam karakter tersebut. Saya melihat, good character itu pasti didukung semua kitab suci agama apa pun. Saat ini dan seterusnya, karakter lebih penting daripada apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Avatar laris manis? Saya membahasnya setelah nonton bareng Philip Kotler beserta keluarga, termasuk cucunya, pada 1 Januari 2010 di Long Boat Key, Florida. Itulah cara saya merayakan tahun baru yang unik. Hasil diskusi saya dengan Kotler balik kepada karakter tersebut. Penduduk Pandora yang kelihatan primitif padahal sangat high tech tersebut punya karakter terpuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang bumi yang pengin ambil mineral di Pandora tapi akhirnya kalah dan balik ke bumi tidak punya karakter yang bagus. Sebuah film yang pas dengan spirit Marketing 3.0, di mana karakter adalah segalanya dalam bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di MarkPlus, model untuk karakter adalah Jacky Mussry PhD. Arek Suroboyo tersebut anak orang terkenal zaman dulu, yaitu Charles Mussry, yang rumahnya sekarang jadi Plaza Surabaya di Jalan Pemuda. Pernah sekolah D-3 teknik sipil di ITS, kemudian S-1, S-2, dan S3-nya di Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama MarkPlus sejak 1997, dia memang benar-benar simbol karakter kami. Tidak pernah mau beli DVD bajakan, selalu bayar tilang di pengadilan, dan pakai software asli. Dulu dia adalah juara disc jockey se-Indonesia, mangkal di Elmi Surabaya. Sekarang dia adalah CKO atau chief knowledge officer di MarkPlus, merangkap dean of MarkPlus Institute of Marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugasnya adalah mengoordinasikan pengembangan knowledge di MarkPlus di antara tiga divisi, yaitu consulting, research, dan education.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We are always proud of him! Jadi? Lengkaplah sudah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang HUT ke-20 MarkPlus di acara MarkPlus Annual Gathering pada 12 Desember lalu, semua MarkPluser diminta menandatangani komitmen baru. Kami menyebutnya sebagai excellence-profesionalism-ethics atau EPE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We must grow, but grow with excellence. Not only with excellence, but also with character. Jadi, lengkapnya grow with excellence with professionalism with character. Ringkasnya? Grow with character! (*)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-2302749298037767488?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/2302749298037767488/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/grow-with-excellence-professionalism.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2302749298037767488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2302749298037767488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/grow-with-excellence-professionalism.html' title='Grow with (Excellence, Professionalism, and) Character!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9g_POrzg4I/AAAAAAAAAKw/HkQ4XL2Q5As/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-632361722719685306</id><published>2010-04-28T04:47:00.002+07:00</published><updated>2010-04-28T04:55:45.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>MarkPlus Mix: Passion for Knowledge, Business, Service, and People</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9db28eNaVI/AAAAAAAAAKo/07VaPex2itg/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9db28eNaVI/AAAAAAAAAKo/07VaPex2itg/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464937672341285202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (98/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;MarkPlus Mix: Passion for Knowledge, Business, Service, and People&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KALAU Marketing Mix punya 4P, MarkPlus juga punya 4P. Tapi, isinya berbeda. Bukan product, price, place, dan promotion, tapi empat passion yang harus dipunyai oleh para MarkPlus-ers! Saya tulis sejak lima tahun lalu untuk memberikan guidance bagi setiap insan MarkPlus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Passion pertama adalah passion for knowledge. Saya tulis ini sebagai yang pertama karena itulah "nyawa" MarkPlus. Mempunyai passion for knowledge artinya, semua orang harus mau mengembangkan diri terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landscape yang berubah mengharuskan kita mengembangkan diri pula. Tanpa ini, MarkPlus hanya akan menjadi sebuah perusahaan yang "statis". Ini juga sejalan dengan apa yang saya lakukan selama ini. Pengembangan konsep marketing dari waktu ke waktu. Bahkan, bukan "reaktif", tapi "proaktif". Begitu melihat weak signal, kita selalu berani "ambil posisi".&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MarkPlus selalu berusaha jadi trend-setter, bukan hanya bisa jadi follow the leader. Mengapa? Ya, karena sejak awal, MarkPlus sudah jadi pionir. Sementara belum ada yang percaya bahwa marketing diperlukan, MarkPlus sudah mulai. Bahkan, langsung meredefinisi pengertian marketing itu sendiri. Dari "fungsi" jadi "jiwa" perusahaan. MarkPlus selalu ahead of time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1990-an, MarkPlus sudah membuat "Marketing Plus 2000". Sekarang di awal dekade ketiga milenium ketiga, MarkPlus sudah mengeluarkan New Wave Marketing yang akan benar-benar jadi marketing "baru" pada 2020!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengonkretkan passion pertama ini, di kantor Jakarta, MarkPlus punya Philip Kotler Library dengan 3.000 plus buku marketing yang terus updated. Ditanggung merupakan perpustakaan marketing paling lengkap di Indonesia, jangan-jangan di ASEAN. Saya berani mengatakan ini karena saya tahu perpustakaan yang dipunyai Marketing Institute of Singapore dan berbagai kampus di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MarkPlus juga tidak segan-segan memberikan scholarship pada yang "bisa" dan "dedikatif". Kita kirim orang ke Nanyang, MIT, sampai Kellogg sekalipun untuk mendapatkan master. Para researcher juga sudah beberapa kali mengikuti konferensi internasional di berbagai negara. Tapi, pembelajaran terbesar di MarkPlus adalah di "internal" kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang belajar dari jurnal, buku, majalah, konferensi, sekolah bisnis, tapi di MarkPlus semuanya diolah menjadi "Model" sendiri. Itulah yang membuat MarkPlus jadi unik dan otentik. Punya DNA tersendiri! We don't only read and teach other people's concept, but we also write and practice our own model!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I am a teacher but I am also a thinker! Saya paling gak suka disebut "motivator", karena saya adalah a composer who can sings!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah passion for business. Antara yang pertama dan kedua ini ada kaitan sangat erat. Saya merasa "MarkPlus is a Business Knowledge but also a Knowledge Business". Artinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita membuat model-model marketing yang sangat berguna untuk bisnis. Pada saat yang sama, kita juga bisnis yang bergerak di bidang knowledge, khususnya marketing. Jadi, ini untuk mempertegas bahwa MarkPlus dasarnya adalah perusahaan, bukan LSM. Semuanya harus ada perhitungan bisnisnya. Bahwa akhirnya, bisnis itu "berbaur" dengan LSM, itu sih urusan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu pula, kita menganjurkan semua orang di MarkPlus supaya punya jiwa entrepreneur. Dengan ini, kita juga sekaligus menegaskan bahwa kita harus mengelola MarkPlus sebagai suatu perusahaan. Punya pesaing, punya pelanggan, juga menghadapi persaingan yang cukup ketat. Dari "atas" yang berupa MNC dan dari "bawah yang orang-orang lokal dan suka membanting harga! Sekaligus dengan passion kedua ini, MarkPlus akan fokus di bidang marketing knowledge business itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Passion for business saya tulis sebagai passion kedua setelah passion for knowledge karena knowledge comes first! Saya percaya, kalau kita "eat, sleep, and dream" with the "business knowledge" so the "knowledge business" akan berjalan dengan sukses. Jangan dibalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah passion for service. Mengapa? Ya, karena MarkPlus adalah a service knowledge business. Kita tidak berada pada industri manufacturing. Karena itu, setiap orang MarkPlus harus bisa "melayani" pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Servis di MarkPlus bukanlah after sales service, tapi harus benar-benar menjadi service with care. MarkPlus harus menjadi "garda terdepan" untuk urusan servis. Karena itulah, kita juga sudah punya dan siap mengembangkan Christopher Lovelock Center for Asian Service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga bekerja erat dengan Prof Jochen Wirtz di NUS dan Ron Kaufman dari Up Your Service. Kita sedang mengembangkan model care yang sangat berbeda dengan service. Di MarkPlus, siapa pun orangnya, harus mau dan "berani" memberikan servis. Bukan melayani raja, tapi memberikan servis penuh kepedulian layaknya kepada seorang teman yang kita sayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P keempat adalah passion for people. Kita ajari orang-orang MarkPlus untuk tidak look down ke bawah, tapi tidak "minder" ke atas. Selain itu, semuanya diharapkan supaya bisa "inklusif " ke kiri dan ke kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada gunanya memperhitungkan bangsa, suku, dan agama yang "vertikal". Semuanya dididik jadi horizontal citizen of the world. Antara passion ketiga dan keempat ini ada hubungan yang sangat erat juga. MarkPlus is a People-oriented Service and A Service-based People Organisation!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah perusahaan jasa berbasis orang, bukan teknologi. Tapi, kita juga suatu organisasi yang terdiri atas manusia-manusia berbasis servis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau keempat passion ini diintegrasikan jadi satu, itulah MarkPlus! Saya menjadi personal model untuk empat P itu di MarkPlus. Walaupun selalu "gagal sekolah", saya terus-menerus memburu dan mengembangkan pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun saya lahir di kampung sebagai anak pegawai negeri dan tidak punya keluarga wirausaha, saya terus mengembangkan bisnis sendiri. Walaupun sudah kelamaan jadi guru SMP dan SMA dan sampai sekarang pun punya jiwa "menggurui", saya berusaha keras untuk melayani orang sebisa-bisanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun A Senior Citizen Man dari sononya, saya berusaha keras untuk selalu berjiwa youth, sensitif seperti women dan tidak gaptek seperti netizen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufik yang sudah bersama saya mulai 1995 menjadi model saya di MarkPlus. Dia juga berasal dari kampung Salatiga di Jawa Tengah yang dulu pernah sekolah di ITB selama setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kemudian dia lulus di FE UI Jurusan Akuntansi. Dia sekarang adalah lulusan Nanyang Fellows, suatu program master yang elite dari Nanyang Business School berkolaborasi dengan MIT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Passion for Knowledge-nya sejak dari dulu luar biasa. Taufik adalah walking encyclopedia di MarkPlus, tempat orang lain bertanya. Sedangkan passion for business-nya berkembang pesat walaupun bukan dari keluarga pedagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang dia malah jadi chief business officer atau CBO di MarkPlus. Tugasnya mengembangkan bisnis MarkPlus secara keseluruhan. Passion for service-nya luar biasa. Dia selalu mengutamakan external customer ketimbang urusan internal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bisa dan mau dihubungi kapan saja. Dia selalu "rewel" pada hasil riset yang akan dipresentasikan kepada klien. Sedang passion for people-nya juga hebat. Taufik bisa berbicara dengan siapa saja. Seorang pemimpin yang dekat, tapi disegani anak buah. Taufik juga tidak pernah "minder" bertemu siapa pun. Mau menteri, CEO, atau siapa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di MarkPlus, Taufik adalah orang yang "paling" mirip dengan saya dalam hal 4P! Dan, 4P itulah yang membedakan MarkPlus dari organisasi lain yang sejenis. Karena 4P itulah, jiwa orang MarkPlus-er. Yang cocok akan stay terus di atas "kapal" MarkPlus. Yang nggak cocok, biasanya ya tidak akan lama bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa boleh buat, memang harus ada "pemurnian" dari waktu ke waktu. (*)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-632361722719685306?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/632361722719685306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/markplus-mix-passion-for-knowledge.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/632361722719685306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/632361722719685306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/markplus-mix-passion-for-knowledge.html' title='MarkPlus Mix: Passion for Knowledge, Business, Service, and People'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9db28eNaVI/AAAAAAAAAKo/07VaPex2itg/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-3459687353217589301</id><published>2010-04-26T20:17:00.001+07:00</published><updated>2010-04-26T20:19:14.109+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Youth, Women, and Netizen are The New Wave Subcultures</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9WSrFzARpI/AAAAAAAAAKg/ti5cZyQQ5WQ/s1600/hermawan+kartajaya2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9WSrFzARpI/AAAAAAAAAKg/ti5cZyQQ5WQ/s200/hermawan+kartajaya2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464434991872099986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (97/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Youth, Women, and Netizen are The New Wave Subcultures&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 18 November 2009, saya tepat berusia 62 tahun. Tahun ketiga di era HK 3.0 yang dimulai ketika saya masuk ke usia 60 tahun. Tema kali ini adalah A Whole New Wave!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, saya mengusahakan untuk benar-benar bisa jadi a new wave person. Bukan jadi orang senior yang merasa punya masa lalu yang penuh perjuangan, lantas memaksakan pelajarannya kepada the youth. Harus sebaliknya, saya percaya bahwa pada saat ini, justru seniorlah yang harus belajar dari the youth. Sebab, the youth is the future!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para marketer yang ingin memenangkan mind share haruslah memegang the youth. Azrul Ananda, putra Dahlan Iskan, adalah salah satu contoh konkret, bagaimana dia membuat dan mengembangkan DeTeksi, termasuk DBL-nya. Azrul adalah masa depan Jawa Pos. Pak Dahlan Iskan adalah orang yang membangun Jawa Pos dari reruntuhan sampai bisa sebesar sekarang. Tapi, tantangan ke depan sangat berbeda. Jawa Pos tetap terasa muda karena Azrul Ananda.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, saya harus semakin sensitif seperti the women. Saya juga percaya bahwa women sebenarnya adalah yang akan menentukan arah dunia di masa depan. Bukan cuma ditandai munculnya beberapa perempuan sebagai pemimpin negara dan perusahaan, tapi saya tidak bisa membayangkan sebuah dunia tanpa perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa? Women over men, is the soft power behind.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang lebih dahsyat. Bagi orang marketing, kalau Anda mau menguasai market share, kuasailah women karena mereka membeli untuk family and friends. Sedangkan men membeli untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir, saya harus berusaha terus menjadi netizen, bukan sekadar citizen! Saya percaya pada 2020 nanti sikap dan perilaku orang akan sangat berbeda dari sekarang. Orang mencari informasi, membeli barang, bermain, dan lain-lain lewat internet. Mereka akan makin suka bertemu dengan orang yang sangat berbeda karena di internet tidak ditanya dari mana, warga negara apa, suku apa, dan agama apa. Sedangkan citizen selalu merasa punya hak lebih hebat karena dia adalah warga negara, putra daerah, atau bahkan pribumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pribumi baru di era new wave nanti adalah para netizen yang memegang paspor Facebook, Twitter, Google, dan Youtube! Atau mungkin yang lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo adalah contoh nyata yang sudah melihat trend ini. Pak Agung berani berinvestasi besar-besaran di Kompas.com selagi Kompas masih sangat berjaya. Dia menggaungkan kedua media legacy dan new wave itu menjadi suatu kekuatan synergetic yang dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Pak Agung percaya bahwa netizen kelak akan lebih powerful dibanding citizen. Untuk para marketer, kalau Anda ingin memenangkan heart share, menangkanlah hati para netizen. Sebab, mereka lebih berkomunikasi menggunakan hati di internet. Lihat bagaimana akhir dari kasus Bibit-Chandra dan Prita yang diselesaikan secara off-court.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga berkampanye di mana-mana bahwa youth, women and netizen are the three new wave subcultures yang harus dipegang kalau Anda mau melakukan new wave marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga sangat percaya bahwa ketiga super communities tersebut akan menjadi fondasi bagi marketing pada 2010 dan selanjutnya. Itulah yang saya katakan di MarkPlus Conference pada 10 Desember 2009 di Pacific Place Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri berharap bisa jadi a whole new wave person seperti itu, walaupun belum tentu bisa. Sejak memasuki Era HK 1.0 di usia 60 tahun, saya memang lebih banyak merenung untuk mencari terus makna hidup. Ternyata, saya memang manusia yang sangat lemah dan melakukan banyak kesalahan dalam perjalanan hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik sebagai pribadi kepada teman-teman, di mana saya merasa sangat kurang banyak berbuat sesuatu. Juga sebagai seorang kepala keluarga, saya jauh dari sempurna. Sebagai pendiri MarkPlus, saya juga sering mengambil keputusan yang salah. Ya, tapi itulah saya, yang penuh kelemahan. Kata Confucius, setelah berusia 60 tahun, orang tidak boleh bersalah lagi dalam tindakan dan perilakunya. Tapi, saya tetap tidak bisa seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan menjadi a whole new wave person, saya akan bisa jadi lebih baik. Semangat saya untuk memberikan kontribusi kepada Indonesia lewat marketing pun semakin besar. Saya lahir, besar, hidup, dan akan mati di Indonesia. Negeri inilah yang memberi saya kesempatan untuk mendirikan MarkPlus yang akan ber-HUT ke-20 pada 1 Mei 2010 di Surabaya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan konsep marketing, dari Marketing Plus 2000 versi 1 sampai 3 dan dilanjutkan sampai ke New Wave Marketing. Belum tentu itu akan terjadi kalau saya lahir, besar, dan hidup di negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia itu kaya, indah, dan ramah, serta memberikan kesempatan pada semua orang untuk berkembang. Karena itu pula, saat ini saya banyak membantu berbagai instansi. Sudah lima tahun saya menjadi penasihat ahli Kapolri dan mengajar di Sespati Polri. Saya juga satu-satunya orang nonmuslim yang ditunjuk Bank Indonesia untuk duduk di Komite Perbankan Syariah. Saya adalah Special Ambassador for Indonesia Tourism dari Depbudpar. Saya juga sering mengajar di Lembaga Administrasi Negara dan Departemen Luar Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga duduk di Majelis Wali Amanah Universitas Indonesia, Dewan Sekolah SBM-ITB, ketua Tim Persiapan SBM-ITS dan Dewan Penyantun Universitas Katolik Soegiyapranata. Selain itu, saya beberapa kali membantu NU, Muhammadiyah, dan Pesantren Langitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur kepada Prof Imam Robandi dari ITS, selaku Dikdasmen Muhammadiyah se-Jawa Timur yang pernah membawa saya menjadi keynote speaker di hadapan 7.500 guru di Universitas Muhammadiyah Malang. Dan, di situlah, Pak Din Syamsudin menobatkan saya sebagai "Ayatullah Marketing Indonesia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua saya lakukan sebagai bagian dari giving back to the country kecil-kecilan, karena saya tidak mampu melakukan yang besar-besaran untuk Indonesia tercinta. Tapi, saya percaya, banyak orang seperti saya yang bisa berbuat lebih besar untuk Indonesia. (*)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-3459687353217589301?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/3459687353217589301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/youth-women-and-netizen-are-new-wave.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3459687353217589301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3459687353217589301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/youth-women-and-netizen-are-new-wave.html' title='Youth, Women, and Netizen are The New Wave Subcultures'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9WSrFzARpI/AAAAAAAAAKg/ti5cZyQQ5WQ/s72-c/hermawan+kartajaya2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-3382604593327584355</id><published>2010-04-25T19:25:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T19:29:29.295+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Bali Mengungguli Kinabalu dengan New Wave Marketing</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9Q1nGeC6tI/AAAAAAAAAKY/KBiVoixdEk4/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9Q1nGeC6tI/AAAAAAAAAKY/KBiVoixdEk4/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5464051193775057618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (96/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Bali Mengungguli Kinabalu dengan New Wave Marketing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROFESOR Sang Lee adalah seorang Korean American yang luar biasa. Dua saudaranya yang tinggal di Korea adalah pejabat tinggi negara, pernah jadi menteri segala. Sedangkan Sang Lee memilih tinggal di Amerika dan menjadi profesor bidang operational research yang disegani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali pertama saya diperkenalkan oleh Prof Hooi Den Huan pada 2008, Sang Lee sudah menyelenggarakan Pan Pacific Management Conference 25 kali berturut-turut tiap tahun! Berpindah-pindah tempat, dari satu kota ke kota lain. Tiap tahun, ada sekitar 300-500 peserta -kebanyakan profesor- menyempatkan datang untuk berkumpul.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membicarakan topik di bidang manajemen yang lagi in, baik di sesi pleno maupun sesi-sesi paralel. Setiap tahun ada ratusan riset akademis yang dipresentasikan oleh para profesor muda dan kandidat doktor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Den Huan mengatakan kepada saya bahwa dirinya sudah ikut "keliling" Sang Lee lebih dari sepuluh tahun. "Very very good for networking, Hermawan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I am thinking to propose to him to organize it in Indonesia!" Wah, mendengar hal tersebut, saya terpanggil untuk menjadikan Indonesia tuan rumah. Why not?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kan perlu mengekspos lebih banyak akademisi dan peneliti Indonesia ke panggung internasional. Sambil menjual MICE atau meeting, incentive, conference, and exhibition. Sudah beberapa tahun, para pengajar Sekolah Bisnis dan Manajemen atau SBM ITB ikut aktif di Asia Pacific Management Conference.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak didirikan dulu, saya memang diajak aktif oleh Pak Kuntoro Mangkusubroto, yang sekarang menjadi ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dan Prof Ir Surna Tjahja Djajadiningrat MSc PhD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memperkenalkan Den Huan untuk juga ikut duduk sebagai international advisor di SBM ITB. Den Huan juga yang memperkenalkan Sang Lee ke SBM ITB. Bahkan, Sang Lee pernah datang ke Bandung sebagai tamu SBM ITB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dia pernah melihat Indonesia on the spot, tapi belum berpikir menyelenggarakan konferensi tahunannya di Indonesia. Terlalu banyak yang menawari Sang Lee untuk jadi host tiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu kota penyelenggara untuk konferensi ke-27 pada 2010 belum ditentukan. Tapi, Sang Lee sudah "biasa" memilih Malaysia. Sebagai alternatif, saya menawarkan Bali kepada Sang Lee lewat Den Huan. Maklum, saya belum pernah bertemu muka dengan Sang Lee pada 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami baru berkomunikasi lewat e-mail. Mendengar kata Bali, dia langsung tertarik untuk mempertimbangkannya. Dia bilang akan meninjau dan membandingkan Kota Kinabalu atau KK dengan Bali. Wah, itu tantangan buat saya! Saya langsung menghubungi Menbudpar Jero Wacik untuk minta dukungan. Pak Jero Wacik sangat mendukung dan langsung menghubungkan saya dengan Dirjen Pemasaran Dr Sapta Nirwandar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Sapta meminta Direktur MICE Nia Niscaya untuk mendalami masalah itu. Ibu Nia kebetulan adalah arek Suroboyo yang juga Bonek. Kami berdua lantas mengatur strategi untuk memenangkan persaingan dengan KK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum meninjau Bali, Sang Lee dijamu habis-habisan di KK. Saya mendapatkan info dari Den Huan bahwa di situ Sang Lee diajak makan malam oleh keluarga sultan. Sang Lee sebenarnya sudah sangat tertarik untuk memilih KK sebelum terbang ke Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak mau menyerah, tentunya! Saya, Den Huan, dan Nia menunggu Sang Lee di Bandara Ngurah Rai malam hari. Kami langsung bawa dia untuk makan malam di Warisan, Seminyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sengaja mengundang Rachel Lovelock, adik Prof Christopher Lovelock, yang sudah lama tinggal di Bali. Maksudnya? Dia bisa menceritakan betapa amannya Bali walaupun pernah dibom dua kali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Nia juga bercerita bahwa Warisan adalah kepunyaan orang bule yang menikah dengan orang Indonesia. Yang makan malam waktu itu hampir semuanya bule!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah moment of truth pertama untuk menetralkan negative feeling Sang Lee sebagai customer. Malam itu, secara terus terang dia bilang lebih safe menyelenggarakan even tersebut di Malaysia karena dua alasan. Pertama, iklan Truly Asia sangat gencar. Maka, para peserta tahunannya lebih tahu Malaysia ketimbang Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, orang tahu nama Bali, tapi takut karena ada dua kali bom, terutama orang Amerika! Itulah yang dalam marketing disebut sebagai anxiety and desire, yang belum tentu mau diucapkan, demi sopan santun.Anda pernah nonton The Invention of Lying? Orang jadi sering melakukan white lie demi sopan santun dan kelihatan gentleman. Tapi, bagi orang marketing, justru itulah yang harus dicari!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga dengar dari Den Huan bahwa Sang Lee gila golf. Di KK, Sang Lee sudah diajak melihat beberapa lapangan golf. Karena itu, besoknya, dari tempat menginapnya di Grand Hyatt Nusa Dua, saya ajak dia melihat golf course yang pas berada di sebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Nusa Dua, dia juga meninjau dua tempat konferensi, yaitu Grand Hyatt dan Sheraton. Saya lihat wajah Sang Lee mulai berubah. Mungkin dia tidak pernah menyangka bahwa Bali bukan hanya tempat main-main, tapi juga bisa digunakan untuk koferensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peninjauan, kami mengajak dia ke Ubud. Perkenalan de­ngan keluarga Puri Ubud sangat mengesankan! Terus terang, itu bertujuan mengimbangi pertemuannya dengan keluarga sultan di KK. Saya berani memastikan bahwa Ubud punya kesakralanyang lebih berkelas dunia. Yang lebih mengesankan buat Sang Lee, dia kami minta berbicara di depan pejabat Pemda Gianyar, anak buah Dr Tjokorda Oka Sukawati yang juga bupati di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, dia lantas merasa menjadi orang penting, kan? Malamnya, kami ajak dia dinner di Restoran Mozaic. Tempat itu juga dipunyai bule yang beristri wanita Indonesia. Mozaic memang masuk dalam daftar restoran kelas dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam kedua, dia kami atur untuk tidur di Royal House atau vila VVIP di Royal Pita Maha, hotel milik keluarga Ubud. Paginya, saya ajak dia beryoga di tepi Sungai Ayung yang memang mengalir di dalam hotel. Dia juga kami ajak makan pagi di tepi Sungai Ayung sambil melihat orang-orang rafting, yang memang melewati Royal Pita Maha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wow, it is amazing. I never had an experience like this!" ucap dia. Saya melihat, "angin" mulai berbalik. Ibu Nia waktu itu langsung menyambar kesempatan tersebut dengan menawarkan diri untuk mensponsori Indonesia Cultural Nite di farewell party konferensi ke-27 di Sen Zhen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The timing is very right!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ditawarkan pada hari pertama, percuma karena feeling Sang Lee masih di KK. Yang lebih meyakinkan Sang Lee, dirinya melihat saya makan babi guling Ibu Oka berdampingan dengan Ibu Nia yang makan nasi ayam kadewatan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ saya punya kesempatan untuk menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara berdasar agama, melainkan Pancasila. Itulah keunikan Indonesia jika dibandingkan dengan Malaysia. Kayaknya, penjelasan itulah yang ditunggu-tunggu Sang Lee. Tapi, dia tidak berani bertanya karena sensitivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, orang marketing harus bisa membaca pikiran pelanggan. Sebab, sering orang menolak membeli bukan dengan alasan sesungguhnya. Melainkan, dia belum melihat jawaban atas pertanyaan yang disimpannya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ke Bandara Ngurah Rai, saya mengajak Sang Lee mampir ke Ritz-Carlton Jimbaran yang juga the best Ritz in the world. Di situ Sang Lee enjoy dengan fasilitas hidroterapi yang terbesar di dunia! Ibu Nia pun ikut terjun ke kolam! Sebuah pengorbanan dari direktur MICE yang mau turun ke lapangan sampai segitunya. Apalagi, kan hal itu sangat langka untuk seorang wanita muslim. Tapi, itulah yang membuat Sang Lee sangat bahagia sekaligus terharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat betapa ngototnya kami mempromosikan Bali. Dia sudah tidak mempersoalkan bom lagi ketika mengatakan yes sebelum meninggalkan Bali. Itulah the real country marketing story yang saya lakukan demi merebut 500 profesor datang ke Bali pada 30 Mei sampai 3 Juni 2010!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is a low budget, high impact marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang dari Bali, mereka semua adalah profesor yang akan jadi promotor untuk semua mahasiswa yang berjumlah ribuan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And very new wave too. Tidak pakai iklan, melainkan pendekatan komunitas. Bahkan, pasti lebih ampuh daripada iklan! Susah dan capai karena harus kreatif, tapi menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sekarang punya banyak teman di bidang kebudayaan dan pariwisata karena Pak Sapta selaku Dirjen Pemasaran suka melakukan new wave marketing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 27 Mei 2009, tepat HUT ke-78 Philip Kotler, saya dan Kotler dilantik sebagai special ambassador for Indonesia Tourism oleh Menbudpar Jero Wacik di Galeri Nasional Jakarta. Kami adalah duta kedua dan ketiga sesudah Bill Gates! (*)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-3382604593327584355?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/3382604593327584355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/bali-mengungguli-kinabalu-dengan-new.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3382604593327584355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3382604593327584355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/bali-mengungguli-kinabalu-dengan-new.html' title='Bali Mengungguli Kinabalu dengan New Wave Marketing'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9Q1nGeC6tI/AAAAAAAAAKY/KBiVoixdEk4/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6924999988649631967</id><published>2010-04-24T17:04:00.002+07:00</published><updated>2010-04-24T17:08:45.482+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Dari Mayo Clinic ke University of Nebraska: New Life, New Wave!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9LDHMGt_XI/AAAAAAAAAKQ/M3OMv6JKb4s/s1600/hermawan+kartajaya2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9LDHMGt_XI/AAAAAAAAAKQ/M3OMv6JKb4s/s200/hermawan+kartajaya2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463643826229738866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (95/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Dari Mayo Clinic ke University of Nebraska: New Life, New Wave!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AWAL 2008, saya diajak Stephanie, anak perempuan saya, untuk check-up di Mayo Clinic. Memasuki usia ke-60 pada 18 November 2007, dengan tema In Search of Meaning, kesehatan menjadi penting. Tanpa kondisi fisik yang memadai, pencarian makna hidup dengan terus-menerus mencari akan terhenti. Karena itu, saya selalu menambahkan PQ atau kecerdasan memelihara kondisi fisik sebelum IQ, EQ, dan SQ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kena diabetes pada usia 37 tahun lalu, sebetulnya saya jadi makin sadar kesehatan. Dulu tidak pernah berolahraga dan kerjanya cuma makan ngawur. Tapi, setelah kena, malah hati-hati dalam memilih makanan. Tapi, karena saya sangat addicted untuk joging, jadi sekarang lutut saya agak terganggu. Sudah tidak joging, hanya jalan cepat sekali-sekali.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap hari saya tes darah puasa. Kalau ketinggian jadi mengurangi intake, kalau kerendahan menambah intake. Dari pengalaman saya, kalau saya stick pada bento White Lotus untuk lunch dan dinner, selalu aman. Semua sudah terukur untuk kondisi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Rochester, tempat Mayo Clinic, saya dinyatakan sehat setelah diperiksa tiga hari dari rencana lima hari! Dari situ, saya terbang ke Lincoln, ke kampus University of Nebraska. Saya jadi guest-scholar dan diminta menjadi pembicara di forum Global Leadership Institute yang didirikan Profesor Sang Lee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Lee juga merupakan chair of management department di sana selama lebih dari 25 tahun! Dia merupakan profesor yang sangat disegani karena sudah menulis banyak jurnal dan buku di bidang Operational Research.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam forum yang berjumlah sekitar 30 profesor dan mahasiswa doktoral itulah, saya diminta ''mempertahankan'' konsep New Wave Marketing saya! Jadi, selain sudah di-''tes'' di Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, dan Tokyo, New Wave Marketing juga dibicarakan di kalangan akademik di Amerika. Hebatnya, mereka tidak mau mendebat di metodologi risetnya, tapi langsung pada esensi ''horizontalisasi''-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dean of Business School yang merupakan bos Prof Sang Lee juga hadir. Di antara semua profesor yang hadir, ada satu yang sangat senior. Prof Fred Luthans! Dia spesialis di human resources, khususnya di organizational behaviour. Buku teksnya dipakai sekolah bisnis di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu forum akan dimulai, Sang Lee mengasih tahu saya bahwa ada Fred di situ. Tapi, dia sengaja gak mau kasih tahu yang mana. Dia khawatir saya akan terpengaruh akan senioritas Fred Luthans.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar arek Suroboyo kan ''bonek''. Saya tetap aja presentasi dengan semangat seperti biasa. Semua lancar karena topik yang dibicarakan ya konsep hasil riset saya sendiri. Ya pasti saya yang paling menguasai. Ketika acara masuk ke tanya jawab, para profesor marketing malah diam. Mungkin mereka pilih safe karena tahu saya sudah menulis empat menjelang lima buku dengan Philip Kotler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang banyak mendebat justru para kandidat doktor atau mahasiswa S-3 dari Tiongkok! Di mana-mana, mereka memang agresif, seringkali lebih agresif dari mahasiswa India. Mereka sekarang sangat pede di mana-mana karena Tiongkok lagi jadi the new superpower dan negara yang paling ''ditakuti'' AS saat ini. Tidak susah untuk meladeni mereka. Sebab, bagaimanapun, mereka akan respect pada orang yang lebih senior. Ajaran Confucius kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum acara ditutup Prof Sang Lee, ada seorang profesor senior yang sebelumnya diam saja angkat bicara. Dia menyatakan yakin bahwa konsep New Wave Marketing ini akan jadi konsep masa depan! Begitu dia selesai bicara, semua bertepuk tangan dan pertemuan ditutup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, saya baru tahu bahwa itulah Profesor Fred Luthans! Profesor management yang paling disegani di University of Nebraska selain Prof Sang Lee. Dia mendekati saya dan membawa saya ke kamar kerjanya. Di situ, dia menceritakan hasil karyanya tentang Psychological Capital atau ''HERO'' yang masih sangat akademik. ''I want you to work with me to write a book about my model for Marketing. But in a practical way!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dia sadar bahwa jurnal-jurnal yang hanya dibaca di kalangan akademik tidak bisa membawa konsep HERO-nya yang bagus itu ke dunia praktis! Saya bilang pasti saya akan suka bekerja sama dengan dia, tapi masih ''antre''. Kan, masih harus menerbitkan New Wave Marketing bersama Philip Kotler sebagai buku keenam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep HERO berarti hope, efficacy, resiliency, dan optimism yang sudah ada alat pengukurnya. Dia sudah membuktikan secara ilmiah bahwa siapa pun yang HERO-nya lebih tinggi akan lebih hebat juga produktivitas, kreativitas, bahkan kesehatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat bahwa HERO cocok untuk self motivational tool bagi para marketer di era horizontal yang semakin sulit ini. Jangan tunggu dimotivasi orang lain, tapi ukurlah derajat HERO Anda dan tingkatkan sendiri! Itulah idenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan setelah acara di Nebraska itu, saya diundang Prof Sang Lee untuk menghadiri Pan Pacific Management Conference di Sen Zhen. Di situ, ternyata saya diberi Distinguished Global Leadership Award dari Pan Pacific Business Association, University of Nebraska. Penghargaan tertinggi mereka yang biasanya hanya diberikan pada para profesor! Karena itu, saya semakin yakin bahwa New Wave Marketing adalah konsep yang solid untuk masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 18 November 2008, saya merayakan HUT ke-62. Temanya jadi New Life, New Wave! Saya sudah menemukan makna hidup yang dicari setahun lalu. Apa itu? Tidak boleh menempatkan diri di atas orang lain, tapi juga tidak perlu di bawah orang lain. Tahun depan, saya akan ke Mayo Clinic lagi! (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6924999988649631967?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6924999988649631967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/dari-mayo-clinic-ke-university-of.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6924999988649631967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6924999988649631967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/dari-mayo-clinic-ke-university-of.html' title='Dari Mayo Clinic ke University of Nebraska: New Life, New Wave!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9LDHMGt_XI/AAAAAAAAAKQ/M3OMv6JKb4s/s72-c/hermawan+kartajaya2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-4480735094732754946</id><published>2010-04-23T18:10:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T18:36:43.245+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>Plant breeding breakthrough: Offspring with genes from only one parent</title><content type='html'>Plant Breeding Breakthrough: Offspring With Genes from Only One Parent&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ScienceDaily (Mar. 25, 2010) — A reliable method for producing plants that carry genetic material from only one of their parents has been discovered by plant biologists at UC Davis. The technique, to be published March 25 in the journal Nature, could dramatically speed up the breeding of crop plants for desirable traits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The discovery came out of a chance observation in the lab that could easily have been written off as an error.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We were doing completely 'blue skies' research, and we discovered something that is immediately useful," said Simon Chan, assistant professor of plant biology at UC Davis and co-author on the paper.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Like most organisms that reproduce through sex, plants have paired chromosomes, with each parent contributing one chromosome to each pair. Plants and animals with paired chromosomes are called diploid. Their eggs and sperm are haploid, containing only one chromosome from each pair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plant breeders want to produce plants that are homozygous -- that carry the same trait on both chromosomes. When such plants are bred, they will pass the trait, such as pest resistance, fruit flavor or drought tolerance, to all of their offspring. But to achieve this, plants usually have to be inbred for several generations to make a plant that will "breed true."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The idea of making a haploid plant with chromosomes from only one parent has been around for decades, Chan said. Haploid plants are immediately homozygous, because they contain only one version of every gene. This produces true-breeding lines instantly, cutting out generations of inbreeding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Existing techniques to make haploid plants are complicated, require expensive tissue culture and finicky growing conditions for different varieties, and only work with some crop species or varieties. The new method discovered by Chan and postdoctoral scholar Ravi Maruthachalam should work in any plant and does not require tissue culture.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ravi and Chan were studying a protein called CENH3 in the laboratory plant Arabidopsis thaliana. CENH3 belongs to a group of proteins called histones, which package DNA into chromosomes. Among the histones, CENH3 is found only in the centromere, the part of the chromosome that controls how it is passed to the next generation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When cells divide, microscopic fibers spread from each end of the cell and attach at the centromeres, then pull the chromosomes apart into new cells. That makes CENH3 essential for life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ravi had prepared a modified version of CENH3 tagged with a fluorescent protein, and was trying to breed the genetically modified plants with regular Arabidopsis. According to theory, the cross should have produced offspring containing one mutant gene (from the mother) and one normal gene (from the father). Instead, he got only plants with the normal gene.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"At first we threw them away," Chan said. Then it happened again.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ravi, who has a master's degree in plant breeding, looked at the plants again and realized that the offspring had only five chromosomes instead of 10, and all from the same parent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The plants appear to have gone through a process called genome elimination, Chan said. When plants from two different but related species are bred, chromosomes from one of the parents are sometimes eliminated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genome elimination is already used to make haploid plants in a few species such as maize and barley. But the new method should be much more widely applicable, Ravi said, because unlike the process for maize and barley, its molecular basis is firmly understood.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We should be able to create haploid-inducing lines in any crop plant," Ravi said. Once the haploid-inducing lines are created, the technique is easy to use and requires no tissue culture -- breeders could start with seeds. The method would also be useful for scientists trying to study genes in plants, by making it faster to breed genetically pure lines.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After eliminating half the chromosomes, Chan and Ravi had to stimulate the plants to double their remaining chromosomes so that they would have the correct diploid number. Plants with the haploid number of chromosomes are sterile.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The research also casts some interesting light on how species form in plants. CENH3 plays the same crucial role in cell division in all plants and animals. Usually, such important genes are highly conserved -- their DNA is very similar from yeast to whales. But instead, CENH3 is among the fastest-evolving sequences in the genome.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"It may be that centromere differences create barriers to breeding between species," Chan said. Ravi and Chan plan to test this idea by crossing closely-related species.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The work was supported by a grant from the Hellman Family Foundation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-4480735094732754946?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.sciencedaily.com/releases/2010/03/100324142012.htm?sms_ss=blogger' title='Plant breeding breakthrough: Offspring with genes from only one parent'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/4480735094732754946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/plant-breeding-breakthrough-offspring.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4480735094732754946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4480735094732754946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/plant-breeding-breakthrough-offspring.html' title='Plant breeding breakthrough: Offspring with genes from only one parent'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-5392232007321749523</id><published>2010-04-23T17:47:00.001+07:00</published><updated>2010-04-23T17:49:15.807+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Made in Indonesia, Tested in Asia, Published in US!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9F7GKRUteI/AAAAAAAAAKI/62ZX-T3bQ6A/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9F7GKRUteI/AAAAAAAAAKI/62ZX-T3bQ6A/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463283168743568866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (94/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Made in Indonesia, Tested in Asia, Published in US!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUDAH menjadi kebiasaan saya untuk memulai suatu konsep marketing di Indonesia, mengujinya di Asia, dan menerbitkannya menjadi buku di Amerika bersama Philip Kotler. Setelah di-launch pada 2008, konsep New Wave Marketing mendapat banyak tanggapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya saya mulai menggunakan istilah 12-C untuk mentransformasi 9-E (elemen) yang vertikal. Keyakinan saya sangat kuat bahwa pada 2020 nanti key words yang berasal dari legacy marketing akan terdengar "menjijikkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini saja, sudah banyak yang menjalankan Community Based Marketing walaupun hanya "berganti nama". Masa mensponsori suatu even sudah dinamai menjalankan marketing berdasarkan komunitas? Kalau hanya begitu, ya namanya baru below the line (BTL).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era Legacy yang vertikal, ada istilah Above The Line (ATL) untuk komunikasi via media massa dan Below The Line (BTL) untuk yang bisa menghasilkan penjualan "lebih langsung" atau sponsorship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di New Wave Marketing yang horizontal, membentuk atau memilih komunitas bukan ATL atau BTL. It is totally different! Sebuah komunitas mempunyai Purpose, Identity dan Value (PIV) tersendiri. Anda mesti mengerti, menerima dan meng-adopt supaya bisa di-confirm jadi anggota, kalau tidak Anda tetap dianggap alien!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Anda membentuk komunitas sendiri, Anda bisa menetapkan PIV-nya. Dan, menyeleksi siapa yang mau di-confirm! Step Community-Confirmation yang merupakan 2C pertama "pengganti" Segmentation-Targeting ini merupakan "pintu masuk" untuk aktivitas selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan PDB yang merupakan anchor-nya sembilan elemen? Di New Wave Marketing, PDB jadi "Triple C" yaitu Clarification-Cofication-Character! Nah, kalau Anda sudah ada "di dalam" suatu komunitas, Anda bisa berinteraksi dengan semua anggota komunitas. Lakukan kegiatan branding ada di sini, tapi dengan tidak "menembak secara vertikal". Di zaman New Wave, tidak ada yang mau jadi "sasaran tembak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gone are the Days that Marketers are Snipers! Marketers are "Story Tellers","Script Writers" even "Directors" now!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membayangkan di Disney, ada karakter Mickey Mouse, Mini Mouse, Donald Duck, dan lain-lain. Masing masing authentic diferensiasinya! Dan, dari sikap dan perilakunya, orang sudah clear akan DNA masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Triple C-nya Mickey Mouse memang berbeda dengan Triple C-nya Donald Duck. Ini saatnya para marketer belajar dari para novelis untuk meng-"hidup"-kan berbagai karakter dalam satu cerita. Wow! Tidak pernah terbayangkan sebelumnya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan marketing mix yang biasanya disebut 4P sekarang disebut 4C: Co-creation, Currency, Communal Activation, dan Conversation! Sekali Anda ada "di dalam" komunitas, Anda bisa mengembangkan produk bareng-bareng dengan komunitas. Dengan demikian, kemungkinan gagal waktu di-launch lebih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga akan berbeda-beda menurut dimensi time and space, bahkan individual. Bagaikan Currency yang nilainya floating bergantung pada berbagai aspek. Supply, Ddemand, intervensi, politik ,dan sebagainya. Karena itu, currency bisa menghasilkan harga yang no-price alias free sampai price-less atau tak ternilai! Bukan sekadar menaikkan harga atau memberikan diskon seperti di era legacy marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Place harus dipakai untuk A place, virtual or real one, should activate the community. Makin sering tempat Anda mengadakan aktivitas, semakin bagus. Sedang promotion jelas akan ditolak pada 2020 dan harus diganti dengan A fair conversation! Selling harus juga berubah jadi A fair commercialisation yang win-win untuk kedua belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya service jadi care sering disalahartikan. Banyak orang yang mengubah kata customer cervice menjadi customer care, padahal kelakuannya sama saja. Peduli berarti menempatkan customer bukan "di atas" marketer, tapi menempatkan customer sebagai seorang kawan, bahkan soulmate kalau bisa. Bukan memberikan yang "terhebat", tapi yang "terbaik" untuk pelanggan. Bukan memberikan "variasi", tapi membantu pelanggan untuk "memilih" yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, process berubah menjadi collaboration yang bisa dilakukan bukan dengan pelanggan saja, tapi "wajib" dilakukan dengan pihak lain, termasuk dengan pesaing bila perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jumlahnya 12 C kan yang berbeda sama sekali dari 9 elemen, bukan sekadar "istilah baru". Akhir tahun lalu pada 10 Desember 2009, juga di MarkPlus Conference di Pacific Place Jakarta, saya menyempurnakan lagi 12 C itu dengan CONNECT!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Connect ini juga merupakan nama buku yang saya tulis bersama dengan Waizly Darwin dan para pembaca Kompas. Di situ saya mengatakan bahwa Connect merupakan prasyarat awal sebelum menjalankan 12 C! Letaknya ada di tengah model Landscape 4C (Change, Competitor, Customer, Company ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya? Sebelum berpikir komunitas, Anda harus punya sebuah Always On Paradigm! Ada tiga tingkat Connect! Pertama saya sebut mobile-connect. Ini syarat awal, artinya ke mana pun Anda pergi harus siap connect dengan tiga C lainnya yaitu: Customer, Change Agent, bahkan Competitor! Kalau enggak? Anda pasti akan outdated! Anda juga harus well-connected dan siap 24/7!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, yang saya sebut sebagai experiential connect atau deep connection. Anda wajib pernah punya experience bersama, baik online, kalau bisa offline dengan beberapa orang yang Anda anggap penting untuk "masuk lebih dalam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, yang terakhir saya sebut sebagai social connect atau strong connectivity! Untuk beberapa orang pilihan, Anda perlu "masuk" ke komunitas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di sinilah "sambungan" untuk masuk 12 C lewat C pertama, yaitu Community! Pada New Wave Marketing, sudah tidak ada ATL dan BTL lagi. Yang ada ON-LINE dan OFF-LINE ! Online untuk meng-create excitement, sedangkan offline untuk intimacy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, New Wave Marketing sama sekali bukan hanya ONLINE, tapi juga OFFLINE. Bukan juga digital marketing, tapi sebuah pemikiran baru untuk memosisikan pelanggan sejajar dengan marketer. Tidak "di bawah", tapi juga tidak perlu "di atas"! Semua ini dijelaskan secara detail di buku New Wave Marketing dan Connect terbitan Gramedia Pustaka Utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah yang saya sebut sebagai "diracik" di Indonesia. Tapi juga sudah "dites" untuk dapat feedback di berbagai kota Asia di berbagai kesempatan. Hasilnya sangat positif. Langkah terakhir? Diterbitkan di Amerika bersama Philip Kotler lagi sebagai buku saya keenam! (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-5392232007321749523?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/5392232007321749523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/made-in-indonesia-tested-in-asia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5392232007321749523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/5392232007321749523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/made-in-indonesia-tested-in-asia.html' title='Made in Indonesia, Tested in Asia, Published in US!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9F7GKRUteI/AAAAAAAAAKI/62ZX-T3bQ6A/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-4183212456841619172</id><published>2010-04-22T18:34:00.001+07:00</published><updated>2010-04-22T18:36:12.727+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Dakwah vs Menakut-nakuti</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A0pnCDElI/AAAAAAAAAJ4/DUCKPjUVb9E/s1600/gusmus+kacamatahitam.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A0pnCDElI/AAAAAAAAAJ4/DUCKPjUVb9E/s200/gusmus+kacamatahitam.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462924237457265234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dakwah vs Menakut-nakuti&lt;br /&gt;Oleh: Dr. KH. A. Mustofa Bisri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang kawan budayawan dari satu daerah di Jawa Tengah yang biasanya hanya SMS-an dengan saya, tiba-tiba siang itu menelpon. Dengan nada khawatir, dia melaporkan kondisi kemasyarakatan dan keagamaan di kampungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluhnya antara lain,“Kalau ada kekerasan di Jakarta oleh kelompok warga yang mengaku muslim terhadap saudara-saudaranya sebangsa yang mereka anggap kurang menghargai Islam, mungkin itu politis masalahnya. Tapi ini di kampung, Gus, sudah ada kelompok yang sikapnya seperti paling Islam sendiri. Mereka dengan semangat jihad, memaksakan pahamnya ke masyarakat. Sasarannya jamaah-jamaah di masjid dan surau. Rakyat pada takut. Bahkan, na’udzu billah, Gus, saking takutnya ada yang sampai keluar dari Islam. Ini bagaimana? Harus ada yang mengawani masyarakat, Gus. NU dan Muhammadiyah kok diam saja ya?”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi yang dilaporkan kawan saya itu bukanlah satu-satunya laporan yang saya terima. Ya, akhir-akhir ini sikap perilaku keberagamaan yang keras model zaman Jahiliyah semakin merebak. Hujjah-nya, tidak tanggung-tanggung seperti membela Islam, menegakkan syariat, amar makruf nahi munkar, memurnikan agama, dsb. Cirinya yang menonjol : sikap merasa benar sendiri dan karenanya bila bicara suka menghina dan melecehkan mereka yang tidak sepaham. Suka memaksa dan bertindak keras dan kasar kepada golongan lain yang mereka anggap sesat. Seandainya kita tidak melihat mereka berpakaian Arab dan sering meneriakkan “Allahu Akbar!”, kita sulit mengatakan mereka itu orang-orang Islam. Apalagi bila kita sudah mengenal pemimpin tertinggi dan panutan kaum muslimin, Nabi Muhmmad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui, Nabi kita yang diutus Allah menyampaikan firman-Nya kepada hamba-hamba-Nya, adalah contoh manusia paling manusia. Manusia yang mengerti manusia dan memanusiakan manusia. Rasulullah SAW seperti bisa dengan mudah kita kenal melalui sirah dan sejarah kehidupannya, adalah pribadi yang sangat lembut, ramah dan menarik. Diam dan bicaranya menyejukkan dan menyenangkan. Beliau tidak pernah bertindak atau berbicara kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;روى البخاري عن أنس رضي الله عنه قال: لم يكن رسول الله صلى الله عليه وسلم سبابا ولا لماما ولا فاحشا&lt;br /&gt;Sahabat Anas r.a yang lama melayani Rasulullah SAW, seperti diriwayatkan imam Bukhari, menuturkan bahwa Rasulullah SAW bukanlah pencaci, bukan orang yang suka mencela, dan bukan orang yang kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وروى الترمذي عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه قال: لم يكن رسول الله صلى الله عليه وسلم فاحشا ولا متفاحشا ولا صخابا في الأسواق&lt;br /&gt;Sementara menurut riwayat Imam Turmudzi, dari sahabat Abu Hurairah r.a: Rasulullah SAW pribadinya tidak kasar, tidak keji, dan tidak suka berteriak-teriak di pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sesuai dengan firman Allah sendiri kepada Rasulullah SAW di Q. 3: 159, “Fabima rahmatin minallaahi linta lahum walau kunta fazhzhan ghaliizhalqalbi lanfadhdhuu min haulika …” , Maka disebabkan rahmat dari Alllah, kamu lemah lembut kepada mereka. Seandainya kamu berperangai keras berhati kasar, niscaya mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kita tidak bisa mengerti bila ada umat Nabi Muhammad SAW, berlaku kasar, keras dan kejam. Ataukah mereka tidak mengenal pemimpin agung mereka yang begitu berbudi, lemah- lembut dan menyenangkan; atau mereka mempunyai panutan lain dengan doktrin lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin sikap mereka yang demikian itu merupakan reaksi belaka dari kezaliman Amerika dan Yahudi/Israel. Kalau memang ya, bukankah kitab suci kita al-Quran sudah mewanti-wanti, berpesan dengan sangat agar kita tidak terseret oleh kebencian kita kepada suatu kaum untuk berlaku tidak adil. “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak-penegak kebenaran karena Allah (bukan karena yang lain-lain!), menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencian kalian terhadap suatu kaum mendorong kalian untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah; adil itu lebih dekat kepada takwa dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Baca Q. 5: 9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua orang Islam mengetahui bahwa Rasulullah SAW diutus utamanya untuk menyempurnakan budi pekerti. Karena itu, Rasulullah SAW sendiri budi pekertinya sangat luhur (Q. 68: 4). Mencontohkan dan mengajarkan keluhuran budi. Sehingga semua orang tertarik . Ini sekaligus merupakan pelaksanaan perintah Allah untuk berdakwah. Berdakwah adalah menarik orang bukan membuat orang lari. (Baca lagi Q. 3: 159!). Bagaimana orang tertarik dengan agama yang dai-dainya sangar dan bertindak kasar tidak berbudi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perilaku mereka yang bicara kasar dan tengik, bertindak brutal sewenang-wenang sambil membawa-bawa simbol-simbol Islam, saya kadang-kadang curiga, jangan-jangan mereka ini antek-antek Yahudi yang ditugasi mencemarkan agama Islam dengan berkedok Islam. Kalau tidak, bagaimana ada orang Islam, apalagi sudah dipanggil ustadz, begitu bodoh: tidak bisa membedakan antara dakwah yang mengajak orang dengan menakut-nakuti yang membuat orang lari. Bagaimana mengajak orang mengikuti Rasulullah SAW dengan sikap dan kelakuan yang berlawanan dengan sikap dan perilaku Rasulullah SAW? &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-4183212456841619172?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/4183212456841619172/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/dakwah-vs-menakut-nakuti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4183212456841619172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4183212456841619172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/dakwah-vs-menakut-nakuti.html' title='Dakwah vs Menakut-nakuti'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A0pnCDElI/AAAAAAAAAJ4/DUCKPjUVb9E/s72-c/gusmus+kacamatahitam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8995489082616396346</id><published>2010-04-22T18:33:00.001+07:00</published><updated>2010-04-22T18:37:22.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Hanya Ada New Wave Marketing Mulai 1 Januari 2020</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A0SYtQcKI/AAAAAAAAAJw/Jt33dVLNx7k/s1600/hermawan+kartajaya2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A0SYtQcKI/AAAAAAAAAJw/Jt33dVLNx7k/s200/hermawan+kartajaya2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462923838474973346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (93/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Hanya Ada New Wave Marketing Mulai 1 Januari 2020&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUKU The World is Flat tulisan Thomas Friedman layaknya The New New Testament. Semacam perjanjian paling baru bagi setiap orang di bumi bahwa situasi sudah berubah total. Friedman bukan profesor dari sekolah bisnis top dunia, melainkan hanya seorang wartawan yang berkeliling dunia. Di mana-mana dia mengamati dan menemukan bahwa globalisasi sudah mencapai era 3.0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era 1.0 adalah masa negara-negara adikuasa dari Eropa menguasai seluruh dunia. Indonesia termasuk jadi korbannya, jadi koloni Belanda selama 350 tahun! Era 2.0 adalah masa perusahaan adikuasa melanda dunia. Mereka mengkavling dunia menurut region-region sesuai dengan yang mereka mau. Pemerintah dipaksa memenuhi keringanan pajak yang diminta dengan dalih investasi. Para multinational company (MNC) malah diundang masuk ke suatu negara dengan ditawari macam-macam insentif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Globalisasi 3.0 sudah dimulai. Setiap individu yang terhubung ke internet akan berkuasa. Perusahaan MNC dan negara takut terhadap power mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Friedman menulis buku itu, Facebook, Google, Youtube, dan Twitter belum sekuat sekarang. Tapi, yang dia tulis tersebut benar dan semakin terbukti. Melampaui prediksi Alvin Toffler dalam bukunya, The Third Wave.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Itu sesuai dengan buku Marketing 3.0 yang berdasar transparansi. Dalam dunia datar yang dibayangkan oleh Friedman, negara dan perusahaan -yang biasanya menempatkan diri di atas individu- akan tidak berdaya. Kenapa? Sebab, individu yang terkoneksi satu sama lain oleh internet akan jadi kekuatan social networking yang dahsyat! Harus ada spirit transparansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia datar tersebut, orang sudah tidak membicarakan hal-hal yang vertikal, seperti bangsa, negara, suku, agama, usia, pekerjaan, bahkan status! Mereka terkoneksi sebagai citizen of the world. Mereka merupakan manusia dengan spirit yang sama. Yaitu, ingin bekerja sama, bermain bersama, dan berinteraksi bersama. Mereka saling tukar ide untuk suatu kehidupan dunia yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat pada lirik Imagine dari John Lennon yang sejak dulu merindukan hal semacam itu. Luar biasa, kan? Nah, saya pun berpikir mengembangkan Marketing 3.0 pada tataran model pelaksanaan! Saya merasa sudah saatnya mentransformasikan model Marketing Plus 2000 yang jadi sustainable market-ing enterprise atau SME, yang merupakan versi 3.0 itu. Tapi, kali ini bukan jadi versi 4.0, melainkan berubah total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari vertikal ke horizontal! Ketika intensif melakukan riset tentang cara menghorizontalkan sembilan elemen, saya ngobrol dengan Pak I Nyoman G. Wiryanata, director of consumer PT Telkom Indonesia. Dia bercerita, lanskap Telkom telah berubah dari legacy ke new wave.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah istilah teknologi yang lazim digunakan di industri telekomunikasi. Mendadak saja, terjadi "Aha" di otak saya saat diskusi berlangsung. Lalu, saya bilang kepada Pak Nyoman bahwa saya sudah ketemu nama yang pas bagi suatu horizontal marketing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;New Wave Marketing! Wow! Saya suka nama itu! Pulang dari diskusi, saya googling kata new wave yang mengakibatkan saya semakin yakin bahwa itu adalah kata yang benar! Maka, saat itulah saya mulai menggarap dengan serius penghorizontalan sembilan elemen. Saya yakin bahwa sembilan elemen tersebut habis pada 2020! Kenapa? Sebab, sembilan elemen itu sudah semakin mahal dan tidak efektif lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan STP atau segmentation-targeting-positioning. Individu yang terkoneksi satu sama lain tersebut tidak mau di-STP-kan lagi! Mereka sudah berkomunitas, di mana marketer harus mampu diterima di situ untuk mengklarifikasikan siapa dirinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, STP jadi communitization, confirmation, dan clarification! Carilah komunitas-komunitas yang cocok atau bentuklah komunitas Anda sendiri. Kemudian, please confirmed that you are in the community. Komunitas tidak bisa ditarget. Sebab, para anggotanya solid, tidak seperti segmen yang loose.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi positioning dari Al Ries dan Jack Trout akan gugur sendiri. Sebab, otak individu di komunitas tidak bisa dikerjai dengan iklan lagi. Yang bisa dilakukan, Anda harus masuk ke dalam komunitas untuk mengklarifikasi positioning yang Anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana DMS di taktik? Diferensiasi jadi lebih susah pada era horizontal. Harus authentic supaya susah ditiru. Karena itu, saya menyebutnya sebagai codification of a DNA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk sebaiknya diciptakan bersama pelanggan. Sebab, itu jadi co-creation. Price jadi currency karena floating kayak mata uang sesuai dengan intrinsic dan extrinsic value-nya. Place jadi communal activation. Sebab, hanya di tempat pengaktifan komunitas itulah terjadi channel informasi maupun penjualan.Promotion jadi conversation karena pelanggan sudah tidak mau diberi promosi lagi. Mereka lebih percaya dengan percakapan dalam komunitas sendiri. Selling jadi commercialization karena individu hanya mau melakukan a fair transaction. Mereka tidak suka jika dijadikan sasaran para salesman!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada BSP atau marketing value, juga terjadi transformasi. Sebuah brand akan jadi karakter! Sebuah brand yang dipaksakan masuk ke benak konsumen bakal susah diingat. Tapi, sebuah karakter yang khas akan diingat orang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Service jadi care karena pelayanan sudah jadi generik. Orang sekarang menuntut kepedulian! Sedangkan process jadi collaboration. Kenapa? Sebab, sesuatu yang dilakukan sendiri akan jadi mahal. Mulai hulu sampai hilir, kolaborasi harus diupayakan dengan berbagai pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku berbahasa Indonesia untuk new wave marketing yang sering saya sebut sebagai low budget high impact marketing tersebut sudah jadi best seller di Indonesia. Buku itu diluncurkan di MarkPlus Conference yang dihadiri 4.000 orang pada Desember 2008 di Pacific Place dan sekarang sudah dicetak ulang beberapa kali. Ketika saya menjelaskan kepada Philip Kotler, dia suka sekali. Bahkan, John Wiley minta ide tersebut digabung dengan konsep marketing 3.0!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menolaknya dengan halus. Tapi, itulah rencana buku keenam saya bersama Kotler! Banyak yang belum percaya akan efektivitas new wave marketing saat ini walaupun trennya sudah jelas. Saya hanya bilang, "Saat Anda bangun pada 1 Januari 2020, sudah tidak ada lagi legacy marketing. Yang ada hanya new wave marketing!" (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8995489082616396346?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8995489082616396346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/grow-with-character-93100-series-by.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8995489082616396346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8995489082616396346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/grow-with-character-93100-series-by.html' title='Hanya Ada New Wave Marketing Mulai 1 Januari 2020'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A0SYtQcKI/AAAAAAAAAJw/Jt33dVLNx7k/s72-c/hermawan+kartajaya2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6331977186004585465</id><published>2010-04-21T19:23:00.002+07:00</published><updated>2010-04-21T19:52:27.502+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Ulama-ulama Indonesia Di Haromain: Embrio NU di Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S87yhFYtRaI/AAAAAAAAAJo/Ejt9IyF2VDg/s1600/habib+lutfi+bin+yahya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S87yhFYtRaI/AAAAAAAAAJo/Ejt9IyF2VDg/s200/habib+lutfi+bin+yahya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462570048242402722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak diantara kita yang kepaten obor, kehilangan sejarah, terutama generasi-generasi muda. Hal itupun tidak bisa disalahkan, sebab orang tua-orang tua kita, -sebagian jarang memberi tahu apa dan bagaimana sebenarnya Nahdlitul Ulama itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pengertian-pengertian mulai dari sejarah bagaimana berdirinya NU, bagaimana perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan NU, bagaimana asal usul atau awal mulanya Mbah Kiai Hasyim Asy’ari mendirikan NU dan mengapa Ahlus sunah wal jamaah harus diberi wadah di Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibentuknya NU sebagai wadah Ahlu Sunah bukan semata-mata KH Hasyim Asy’ari ingin ber-inovasi, tapi memang kondisi pada waktu itu sudah sampai pada kondisi dloruri, wajib mendirikan sebuah wadah. Kesimpulan bahwa membentuk sebuah wadah Ahlus Sunah di Indonesia menjadi satu keharusan, merupakan buah dari pengalaman ulama-ulama Ahlu Sunah, terutama pada rentang waktu pada tahun 1200 H sampai 1350 H.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kurun itu ulama Indonesia sangat mewarnai, dan perannya dalam menyemarakan kegiatan ilmiyah di Masjidil Haram tidak kecil. Misal diantaranya ada seorang ulama yang sangat terkenal, tidak satupun muridnya yang tidak menjadi ulama terkenal, ulama-ulama yang sangat tabahur fi ilmi Syari’ah, fi thoriqoh wa fi ilmi tasawuf, ilmunya sangat melaut luas dalam syari’ah, thoriqoh dan ilmu tasawuf. Dintaranya dari Sambas, Ahmad bin Abdu Somad Sambas. Murid-murid  beliau banyak yang menjadi ulama-ulama besar seperti Kyai Tholhah Gunung jati Cirebon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiai Tholhah ini adalah kakek dari Kiai Syarif Wonopringgo, Pekalongan. Muridnya yang lain, Kiai Syarifudin bin Kiai Zaenal Abidin Bin Kiai Muhammad Tholhah. Beliau diberi umur panjang, usianya seratus tahun lebih. Adik seperguruan beliau diantaranya Kiai Ahmad Kholil Bangkalan. Kiai kholil lahir pada tahun 1227 H. Dan diantaranya murid-murid Syeh Ahmad sambas yaitu Syekh Abdul Qodir Al Bantan, yang menurunkan anak murid, yaitu Syekh Abdul Aziz Cibeber Kiai Asnawi Banten. Ulama lain yang sangat terkenal sebagai ulama ternama di Masjidil Harom adalah  Kiai Nawawi al Bantani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau lahir pada tahun 1230 H dan meninggal pada tahun 1310 H, bertepatan dengan meninggalnya mufti besar Sayid Ahmad Zaini Dahlan. Ulama Indonesia yang lainnya yang berkiprah di Masjidil Harom adalah Sayid Ahmad an Nahrowi Al Banyumasi, beliau diberi umur panjang, beliau meninggal pada usia 125. Tidak satupun pengarang kitab di Haromain; Mekah-Madinah, terutama ulama-ulama yang berasal dari Indonesia yang berani mencetak kitabnya sebelum ada pengesahan dari Sayidi Ahmad an Nahrowi Al Banyumasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Abdul Qadir Al Bantani murid lain Syekh Ahmad bin Abdu Somad Sambas, yang mempunyai murid Kiai Abdul Latif Cibeber dan Kiai Asnawi Banten. Adapun ulama-alama yang lain yang ilmunya luar biasa adalah Sayidi Syekh Ubaidillah Surabaya, beliau melahirkan ulama yang luar biasa yaitu Kiai Ubaidah Giren Tegal, terkenal sebagai Imam Asy’ari-nya Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan melahirkan seorang ulama, auliya besar, Sayidi Syekh Muhammad Ilyas Sukaraja. Guru dari guru saya Sayidi Syekh Muhamad Abdul Malik. Yang mengajak Syekh Muhammad Ilyas muqim di Haromain yang mengajak adalah Kiai Ubaidah tersebut, di Jabal Abil Gubai, di Syekh Sulaiman Zuhdi. Diantaranya murid muridnya lagi di Mekah Sayidi Syekh Abdullah Tegal. Lalu Sayidi Syekh Abdullah Wahab Rohan Medan, Sayid Syekh Abdullah Batangpau, Sayyidi syekh Muhmmad Ilyas Sukaraja, Sayyidi Syekh Abdul Aziz bin Abdu Somad al Bimawi, dan Sayidi Syekh Abdullah dan Sayidi Syekh Abdul Manan, tokoh pendiri Termas sebelum Kiai Mahfudz dan sebelum Kiai Dimyati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijaman Sayidi Syekh Ahmad Khatib Sambas ataupun Sayidi Syekh Sulaiman Zuhdi, murid yang terakhir adalah Sayidi Syekh Ahmad Abdul Hadi Giri Kusumo daerah Mranggen. Inilah ulama-ulama indonesia diantara tahun 1200 H sampai tahun 1350. Termasuk Syekh Baqir Zaenal Abidin jogja, Kyai Idris Jamsaren, dan banyak tokoh-tokoh pada waktu itu yang di Haromain. Seharusnya kita bangga dari warga keturunan banagsa kita cukup mewarnai di Haromain, beliau-beliau memegang peranan yang luar biasa. Salah satunya guru saya sendiri Sayyidi Syekh Abdul Malik yang pernah tinggal di Haromain dan mengajar di Masjidil Haram khusus ilmu tafsir dan hadits selama 35 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah  muridnya Syekh Mahfudz Al Turmidzi. Mengapa saya ceritakan yang demikian, kita harus mengenal ulama-ulama kita dahulu yang menjadi mata rantai berdirinya NU, kalau dalam hadits itu betul-betul tahu sanadnya, bukan hanya katanya-katanya saja, jadi kita harus tahu darimana saja ajaran Ahli Sunah Wal Jamaah yang diambil oleh Syekh Hasyim Asy’ari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sembarang orang tapi yang benar-benar orang-orang tabahur ilmunya, dan mempunyai maqomah, kedudukan yang luar biasa. Namun sayang peran penting ulama-ulama Ahlu Sunah di Haromain pada masa itu (pada saat Syarif Husen berkuasa di Hijaz), khsusunya ulama yang dari Indonesia tidak mempunyai wadah. Kemudian hal  itu di pikirkan oleh kiai Hasyim Asy’ari disamping mempunyai latar belakang dan alasan lain yang sangat kuat sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang berdirinya NU beberapa ulama besar kumpul di Masjidil Harom, -ini sudah tidak tertulis dan harus dicari lagi nara sumber-sumbernya, beliau-beliau menyimpulkan sudah sangat mendesak berdirinya wadah bagi tumbuh kembang dan terjaganya ajaran Ahlu Sunah Wal Jamaah. Akhirnya  di istiharohi oleh para ulama-ulama Haromain, lalu mengutus Kiai Hasyim Asy’ari untuk pulang ke Indonesia agar menemui dua orang di Indonesia, kalau dua orang ini mengiakan jalan terus kalau tidak, jangan diteruskan. Dua orang tersebut yang pertama Habib Hasyim bin Umar Bin Toha Bin Yahya Pekalongan, yang satunya lagi Mbah kholil Bangkalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu tidak heran jika Mukatamar NU yang ke 5 dilaksanakan di Pekalongan tahun 1930 M. Untuk menghormati  Habib Hasyim yang wafat pada itu. Itu suatu penghormatan yang luar biasa. Tidak heran kalau di Pekalongan sampai dua kali menjadi tuan rumah Muktamar Thoriqoh. Tidak heran karena sudah dari sananya, kok tahu ini semua sumbernya dari mana? Dari seorang yang soleh, Kiai Irfan. Suatu ketika saya duduk-duduk dengan Kiai Irfan, Kiai Abdul Fatah dan Kiai Abdul Hadi. Kiai Irfan bertanya pada saya “kamu ini siapanya Habib Hasyim?”. Yang menjawab pertanyaan itu Kiai Abdul Fatah dan Kiai Abdul Hadi; “ini cucunya Habib Hasyim Yai”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya di beri wasiat, katanya; ‘mumpung saya masih hidup tolong catat sejarah ini. Mbah Kiai Hasyim Asy’ari datang ketempatnya Mbah Kiai Yasin, Kiai Sanusi ikut serta pada waktu  itu. Disitu diiringi oleh Kiai Asnawi Kudus, terus diantar datang ke Pekalongan, lalu bersama Kiai Irfan datang ke kediamannya Habib Hasyim. Begitu KH. Hasyim Asy’ari duduk,  Habib Hasyim langsung berkata, ‘Kyai Hasyim Asy’ari, silahkan laksanakan niatmu kalau mau membentuk wadah  Ahlu Sunah Wal Jamaah. Saya rela tapi tolong saya jangan ditulis’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu wasiat Habib Hasyim, terus Kyai Hasyim Asy’ari merasa lega dan puas. Kemudin Kiai Hasyim Asy’ari menuju ke tempatnya Mbah Kiai Kholil Bangkalan, kemudian Mbah Kyai kholi bilang sama Kyai Hasyim Asyari laksanakan apa niatmu saya ridlo seperti ridlonya Habib Hasyim tapi saya juga minta tolong, nama saya jangan ditulis.’ Kata Kiai Hasyim Asy’ari ini bagaimana kyai, kok tidak mau ditulis semua. Terus mbah Kiai Kholil menjawab kalau mau tulis silahkan tapi sedikit saja. Itu tawadluknya Mbah Kyai Ahmad Kholil Bangkalan. Dan ternyata sejarah tersebut juga dicatat oleh Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sedikit perjalanan Nahdlotul Ulama. Inilah perjuangan pendiri Nahdlotul ulama. Para pendirinya merupakan tokoh-tokoh ulama yang luar biasa. Makanya hal-hal  yang demikian itu tolong ditulis, biar anak-anak kita itu tidak terpengaruh oleh yang tidak-tidak, sebab mereka tidak mengetahui sejarah. Anak-anak kita saat ini banyak yang tidak tahu, apa sih NU itu? Apa sih Ahlu Sunah itu? La ini permasalahan kita. Upaya pengenalan itu yang paling mudah dilakukan dengan memasang foto-foto para pendiri NU, khususnya foto Hadrotu Syekh Kiai Hasyim Asy’ari. (Disampaikan pada Harlah NU di Kota Pekalongan. Hly.net/ Nzr/Tsi/update-inkanzus)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6331977186004585465?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6331977186004585465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/ulama-ulama-indonesia-di-haromain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6331977186004585465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6331977186004585465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/ulama-ulama-indonesia-di-haromain.html' title='Ulama-ulama Indonesia Di Haromain: Embrio NU di Indonesia'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S87yhFYtRaI/AAAAAAAAAJo/Ejt9IyF2VDg/s72-c/habib+lutfi+bin+yahya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-4134233395983333790</id><published>2010-04-21T18:07:00.001+07:00</published><updated>2010-04-21T18:14:09.995+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Marketing 3.0: Dari Buku Wiley and Sons di Amerika Sampai ke Museum Puri Lukisan di Ubud</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S87d8Q2a4_I/AAAAAAAAAJg/nGX8PhEPkoE/s1600/hermawan+kartajaya2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S87d8Q2a4_I/AAAAAAAAAJg/nGX8PhEPkoE/s200/hermawan+kartajaya2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462547425432101874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (92/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Marketing 3.0: Dari Buku Wiley and Sons di Amerika Sampai ke Museum Puri Lukisan di Ubud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSES berpikir untuk mengembangkan konsep marketing yang sejalan dengan zaman bagi saya tidak pernah berhenti. Hal itu tidak bisa terlepas dari perkembangan MarkPlus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marketing 3.0 buat saya punya arti tersendiri. Terutama, ketika saya memasuki usia 60 tahun pada 18 November 2007. Mulai saat itu, saya sadar bahwa saya sudah memasuki suatu life stage berikutnya. Bisa-bisa the last life stage. Karena itu, saya mulai menetapkan tema untuk diri sendiri tiap tahun. Khusus tahun ke-60 tersebut, saya menetapkan tema In Search of Meaning. Artinya, Mencari Makna Hidup. Kira-kira seperti itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat hidup saya pada 30 tahun pertama sebagai HK 1.0 yang berjuang secara rasional. Melakukan segala macam hal untuk bisa survive. Sebab, waktu kecil di kampung, saya sangat miskin. Karena itu, saya hanya memikirkan cara agar dapat hidup layak dan berani bekerja keras supaya bisa menerobos ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua saya selalu bilang bahwa saya harus pintar karena keluarga kami miskin. "Jangan ambil risiko karena kita bukan pengusaha." Papa saya selalu mengarahkan saya untuk jadi seorang profesional yang dibutuhkan oleh orang banyak supaya hidup saya safe. Nilai-nilai rasional seperti yang saya warisi dari orang tua itulah yang mewarnai era 1.0 saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 30 tahun kedua, saya melihat hidup saya sebagai HK 2.0, yang mulai membentuk kepribadian saya. Terus terang, saya banyak terpengaruh buku Daniel Coleman yang mengupas pentingnya emotional intelligence atau kecerdasan emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sukses tidaknya seseorang lebih ditentukan oleh EQ ketimbang IQ." Hal itu dibuktikan oleh Coleman lewat berbagai penelitian. MarkPlus lahir pada 1 Mei 1990, ketika saya hampir berusia 43 tahun. Artinya, saya kira-kira berada di tengah era HK 2.0. Di era itu saya pengin menjadi diri sendiri, di samping selalu sering merasa bersalah kepada kedua orang tua saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa saya kurang hormat dan kurang menunjukkan kasih sayang ketika mereka masih hidup? Kenapa saya tidak pernah lulus dari ITS? Padahal, papa saya akan sangat bangga kalau saya bisa jadi insinyur. Kenapa saya tidak pernah mengajak mama saya jalan-jalan ke luar negeri selama beliau masih ada? Padahal, dia bekerja keras untuk menutup kekurangan pendapatan dari gaji papa saya sebagai pegawai negeri yang "tidak pintar" mencari penghasilan tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era 2.0, saya semakin sadar bahwa mengelola persahabatan, perusahaan, bahkan keluarga tidak bisa hanya menggunakan IQ. Justru harus memanfaatkan EQ! Ketika saya sampai pada titik usia 60 tahun dan flashback, saya merasa bahwa era 2.0 itulah yang penuh dengan pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, pada era HK 1.0, EQ saya tidak terlatih sama sekali. Karena itu, cost cukup tinggi ketika saya terus mengembangkan kehidupan pribadi, keluarga, dan MarkPlus. Akhirnya, saya menyadari, tidak ada gunanya suatu pencapaian kalau saya harus kehilangan jati diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendirikan dan membesarkan MarkPlus akan gagal kalau hanya menggunakan IQ karena kita perlu dukungan banyak orang, sebagaimana yang saya tulis berkali-kali. Strategi berdasar pemikiran rasional saja tidak akan berjalan tanpa kepiawaian mengelola emosi diri dan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga ketika membangun pribadi dan keluarga. Saya tidak tahu, tiga puluh tahun ketiga saya yang dimulai pada 2007 sebagai era HK 3.0 akan berlangsung berapa lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang yang sangat memengaruhi saya adalah Danah Zohar, penulis buku Spiritual Capital. Saya tidak tahu apa agamanya. Tapi, ketika saya seharian menjadi moderatornya, saya kagum kepada perempuan tersebut. Zohar juga pernah mampir ke MarkPlus Jakarta untuk rekaman radio bersama saya. Kata-kata Dahlan Iskan sesudah operasi cangkok liver di Tiongkok pun sangat mengesankan saya. "Hidup ini tidak ada artinya kalau kita tidak berguna untuk orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, saya baru sadar bahwa IQ dan EQ saja ternyata memang tidak cukup. Spiritual capital-lah yang menentukan kematangan manusia. Tidak peduli agamanya apa, kalau tidak punya kematangan, orang tidak akan berarti. Bisa-bisa sosok itu menjadi fanatik buta yang berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu pula, ketika buku Marketing in Venus yang berdasar EQ sukses di Indonesia dan diterjemahkan ke bahasa Vietnam, bahkan di-localized di Tiongkok, saya malah jadi khawatir. Jangan-jangan, saya ngajarin orang untuk menjalankan playboy marketing! Bukankah IQ, apalagi EQ, seorang playboy biasanya sangat tinggi? Tapi, bagimana moralitas dan etikanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya ya marketing 3.0, yang pada dasarnya ingin menunjukkan bahwa sustainability sebuah perusahaan tidak hanya ditentukan oleh inovasi produk (1.0), bahkan kepuasan pelanggan (2.0), tapi juga spirit untuk berbuat kemanusiaan (3.0) dari perusahaan itu sendiri. Tanpa yang satu itu, sehebat-hebatnya inovasi produk dan kepuasan pelanggantidak akan bisa membuat sebuah perusahaan berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pribadi saya, era HK 3.0 juga harus begitu. Bukan hanya inovasi konsep pemasaran dalam rangka memuaskan orang lain, semuanya juga harus dilakukan dengan spirit kemanusiaan yang tinggi. In Search of Meaning itu sejalan dengan The Meaning of Marketing dan Marketing of The Meaning yang saya tulis di Marketing 3.0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, itulah yang akhirnya membawa saya melakukan pendalaman di Ubud, Bali, tentang kenapa Ubud bisa begitu mahal? Selama beberapa tahun ini, bergaul dan mendengarkan ceramah tiga Tjokorda dari Puri Ubud membuat saya sadar bahwa Ubud adalah sebuah kasus marketing 3.0 yang sangat menarik! Bayangkan, bapak tiga Tjokorda sekarang, yang merupakan the last king of Ubud zaman dulu, dengan penuh ketulusan mengundang banyak orang asing untuk tinggal di Ubud. Akhirnya, orang-orang asing itulah yang jadi marketer dari Ubud. Antonio Blanco bahkan berkeluarga di Ubud dan museumnya dikunjungi semua presiden RI dan berbagai tamu asing kelas atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubud yang humble itu akhirnya malah jadi The Best City in Asia pilihan pembaca Conde Naste Traveller pada 2009. Karena itu pula, dibantu Bembi Dwi Indrio M., saya menerbitkan buku Ubud: The Spirit of Bali. Buku tersebut merupakan live case book dari Marketing 3.0 dan akan saya bawa ke mana-mana untuk dipromosikan. Sehubungan dengan itu juga, sekalian dipersiapkan Museum Marketing 3.0, yang tanah dan gedungnya disponsori Keluarga Puri Ubud di kompleks Museum Puri Lukisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peresmiannya dilakukan pada 27 Mei 2011 oleh Philip Kotler, bertepatan dengan hari ulang tahun ke-80-nya! Saya pengin menggabungkan konsep kelas dunia dengan kearifan lokal Indonesia! (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-4134233395983333790?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/4134233395983333790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/marketing-30-dari-buku-wiley-and-sons.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4134233395983333790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4134233395983333790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/marketing-30-dari-buku-wiley-and-sons.html' title='Marketing 3.0: Dari Buku Wiley and Sons di Amerika Sampai ke Museum Puri Lukisan di Ubud'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S87d8Q2a4_I/AAAAAAAAAJg/nGX8PhEPkoE/s72-c/hermawan+kartajaya2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8945625768669795876</id><published>2010-04-20T19:40:00.002+07:00</published><updated>2010-04-20T19:43:24.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Mengabadikan Nama Christopher Lovelock di Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S82hYbNCXiI/AAAAAAAAAJY/XT4FXk71cEQ/s1600/hermawan+kartajaya2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S82hYbNCXiI/AAAAAAAAAJY/XT4FXk71cEQ/s200/hermawan+kartajaya2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462199364061650466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Charater! (91/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Mengabadikan Nama Christopher Lovelock di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAIN Prof Philip Kotler, saya juga berkenalan dan cukup "dekat" dengan Prof Christopher Lovelock. Ceritanya menarik, sih. Profesor asal Inggris itu sudah lama tinggal di Amerika dan dulu mengajar di Harvard Business School (HBS). Dialah yang diminta Dean HBS waktu itu untuk menyusun kurikulum services marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu HBS belum punya kelas dan buku teks. Chris, yang risetnya sudah berfokus di industri services, akhirnya setuju untuk melakukan hal tersebut. Dia bekerja keras untuk menyusun silabus, menulis buku teks, dan mengajarkannya sendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, karena itulah Chris dianggap sebagai pionir sekaligus master pelaksanaan marketing di industri jasa. Buku teksnya juga sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia dan digunakan oleh banyak sekolah bisnis di dunia, termasuk Indonesia. Selain itu, dibuatkan versi Asia buku teks tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Co-author yang dipercaya Chris adalah Prof Jochen Wirtz. Dia mengajar di National University of Singapore (NUS). Saya kenal dengan Jochen karena dia termasuk salah seorang kontributor kasus untuk buku Sustainable Marketing Enterprise in Asia. Dia teman baik Prof Hooi Den Huan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jochen memperkenalkan Chris kepada saya untuk dua hal. Yang pertama, dia bisa mengenal dan siapa tahu bisa punya proyek bersama. Yang kedua, adik perempuan Chris sudah hampir sepuluh tahun tinggal di Bali! Rachel Lovelock yang berprofesi sebagai penulis pariwisata itu ternyata jatuh cinta dengan Bali dan tinggal sendiri di Kerobokan. Karena itu, Chris cepat akrab dengan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Chris datang ke Jakarta, sebelum ke Bali untuk menemui sang adik, saya minta dia untuk membawakan one day workshop tentang services marketing di Kantor MarkPlus Jakarta. Ruang berdaya tampung 45 orang pun full dengan peserta dari "kelas atas". Banyak direktur perusahaan asing dan BUMN maupun swasta meliburkan diri sehari untuk mendengarkan Chris berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya luar biasa! Dia menunjukkan kepada semua peserta bahwa marketing ketika diterapkan di industri jasa akan lebih susah walaupun menggunakan dasar yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya suka dengan model service flower-nya, yang sebenarnya sama saja dengan diferensiasi. Menurut Chris, sesuatu hal dasar wajib dipunyai semua perusahaan. Misalnya safety untuk airlines dan clean room untuk hotel. Itu adalah inti bunga yang terletak di tengah. Kalau itu tidak ada, ya jangan ikut berkompetisi. Sebaliknya, kalau hal itu sudah ada, kelopak di tiap bunga bisa dibuat berbeda. Misalnya, food and beverage untuk airlines dan fasilitas butler 24 jam untuk hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memberikan delapan kemungkinan untuk mendiferensiasikan sebuah perusahaan jasa dari pesaingnya. Selain itu, saya suka model service blueprint (SBP) yang berbeda dengan SOP atau standard operating procedure. Kalau SOP dibuat berdasar kompetensi dan kesiapan service provider, SBP beda. SBP berangkat dari point of view pelanggan. Malah harus dideteksi titik mana yang "kritikal" dan "menunggu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama adalah hal yang harus benar-benar diperhatikan karena bisa menimbulkan efek make or break. Artinya, kalau bagus di situ, pelanggan puas sekali. Kalau tidak, akibatnya fatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan yang kedua adalah wait, yang selalu menjadikan pelanggan boring. Karena itu, di titik tersebut harus dikerahkan segala macam cara untuk memperpendek waktu tunggu. Kalau tidak bisa pun, harus dilakukan sesuatu yang bisa mengurangi waktu tunggu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disneyland berhasil mengurangi antrean yang panjang dengan menerapkan sistem pesan tempat. Kalau dulu harus antre berjam-jam demi masuk ke suatu arena selama lima menit, sekarang orang bisa datang untuk mengambil kupon, lalu kembali pada jam yang ditentukan oleh komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam workshop sehari itu, memang kelihatan Chris sangat menguasai bidangnya. Karena itu, keesokan harinya, yakni 1 Februari 2008, saya siap say goodbye karena dia akan pergi ke Bali untuk menemui Rachel. Tapi, alam menentukan lain, Jakarta banjir nggak keruan sehingga Chris balik lagi ke kantor MarkPlus sambil menunggu air surut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan Taufik menemani dia sambil bicara tentang kemungkinan kerja sama. Waktu itulah tercetus gagasan membentuk semacam center untuk services marketing, mirip Philip Kotler Center for ASEAN Marketing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga bersedia jadi special advisor untuk MarkPlus Inc. Setelah pembicaraan itu selesai, malamnya dia berangkat ke Bali untuk memulai liburan bersama Rachel. Saya masih mengontak selama Chris di Bali. Dari Bali, dia mampir ke India sebelum balik ke Amerika untuk mengajar di Yale.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Tuhan menentukan lain! Pada 26 Februari 2008, saya mendapatkan kabar dari Jochen bahwa Chris meninggal di rumahnya! Dua hari sebelumnya pas 24 hari setelah Chris mengajar di MarkPlus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah! Jadi, kuliahnya di MarkPlus dan wawancaranya di MetroTV bersama saya ternyata merupakan yang terakhir. Untuk mengenang Chris, saya dedikasikan ruang tamu di lantai 1 Kantor MarkPlus Jakarta dengan menggunakan namanya. Sebab, di situlah saya dan Taufik ngobrol dengan dia. Sekalian diresmikan Christopher Lovelock Center for Services Marketing (Asia). Waktu peresmian, Jochen terbang dari Singapura ke Jakarta, sedangkan Rachel dari Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru services marketing kelas dunia telah meninggal, tapi dengan kenangan manis di Indonesia! Itulah satu lagi contoh bagaimana saya mengangkat derajat MarkPlus dan Indonesia masuk ke kelas dunia. (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8945625768669795876?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8945625768669795876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/mengabadikan-nama-christopher-lovelock.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8945625768669795876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8945625768669795876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/mengabadikan-nama-christopher-lovelock.html' title='Mengabadikan Nama Christopher Lovelock di Indonesia'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S82hYbNCXiI/AAAAAAAAAJY/XT4FXk71cEQ/s72-c/hermawan+kartajaya2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6071664189656479634</id><published>2010-04-19T18:52:00.001+07:00</published><updated>2010-04-19T18:54:12.324+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Jakarta CMO Club: Indonesia Bisa!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8xEU0o11lI/AAAAAAAAAJQ/J5LKOnmTfdg/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8xEU0o11lI/AAAAAAAAAJQ/J5LKOnmTfdg/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461815572611585618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (90/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Jakarta CMO Club: Indonesia Bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEDATANGAN "kembali" Prof Philip Kotler ke Indonesia tepat pada HUT Ke-40 ASEAN yang juga dihadiri Presiden SBY cukup menggetarkan. Saya "mengawal" Philip Kotler dua puluh empat jam selama lima hari empat malam di Jakarta, supaya dia merasa "aman"!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendadak saja, Philip Kotler jadi jatuh cinta ke Indonesia sebagai "ibu kota" ASEAN. Karena itu, langsung saja saya usulkan pada dia untuk segera mendirikan Jakarta CMO Club di bawah Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK-CAM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 2006, ketika bertemu di Beijing dan Shanghai, Philip Kotler sudah berbicara tentang perlunya mempromosikan chief marketing officer atau CMO! Dia mengatakan bahwa yang lazim ada di sebuah perusahaan hanyalah COO dan CFO setelah CEO. &lt;span class="fullpost"&gt;Marketing dan fungsi lain biasanya paling tinggi sering direktur dan melapor kepada COO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pandangan orang finance yang menganggap bahwa perusahaan harus "dioperasikan" sedemikian rupa oleh COO supaya bisa menghasilkan return dari uang yang diinves. Itulah yang diurus CFO. Dalam pandangan orang finance, semua orang lain dalam perusahaan harus bekerja secara maksimal, sehingga menciptakan nilai. Karena itu, mereka mengenal yang disebut operational leverage. Artinya, kalau secara operasional leverage-nya bagus, akan terjadi value creation. Nah, di situ sudah campur aduk "jasa" dari orang marketing, IT, human resources, produksi, atau operasi .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, mereka cukup dikasih "pangkat" direktur paling tinggi, tidak bisa jadi chief. Sebab, kalau sudah chief berarti sudah berada dalam posisi "strategis". Sedangkan CFO juga diharapkan bisa melakukan financial leverage secara maksimal. Artinya, dia bisa bermain-main di pasar modal dan uang supaya dapat "tambahan" added value. Sering bahkan financial leverage jadi lebih penting daripada operational leverage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terutama kalau COO hanya melakukan sesuatu yang rutin, sedangkan CFO cukup kreatif! Nah, menurut Philip Kotler, itu tidak fair. Terutama untuk perusahaan yang benar-benar menjalankan marketing dengan "baik dan benar". Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, karena operational leverage di perusahaan seperti itu sebagian besar, kalau tidak seluruhnya, dihasilkan oleh sebuah marketing leverage! Artinya, perusahaan seperti itu bisa mendapatkan nilai tambah dari brand dan servis, misalnya, bukan cuma pintar banting harga. Dengan demikian, bisa mendapatkan margin lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situlah dasarnya mengapa CMO atau chief marketing officer perlu ada. Tugasnya tentu saja bukan menjalankan marketing secara taktikal, melainkan benar-benar harus memaksimalkan marketing leverage! Beberapa perusahaan MNC seperti GE sudah punya CMO. Biasanya para CMO ini in charge untuk beberapa divisi yang bisa saling bersinergi sehingga terjadi marketing leverage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan lagi perlu dipromosikannya CMO ini adalah karena orang HR dan IT juga mulai memakai istilah CHRO dan CIO! Bahkan, ada yang lantas latah pakai istilah chief change officer, chief innovation officer, dan sebagainya. Bagi saya, itu oke-oke saja, pokoknya bisa memaksimalkan leverage di bidang masing-masing. Itulah kata kuncinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta CMO Club adalah yang pertama dibentuk di ASEAN, sekali lagi karena Jakarta kan "ibu kota" ASEAN. Anggota diundang secara selektif dan sampai sekarang, sebagian besar anggotanya malah CEO atau founder perusahaan. Saya beruntung dibantu Jenny Poespita yang orang Surabaya, tapi sudah pindah Jakarta. Sejak pendiriannya pada Februari 2008, Jenny membantu secara sukarela untuk menjalankan organisasi nirlaba ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenny sendiri yang eks anggota MarkPlus Forum Surabaya adalah entrepreneurial marketer dengan semangat juang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat ini "White Lotus", brand yang diciptakannya sudah jadi brand nasional untuk healthy catering. Saya sendiri dan beberapa anggota Jakarta CMO Club adalah pelanggannya. Setiap hari dua kali kami dikirimi "bento" yang diracik berdasarkan hasil tes darah masing-masing, supaya terjaga meal intake-nya. Pada saat ini, Jenny lagi mengembangkan produk-produk baru dengan brand White Lotus dan sudah bermitra dengan pengusaha besar di Jakarta. Dengan menggunakan brand yang sama, sudah pasti terjadi sinergi sehingga terjadi marketing leverage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Jenny adalah seorang CMO yang secara voluntary mengorganisasikan Jakarta CMO Club. Pada saat ini, anggota CMO hampir seratus orang dari berbagai perusahaan di Indonesia. Hampir setiap bulan ada pertemuan yang disponsori anggota secara bergiliran. Anggota yang mendapat undangan cukup membayar satu kali life time yang dipakai untuk administrasi dari organisasi Jakarta CMO Club.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat di HUT Ke-78 pada 27 Mei 2009, Prof Philip Kotler dan Menbudpar Jero Wacik hadir di pertemuan CMO di Galeri Nasional Jakarta. Philip Kotler sangat puas dengan dimulai sebuah CMO Club di Jakarta yang nanti bisa di-expand ke kota-kota lain di ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lebih puas lagi karena bisa menerjemahkan "kegelisahan" Kotler jadi suatu "solusi". Tapi, yang lebih penting? Dimulai dari Jakarta dulu! Indonesia Bisa! Indonesia Bisa! Indonesia Bisa! (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6071664189656479634?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6071664189656479634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/jakarta-cmo-club-indonesia-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6071664189656479634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6071664189656479634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/jakarta-cmo-club-indonesia-bisa.html' title='Jakarta CMO Club: Indonesia Bisa!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8xEU0o11lI/AAAAAAAAAJQ/J5LKOnmTfdg/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-1324642200829539157</id><published>2010-04-18T17:06:00.000+07:00</published><updated>2010-04-18T17:08:31.260+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Hadiah HUT Ke-20 MarkPlus dari Kellogg!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8raB2iRoLI/AAAAAAAAAJI/39Rhv1E65tc/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8raB2iRoLI/AAAAAAAAAJI/39Rhv1E65tc/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461417223494148274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character (89/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Hadiah HUT Ke-20 MarkPlus dari Kellogg!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2007 merupakan tahun yang penting untuk MarkPlus Inc. Saya "berhasil" mengundang Prof Philip Kotler kembali ke Indonesia. Setahun sebelumnya, saya bertemu dia di Beijing dan Shanghai. Ketika itu, saya diminta mendampinginya berbicara di seminar besar di dua kota itu yang diselenggarakan Milton Kotler, adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat sendiri bagaimana Philip disambut kayak "dewa" di sana. Hampir semua pengusaha, profesional, dan mahasiswa ingin bertemu, bersalaman, dan berfoto sama dia. Waktu itulah, pada 2006, saya "minta" dia datang lagi ke Indonesia. Setelah lebih dari 10 tahun "tidak berani" ke Indonesia. Saya pakai poin jitu, sehingga akhirnya dia mau.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu? Hari Ulang Tahun Ke-40 ASEAN pada 2007. Saya memang sudah melobi Sekretaris Jenderal ASEAN Ong Keng Yong bahwa kalau Philip Kotler jadi datang, tolong kantor sekretariat ASEAN yang punya assembly hall boleh dipakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tunjukkan pada 2002 ketika saya pernah menggunakan hall itu untuk ASEAN Marketing Conference. Waktu itu Sekjen ASEAN masih Rodolfo Severino yang orang Filipina. Untuk meyakinkan Ong Keng Yong, saya bahkan memperlihatkan foto Pak SBY sebagai Menko Polkam sedang berpidato di acara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya lebih meyakinkan, saya minta Prof Hooi Den Huan terbang dari Singapura khusus untuk audiensi setengah jam itu. Juga saya minta tolong teman saya, Andy Lim, yang istrinya menteri wanita pertama di Singapura mau membantu "call".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghadap bersama Hooi, Michael, dan Hendra Warsita yang corporate secretary. Di luar dugaan, begitu mudah dia setuju. Bahkan, dia bilang, kalau HUT-40 ASEAN, bisa sekalian undang Pak SBY lebih bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dengan "modal" seperti itulah saya bisa meyakinkan Philip Kotler untuk datang karena dia melihat ada yang special di acara tersebut. Tapi, saya juga harus sekalian meng-arrange seminar dia di beberapa kota Asia supaya worth it buatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya dia setuju ketika saya menjamin paling tidak ada lima kota yang mau membayar dia untuk one day seminar. Jakarta, Singapura, dan Kuala Lumpur pasti karena diselenggarakan sendiri oleh Kantor MarkPlus di tiga kota tersebut. Untuk Bangkok dan Vietnam, dengan cepat saya mendapat persetujuan dari dua partner lokal saya di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Philip Kotler setuju untuk datang, saya melakukan persiapan matang selama setahun. Amat rugi kalau jadi seminar saja. Karena itu, saya mulai mematangkan konsep buku kelima saya, yaitu Marketing 3.0: Spiritual Marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep ini sudah lama saya ceritakan kepada Philip sampai akhirnya dia setuju. Dengan dibantu Iwan Setiawan, Waizly Darwin, dan Cindy Yu waktu itu, saya bisa menuliskan suatu matriks sebuah Perusahaan 3.0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matrix "3 x 3" ini terdiri atas mission, vision, dan values di satu sumbu dan rasional, emosional, dan spiritual di sisi lain. Konsep buku itu sederhana, bahwa saya tidak melihat CSR sebagai "The Real Company 3.0", tapi sering hanya dipakai sebagai "PR". Kurang tulus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan perusahaan 3.0 seperti Body Shop yang didirikan almarhum Dame Anita Roddick memang sudah "spiritual" dari sononya. Seperti pernah saya ceritakan, Body Shop selalu berusaha membeli bahan baku dari negara berkembang. Karyawan pun diberi waktu untuk kerja sosial dan perusahaan pun aktif membela hak-hak perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Konsep 3.0 ini sangat "Indonesia" yang selalu menggunakan istilah IQ, EQ, dan SQ! Cuma di Amerika, SQ susah dimengerti. Karena itu, akhirnya, John Wiley US mengubah judulnya menjadi Marketing 3.0: From Product to Customer to Human Spirit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku itu keluar gudang di Amerika baru pada 14 April 2010. Tapi, pada 2007 itu, saya melobi Gramedia untuk menerbitkan concept book-nya. Berkat bantuan Pak Dino Patti Djalal, buku itu juga mendapat endorsement dari Pak SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karena Pak SBY jadi memberikan endorsement, saya akhirnya berhasil mengundang Pak SBY datang ke Sekretariat ASEAN. Ini sesuai dengan permintaan Ong Keng Yong. Waktu itu Presiden SBY juga bersedia menerima "Distinguished Country Marketing Award" dari Philip Kotler Center for ASEAN Marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil kerja keras minta dukungan kepada Dino Patti Djalal, Andi Malarrangeng, dan Mendag Mari E. Pangestu. Akhirnya Philip Kotler jadi datang ke Jakarta, malah sampai lima hari empat malam! Dan bertemu Presiden SBY, Wapres Jusuf Kalla, dan lima menteri! Marketing 3.0 sendiri akhirnya jadi great book yang diluncurkan tepat pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi krisis di Amerika dan negara-negara Barat pada 2007-2009 yang disebabkan ketidakjujuran para profesional keuangan. Karena itulah, buku ini, bahkan sebelum keluar dari gudang Wiley Amerika pun, sudah dipesan 15 negara untuk hak penerjemahannya! Bahkan, di Korea Selatan, penerbit lokal yang memenangkan haknya harus bayar advance USD 150.000! Padahal, "final editing" masih dilakukan Iwan Setiawan, konsultan MarkPlus yang lagi kuliah di Kellogg, dan menjadi co-author ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edan kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah buku internasional saya yang paling sukses, so far! Peluncurannya akan dilakukan di kampus marketing paling bergengsi di dunia! Mana lagi kalau bukan Kellogg School of Management, Northwestern University. Sekalian diadakan Indonesian Culturalnite yang disponsori Depbudpar. Maklum, Philip Kotler dan saya, sesudah Bill Gates, diangkat sebagai Special Ambassador for Indonesia Tourism pada 2009. Saya benar-benar bangga dan bersyukur menjadi orang Indonesia. Juga terharu bisa melakukan "hal kecil" ini untuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran Marketing 3.0 ini akan menjadi sejarah baru bagi Kellogg. Belum pernah sebuah buku non-text yang "boleh" di-launch di situ! Inilah hadiah terbesar HUT Ke-20 MarkPlus Inc yang didirikan di Surabaya. Pada 1 Mei nanti, di MarkPlus Festival Surabaya, saya akan menyediakan sejumlah buku "perdana" yang akan diterbangkan langsung dari Amerika! (el)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-1324642200829539157?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/1324642200829539157/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/hadiah-hut-ke-20-markplus-dari-kellogg.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1324642200829539157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1324642200829539157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/hadiah-hut-ke-20-markplus-dari-kellogg.html' title='Hadiah HUT Ke-20 MarkPlus dari Kellogg!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8raB2iRoLI/AAAAAAAAAJI/39Rhv1E65tc/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-479850612337879235</id><published>2010-04-17T21:13:00.001+07:00</published><updated>2010-04-17T21:16:59.921+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Ingat Nabi, Belajarlah Sampai ke Tiongkok!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8nCzghxbPI/AAAAAAAAAJA/MMYXXMU3fQM/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8nCzghxbPI/AAAAAAAAAJA/MMYXXMU3fQM/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5461110213324139762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (88/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Ingat Nabi, Belajarlah Sampai ke Tiongkok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DI Tiongkok ada Kotler Marketing Group atau KMG yang dipimpin Milton Kotler. Dia itu adik Philip Kotler yang usianya berbeda dua tahun. Walaupun usia hampir sama, sikap dan perilaku mereka sangat berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Philip adalah seorang Demokrat, tapi Milton merupakan Republican. Philip hidup sangat sehat dan teratur, sedangkan Milton adalah perokok cerutu berat. Philip adalah profesor, Milton menjadi konsultan dan sekaligus deal maker. Philip pergi ke mana-mana karena undangan datang dari seluruh dunia. Sedangkan Milton suka ke Tiongkok, bisa delapan kali setahun.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tiongkok, KMG punya kantor mulai Sen Zhen, ekspansi ke Shanghai, dan akhirnya Beijing. Total ada 60 orang yang bekerja di KMG, sehari-hari dipimpin Tiger Chao. Milton sangat suka kepada Tiger karena dia orang Tiongkok asli, tapi lulusan MBA dari Kanada. Dialah yang merekrut semua staf yang hampir semua orang Tiongkok Daratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Milton punya seorang asisten pribadi yang sangat fasih berbahasa Tionghoa. Dia bule, tapi sudah lebih dari sepuluh tahun tinggal di Tiongkok. Orang seperti dia saat ini banyak dicari orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Anda mungkin tergiur untuk masuk pasar Tiongkok yang begitu besar. Tapi, kalau hanya berbahasa Inggris, jangan harap bisa diterima di sana. Karena itu, kalau sempat ke kampus BLCU atau Beijing Language and Cultural Center, Anda akan melihat orang belajar bahasa Tionghoa dari seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Dahlan Iskan, konon, pernah belajar bahasa Tionghoa di Nanchang, Jiang Xi, sebuah kota kecil yang tidak ada orang Indonesia. Selain itu, di kota tersebut katanya gak ada orang yang bisa berbahasa Inggris. Jadi, mau gak mau, ya harus bisa survive dengan bahasa ''tarzan'' sambil belajar bahasa Tionghoa dengan cepat. Nah, kalau Pak Dahlan sekarang sangat fasih berbahasa Tionghoa, bahkan beberapa kali kirim SMS pakai tulisan Kanji ke saya, Milton gak bisa. ''I am too old to learn, Hermawan.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, dia sangat percaya bahwa masa depan Amerika dan dunia nanti ditentukan oleh Tiongkok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Milton dan Tiger adalah dua orang yang mengundang saya untuk ke Tiongkok beberapa kali guna bicara di berbagai acara, termasuk di kampus Tsing Hua yang terkenal itu. Saya takjub bukan main kepada semangat belajar para peserta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sangat disiplin. Maklum ''masih'' negara komunis secara politik, walaupun kapitalis secara ekonomi. Orang Tiongkok pada umumnya sangat takut melanggar hukum. Mereka juga ''penganut'' Confucius karena itu sangat hormat pada keguru atau lao-she. Apalagi, kalau tahu bahwa saya dulu memang pernah menjadi lao-she selama 20 tahun di SMA dan SMP. Bahkan, saya pernah menjadi siau tsang atau kepala sekolah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu tanya jawab, selalu banyak yang tanya. Mulai jarang tepat waktu, apalagi selesainya. Bisa molor gak keruan karena semua orang pengin tanya! Apalagi tahu bahwa saya menulis beberapa buku bersama Philip Kotler. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama di Beijing dan Shanghai, kalau kebetulan ada Philip Kotler, saya diminta untuk duduk di sebelahnya terus! Karena masih suasana ''komunis'', siapa yang duduk di sebelah orang paling penting ya pasti penting juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kebudayaan Tiongkok. Mereka juga pekerja keras siang malam. Karena itu, pada suatu hari, saya diminta untuk melakukan seminar sehari pada Minggu! Ada 500 orang pengusaha menengah kecil yang datang dan mendengarkan terjemahan dengan tekun. Katanya, kalau diselenggarakan pada hari biasa, mereka gak mau datang karena harus kerja atau ''jaga'' perusahaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edan kan! Beijing dan Shanghai berbeda. Di Beijing harus ada penerjemah, sedangkan di Shanghai sering tidak perlu. Banyak sekali orang Shanghai yang bahasa Inggris-nya jauh lebih bagus daripada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu kali saya diwawancarai televisi di Beijing atas pengaturan KBRI. Setelah tanya-tanya marketing, lantas ''belok'' ke pertanyaan peristiwa 1998. ''Mereka masih ingat dan ngeri dengan peristiwa itu,'' kata Dubes RI kepada saya. Kita sudah lama lupa dan memang gampang lupa. Sedangkan mereka masih takut pergi ke Indonesia karena trauma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tiongkok saya punya buku laris dalam bahasa Tionghoa. Marketing in Venus yang populer di Indonesia itu diterjemahkan dan diberi contoh lokal. Co-author-nya adalah Tiger Chao dan di-launch beberapa tahun lalu di sebuah toko buku terbesar di Beijing.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu lagi pengalaman berbicara di Hainan University. Di Pulau Hainan, yang terkenal dengan Hainan Chicken Rice itu, sering diadakan final Miss Universe di kota Sanya. Juga ada pertemuan tahunan mirip Davos, namanya Boao Summit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat meninjau ke sana, waktu diundang Hainan University. Uniknya, ketika saya mulai berbicara di depan 300 dosen dan mahasiswa S-2, tiba-tiba lampu mati. Ternyata di sana PLN-nya juga kurang reliable. Tapi, saya takjub, tidak ada satu pun orang ''bersuara'', apalagi berteriak-teriak komplain. Cukup ada penjelasan bahwa akan ada genset, semua terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah Tiongkok Daratan! Pengalaman berbicara di Hongkong dan Taiwan lain lagi. Di Hongkong ternyata banyak eksekutif yang tidak bisa bahasa Inggris dengan bagus. Tapi, mereka sangat demanding dan kritis. Maklum, orang-orang ini kan yang dulu nekat melarikan diri dari Tiongkok. Jadi, maunya harus cepat dan no-nonsense. Wartawan yang wawancara pun ''ganas''. Selalu nguber ke hal-hal yang detail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau Taiwan, orangnya lebih civilised. Mereka sopan, respect, dan elegan. Mereka sudah lama terbiasa dengan marketing. Jadi, sifatnya mau diberi sesuatu yang baru. Nah, kesimpulan dari pengalaman saya muter-muter di Tiongkok ini adalah China is not One. China is a Continent!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat besar dan beragam, apalagi kalau sudah masuk ke kota-kota yang lebih kecil. Tapi, dari kengototan belajar marketing dan begitu banyaknya brand kuat di dalam negeri sendiri, saya percaya pada 2020 nanti makin banyak brand dari Tiongkok yang kuat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak hanya jual harga, tapi pakai marketing. Pada saat ini, sekolah-sekolah bisnis terbaik di US berlomba-lomba berpartner dengan sekolah bisnis di Tiongkok. Jangan kaget, the best business school in Asia sekarang adalah Bei-ta atau Beijing University. Bukan dari Singapura, Hongkong, atau Filipina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia sudah bergeser dari Barat ke Timur. Tiongkok sudah bangkit dan dalam tahun ini akan menjadi negara ekonomi terbesar kedua di dunia. Dan terkaya di dunia. Sedangkan Amerika masih tetap nomor satu dengan ''beda yang jauh'', tapi sekaligus pengutang terbesar di dunia. Utang sama siapa? Siapa lagi kalau gak sama Tiongkok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, percayalah kepada Nabi Muhammad untuk ''belajar sampai ke Tiongkok''. (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-479850612337879235?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/479850612337879235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/ingat-nabi-belajarlah-sampai-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/479850612337879235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/479850612337879235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/ingat-nabi-belajarlah-sampai-ke.html' title='Ingat Nabi, Belajarlah Sampai ke Tiongkok!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8nCzghxbPI/AAAAAAAAAJA/MMYXXMU3fQM/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-4920485076349902458</id><published>2010-04-16T18:43:00.003+07:00</published><updated>2010-04-16T18:53:14.762+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Masukilah Hutan, Kenali Pohon dan Binatang di Dalamnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8hPBRiC70I/AAAAAAAAAI4/jaLIUdQv-I4/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8hPBRiC70I/AAAAAAAAAI4/jaLIUdQv-I4/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460701431491391298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (87/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Masukilah Hutan, Kenali Pohon dan Binatang di Dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASEAN bakal menjadi satu kesatuan ekonomi pada 2015. Karena itu, buku keempat saya bersama Philip Kotler, Think ASEAN, punya subtitle Rethinking Marketing toward ASEAN Community 2015. Saat ini juga diusahakan supaya sense of ASEAN tidak hanya ada di tingkat elite pejabat pemerintah, tapi juga di tingkat grass root!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P2P atau people to people lebih penting daripada G2G atau government to government. Kalau B2B atau business to business, biasanya paling mudah. Begitu ada keuntungan, para pengusaha akan dengan sendirinya saling berdagang. Tapi, masalahnya mau dagang pakai marketing atau komoditas saja? &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pakai cara tradisional, yaitu dagang komoditas, ya main harga saja. Produk Indonesia, ketika masuk wilayah ASEAN lain, harus bisa dijual lebih murah daripada produk buatan lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitungannya sederhana. Cost plus transportasi plus profit sama dengan harga jual. Itu kalau diasumsikan pajak impor semua sudah nol persen. Sudah pasti masih harus diperhitungkan biaya lain-lain seperti channel margin, ongkos penyimpanan, dan service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kalau hanya ''main'' seperti itu, akan susah jadinya. Sekarang sudah ada CAFTA atau China-ASEAN Free Trade Area. Barang buatan Tiongkok ada di mana-mana, termasuk di ASEAN. Jadi, AFTA-nya aja belum full berlaku, tapi CAFTA sudah jalan mulai 1 Januari 2010. Karena itu, saya selalu menganjurkan kepada para pengusaha Indonesia agar pakai marketing untuk masuk ASEAN. Pakai marketing berarti tidak selalu harus pakai senjata harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensinya? Harus mengerti budaya lokal! Karena itu, P2P jadi penting untuk menunjang B2B. Kalau semakin banyak orang Indonesia suka travel dan akhirnya punya banyak teman di berbagai negara ASEAN, tentu saja kan lebih mudah. Semakin jarang turun ke pasar, Anda semakin sulit melakukan penetrasi pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, walaupun nanti pajak impor sudah hilang sekalipun, mengerti selera lokal adalah yang paling penting bagi marketing. Dari background kolonisasi saja sudah beda. Indonesia satu-satunya bekas koloni Belanda. Sedangkan Singapura, Malaysia, Brunei, dan Myanmar adalah koloni Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipina lain lagi. Sampai beberapa tahun lalu, negara itu masih punya pangkalan militer Amerika. Thailand selalu mengklaim tidak pernah dijajah siapa pun. Vietnam bekas koloni Prancis dan banyak pengaruh Amerika, terutama di selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamboja dan Laos juga pernah dijajah Prancis. Besar kecilnya negara dan pengaruh kerajaan zaman dulu serta partai-partai yang memerintah juga sangat memengaruhi budaya lokal. Begitu juga dengan agama yang dipeluk. Jadi, orang-orang ASEAN yang ''kelihatannya'' sama itu sebenarnya sangat berbeda. Berbagai pengalaman saya bicara di mana-mana membuktikan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Singapura, saya harus selalu jaga waktu. Mereka sangat on-time dan disiplin. Mulai dan selesai tepat waktu dan harus ''sesuai'' brosur. Begitu ada yang gak cocok, mereka akan protes. Maklum, mereka kiashu atau takut rugi! Peserta biasanya sangat formal dan bertanya secara straight forward serta suka yang kuantitatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Malaysia hampir sama, tapi lebih relaks sedikit. Pada umumnya, peserta workshop di Malaysia tidak mau bertanya pada waktu sesi resmi. Mereka bertanya pada waktu break. Sangat nasionalistis berkat berhasilnya kampanye ''Malaysia Boleh''.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti di Indonesia, mereka berbeda-beda antara Malay, Chinese, dan Indian. Malay lebih ramah dan sopan, Chinese penuh perhitungan, dan Indian jago bicara dan debat! Thailand pada dasarnya lebih relaks, mirip Indonesia tapi sangat sopan. Sangat ramah juga, mengalahkan Indonesia. Yang sensitif satu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu? Jangan sampai menyinggung raja! Ada hukuman badan untuk orang yang bicara jelek tentang raja dan keluarganya di tempat umum. The King is always right! Hampir sama kayak Malaysia, bertanya dilakukan di luar sesi resmi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Filipina? Wah, ini beda banget! Peserta selalu aktif bertanya dan bicara mengemukakan pendapat. Kata orang, yang bisa ngimbangi orang India ya cuma orang Filipina. Saya harus menyiapkan banyak jokes untuk Filipina. Yang paling berkesan, ketika saya mendapatkan standing applause seribu orang pada akhir talk! Setiap kali diajak nyanyi dari video clip, mereka selalu antusias. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vietnam sangat patriotis dan arogan. Mereka selalu menganggap dirinya sebagai ''bangsa pemenang''. Bahkan, Amerika pun kalah di Vietnam. Peserta selalu kaku dan banyak yang harus pakai alat penerjemah langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali saya mengatakan joke, tapi mereka tidak ketawa. Mungkin penerjemahnya salah mengartikan joke itu! Sensitif terhadap Partai Komunis. Jangan sekali-kali menjelekkan partai. Kayak raja di Thailand. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brunei? Wah, ini lain lagi! Yang ikut seminar dan workshop kebanyakan Chinese karena mereka harus berjuang untuk bisa hidup layak. Malay di sana bisa bersekolah gratis dan berobat gratis. Kaya-kaya dan kebanyakan kerja untuk pemerintah atau BUMN, jadi gak perlu marketing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai pengalaman tersebut, saya semakin yakin bahwa ''hutan'' ASEAN harus dimasukin untuk diliatin ''pohon dan binatang'' di dalamnya. Kelihatan sama dari ''atas''. Tapi, untuk melakukan marketing, tidak cukup pasar bebas. Anda harus masuk ke dalam hutan tersebut. (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-4920485076349902458?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/4920485076349902458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/masukilah-hutan-kenali-pohon-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4920485076349902458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4920485076349902458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/masukilah-hutan-kenali-pohon-dan.html' title='Masukilah Hutan, Kenali Pohon dan Binatang di Dalamnya'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8hPBRiC70I/AAAAAAAAAI4/jaLIUdQv-I4/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6842811809483242232</id><published>2010-04-16T00:35:00.001+07:00</published><updated>2010-04-16T00:37:10.720+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>MALAYSIA Boleh! INDONESIA Bisa!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8dOvdtFLmI/AAAAAAAAAIw/EhH5YX8f98I/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8dOvdtFLmI/AAAAAAAAAIw/EhH5YX8f98I/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5460419650544545378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (86/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;MALAYSIA Boleh! INDONESIA Bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sering berpikir, kenapa ya Indonesia kok dijajah Belanda. Kok bukan Inggris? Kalau diajah Inggris kayak Singapura dan Malaysia, paling enggak kita semua bisa lancar berbahasa Inggris. Kalau sudah begitu, kita tidak perlu "minder" dalam pergaulan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, bahasa Inggris juga merupakan "pintu gerbang" untuk berbagai ilmu dunia. Sampai sekarang pun, bahasa Inggris juga jadi bahasa global di internet. Selain itu, negara-negara eks koloni Inggris paling tidak punya sitem pemerintahan yang rapi. Bukan itu saja, semua negara tersebut juga masih "dikumpulkan" di Commonwealth. Di situ mereka bisa saling ber-networking.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, antarnegara sesama koloni Belanda hampir semua gak keruan. Ngomong Belanda juga enggak, networking juga gak ada. Belanda seolah-olah hanya "ngeruk" kekayaan Indonesia dan pergi begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan saya baru tahu bahwa Bengkulu dulu bernama Benculen, jajahan Inggris. Lantas ditukar dengan Singapura yang koloni Belanda. Karena itu, gubernur terakhir Bengkulu yang juga gubernur pertama Singapura Rafles dihormati di dua tempat itu. Kalau gak terjadi tukar-menukar itu, mungkin Bengkulu sekarang jadi negara merdeka anggota Commonwealth dan jadi suatu pelabuhan transit yang maju. Sedangkan Singapura jadi salah satu Provinsi Indonesia! Sayang, hal itu tidak terjadi. Maka, Singapura yang pada mulanya jadi satu negara dengan Malaysia setelah berpisah langsung melesat. Malaysia yang merasa tertinggal lantas "mengejar" Singapura, terutama di bawah PM Mahathir Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun yang dibikin di Singapura dicoba untuk dibikin Malaysia. Dengan slogan "Malaysia Boleh" yang artinya Malaysia Bisa, Mahathir mengajak rakyatnya bangkit masuk ke jajaran dunia. Saya termasuk pengagum Dr M karena itu cerita dia tidak memedulikan IMF di masa krisis Asia masuk buku Repositioning Asia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaysia punya arti penting bagi pengembangan MarkPlus di ASEAN. Pasarnya 26 juta, cukup banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budayanya lebih mirip Indonesia ketimbang Singapura. Karena itu, kalau Singapura adalah showroom, maka KL (Kuala Lumpur) adalah regional head-quarter untuk ASEAN bagi saya. Karena itu, MarkPlus harus sangat kuat di Malaysia. Tapi, strateginya beda lagi. Kalau di Singapura lewat kampus, di Malaysia kombinasi. Kampus, pemerintah, dan asosiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kampus, saya pernah jadi adjunct lecturer dari UTAR. Universiti Tunku Abdul Rahman ini merupakan Universitas "Tionghoa" pertama di sana. Maklum, tidak seperti Indonesia yang tidak boleh membedakan suku dan etnik. Di Malaysia, "by law" orang Melayu yang mayoritas 58 persen itu memang diistimewakan terhadap etnik Tionghoa dan India. Dalam hal ini, saya melihat "keunggulan" Indonesia yang sekarang malah punya Undang-Undang Kewarganegaraan juga Undang-Undang Nondiskriminasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi pengajar UTAR di Malaysia adalah suatu gengsi tersendiri. Sebab, walaupun baru, UTAR sebenarnya merupakan "kelanjutan" dari College non-degree yang sangat terkenal mutunya di sana. Saya tidak meneken kontrak baru di UTAR, ketika diangkat jadi adjunct professor di GSM-UPM (Graduate School of Management - Universiti Putra Malaysia) yang merupakan top business school di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di UPM, saya bahkan diangkat sebagai salah satu international advisor yang bersidang setahun sekali. Di situ saya juga punya kebebasan untuk mengajar kapan pun dengan semua pesawat kelas bisnis dan hotel bintang lima yang dibayarin mereka. Belakangan saya juga diangkat sebagai adjunct profesor dari Asia-E-University atau AeU. Bahkan belakangan juga diminta membimbing seorang calon doctor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh kan? Saya sendiri bukan doktor, tapi diminta jadi supervisor seorang mahasiswa S-3 yang tesisnya membahas MLM! Di Malaysia pula! Walaupun saya suah berusaha menolak, si mahasiswa yang bekas mahasiswa saya di program S-2 Nanyang Fellows di Singapore tetap "ngotot". Dia enggak jadi ambil tema itu kalau saya gak mau jadi supervisornya. Akhirnya, rektor AeU pun setuju!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sektor pemerintah, sudah lama saya membantu berbagai instansi di sana. Pemerintah Malaysia punya anggaran besar untuk mengembangkan industri strategis maupun menengah kecil. Karena itu, saya jadi langganan untuk jadi keynote speaker dari berbagai konferensi bergengsi di KL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASLI atau Asia Strategy and Leadership Institute juga punya hu­bungan "sangat dekat" dengan pemerintah. Setiap konferensinya selalu berbobot dan jadi benchmark di sana. Saya selalu diundang Michael Yeoh yang direktur eksekutif di ASLI untuk jadi keynote speaker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MIGHT atau Malaysia Industry and Government Alliance for Highi-Tech juga sering melakukan hal yang serupa. Saya juga mendapat undangan dua kali untuk mengikuti LID atau Lengkawi International Dialogue yang digagas Mahathir dan selalu diselenggarakan di Pulau Lengkawi. Keaktifan di pemerintah dan lembaga-lembaganya ini sangat penting untuk "meningkatkan" status di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga adalah asosiasi. IMM atau Institute Marketing of Malaysia saya bantuin mati-matian supaya "survive". Dr Zakaria, yang sahabat dekat Prof Hooi Den Huan, saya "bujuk" supaya mau duduk di kepengurusan IMM. Ketika Philip Kotler datang pada 2007, saya minta mereka jadi penyelenggara. Mereka untung besar ketika itu! Di IMM, saya diangkat sebagai Fellow bersama dengan chairman Telkom Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga sering membantu CIMA atau Chartered Institute of Management Accounting, Malaysia. Alex Mulya dari MarkPlus Jakarta bahkan pernah saya minta bersama Prof Hooi untuk me-review strategi mereka. Kalau tiga komponen itu disinergikan, hasilnya dahsyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa tahun di KL, MarkPlus sudah banyak punya proyek consulting dan research. Beberapa proyek yang membanggakan adalah Sunway, HeiTech, dan 1901!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunway adalah perusahaan properti besar di Malaysia. Juga memiliki theme-park Sunway Lagoon, Sunway Academy, Sunway Hospital, dan sebagainya. Tim konsultasi kita waktu itu Suryo Soekarno, Alex Mulya, Waizly Darwin, dan Bayu Asmara cukup memuaskan mereka pada proyek rebranding! Mereka "buy in" ide kita untuk pakai model "monolithic branding" saja. Artinya memperkuat nama Sunway sendiri, supaya customer tidak bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HeiTech Padu yang eks BUMN juga puas dengan proyek rebranding bersama tim MarkPlus yang sama. Ide tim MarkPlus untuk menggunakan "Truly Transformational" masih sangat disukai sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengatakan kepada mereka bahwa dengan kata Truly sudah ada persepsi otomatis dengan Malaysia ketika mereka keluar negeri. Dan "Transformational" cocok dengan situasi pada saat itu, ketika mereka memang melakukan transformasi ke dalam. Tapi, istilah ini juga sangat cocok dengan servis mereka sebagai konsultan IT yang menjanjikan hal tersebut pada klien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang "1901" adalah brand lokal Hot Dog yang punya retail di mana-mana. Tim kami mengusulkan green food yang disukai anak-anak muda di Malaysia dan dunia. Anak muda-lah yang justru lebih dulu meng-adopt ide tersebut. Selain itu ada banyak sekali proyek riset dan training telah berjalan di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, Agustinus Kusmaryanto yang asal dari Surabaya jadi kepala cabang MarkPlus Inc. di KL. Tiap bulan pun ada Saturday Gathering di ruang kelas di kantor kita yang terletak di gedung Selangor Dredging di KLCC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga pernah berbicara di KBRI untuk memberikan semangat pada orang-orang Indonesia yang bekerja atau tinggal di KL. Saya selalu bilang jangan sampai orang Indonesia hanya dianggap "illegal worker" di KL. Tunjukkan bahwa orang Indonesia juga bisa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada "Malaysia Boleh!", juga harus ada "Indonesia Bisa!". Itulah juga slogan yang dipopulerkan Presiden SBY pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke seratus. (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6842811809483242232?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6842811809483242232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/malaysia-boleh-indonesia-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6842811809483242232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6842811809483242232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/malaysia-boleh-indonesia-bisa.html' title='MALAYSIA Boleh! INDONESIA Bisa!'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8dOvdtFLmI/AAAAAAAAAIw/EhH5YX8f98I/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-402236627270943702</id><published>2010-04-14T19:22:00.001+07:00</published><updated>2010-04-22T18:38:54.465+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Membangun Brand di ASEAN lewat Singapura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A1RF9kOhI/AAAAAAAAAKA/rz69MkMdsOM/s1600/hermawan+kartajaya2.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A1RF9kOhI/AAAAAAAAAKA/rz69MkMdsOM/s200/hermawan+kartajaya2.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5462924915774863890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (85/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Membangun Brand di ASEAN lewat Singapura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KALAU Anda mau menang di ASEAN, Anda mesti bisa ''diterima'' di Singapura. Mau tidak mau, suka atau enggak suka, itulah kenyataannya. Bagi orang Indonesia, jarak Singapura dari Jakarta hanya 75 menit penerbangan. Dari Batam malah hanya sejam dengan feri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, jarak kualitasnya sangat jauh. Kualitas orang mulai pendidikan sampai disiplin, kualitas pemerintah mulai kejelasan peraturan sampai bebas korupsi, juga kualitas infrastruktur mulai pelabuhan sampai ICT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, tidak banyak orang Indonesia yang berhasil di Singapura. Apalagi, bagi orang Singapura, kita orang Indonesia dianggap kurang qualified. Jadi, diam-diam mereka sudah look down dan underestimate terhadap orang Indonesia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia sering dianggap sebagai snob customer yang kalau dilayani dengan baik akan ngawur pengeluarannya. Padahal, kalau di negara sendiri, seringkali pelit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia, kalau ke Singapura, kali pertama pasti pergi ke Orchard Road. Dulu pasti ke Lucky Plaza, lantas pindah ke Robinson, sekarang ke Takashimaya. Di situ, orang kita, terutama ibu-ibu, sangat senang di-raja-kan, walaupun harus bayar mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berobat pun harus ke Mount Elizabeth, walaupun seringkali cuma sakit mata timbilen! Saya pun dulu ikut arus membeli sebuah apartemen di Singapura. Walaupun mahal, setelah sepuluh tahun, lunas juga akhirnya cicilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya naik kelas kalau sudah punya apartemen di sana. Padahal, mahalnya bukan main! Waktu harga properti jatuh di Singapura, saya menyesal kenapa saya mesti beli apartemen di situ. Tapi, apa boleh buat, sudah kadung kan? Malah saya pakai sebagai modal untuk menaikkan ''status'' di sana. Itu perlu, persis kayak saya masuk ke Jakarta dulu. Tapi, kali ini caranya beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa menggunakan media sebagai pintu masuk ke Singapura. Jumlah medianya sedikit dan semua dikontrol ketat oleh pemerintah. Karena itu, saya menggunakan kampus sebagai entry gate. Kebetulan, hubungan dekat saya dengan Nanyang Business School memang sangat bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengajar di kelas MBA dan Nanyang Fellows di sana, saya sering membantu mereka untuk hubungan dengan Indonesia. Di antaranya, saya juga yang jadi media penandatanganan MOU antara NTU dan UI serta UGM di Jakarta. Karena itulah, sampai sekarang pun, saya jadi dekat dengan Prof Su Guan Ning yang masih presiden atau rektor NTU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga memelihara hubungan dengan tiga co-author Philip Kotler dari NUS. Profesor Tan Chin Tiong, Liong Siu Ming, dan Ang Swee Hoon. Mereka adalah top professor marketing di Singapura. Tan Chin Tiong juga merupakan pelopor program Certified Professional Marketer (CPM) Asia Pacific ketika jadi ketua MIS. Dia juga pernah diminta memulai Singapore Management University (SMU) yang terkenal kreatif itu. Karena itu pula, saya pernah jadi dosen tamu di SMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga cukup dekat dengan Chicago University yang punya kampus Asia di Singapura. Selama dua tahun, saya menggunakan hall kampus tersebut untuk menyelenggarakan dinner seminar bulanan. Hal itu penting dilakukan. Sebab, walaupun pasar Singapura relatif kecil dan kompetitif, saya perlu menjadikannya sebagai show room. Dengan melakukan pertemuan rutin di situ, ''status'' MarkPlus akan terangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, ketika itu saya punya apartemen sendiri dan punya kantor di tempat yang bergengsi. Saya juga sering berbicara di konferensi marketing paling bergengsi di Singapura. Dalam waktu dua tahun itu, MarkPlus jadi dikenal di ASEAN lewat Singapura. Apalagi setelah Case Center Nanyang Business School menulis kisah perjalanan MarkPlus sejak didirikan pada 1 Mei 1990 sampai masuk ke ASEAN lewat Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus tersebut dibahas di berbagai program di Nanyang, baik di Singapura maupun Tiongkok. Dari Singapura, saya lebih mudah mendapatkan partner-partner di KL, Bangkok, maupun Vietnam. Karena Singapura juga merupakan regional head quarter dari berbagai MNC, saya sering memperoleh kesempatan dapat assignment di situ. Di antaranya, Fujitsu yang memborong buku Think ASEAN! dan dibagi-bagikan ke semua main partner-nya dari seluruh ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chairman Fujitsu dari Jepang juga hadir ke Singapura untuk mendengarkan saya bicara tentang buku itu, bersama semua main partner-nya. MarkPlus juga pernah mendapatkan proyek pelatihan untuk GE di seluruh Asia lewat kantor regionalnya di Singapura. Yang paling mengesankan adalah ketika MarkPlus diundang Singapore Tourism Board (STB) untuk me-review strategi pariwisata mereka di Asia. Juga, diminta menjadi advisor STB Indonesia selama setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uniknya, mereka bertanya kepada saya, mana yang lebih baik, antara The New Asia dan Uniquely Singapore. Untuk itu, saya diminta mempelajari semua data survei yang ada dan berdiskusi dengan perwakilan STB di seluruh Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sudah tahu jawabannya, saya tidak langsung menjawab. Saya ajarin dulu mereka dengan 4C dan PDB! Baru setelah itu, saya minta mereka memberikan pendapat berdasar konsep tersebut. Hampir semua sependapat dengan saya bahwa The New Asia lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diferensiasi Singapore sebagai negara Asia yang new itu memang benar adanya. Masih Asia, tapi disiplin, bersih, dan world class! Mungkin mereka ''terpancing'' oleh Malaysia yang menggunakan The Truly Asia yang sebenarnya kontroversial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Jepang dan Korea sudah tidak suka slogan itu. Masak seluruh Asia ada di Malaysia? Sebaliknya, orang Indonesia sangat suka slogan itu, apalagi iklannya. Sampai pada suatu ketika, semua yang dari Indonesia diklaim Malaysia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, The Truly Asia sebenarnya lemah dari segi PDB-nya. Beautiful positioning, but no solid differentiation! Sedangkan The New Asia sangat kuat! Dengan diubah jadi Uniquely Singapore, terus slogan ini jadi generic. Ya memang mesti unik! Tapi, di mana keunikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua makanan dan budaya di sana berasal dari negara lain. Begitu juga dengan teknologinya. Hampir tidak ada yang berasal dari sana. Tapi, karena ditunjang iklan dengan bujet besar, ya terlihat lumayan jadinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, saya tidak punya apartemen lagi di Singapura. Setelah ada proyek en bloc, di mana seluruh gedung dibeli dengan harga bagus, semua harus pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun sudah tidak perlu punya properti di sana. Kantor pun sekarang hanya jadi hub office karena MarkPlus sudah punya kantor cabang yang lengkap dengan kelas dan ruang FGD di KL serta partner di Bangkok dan HCMC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun brand Indonesia di ASEAN jelas tidak gampang memang, tapi selalu ada jalannya. Terutama bagi MarkPlus yang jalur bisnisnya berdasar knowledge. Saya sangat percaya bahwa ASEAN akan berperan semakin kuat di Asia dan dunia. Terutama setelah ASEAN Charter diteken, sehingga semua negara ASEAN punya perwakilan setingkat ''duta besar'' di Jakarta. (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-402236627270943702?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/402236627270943702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/membangun-brand-di-asean-lewat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/402236627270943702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/402236627270943702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/membangun-brand-di-asean-lewat.html' title='Membangun Brand di ASEAN lewat Singapura'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S9A1RF9kOhI/AAAAAAAAAKA/rz69MkMdsOM/s72-c/hermawan+kartajaya2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-9044396629633014581</id><published>2010-04-13T20:43:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T20:44:03.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Apakah Wajib Mengeraskan Bacaan ’Basmalah’ dalam Shalat Berjamaah?</title><content type='html'>Apakah Wajib Mengeraskan Bacaan ’Basmalah’ dalam Shalat Berjamaah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hukum membaca basmalah atau lafadz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam Surat al-Fatihah ketika shalat? Dan kalau wajib, apakah harus dikeraskan bacaannya? Sebelum menjawab pertanyaan ini akan dibahas mengenai status surat al-Fatihah dalam shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca Surat al-Fatihah merupakan rukun shalat, baik dalam shalat fardhu maupun shalat sunnah. Hal ini didasarkan pada Hadits Nabi SAW berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ عُبَادَةَ بْنِ صَامِتٍ يَبْلُغُ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi SAW menyampaikan padanya bahwa tidak sah shalatnya orang yang tidak membaca suratt al-Fatihah. (HR Muslim)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara basmalah merupakan ayat dari Surat al-Fatihah. Maka tidak sah jika seseorang shalat tanpa membaca basmalah berdasarkan dengan firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعاً مِّنَ الْمَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sungguh Kami telah berikan kepadamu (Nabi Muhammad) tujuh ayat yang berulang-ulang dan Al-Qur’an yang agung. (QS al-Hijr: 87)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan ”tujuh ayat yang berulang-ulang”' adalah Surat al-Fatihah. Karena al-Fatihah itu terdiri dari ayat yang dibaca secara berulang-ulang pada tiap-tiap raka'at shalat. Dan ayat yang pertama adalah basmalah. Dalam sebuah hadits disebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ أُمُّ الْقُرْآنِ وَ أُمُّ الْكِتَابِ وَالسَّبْعُ الْمَثَانِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah beliau berkata, Rasalullah SAW bersabda, ”alhamdu lillahi rabbil 'alamin” merupakan induk Al-Qur’an, pokoknya al-Kitab, serta Surat as-Sab'ul Matsani. (HR Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan dalil ini, Imam Syafi'i RA mengatakan bahwa basmalah merupakan bagian dari ayat yang tujuh dalam surat al-Fatihah. Jika ditinggalkan, baik seluruhnya maupun sebagian, maka raka' at shalatnya tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ الشَّافِعِيُّ  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ الآيَاتُ السَّابِعَةُ فَإِنْ تَرَكَهَا أَوْ بَعْضَهَا لَمْ تُجْزِهِ الرَّكْعَةُ الَّتِيْ تَرَكَهَا فِيْهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi'f RA mengatakan bahwa basmalah merupakan tujuh ayat dari surat al-Fatiاah. Apabila ditinggalkan atau tidak dibaca sebagian ayatnya, maka raka'atnya tidak cukup. (Al-Umm, juz I, haL 129)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merupakan bagian dari surat al-Fatihah, maka basmalah ini juga dianjurkan untuk dikeraskan ketika seseorang membaca al-Fatihah dalam shalatnya, sesuai dengan Hadits Nabi SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ  قَالَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَجْهَرُ بِالْبَسْمَلَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW (selalu) mengeraskan suaranya ketika membaca basmalah (dalam shalat). (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelaskan hadits ini, 'Ali Nayif Biqa'i dalam tahqiq kitab Idza Shahha al-Hadits Fahuwa Madzhabi karangan Syeikh as-­Subki menjelaskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibn Khuzaimah berkata dalam kitab Mushannaf-nya menyatakan, pendapat yang menyatakan sunnah mengeraskan basmalah merupakan pendapat yang benar. Ada hadits dari Nabi SAW dengan sanad yang muttashil (urutan perawi hadfts yang sampai langsung kepada Nabi Muhanzmad SAW), tidak diragukan, serta tidak ada keraguan dari para ahli hadfts tentang shahih serta muttashil-nya sanad hadfts ini. Lalu Ibn Khuzaimah berkata, telah jelas dan telah terbukti bahwa Nabi SAW (dalam hadits tersebut) mengeraskan bacaan basmalah dalam shalat.” (Ma’na Qawl al-Imam al-Muththalibi Izda Shahha al-Hadits Fahuwa Madzhabi, hal 161)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian dapat kita ketahui bahwa basmalah merupakan sebagian surat dari al-Fatihah, sehingga harus dibaca manakala membaca al-Fatihah dalam shalat. Dan juga basmalah disunnahkan untuk dikeraskan dalam shalat jahriyyah atau shalat yang disunnahkan untuk mengeraskan suara yakni maghrib, isya’ dan subuh dan beberapa shalat sunnah berjamaah yang dikerjakan pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunnah artinya lebih utama dikerjakan tapi tidak sampai pada hukum wajib. Kesunnahan mengeraskan bacaan basmalah ini sebagaimana sunnahnya mengeraskan keseluruhan al-Fatihah dalam shalat jahriyyah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH Muhyiddin Abdusshomad&lt;br /&gt;Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Ketua PCNU Jember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-9044396629633014581?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/9044396629633014581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/apakah-wajib-mengeraskan-bacaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/9044396629633014581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/9044396629633014581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/apakah-wajib-mengeraskan-bacaan.html' title='Apakah Wajib Mengeraskan Bacaan ’Basmalah’ dalam Shalat Berjamaah?'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-1877514158685834006</id><published>2010-04-13T20:41:00.001+07:00</published><updated>2010-04-13T20:41:58.865+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Berjabat Tangan Usai Sholat</title><content type='html'>Berjabat Tangan Usai Sholat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah berlaku di masyarakat kita, setelah selesai sholat berjama’ah, satu sama lain saling bersalaman. Apakah itu ada dasar hukumnya, lantas apa faedahnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersalaman antar sesama muslim memang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal itu dimaksudkan agar persaudaraan semakin kuat, persatuan semakin kokoh. Salah satu bentuknya adalah anjuran untuk bersalaman ketika bertemu. Bahkan jika ada saudara muslim yang datang dari bepergian jauh, misalnya habis melaksanakan ibadah haji, maka disunnahkan juga saling berangkulan (mu’anaqah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Al-Barra’ bin Azib, Rasulullah SAW bersabda bahwa dua orang yang bertemu dan bersalaman akan diampuni dosa mereka sebelum berpisah. (HR Ibnu Majah)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hadits inilah ulama Syafi’iyyah mengatakan bahwa bersalaman setelah sholat hukumnya sunnah. Kalaupun perbuatan itu dikatakan bid’ah (hal baru) karena tidak ada penjelasan mengenai keutamaan bersalaman usai sholat, maka bid’ah yang dimaksud di sini adalah bid’ah mubahah, yang diperbolehkan. (Soal bid’ah, lihat penjelasannya dalam fasal tentang bid’ah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi menyatakan, bersalaman sangat baik dilakukan. Sempat ditanyakan, bagaimana dengan bersalaman yang dilakukan usai shalat? Menurut Imam Nawawi, salaman usai shalat adalah bid’ah mubahah dengan rincian hukum sebagai berikut: Jika dua orang yang bersalaman sudah bertemu sebelum shalat maka hukum bersalamannya mubah saja, dianjurkan saja, namun jika keduanya berlum bertemu sebelum shalat berjamaah hukum bersalamannya menjadi sunnah, sangat dianjurkan. (Dalam Fatâwî al-Imâm an-Nawâwî)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sebagian ulama mengatakan, orang yang sholat itu sama saja dengan orang yang ghaib alias tidak ada di tempat karena bepergian atau lainnya. Setelah sholat, seakan-akan dia baru datang dan bertemu dengan saudaranya. Maka ketika itu dianjurkan untuk berjabat tangan. Keterangan ini diperoleh dari kita Bughyatul Muytarsyidîn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bisa disimpulkan, hukum bersalaman usai shalat adalah mubah atau boleh, bahkan menjadi sunnah jika sebelum shalat kedua orang yang bersalaman belum bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH. Muhyiddin Abdusshomad&lt;br /&gt;Ketua PCNU Jember, Jawa Timur&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-1877514158685834006?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/1877514158685834006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/berjabat-tangan-usai-sholat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1877514158685834006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/1877514158685834006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/berjabat-tangan-usai-sholat.html' title='Berjabat Tangan Usai Sholat'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-4757043714627922102</id><published>2010-04-13T20:00:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T20:01:37.777+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Adat atau Tradisi dalam Beribadah (3-habis)</title><content type='html'>Adat atau Tradisi dalam Beribadah (3-habis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berijtihad masing-masing ulama mempunyai blue print yang berbeda. Namun, secara substansial, para ulama tetap melandaskan ijtihad kepada dasar-dasar yang telah digariskan oleh Al-Qur’an dan Al-Hadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal tidak adanya legimitasi syara’, amalan-amalan yang tidak dijalankan atau bahkan ditinggalkan Rasulullah SAW tidak berarti otomatis dilarang, baik bersifat makruh atau haram. Coba kita menerungi sejenak fenomena kontemporer yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari dan beberapa riwayat tentang kehidupan Nabi berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era global yang serba canggih ini, kita tentu menemukan banyak sekali hal-hal baru yang belum pernah terjadi pada zaman Rasulullah SAW, sahabat tabi’in atau bahkan tabi’it tabi’in. &lt;span class="fullpost"&gt;Apakah kemudian kita akan mengatakan bahwa semua yang belum pernah ada pada zaman mereka harus kita tinggalkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita katakan bahwa sesuatu yang ditinggalkan Rasulullah SAW harus kita tinggalkan juga, berada juta hal ‘haram’ yang sudah kita lakukan, baik dari segi ibadah ataupun non-ibadah? Misalnya, pada zaman Rasulullah SAW, fenomena shalat tarawih tidak dikemas seperti yang sekarang kita lihat di masjidil haram. Pelaksanaan shalat tarawih di sana sekarang kita lihat menggunakan sesuatu yang serba elektronik; pengeras suara, listrik, pendingin ruangan (AC), dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain pada sisi non-ibadah. Bukanlah Rasulullah SAW terkenal dengan kesahajaan dan kesederhanaannya? Beliau tidak baju mahal dan elegan. Sekarang, berapa ratus juta muslim di dunia yang mengenakan baju-baju bermerk? Apakah akan kita katakan juga bahwa itu sebuah perilaku haram yang telah manjadi budaya? Tentu saja tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita cermati dalil-dalil baik dari Al-Quran dan Al Hadis, pendapat ulama tampak sekali bahwa Allah SWT tidak pernah menghitamputihkan legimitasi sebuah hukum. Silahkan kita kaji persoalan yang ada sesuai dengan kaidah-kaidah fikih yang telah ditetapkan semenjak lama. Jadi, janganlah kita membelanggu diri dalam beragama dengan mengharamkan semua persoalan-persoalan yang belum dilegimitasi syara’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita telisik beberapa sebab; kenapa Rasulullah SAW meninggalkan perkara tertentu? Apakah seluruhnya karena diharamkan Allah SWT atau karena alasan tertentu, misalnya Rasulullah SAW tak mau makan makanan tertentu karena memang tak selera dan sama sekali bukan karena haram –seperti orang Indonesia disuruh makanan mukhalil (makanan khas Mesir) yang agak gimana gitu rasanya. Mari kita perhatikan beberapa riwayat berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Adakalanya, Rasulullah SAW meninggalkan sesuatu karena hal itu belum pernah ia makan atau mencicipi sebelumnya. Maka ketika dihidangkan dihadapinya dan dipersilahkan untuk dimakan beliau tak berselera. Misalnya tentang penolakan Rasulullah SAW makan daging dhab (nama binatang). Hal ini sebagaimana diceritakan oleh Ibnu Abbas RA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Adakalanya, Rasulullah SAW meninggalkan sesuatu karena beliau terlupa. Hal ini pernah terjadi dalam kasus Rasulullah SAW lupa melakukan sujud sahwi sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud RA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Adalakanya, Rasulullah SAW meninggalkan sesuatu dikarenakan beliau takut –jika itu dilakukan secara terus-menerus umat akan menyangka bahwa aktifitas Rasulullah SAW itu sebuah kewajiban- yang harus dikerjakan umatnya. Hal ini sebagaimana diriwayatkan Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah melakukan jamaah sholat taraweh hanya 4 (empat) kali di bulan Ramadhan. Lainnya beliau lakukan sendiri di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi hal-hal yang ditinggalkan Rasulullah SAW yang tidak karena diharamkan Allah, tapi lebih karena, misalnya lupa, khawatir atau tak selera karena tak terbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olah karena itu merilah kita tunaikan ibadah ajaran-ajaran Islam secara proporsional. Hal-hal yang sudah jelas-jelas wajib, harus ditunaikan yang haram, harus ditinggalkan; yang sunah lebih utama ditunaikan dan yang makhruh lebih baik ditinggalkan; yang mubah boleh ditunaikan dan boleh di tinggalkan. Ketentuan tentang ini semua telah diatur secara rapi dalam Al-Qur’an, Al-Hadis dan ketentuan-ketentuan detil yang dihasilkan dari ijtihad para ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan fenomena-fenomena baru, yang belum mendapatkan legimitasi hukum dari Al-Qur’an atau Al-hadis hukumnya mubah. Artinya, tidak diperintahkan dan tidak dilarang. Lantas bagaimana ? Hukumnya diserahkan kepada maslahat manusia. Jika hal itu memberikan implikasi positif, maka dianjurkan. Sebaiknya, jika memberikan implikasi negatif, maka dilarang. Dalam hal ini dikembalikan kepada ijtihad ulama yang berkompeten dan beberapa ulama mengkatagorikan hal ini sebagai tindakan bid’ah yang hasanah atau hal baru yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H Fadlolan Musyaffa’ Mu’thi, MA&lt;br /&gt;Rais Syuriyah PCNU Mesir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-4757043714627922102?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/4757043714627922102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/adat-atau-tradisi-dalam-beribadah-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4757043714627922102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4757043714627922102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/adat-atau-tradisi-dalam-beribadah-3.html' title='Adat atau Tradisi dalam Beribadah (3-habis)'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-4289140442881986994</id><published>2010-04-13T19:58:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:59:48.287+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Adat atau Tradisi dalam Beribadah (2)</title><content type='html'>Adat atau Tradisi dalam Beribadah (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an dan Hadits merupakan rujukan pamungkas bagi syariat Islam. Keduanya mengandung ajaran global yang akan menjawab berbagai problematika umat, di manapun dan sampai kapan pun. Namun demikian, itu bukan berarti tidak menutup kemungkinan ada masalah yang ’tidak ada’ dalam Al-Qur’an dan Hadits. Dalam artian, rujukan dalam Al-Qur’an atau Hadits tidak merinci semua kejadian yang dialami manusia. Hal ini mengingat bahwa fenomena akan terus berlangsung seiring dengan laju zaman, sedangkan nash-nash yang ada terbatas’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali hal-hal yang sudah dilegimitasi syara’, di antaranya shalat. Nash mana pun akan mengatakan bahwa shalat hukumnya wajib. Hal ini sesuai dengan perintah Allah dalam Al-Qur’an QS. An-Nur : 56: ”Tunaikanlah Shalat!”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali ayat-ayat dan hadits Rasulullah SAW yang menyerukan wajibnya shalat. Ini menunjukkan bahwa shalat adalah bagian terpenting dalam Islam. Bahkan, Allah SWT menegaskan, tidak ada hukuman mati bagi siapapun yang tidak menunaikan bagian dari rukun Islam, baik karena malas atau lainnya, kecuali shalat. Jika seseorang maninggalkannya karena benci akan perintah Allah, atau tidak percaya atas wajibnya shalat, hukumnya murtad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim berkewajiban manunaikan shalat lima kali dalam sehari semalam. Ketentuan-ketentuanya telah diatur secara gamblang dalam syara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW telah memberikan suri tauladan dalam tata cara shalat ini. Dalam suatu hadits, Rasulullah SAW bersabda : ”Shalatlah sebagaimana kalian mlihat cara shalatku” - H.R  Bukhari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah hukum mamakan bangkai, Allah SWT juga menegaskan larangan mamakan bangkai, darah dan daging babi. Allah SWT berfirman : ”Diharamkan atas kamu (memakan) bangkai, darah, daging babi, binatang yang disembelih atas nama selain allah SWT, binatang yang mati tercekik, dipukul, jatuh, tertanduk dan mati karena terkaman binatang buas.” QS. Al-Ma’idah: 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah contoh perkara yang sudah mendapatkan legimitasi hukum secara jelas. Ketika kita ditanya; Apa hukumnya shalat? Tentu jawabannya adalah wajib. Apa hukum memakan bangkai? Tentunya haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi persolaln sekarang; bagaimana dengan hal-hal belum ada ketentuannya, baik perintah atau larangan adalah mubah. Dalam kaidah Fikih disebutkan: ”Asal dari segala sesuatu adalah mubah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah ini, Allah SWT pun berfirman: ”Dan tidaklah Jibril turun membawa wahyu, kecuali (itu) karena kehendak Tuhanmu. Apa-apa yang ada di hadapan dan belakang kita serta apa yang belum pernah terjadi adalah atas kehandak-Nya. Dan tidaklah Tuhanmu melupakan hal itu”. QS. Maryam: 64&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA: ”Saya bersama Kholid bin wahid sedang menemani Rasulullah berkunjung ke rumah Maemunah. Dihilangkan kepadanya seekor biawak. Rasulullah SAW kemudian penasaran dan memegangnya. Lalu sebagian dari (perempuan) berkata kepada sebagian sahabat untuk memberitahukan kepada Rasulullah SAW, bahwa ini hewan biawak ya Rasulullah SAW, lalu beliau mengangkat tangannya. Lalu saya menanyakan”Apakah (binatang) itu diharamkan wahai Rasulullah?” Rasulullah SAW menjawab, ”Tidak. Tetapi tidak pernah ada di lingkungan kami, maka segala sesuatu yang aku belum menemuinya, kami mentolerir”. Khalid pun kemudian memakannya dan Rasulullah SAW malihatnya” (HR. Bukhari &amp; Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak semua fenomena-fenomena itu baru tersurat dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits. Namun demikian, Al-Qur’an dan Hadits sudah memberikan pedoman umum berkaitan dengan hal itu, di antaranya ketentuan bahwa sesuatu yang belum mendapatkan legimitasi hukum dari Al-Qur’an dan Al-Hadits hukumnya mubah. Artinya tidak diperintahkan dan tidak dilarang. Hukumnya diserahkan kepada maslahat manusia. Jika hal itu memberikan implikasi positif, maka dianjurkan. Sebaliknya, jika memberikan Implikasi negatif, maka dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya Allah SWT telah menetapkan beberapa kewajiban. Janganlah kalian lalaikan. Allah SWT pun telah menentukan larangan. Jangan kalian terjang. Allah WST pula telah memberikan batasan-batasan atas segala sesuatu. Jangan sampai kalian sebagai rahmat dan keringanan bagi kamu-dan itu bukan lalai-, maka hendaknya kalian jangan mencari-cari hukumnya.” (HR Daruquthni)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Salman RA Berkata, ”Allah SWT telah menghalalkan yang halal dan mangharamkan yang haram. Jadi yang halal hukumnya halal dan yang haram hukumnya haram. Adapun sesuatu yang belum mendapatkan legimitasi hukum, maka (bisa) ditolerir - (HR Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan lain Rasulullah SAW bersabda: Dari Salman Al-Farisi ra. “Kami telah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang minyak samin, keju dan kedelai, lalu baliau menjawab: yang halal adalah yang telah dihalalkan Allah di dalam kitab-Nya, yang haram adalah yang telah di haramkan di dalam kitab-Nya, adapun sesuatu yang didiamkan hukumnya dima’fu (ditolerir)”. (HR Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sahabat Ali bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimanakah bila datang kepada kami sesuatu yang tidak turun di dalam Al-Qur’an, juga tidak ada dijelaskan dalam Sunah Tuan? Rasulullah SAW menjawab; Musyawarahkan hal itu bersama orang-orang yang ahli ibadah dan orang-orang yang mu’min, jangan engkau memutuskan sesuatu itu hanya dengan akal saja.” (HR. At-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghazali juga memberikan sikap yang sangat cantik dalam menyikapi sesuatu tindakan yang belum dikenal pada masa Rasulullah SAW, dengan mengembalikan kapada pendapatnya ulama. Di bawah ini kutipan Ghazali pada atsar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika dikatakan kepada Rasulullah SAW, “Apa yang harus kami perbuat manakala ada perintah dan kami menemukan (hukum)nya baik dalam Al;-Qur’an atau Al-Hadis? “Rasulullah SAW menjawab, “bertanyalah kepada orang-orang shaleh yang telah dijadikan sebagai petunjuk di antara mereka”. Dalam riwayat lain, “Ulama dhahir adalah perhiasan bumi dan langit . Sedangkan ulama bathin penghias langit dan alam malakut”. (Ihya’ Ulumuddin, jilid1, hal. 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Ajibah, dalam tafsirnya al-Bahrul Madid, mengutip atsar yang senada dengan sikapnya imim Ghazali, yaitu bila datang pada kita sesuatu yang belum mendapat legalitas Al-Kitab dan As-Sunnah, maka hendaknya dikembalikan kepada para ulama’ sebagai bahan musyawarah untuk mencari solusi terbaik dan kemaslahatan bagi masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Para sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW, Bagaimana kalau terjadi perselisihan pada kami setelah tuan ada dan tidak kami ketemukan di kitab Allah, tidak juga Sunah Rasulullah? Beliau menjawab: “Kembalikanlah permasalahan kepada pendapat orng-orng shaleh dan jangan melanggar pendapatnya.” (Al-Bahrul Madid, Jilid 2, hal. 194).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian segala sesuatu yang belum terdapat dalam Al-Quran dan Al-hadis, hukumnya ‘deserahkan’ kepada ulama untuk bahan ijtihad, mencari hukum yang sesuai dengan keadaan dan maslahat bagi masyarakat setempat. Bukan malah di jauhi dan diklaim bid’ah, karena mengada-ada yang tidak di temukan dalam Al-Qur'an dan hadits. Orang-orang shaleh yang dimaksud adalah ulama-ulama mujtahidin yang mempunyai kompetensi keilmuan yang mumpuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H Fadlolan Musyaffa’ Mu’thi, MA&lt;br /&gt;Rais Syuriyah PCNU Mesir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-4289140442881986994?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/4289140442881986994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/adat-atau-tradisi-dalam-beribadah-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4289140442881986994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/4289140442881986994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/adat-atau-tradisi-dalam-beribadah-2.html' title='Adat atau Tradisi dalam Beribadah (2)'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-8130853571719388454</id><published>2010-04-13T19:55:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:57:10.963+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Adat atau Tradisi dalam Beribadah (1)</title><content type='html'>Adat atau Tradisi dalam Beribadah (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap komunitas selalu mempunyai adat dan tradisi khas sesuai dengan peradaban dan falsafah hidup mereka. Adat dan tradisi tersebut lahir sebagai akibat dari dinamika dan interaksi yang berkembang di suatu komunitas lingkungan masyarakat. Oleh karenanya, bisa dikatakan, adat dan tradisi merupakan identitas dan ciri khas suatu komunitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, adat atau tradisi bermakna kebiasaan perilaku yang dijumpai secara turun-temurun. Karena bermula dari kebiasaan dan itu merupakan warisan dari pendahulu, maka akan terasa sangat ganjil ketika hal itu tidak boleh dilakukan atau dilakukan tapi tidak sesuai dengan kebiasaan yang berlaku.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT menciptakan manusia dalam kemajemukan yang terdiri atas suku, bangsa dan tersebar di berbagai tempat. Kemajemukan tersebut melahirkan adat dan tradisi yang sangat beragam. Namun demikian manusia dibekali software yang tidak diberikan kepada makhluk lain, yaitu akal. Dengan akal inilah manusia menjadi makhluk yang sangat terhormat dan diharapkan bisa menjadi khalifah di muka bumi serta mampu menciptakan kreasi-kreasi baru yang membawa kemaslahatan bagi sesama. Dengan kesempurnaan yang dimilikinya, Allah SWT ‘menaruh harapan’ bahwa mereka mampu melakukan yang terbaik di muka bumi. Semua itu sebagai amanah Allah SWT yang harus kita manifestasikan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia memiliki beragam adat dan tradisi yang berbeda dengan negara-negara lain, bahkan dari satu daerah ke daerah yang lain. Beragamnya agama, bahasa dan budaya adalah keniscayaan dalam konteks keindonsiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masuk ke Indonesia lewat Walisongo, Islam begitu ramah menyapa umat. Tidak ada tindakan anarkis dan frontal melawan tradisi. Kelihaian Walisongo mengakomodasi budaya setempat ke dalam ajaran-ajaran Islam, menampakkan hasil yang luar biasa. Para masyarakat yang sebelumnya menjadi penganut kuat ajaran dinamisme dan animisme, pelan-pelan berbondong-bondong menghadiri majelis-majelis yang diselenggarakan Walisongo. Mereka hadir bukan karena dipaksa, tapi karena sadar bahwa ajaran Islam sangat simpatik dan ‘patut’ diikuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hasil kreasi yang patut diapresiasi. Islam adalah agama yang mampu berakumulasi, bahkan hampir bisa dikatakan tak pernah bermasalah dengan budaya setempat. Bahkan budaya bisa didesain ulang atau dimodifikasi dengan tampilan yang elegan menurut syara’ dan lebih berdayaguna demi meningkatkan kasejahteraan hidup. Dengan demikian, kehadiran Islam di tengah masyarakat, dimanapun dan sampai kapanpun, akan selalu menjadi rahmatan lil alamin.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Islam Mengakomodasi Adat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adat atau tradisi yang dimaksud di sini adalah adat yang tumbuh dan berkembang disuatu komunitas dab hal itu –secara prinsip- tidak terdapat dalam ritual syariah Islam, baik pada masa Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adat atau tradisi semacam ini adalah sah-sah saja dan tak masalah. Tentunya dengan catatan, adat atau tradisi tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai luhur Islam, mempunyai tujuan mulia dan disertai niat ibadah karena Allah SWT. Dalam Kaidah fikih dikatakan, “al-Adah Muhakkamah ma lam yukhalif al-Syar'” (Tradisi itu diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan dasar-dasar syariah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Abdullah bin Abbas mengatakan: Setiap sesuatu yang umat Islam menganggap baik, maka menurut Allah baik juga, dan yang mereka anggap buruk, maka buruk juga manurut Allah” (Diriwayatkan Al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga berpesan: Sesungguhnya Allah melihat hati hambanya, selalu ditemukan hati Muhammad SAW, sebaik-baiknya hati hambanya, lalu memilihnya untuk-Nya, dan mengutusnya. Lalu melihat hati hambanya selain Muhammad, dan ditemukan beberapa hati sahabatnya, lalu menjadikannya menteri bagi nadi-Nya. Setiap suatu yang umat Islam menganggap baik, maka menurut Allah baik juga, dan yang mereka anggap buruk, maka buruk juga menurut Allah” (Diriwayatkan oleh Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Hasiyah as-Sanady disebutkan, “Bahwa sesungguhnya sesuatu yang mubah (tidak ada perintah dan tidak ada larangan) bisa menjadi amal ibadah selama disertai niat baik. Pelakunya mendapatkan imbalan pahala atas amal tersebut sebagaimana pahalanya orang-orang yang beribadah”. (Hasiyah as-Sanady, Jilid 4, hal.368)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’i memberikan batasan ideal tentang adat atau tradisi ini, menurutnya, selama adat atau tradisi itu tidak bertentangan dengan dasar-dasar syariat, itu hal terpuji. Artinya, agama memperbolehkannya. Sebaliknya, jika adat atau tradisi tersebut bertentangan dengan dasar-dasar syariat, hal itu dilarang dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Imam Syafi’i yang dinukil oleh Baihaqi dalam kitabnya Manakip As Syafi’i lil Baihaqi:  Hal baru (bid’ah) terbagi menjadi 2 (dua) macam. Adakalanya hal baru itu bertentangan dengan Al-Qur'an, as-Sunnah, al-Atsar, atau ijma Ulama. Itulah bid’ah yang tercela. Sedangkan hal baru yang tidak bertentangan dengan dasar-dasar agama tersebut adalah bid’ah yang terpuji. (Fathul Bari, karya Ibn Hajar, jilid 20, hal:330)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H Fadlolan Musyaffa’ Mu’thi, MA&lt;br /&gt;Rais Syuriyah PCNU Mesir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-8130853571719388454?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/8130853571719388454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/adat-atau-tradisi-dalam-beribadah-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8130853571719388454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/8130853571719388454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/adat-atau-tradisi-dalam-beribadah-1.html' title='Adat atau Tradisi dalam Beribadah (1)'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-2137985684115568230</id><published>2010-04-13T19:51:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:52:12.762+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Fasal tentang Bid'ah (1)</title><content type='html'>Fasal tentang Bid'ah (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah karya Hadratusy Syeikh Hasyim Asy’ari, istilah "bid’ah" ini disandingkan dengan istilah "sunnah". Seperti dikutip Hadratusy Syeikh, menurut Syaikh Zaruq dalam kitab ‘Uddatul Murid, kata bid’ah secara syara’ adalah munculnya perkara baru dalam agama yang kemudian mirip dengan bagian ajaran agama itu, padahal bukan bagian darinya, baik formal maupun hakekatnya. Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW,” Barangsiapa memunculkan perkara baru dalam urusan kami (agama) yang tidak merupakan bagian dari agama itu, maka perkara tersebut tertolak”. Nabi juga bersabda,”Setiap perkara baru adalah bid’ah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para ulama’, kedua hadits ini tidak berarti bahwa semua perkara yang baru dalam urusan agama tergolong bidah, karena mungkin saja ada perkara baru dalam urusan agama, namun masih sesuai dengan ruh syari’ah atau salah satu cabangnya (furu’).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bid’ah dalam arti lainnya adalah sesuatu yang baru yang tidak ada sebelumnya, sebagaimana firman Allah S.W.T.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بَدِيْعُ السَّموتِ وَاْلاَرْضِ&lt;br /&gt;“Allah yang menciptakan langit dan bumi”. (Al-Baqarah 2: 117).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun bid’ah dalam hukum Islam ialah segala sesuatu yang diada-adakan oleh ulama’ yang tidak ada pada zaman Nabi SAW. Timbul suatu pertanyaan, Apakah segala sesuatu yang diada-adakan oleh ulama’ yang tidak ada pada zaman Nabi SAW. pasti jeleknya? Jawaban yang benar, belum tentu! Ada dua kemungkinan; mungkin jelek dan mungkin baik. Kapan bid’ah itu baik dan kapan bid’ah itu jelek? Menurut Imam Syafi’i, sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَلْبِدْعَةُ ِبدْعَتَانِ : مَحْمُوْدَةٌ وَمَذْمُوْمَةٌ, فَمَاوَافَقَ السُّنَّةَ مَحْمُوْدَةٌ وَمَاخَالَفَهَا فَهُوَ مَذْمُوْمَةٌ&lt;br /&gt;“Bid’ah ada dua, bid’ah terpuji dan bid’ah tercela, bid’ah yang sesuai dengan sunnah itulah yang terpuji dan bid’ah yang bertentangan dengan sunnah itulah yang tercela”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyidina Umar Ibnul Khattab, setelah mengadakan shalat Tarawih berjama’ah dengan dua puluh raka’at yang diimami oleh sahabat Ubai bin Ka’ab beliau berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;نِعْمَتِ اْلبِدْعَةُ هذِهِ&lt;br /&gt;“Sebagus bid’ah itu ialah ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolehkah kita mengadakan Bid’ah? Untuk menjawab pertanyaan ini, marilah kita kembali kepada hadits Nabi SAW. yang menjelaskan adanya Bid’ah hasanah dan bid’ah sayyiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ سَنَّ فِى اْلاِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ اَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ سَنَّ فِى اْلاِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِئَةً فَعَلَيْهِ وِزْرُهَاوَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِاَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْئًا. القائى, ج: 5ص: 76.&lt;br /&gt;“Barang siapa yang mengada-adakan satu cara yang baik dalam Islam maka ia akan mendapatkan pahala orang yang turut mengerjakannya dengan tidak mengurangi dari pahala mereka sedikit pun, dan barang siapa yang mengada-adakan suatu cara yang jelek maka ia akan mendapat dosa dan dosa-dosa orang yang ikut mengerjakan dengan tidak mengurangi dosa-dosa mereka sedikit pun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang dimaksud dengan segala bid’ah itu sesat dan segala kesesatan itu masuk neraka?&lt;br /&gt;كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَ لَةٍ وَكُلُّ ضَلاَ لَةٍ فِى النَّارِ&lt;br /&gt;“Semua bid’ah itu sesat dan semua kesesatan itu di neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita pahami menurut Ilmu Balaghah. Setiap benda pasti mempunyai sifat, tidak mungkin ada benda yang tidak bersifat, sifat itu bisa bertentangan seperti baik dan buruk, panjang dan pendek, gemuk dan kurus. Mustahil ada benda dalam satu waktu dan satu tempat mempunyai dua sifat yang bertentangan, kalau dikatakan benda itu baik mustahil pada waktu dan tempat yang sama dikatakan jelek; kalau dikatakan si A berdiri mustahil pada waktu dan tempat yang sama dikatakan duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kembali kepada hadits.&lt;br /&gt;كُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَ لَةٍ وَكُلُّ ضَلاَ لَةٍ فِى النَّارِ&lt;br /&gt;“Semua bid’ah itu sesat dan setiap kesesatan itu masuk neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bid’ah itu kata benda, tentu mempunyai sifat, tidak mungkin ia tidak mempunyai sifat, mungkin saja ia bersifat baik atau mungkin bersifat jelek. Sifat tersebut tidak ditulis dan tidak disebutkan dalam hadits di atas; dalam Ilmu Balaghah dikatakan, حدف الصفة على الموصوف “membuang sifat dari benda yang bersifat”. Seandainya kita tulis sifat bid’ah maka terjadi dua kemungkinan: Kemungkinan pertama :&lt;br /&gt;كُلُّ بِدْعَةٍ حَسَنَةٍ ضَلاَ لَةٌ وَكُلُّ ضَلاَ لَةٍ فِى النَّارِ&lt;br /&gt;“Semua bid’ah yang baik sesat, dan semua yang sesat masuk neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak mungkin, bagaimana sifat baik dan sesat berkumpul dalam satu benda dan dalam waktu dan tempat yang sama, hal itu tentu mustahil. Maka yang bisa dipastikan kemungkinan yang kedua :&lt;br /&gt;كُلُّ بِدْعَةٍ سَيِئَةٍ ضَلاَ لَةٍ وَكُلُّ ضَلاَ لَةٍ فِى النَّاِر&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semua bid’ah yang jelek itu sesat, dan semua kesesatan itu masuk neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--(KH. A.N. Nuril Huda, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dalam "Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) Menjawab", diterbitkan oleh PP LDNU)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-2137985684115568230?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/2137985684115568230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/fasal-tentang-bidah-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2137985684115568230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2137985684115568230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/fasal-tentang-bidah-1.html' title='Fasal tentang Bid&apos;ah (1)'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-98007728195007728</id><published>2010-04-13T19:48:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:50:59.638+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Fasal tentang Bid'ah (2)</title><content type='html'>Fasal tentang Bid'ah (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelek dan sesat paralel tidak bertentangan, hal ini terjadi pula dalam Al-Qur’an, Allah SWT telah membuang sifat kapal dalam firman-Nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَكَانَ وَرَاءَهُمْ مَلِكٌ يَأْخُذُ كُلَّ سَفِيْنَةٍ غَصْبَا (الكهف: 79)&lt;br /&gt;“Di belakang mereka ada raja yang akan merampas semua kapal dengan paksa”. (Al-Kahfi : 79).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat tersebut Allah SWT tidak menyebutkan kapal baik apakah kapal jelek; karena yang jelek tidak akan diambil oleh raja. Maka lafadh كل سفينة sama dengan كل بد عة tidak disebutkan sifatnya, walaupun pasti punya sifat, ialah kapal yang baik كل سفينة حسنة .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, ada pendapat lain tentang bid’ah dari Syaikh Zaruq, seperti dikutip Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari.&lt;span class="fullpost"&gt; Menurutnya, ada tiga norma untuk menentukan, apakah perkara baru dalam urusan agama itu disebut bid’ah atau tidak: Pertama, jika perkara baru itu didukung oleh sebagian besar syari’at dan sumbernya, maka perkara tersebut bukan merupakan bid’ah, akan tetapi jika tidak didukung sama sekali dari segala sudut, maka perkara tersebut batil dan sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, diukur dengan kaidah-kaidah yang digunakan para imam dan generasi salaf yang telah mempraktikkan ajaran sunnah. Jika perkara baru tersebut bertentangan dengan perbuatan para ulama, maka dikategorikan sebagai bid’ah. Jika para ulama masih berselisih pendapat mengenai mana yang dianggap ajaran ushul (inti) dan mana yang furu’ (cabang), maka harus dikembalikan pada ajaran ushul dan dalil yang mendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, setiap perbuatan ditakar dengan timbangan hukum. Adapun rincian hukum dalam syara’ ada enam, yakni wajib, sunah, haram, makruh, khilaful aula, dan mubah. Setiap hal yang termasuk dalam salah satu hukum itu, berarti bias diidentifikasi dengan status hukum tersebut. Tetapi, jika tidak demikian, maka hal itu bisa dianggap bid’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Zaruq membagi bid’ah dalam tiga macam; pertama, bid’ah Sharihah (yang jelas dan terang). Yaitu bid’ah yang dipastikan tidak memiliki dasar syar’i, seperti wajib, sunnah, makruh atau yang lainnya. Menjalankan bid’ah ini berarti mematikan tradisi dan menghancurkan kebenaran. Jenis bid’ah ini merupakan bid’ah paling jelek. Meski bid’ah ini memiliki seribu sandaran dari hukum-hukum asal ataupun furu’, tetapi tetap tidak ada pengaruhnya. Kedua, bid’ah idlafiyah (relasional), yakni bid’ah yang disandarkan pada suatu praktik tertentu. Seandainya-pun, praktik itu telah terbebas dari unsur bid’ah tersebut, maka tidak boleh memperdebatkan apakah praktik tersebut digolongkan sebagai sunnah atau bukan bid’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bid’ah khilafi (bid’ah yang diperselisihkan), yaitu bid’ah yang memiliki dua sandaran utama yang sama-sama kuat argumentasinya. Maksudnya, dari satu sandaran utama tersebut, bagi yang cenderung mengatakan itu termasuk sunnah, maka bukan bid’ah. Tetapi, bagi yang melihat dengan sandaran utama itu termasuk bid’ah, maka berarti tidak termasuk sunnah, seperti soal dzikir berjama’ah atau soal administrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum bid’ah menurut Ibnu Abd Salam, seperti dinukil Hadratusy Syeikh dalam kitab Risalah Ahlussunnah Waljama’ah, ada lima macam: pertama, bid’ah yang hukumnya wajib, yakni melaksanakan sesuatu yang tidak pernah dipraktekkan Rasulullah SAW, misalnya mempelajari ilmu Nahwu atau mengkaji kata-kata asing (garib) yang bisa membantu pada pemahaman syari’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, bid’ah yang hukumnya haram, seperti aliran Qadariyah, Jabariyyah dan Mujassimah. Ketiga, bid’ah yang hukumnya sunnah, seperti membangun pemondokan, madrasah (sekolah), dan semua hal baik yang tidak pernah ada pada periode awal. Keempat, bid’ah yang hukumnya makruh, seperti menghiasi masjid secara berlebihan atau menyobek-nyobek mushaf. Kelima, bid’ah yang hukumnya mubah, seperti berjabat tangan seusai shalat Shubuh maupun Ashar, menggunakan tempat makan dan minum yang berukuran lebar, menggunakan ukuran baju yang longgar, dan hal yang serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penjelasan bid’ah seperti di atas, Hadratusy Syeikh kemudian menyatakan, bahwa memakai tasbih, melafazhkan niat shalat, tahlilan untuk mayyit dengan syarat tidak ada sesuatu yang menghalanginya, ziarah kubur, dan semacamnya, itu semua bukanlah bid’ah yang sesat. Adapun praktek-praktek, seperti pungutan di pasar-pasar malam, main dadu dan lain-lainnya merupakan bid’ah yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--(KH. A.N. Nuril Huda, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dalam "Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) Menjawab", diterbitkan oleh PP LDNU)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-98007728195007728?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/98007728195007728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/fasal-tentang-bidah-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/98007728195007728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/98007728195007728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/fasal-tentang-bidah-2.html' title='Fasal tentang Bid&apos;ah (2)'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-3669885710089340521</id><published>2010-04-13T19:47:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:48:41.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Nabi Tidak Melakukan Semua Perkara Mubah</title><content type='html'>Nabi Tidak Melakukan Semua Perkara Mubah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ada orang yang mengharamkan sesuatu dengan berdalih bahwa hal itu tidak pemah dilakukan Rasulullah SAW, maka sebenamya dia mendakwa sesuatu yang tidak ada dasar hukumnya. Oleh karena itu, dakwaannya tidak dapat diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Abdullah ibn ash-Shiddiq al-Ghumari dalam "Itqanush Shunnah fi Tahqiqi Ma’nal-Bid’ah". Lebih lanjut beliau mengatakan: ”Sangat bisa dipahami bahwa Nabi Muhammad SAW tidak melakukan semua perbuatan mubah, dan bahkan perbuatan sunnah, karena kesibukannya dalam mengurus tugas-tugas besar yang telah memakan sebagian besar waktunya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tugas berat Nabi antara lain menyampaikan dakwah, melawan dan mendebat kaum musyrikin serta para ahli kitab, berjihad untuk menjaga cikal bakal Islam, mengadakan berbagai perdamaian, menjaga keamanan negeri, menegakkan hukum Allah, membebaskan para tawanan perang dari kaum muslimin, mengirimkan delegasi untuk menarik zakat dan mengajarkan ajaran Islam ke berbagai daerah dan lain sebagainya yang dibutuhkan saat itu utnuk mendirikan sebuah negara Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Rasulullah hanya menerangkan hal-hal pokok saja dan sengaja meninggalkan sebagian perkara sunah lantaran takut memberatkan dan menyulitkan umatnya (ketika ingin mengikuti semua yang pernah dilakukan Rasulullah) jika beliau kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Rasulullah SAW menganggap cukup dengan menyampaikan nash-nash Al-Qur'an yang bersifat umum dan mencakup semua jenis perbuatan yang ada di dalamnya sejak Islam lahir hingga hari kiamat. Misalnya ayat-ayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا تَفْعَلُواْ مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللّهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya." (Al-Baqarah [2]: 197)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَن جَاء بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa yang melakukan amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat dari amal itu." (QS. Al-An'am [6]: 160)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan berbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan." (QS. Al-Hajj [22]: 77)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَن يَقْتَرِفْ حَسَنَةً نَّزِدْ لَهُ فِيهَا حُسْناً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan barang siapa yang mengerjakan kebaikan, maka akan Kami tambahkan baginya kebaikan atas kebaikan itu." (QS. Asy-Syura [42]: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa yang mengerjakan kebaikan walau seberat biji sawi, niscaya dia akan melihat (balasan)nya." (QS. Az-Zalzalah [99]: 7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga hadis-hadis senada. Maka siapa yang menganggap perbuatan baik sebagai perbuatan bid'ah tercela, sebenamya dia telah keliru dan secara tidak langsung bersikap sok berani di hadapan Allah dan Rasulnya dengan mencela apa yangtelah dipuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Oemar Abdallah Kemel&lt;br /&gt;Ulama Mesir kelahiran Makkah al-Mukarromah&lt;br /&gt;Dari karyanya "Kalimatun Hadi’ah fil Bid’ah" yang diterjemahkan oleh PP Lakpesdam NU dengan tajuk "Kenapa Takut Bid’ah?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-3669885710089340521?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/3669885710089340521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/nabi-tidak-melakukan-semua-perkara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3669885710089340521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/3669885710089340521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/nabi-tidak-melakukan-semua-perkara.html' title='Nabi Tidak Melakukan Semua Perkara Mubah'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-2333214124463053068</id><published>2010-04-13T19:44:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:46:56.370+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Perbuatan Baru yang Dilakukan Sahabat pada Zaman Nabi SAW</title><content type='html'>Perbuatan Baru yang Dilakukan Sahabat pada Zaman Nabi SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kebiasan yang dilakukan para sahabat berdasarkan ijtihad mereka sendiri, dan kebiasaan itu mendapat sambutan baik dari Rasulullah SAW. Bahkan pelakunya diberi kabar gembira akan masuk surga, mendapatkan rida Allah, diangkat derajatnya oleh Allah, atau dibukakan pintu-pintu langit untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, sebagaimana digambarkan dalam Shahih Bukhari dan Muslim, perbuatan sahabat Bilal yang selalu melakukan shalat dua rakaat setelah bersuci. Perbuatan ini disetujui oleh Rasulullah SAW dan pelakunya diberi kabar gembira sebagai orang-­orang yang lebih dahulu masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain adalah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari tentang sahabat Khubaib yang melakukan shalat dua rakaat sebelum beliau dihukum mati oleh kaum kafir Quraisy. Kemudian tradisi ini disetujui oleh Rasulullah SAW setahun setelah meninggalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Rifa'ah ibn Rafi' bahwa seorang sahabat berkata: "Rabbana lakal hamdu" (Wahai Tuhanku, untuk-Mu segala puja-puji), setelah bangkit dari ruku' dan berkata "Sami'allahu liman hamidah" (Semoga Allah mendengar siapapun yang memuji­Nya). Maka sahabat tersebut diberi kabar gembira oleh Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga, sebuah hadis yang diriwayatkan dalam Mushannaf Abdur Razaq dan Imam An-Nasa'i dari Ibn Umar bahwa seorang sahabat memasuki masjid di saat ada shalat jamaah. Ketika dia bergabung ke dalam shaf orang yang shalat, sahabat itu berkata: "Allahu Akbar kabira wal hamdulillah katsira wa subhanallahi bukratan wa ashilan" (Allah Mahabesar sebesar-besarnya, dan segala puji hanya bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Mahasuci Allah di waktu pagi dan petang). Maka Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada sahabat tersebut bahwa pintu­pintu langit telah dibukakan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadis lain yang diriwayatkan oleh At- Tirmidzi bahwa Rifa'ah ibn Rafi' bersin saat shalat, kemudian berkata: "Alhamdulillahi katsiran thayyiban mubarakan 'alayhi kama yuhibbu rabbuna wa yardha" (Segala puji bagi Allah, sebagaimana yang disenangi dan diridai-Nya). Mendengar hal itu, Rasulullah SAW bersabda: "Ada lebih dari tiga puluh malaikat berlomba-lomba, siapa di antara mereka yang beruntung ditu­gaskan untuk mengangkat perkataannya itu ke langit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam An-Nasa'i dari beberapa sahabat yang duduk berzikir kepada Allah. Mereka mengungkapkan puji-pujian sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah karena diberi hidayah masuk Islam, sebagaimana mereka dianugerahi nikmat yang sangat besar berupa kebersamaan dengan Rasulullah SAW. Melihat tindakan mereka, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Jibril telah memberitahuku bahwa Allah sekarang sedang berbangga-bangga dengan mereka di hadapan para malaikat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tindakan Rasulullah SAW yang menerima perbuatan para sahabat tersebut, kita bisa menarik banyak pelajaran sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rasulullah SAW tidak akan menolak tindakan yang dibenarkan syariat selama para pelakunya berbuat sesuai dengan pranata so sial yang berlaku dan membawa manfaat umum. Dengan demikian, perbuatan tersebut bisa dianggap sebagai bentuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah Swt yang bisa dilakukan kapan saja, baik di malam maupun siang. Perbuatan ini tidak bisa disebut sebagai perbuatan yang makruh, apalagi bid'ah yang sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang Islam tidak dipersoalkan karena perbuatan ibadah yang bersifat mutlak, yang tidak ditentukan waktunya dan tempatnya oleh syariat. Terbukti bahwa Rasulu1lah SAW telah membolehkan Bilal untuk melakukan shalat setiap selesai bersuci, sebagaimana menerlma perbuatan Khubaib yang shalat dua rakaat sebelum menjalani hukuman mati di tangan kaum kafir Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tindakan Nabi SAW yang membolehkan bacaan doa-doa waktu shalat, dan redaksinya dibuat sendiri oleh para shahabat, atau juga tindakan beliau yang membolehkan dikhususkannya bacaan surat-surat tertentu yang tidak secara rutin dibaca oleh beliau pada waktu shalat, tahajjud, juga doa-­doa tambahan lain. Itu menunjukkan bahwa semua perbuatan tersebut bukanlah bid'ah menurut syariat. Juga tidak bisa disebut sebagai bid'ah jika ada yang berdoa pada waktu-waktu yang mustajabah, seperti setelah shalat lima waktu, setelah adzan, setelah merapatkan barisan (dalam perang), saat turunnya hujan, dan waktu-waktu mustajabah lainnya. Begitu juga doa-doa dan puji­-pujian yang disusun oleh para ulama dan orang­ orang shalih tidak. bisa disebut sebagai bid'ah. Begitu juga zikir-zikir yang kemudian dibaca secara rutin selama isinya masih bisa dibenarkan oleh syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dari persetujuan Nabi SAW terhadap tindakan beberapa sahabat yang berkumpul di masjid untuk berzikir dan menyukuri nikmat dan kebaikan Al­lah Swt serta untuk membaca Al-Qur'an, dapat disimpulkan bahwa tindakan mereka mendapatkan legitimasi syariat, baik yang dilakukan dengan suara pelan ataupun dengan suara keras tanpa ada perubahan makna dan gangguan. Dan selama tindakan tersebut bersesuaian dengan kebutuhan umum dan tidak ada larangan syariat yang ditegaskan terhadapnya, maka perbuatan tersebut termasuk bentuk mendekatkan diri kepada Allah, dan bukan termasuk bid'ah menurut syariat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Oemar Abdallah Kemel&lt;br /&gt;Ulama Mesir kelahiran Makkah al-Mukarromah&lt;br /&gt;(Dari karyanya "Kalimatun Hadi’ah fil Bid’ah" yang diterjemahkan oleh PP Lakpesdam NU dengan "Kenapa Takut Bid’ah?")&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-2333214124463053068?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/2333214124463053068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/perbuatan-baru-yang-dilakukan-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2333214124463053068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/2333214124463053068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/perbuatan-baru-yang-dilakukan-sahabat.html' title='Perbuatan Baru yang Dilakukan Sahabat pada Zaman Nabi SAW'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6143160191168408066</id><published>2010-04-13T19:39:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:41:10.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Praktik Bid'ah Hasanah para Sahabat Setelah Rasulullah Wafat</title><content type='html'>Praktik Bid'ah Hasanah para Sahabat Setelah Rasulullah Wafat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat sering melakukan perbuatan yang bisa digolongkan ke dalam bid'ah hasanah atau perbuatan baru yang terpuji yang sesuai dengan cakupan sabda Rasulullah SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ سَنَّ فِى اْلاِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ اَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang memberikan contoh perbuatan baik dalam Islam maka ia akan mendapatkan pahala orang yang turut mengerjakannya dengan tidak mengurangi dari pahala mereka sedikit pun. (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, apa yang dilakukan para sahabat memiliki landasan hukum dalam syariat. Di antara bid'ah terpuji itu adalah:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Apa yang dilakukan oleh Sayyidina Umar ibn Khattab ketika mengumpulkan semua umat Islam untuk mendirikan shalat tarawih berjamaah. Tatkala Sayyidina Umar melihat orang-orang itu berkumpul untuk shalat tarawih berjamaah, dia berkata: "Sebaik-baik bid'ah adalah ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Rajar al- Asqalani dalam Fathul Bari ketika menjelaskan pernyataan Sayyidina Umar ibn Khattab "Sebaik-baik bid'ah adalah ini" mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada mulanya, bid'ah dipahami sebagai perbuatan yang tidak memiliki contoh sebelumnya. Dalam pengertian syar'i, bid'ah adalah lawan kata dari sunnah. Oleh karena itu, bid'ah itu tercela. Padahal sebenarnya, jika bid'ah itu sesuai dengan syariat maka ia menjadi bid'ah yang terpuji. Sebaliknya, jika bidطah itu bertentangan dengan syariat, maka ia tercela. Sedangkan jika tidak termasuk ke dalam itu semua, maka hukumnya adalah mubah: boleh-boleh saja dikerjakan. Singkat kata, hukum bid'ah terbagi sesuai dengan lima hukum yang terdapat dalam Islam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pembukuan Al-Qur'an pada masa Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq atas usul Sayyidina Umar ibn Khattab yang kisahnya sangat terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, pendapat orang yang mengatakan bahwa segala perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah adalah haram merupakan pendapat yang keliru. Karena di antara perbuatan-perbuatan tersebut ada yang jelek secara syariat dan dihukumi sebagai perbuatan yang diharamkan atau dibenci (makruh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga yang baik menurut agama dan hukumnya menjadi wajib atau sunat. Jika bukan demikian, niscaya apa yang telah dilakukan oleh Abu Bakar dan Umar sebagai­mana yang telah dituliskan di atas merupakan perbuatan haram. Dengan demikian, kita bisa mengetahui letak kesalahan pendapat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Sayyidina Utsman ibn Affan menambah adzan untuk hari Jumat menjadi dua kali. Imam Bukhari meriwatkan kisah tersebut dalam kitab Shahih-­nya bahwa penambahan adzan tersebut karena umat Islam semakin banyak. Selain itu, Sayyidina Utsman juga memerintahkan untuk mengumandangkan iqamat di atas az-Zawra', yaitu sebuah bangunan yang berada di pasar Madinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, apakah bisa dibenarkan kita mengatakan bahwa Sayyidina Utsman ibn Affan yang melakukan hal tersebut atas persetujuan seluruh sahabat sebagai orang yang berbuat bid'ah dan sesat? Apakah para sahabat yang menyetu­juinya juga dianggap pelaku bid'ah dan sesat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara contoh bid'ah terpuji adalah mendirikan shalat tahajud berjamaah pada setiap malam selama bulan Ramadhan di Mekkah dan Madinah, mengkhatamkan Al-Qur'an dalam shalat tarawih dan lain-lain. Semua perbuatan itu bisa dianalogikan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dengan syarat semua perbuatan itu tidak diboncengi perbuatan-perbuatan yang diharamkan atau pun dilarang oleh agama. Sebaliknya, perbuatan itu harus mengandung perkara-perkara baik seperti mengingat Allah dan hal-hal mubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita menerima pendapat orang-orang yang menganggap semua bid'ah adalah sesat, seharusnya kita juga konsekuen dengan tidak menerima pembukuan Al-Qur'an dalam satu mushaf, tidak melaksanakan shalat tarawih berjamaah dan mengharamkan adzan dua kali pada hari Jumat serta menganggap semua sahabat tersebut sebagai orang-­orang yang berbuat bid'ah dan sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Oemar Abdallah Kemel&lt;br /&gt;Ulama Mesir kelahiran Makkah al-Mukarromah&lt;br /&gt;Dari karyanya "Kalimatun Hadi’ah fil Bid’ah" yang diterjemahkan oleh PP Lakpesdam NU dengan "Kenapa Takut Bid’ah?"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6143160191168408066?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6143160191168408066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/praktik-bidah-hasanah-para-sahabat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6143160191168408066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6143160191168408066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/praktik-bidah-hasanah-para-sahabat.html' title='Praktik Bid&apos;ah Hasanah para Sahabat Setelah Rasulullah Wafat'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-7667281111848799133</id><published>2010-04-13T19:37:00.000+07:00</published><updated>2010-04-13T19:38:35.172+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Perayaan Maulid Nabi dan Kontroversi Ma'na Bid’ah</title><content type='html'>Perayaan Maulid Nabi dan Kontroversi Ma'na Bid’ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peryataan bahwa perayaan maulid Nabi adalah amalan bid'ah adalah peryataan sangat tidak tepat, karena bid'ah adalah sesuatu yang baru atau diada-adakan dalam Islam yang tidak ada landasan sama sekali dari dari Al-Qur'an dan as-Sunah. Adapun maulid  walaupun suatu yang baru di dalam Islam akan tetapi memiliki landasan dari Al-Qur'an dan as-Sunah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada maulid Nabi di dalamya banyak sekali nilai ketaatan, seperti: sikap syukur, membaca dan mendengarkan bacaan Al-Quran, bersodaqoh, mendengarkan mauidhoh hasanah atau menuntut ilmu, mendengarkan kembali sejarah dan keteladanan Nabi, dan membaca sholawat yang kesemuanya telah dimaklumi bersama bahwa hal tersebut sangat dianjurkan oleh agama dan ada dalilnya di dalam Al-Qur'an dan as-Sunah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengukhususan Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menyatakan bahwa menjadikan maulid dikatakan bid'ah adalah adanya pengkhususan (takhsis) dalam pelakanaan di dalam waktu tertentu, yaitu bulan Rabiul Awal yang hal itu tidak dikhususkan oleh syariat. Pernyataan ini sebenarnaya perlu di tinjau kembali, karena takhsis yang dilarang di dalam Islam ialah takhsis dengan cara meyakini atau menetapkan hukum suatu amal bahwa amal tersebut tidak boleh diamalkan kecuali hari-hari khusus dan pengkhususan tersebut tidak ada landasan dari syar'i sendiri(Dr Alawy bin Shihab, Intabih Dinuka fi Khotir: hal.27).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berbeda dengan penempatan waktu perayaan maulid Nabi pada bulan Rabiul Awal, karena orang yang melaksanakan maulid Nabi sama sekali tidak meyakini, apalagi menetapkan hukum bahwa maulid Nabi tidak boleh dilakukan kecuali bulan Robiul Awal, maulid Nabi bisa diadakan kapan saja, dengan bentuk acara yang berbeda selama ada nilai ketaatan dan tidak bercampur dengan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhususan waktu maulid disini bukan kategori takhsis yang di larang syar'i tersebut, akan tetapi masuk kategori tartib (penertiban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkhususan waktu tertentu dalam beramal sholihah adalah diperbolehkan, Nabi Muhammad sendiri mengkhusukan hari tertentu untuk beribadah dan berziaroh ke masjid kuba, seperti diriwatkan Ibnu Umar bahwa Nabi Muhammad mendatangi masjid Kuba setiap hari Sabtu dengan jalan kaki atau dengan kendaraan dan sholat sholat dua rekaat di sana (HR Bukhari dan Muslim). Ibnu Hajar mengomentari hadis ini mengatakan: "Bahwa hadis ini disertai banyaknya riwayatnya menunjukan diperbolehkan mengkhususan sebagian hari-hari tertentu dengan amal-amal salihah dan dilakukan terus-menerus".(Fathul Bari 3: hal. 84)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi juga berkata senada di dalam kitab Syarah Sahih Muslim. Para sahabat Anshor juga menghususkan waktu tertentu untuk berkumpul untuk bersama-sama mengingat nikmat Allah,( yaitu datangnya Nabi SAW) pada hari Jumat atau mereka menyebutnya Yaumul 'Urubah dan direstui Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dapat difahami, bahwa pengkhususan dalam jadwal Maulid, Isro' Mi'roj dan yang lainya hanyalah untuk penertiban acara-acara dengan memanfaatkan momen yang sesui, tanpa ada keyakinan apapun, hal ini seperti halnya penertiban atau pengkhususan waktu sekolah, penghususan kelas dan tingkatan sekolah yang kesemuanya tidak pernah dikhususkan oleh syariat, tapi hal ini diperbolehkan untuk ketertiban, dan umumnya tabiat manusia apabila kegiatan tidak terjadwal maka kegiatan tersebut akan mudah diremehkan dan akhirnya dilupakan atau ditinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara maulid di luar bulan Rabiul Awal sebenarnya telah ada dari dahulu, seperti acara pembacaan kitab Dibagh wal Barjanji atau kitab-kitab yang berisi sholawat-sholawat yang lain yang diadakan satu minggu sekali di desa-desa dan pesantren, hal itu sebenarnya adalah kategori maulid, walaupun di Indonesia masyarakat tidak menyebutnya dengan maulid, dan jika kita berkeliling di negara-negara Islam maka kita akan menemukan bentuk acara dan waktu yang berbeda-beda dalam acara maulid Nabi, karena ekpresi syukur tidak hanya dalam satu waktu tapi harus terus menerus dan dapat berganti-ganti cara, selama ada nilai ketaatan dan tidak dengan jalan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semisal di Yaman, maulid diadakan setiap malam jumat yang berisi bacaan sholawat-sholawat Nabi dan ceramah agama dari para ulama untuk selalu meneladani Nabi. Penjadwalan maulid di bulan Rabiul Awal hanyalah murni budaya manusia, tidak ada kaitanya dengan syariat dan barang siapa yang meyakini bahwa acara maulid tidak boleh diadakan oleh syariat selain bulan Rabiul Awal maka kami sepakat keyakinan ini adalah bid'ah dholalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak Pernah Dilakukan Zaman Nabi dan Sohabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara orang yang mengatakan maulid adalah bid'ah adalah karena acara maulid tidak pernah ada di zaman Nabi, sahabat atau kurun salaf. Pendapat ini muncul dari orang yang tidak faham bagaimana cara mengeluarkan hukum(istimbat) dari Al-Quran dan as-Sunah. Sesuatu yang tidak dilakukan Nabi atau Sahabat –dalam term ulama usul fiqih disebut at-tark – dan tidak ada keterangan apakah hal tersebut diperintah atau dilarang maka menurut ulama ushul fiqih hal tersebut tidak bisa dijadikan dalil, baik untuk melarang atau mewajibkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui pengertian as-Sunah adalah perkatakaan, perbuatan dan persetujuan beliau. Adapun at-tark tidak masuk di dalamnya. Sesuatu yang ditinggalkan Nabi atau sohabat mempunyai banyak kemungkinan, sehingga tidak bisa langsung diputuskan hal itu adalah haram atau wajib. Disini akan saya sebutkan alasan-alasan kenapa Nabi meninggalkan sesuatu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nabi meniggalkan sesuatu karena hal tersebut sudah masuk di dalam ayat atau hadis yang maknanya umum, seperti sudah masuk dalam makna ayat: "Dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.''(QS Al-Haj: 77). Kebajikan maknanya adalah umum dan Nabi tidak menjelaskan semua secara rinci.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Nabi meninggalkan sesutu karena takut jika hal itu belai lakukan akan dikira umatnya bahwa hal itu adalah wajib dan akan memberatkan umatnya, seperti Nabi meninggalkan sholat tarawih berjamaah bersama sahabat karena khawatir akan dikira sholat terawih adalah wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Nabi meninggalkan sesuatu karena takut akan merubah perasaan sahabat, seperti apa yang beliau katakan pada siti Aisyah: "Seaindainya bukan karena kaummu baru masuk Islam sungguh akan aku robohkan Ka'bah dan kemudian saya bangun kembali dengan asas Ibrahim as. Sungguh Quraiys telah membuat bangunan ka'bah menjadi pendek." (HR. Bukhori dan Muslim) Nabi meninggalkan untuk merekontrusi ka'bah karena menjaga hati mualaf ahli Mekah agar tidak terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nabi meninggalkan sesuatu karena telah menjadi adatnya, seperti di dalam hadis: Nabi disuguhi biawak panggang kemudian Nabi mengulurkan tangannya untuk memakannya, maka ada yang berkata: "itu biawak!", maka Nabi menarik tangannya kembali, dan beliu ditanya: "apakah biawak itu haram? Nabi menjawab: "Tidak, saya belum pernah menemukannya di bumi kaumku, saya merasa jijik!" (QS. Bukhori dan Muslim) hadis ini menunjukan bahwa apa yang ditinggalkan Nabi setelah sebelumnya beliu terima hal itu tidak berarti hal itu adalah haram atau dilarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nabi atau sahabat meninggalkan sesuatu karena melakukan yang lebih afdhol. Dan adanya yang lebih utama tidak menunjukan yang diutamai (mafdhul) adalah haram.dan masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang lain (untuk lebih luas lih. Syekh Abdullah al Ghomariy. Husnu Tafahum wad Dark limasalatit tark)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Nabi bersabda:" Apa yang dihalalakan Allah di dalam kitab-Nya maka itu adalah halal, dan apa yang diharamkan adalah haram dan apa yang didiamkan maka itu adalah ampunan maka terimalah dari Allah ampunan-Nya dan Allah tidak pernah melupakan sesuatu, kemudian Nabi membaca:" dan tidaklah Tuhanmu lupa".(HR. Abu Dawud, Bazar dll.) dan Nabi juga bersabda: "Sesungguhnya Allah menetapkan kewajiban maka jangan enkau sia-siakan dan menetapkan batasan-batasan maka jangan kau melewatinya dan mengharamkan sesuatu maka jangan kau melanggarnya, dan dia mendiamkan sesuatu karena untuk menjadi rahmat bagi kamu tanpa melupakannya maka janganlah membahasnya".(HR.Daruqutnhi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah berfirman:"Apa yang diberikan Rasul kepadamu, Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya."(QS.Al Hasr:7) dan Allah tidak berfirman  dan apa yang ditinggalknya maka tinggalkanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dapat disimpulkan bahwa "at-Tark" tidak memberi faidah hukum haram, dan alasan pengharaman maulid dengan alasan karena tidak dilakukan Nabi dan sahabat sama dengan berdalil dengan sesuatu yang tidak bisa dijadikan dalil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Suyuti menjawab peryataan orang yang mengatakan: "Saya tidak tahu bahwa maulid ada asalnya di Kitab dan Sunah" dengan jawaban: "Tidak mengetahui dalil bukan berarti dalil itu tidak ada", peryataannya Imam Suyutiy ini didasarkan karena beliau sendiri dan Ibnu Hajar al-Asqolaniy telah mampu mengeluarkan dalil-dalil maulid dari as-Sunah. (Syekh Ali Jum'ah. Al-Bayanul  Qowim, hal.28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zarnuzi Ghufron&lt;br /&gt;Ketua LMI-PCINU Yaman dan sekarang sedang belajar di Fakultas Syariah wal Qonun  Univ Al-Ahgoff, Hadramaut, Yaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-7667281111848799133?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/7667281111848799133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/perayaan-maulid-nabi-dan-kontroversi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7667281111848799133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7667281111848799133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/perayaan-maulid-nabi-dan-kontroversi.html' title='Perayaan Maulid Nabi dan Kontroversi Ma&apos;na Bid’ah'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-7164852583470571872</id><published>2010-04-13T19:21:00.001+07:00</published><updated>2010-04-13T19:24:28.537+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Marketing'/><title type='text'>Si Cantik Mio yang Menginspirasi Yamaha untuk "Semakin di Depan"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8RicVKfK9I/AAAAAAAAAIo/w6EFfwGpKi0/s1600/hermawan+kartajaya.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 84px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8RicVKfK9I/AAAAAAAAAIo/w6EFfwGpKi0/s200/hermawan+kartajaya.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459596887136873426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Grow with Character! (84/100) Series by Hermawan Kartajaya&lt;br /&gt;Si Cantik Mio yang Menginspirasi Yamaha untuk "Semakin di Depan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUKU Think ASEAN! terbitan McGraw-Hill cukup sukses karena pas dengan timing-nya. Buku tersebut diterjemahkan ke bahasa Jepang, Korea, dan Tionghoa. Gara-gara buku ini juga, saya sempat diundang bicara oleh ASEAN Center di Michigan, satu-satunya pusat penelitian ASEAN di benua Amerika. Profesor pendirinya, sekarang sudah emeritus, memang cinta pada Asia Tenggara. Dia bahkan pernah naik motor menelusuri Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrinya, Prof Linda Lim, yang orang Singapura menggantikannya sebagai direktur kedua dari Pusat ASEAN tersebut. Mereka punya satu anak cewek yang diberi nama Mya. Diambil dari kata Myanmar. Mya pernah tinggal di Jogja untuk mempelajari budaya Jawa, termasuk tarian dan "nabuh gamelan". &lt;span class="fullpost"&gt;Maklum, Michigan adalah kampus Amerika pertama yang punya gamelan sejak dulu. Untuk menulis buku Think Asean! ini saya mendapat banyak masukan dari Linda, sehingga mengerti cara pandang orang Amerika terhadap ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mempromosikan buku ini ke semua negara besar ASEAN. Ini bisa gampang terjadi karena "jaringan" APMF yang saya punyai. Prof Hooi Den Huan yang lahirnya sudah jadi kayak saudara juga sangat helpfull. Bagaimanapun, diperlukan "lobi Singapura" yang punya nama besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia dan Singapura sering saya sebut The Rich and The Famous. Indonesia kaya raya, tapi Singapura terkenal! Indonesia negara terbesar dalam total GDP, tapi Singapura yang paling tinggi GDP per kapitanya. Jakarta adalah tempat sekretariat ASEAN secara de jure. Tapi, Singapura secara de facto adalah hub of ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PDB Singapura sangat kuat di situ, bahkan juga sering menyebut diri sebagai suatu "jembatan di Asia antara Timur dan Barat, juga antara Utara dan Selatan". Airport dan seaport-nya kelas dunia sehingga diperlukan sebagai tempat transit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duet saya bersama Hooi Den Huan sangat sinergetik. Untuk dia yang profesor, menulis buku bersama Philip Kotler via saya adalah penting untuk kredit point. Bagi saya, bermitra dengan profesor Singapura dari sekolah terbaik di Singapura, bahkan ASEAN, memberikan academic credibility tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Think ASEAN! juga sempat di-launch di Singapura. Saya melakukannya di KBRI dengan dihadiri Sekjen ASEAN Ong Keng Yong yang khusus terbang dari Jakarta waktu itu. Dubes RI Pak Wardana bangganya bukan main, bisa menunjukkan pada dunia bahwa orang Indonesia bisa punya "kelas dunia" di marketing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mem-backup konsep glorecalisation atau "global, regional and localisation" yang saya pakai di Think ASEAN!, saya menggunakan kasus pembukaan Mio. Mio berarti "cantik" dalam bahasa Italia, adalah sepeda motor otomatik yang dirancang untuk perempuan oleh Yamaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus ini sangat saya hayati, karena MarkPlus terlibat langsung dalam peluncurannya pada 2003. Ketika itu Yamaha berada pada posisi nomor tiga di Indonesia setelah Honda dan Suzuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motor otomatik yang pertama Yamaha, Nouvo, yang sudah ada di pasar kurang berhasil. Nah ketika akan meluncurkan Mio itulah, saya diajak Pak Dyonisius Beti yang waktu itu orang kedua di Yamaha Motor Kencana Indonesia atau YMKI, untuk memberikan second opinion pada rencana peluncurannya yang "sudah matang". Semua riset sudah selesai dan begitu meyakinkan bahwa Mio pasti sukses. Apalagi, pada 2003 itu, presiden Indonesia juga Megawati Sukarnoputri yang "mio" atau cantik. Iklan pun sudah siap!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Dyon adalah anggota pertama MarkPlus Forum di Jakarta, sekarang sudah jadi life time member. Kayak Pak Tanadi Santoso dan Pak Bob Moniaga di Surabaya. Waktu itu dia khawatir kalau Mio yang sangat diandalkan kurang berhasil. Nah, ketika me-review semua persiapan itulah, saya melihat ada yang "nggak enak". Karena itu, saya minta MarkPlus melakukan survei tambahan. Customer Insight!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, saya menugasi beberapa business analyst MarkPlus untuk "masuk" ke anak-anak kampus perempuan dan mengikuti mereka selama dua puluh empat jam. Maksudnya, supaya bisa mendalami perilaku mereka yang sesungguhnya. Ternyata, banyak yang ditemukan dan tidak ada di riset kuantitatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengendara motor perempuan waktu itu memang kebanyakan "tomboi" yang nggak peduli penampilan dan "berani". Yang membawa ke bengkel kebanyakan bukan mereka, tapi kakak laki-lakinya. Selain itu, yang agak mengagetkan, sebagian dari mereka masih khawatir "kehilangan keperawanan" kalau naik motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, saya kemudian mengusulkan sesuatu yang "sulit", yaitu menunda peluncuran! Wah, ini tidak gampang tentunya bagi pihak YMKI untuk mempertanggungjawabkannya ke Tokyo. Akan merusak anggaran kan? Tapi, akhirnya Pak Dyon setuju juga asal dibantu secara serius!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu penundaan itulah, dilakukan modifikasi produk supaya lebih pas untuk cewek. Misalnya, tempat sisir harus ada. Kalau mau masuk ke yang "nontomboi", ya harus begitu. Juga disiapkan brosur penjelasan bahwa bersepeda motor untuk perempuan aman adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, saya bekerja keras untuk meyakinkan seluruh main dealer supaya mau men-support produk baru ini. Tanpa dukungan mereka percuma saja! Showroom pun melakukan persiapan untuk "menyambut" Mio, termasuk para teknisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah empat bulan, Mio diluncurkan dan sudah naik cepat tiga bulan sesudahnya! Sampai sekarang Mio tetap market leader di segmen skutik yang makin membesar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat Mio inilah, berbarengan dengan pindahnya Valentino Rossi ke tim Yamaha di Grand Prix, Yamaha pun jadi "semakin di depan". Kesuksesan Mio memberikan semangat baru bagi para karyawan dan dealer Yamaha untuk bangkit dan bahkan sudah jadi strong runner-up pada 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang saya sebut local tactic. Harus sesuai dengan Indonesia, kalau enggak ya gagal. Tapi, strategi Mio sendiri dirancang secara regional ASEAN. Mio ada di Vietnam, Thailand, Malaysia, dan negara lain. Tidak ada di Jepang! Inilah yang disebut regional strategy. Mio dibuat khusus untuk ASEAN plus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Yamaha values sendiri. Tetap harus sama di seluruh dunia. Touching the heart atau Kando! Yamaha selalu memegang komitmen ini, baik ketika membuat motor atau alat musik! So, "Glorecalization" really works! (*)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-7164852583470571872?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/7164852583470571872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/si-cantik-mio-yang-menginspirasi-yamaha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7164852583470571872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/7164852583470571872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/si-cantik-mio-yang-menginspirasi-yamaha.html' title='Si Cantik Mio yang Menginspirasi Yamaha untuk &quot;Semakin di Depan&quot;'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8RicVKfK9I/AAAAAAAAAIo/w6EFfwGpKi0/s72-c/hermawan+kartajaya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-6453005218817050018</id><published>2010-04-12T17:55:00.001+07:00</published><updated>2010-04-12T17:57:09.979+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Mustofa Bisri: Fatwa dan Fatwa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8L8fJKD8RI/AAAAAAAAAIg/1PXH1eqkghk/s1600/gus+mus+sila.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 115px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8L8fJKD8RI/AAAAAAAAAIg/1PXH1eqkghk/s200/gus+mus+sila.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459203310290727186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mustofa Bisri: Fatwa dan Fatwa&lt;br /&gt;Oleh A. Mustofa Bisri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FATWA akhir-akhir ini merupakan tren baru, bahkan sudah mirip dengan latah. Dulu, fatwa hampir identik dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia), yang memang paling sering mengeluarkan fatwa. Fatwa yang dinilai sering tidak menjadi solusi, melainkan malah meresahkan. Pak Jusuf Kalla waktu menjadi wakil presiden sampai berpesan dalam pembukaan Ijtimak Komisi Fatwa MUI agar MUI jangan mengeluarkan fatwa yang meresahkan dan menjadi ketakutan baru, melainkan menjadi solusi (Jawa Pos, Minggu 25 Januari 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kini, fatwa tidak lagi menjadi monopoli MUI. Rupanya, MUI mendapatkan banyak saingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa bermunculan dari berbagai penjuru, dari berbagai lembaga dan organisasi.&lt;span class="fullpost"&gt; Berbagai hal dan masalah difatwakan. Mulai fatwa tentang aliran sesat, bunga bank, golput, yoga, rokok, pembangkit tenaga nuklir, rebonding, prewedding, infotainment, ringtone ayat-ayat Alquran, Facebook, sampai naik ojek.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecanggihan dan keaktifan pers ikut dan sangat membantu tersiarnya fatwa-fatwa dari berbagai pihak itu serta menjadikannya bahan pembicaraan berkepanjangan sehingga menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Bahkan, ada yang menilainya meresahkan. Di sisi lain, ada pula yang khawatir, dengan sering dan mudahnya fatwa dikeluarkan, fatwa akan kehilangan wibawa dan kesakralan. Padahal, sejak dulu organisasi NU dengan bahtsul masail-nya dan Majelis Tarjih Muhammadiyah selalu menjawab masalah-masalah keagamaan yang ditanyakan anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di banyak pesantren juga ada tradisi musyawarah di kalangan santri. Mereka berlatih menjawab masalah-masalah keagamaan di masyarakat. Hanya, dulu mungkin tidak ada media massa yang tertarik menyiarkannya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di koran ini, saya pernah sedikit menjelaskan perbedaan antara fatwa, wacana, dan vonis yang sering dirancukan. Gara-gara kerancuan itu, sering terjadi fatwa dianggap vonis. Celakanya, ada yang mengeksekusi berdasar fatwa tersebut. Itu merupakan kesalahan bertumpuk. Yakni, kesalahan menganggap fatwa sebagai vonis serta melakukan eksekusi dan penghakiman sendiri. Saya menjelaskan istilah-istilah tersebut terutama agar masyarakat tidak terlalu bingung dan resah terhadap fatwa-fatwa MUI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, sekarang masih atau semakin banyak keluhan mengenai kian maraknya fatwa, tidak hanya dari MUI. Masyarakat kembali ramai membicarakan dan sebagian malah menyatakan semakin bingung. Apalagi, kemudian ada yang membesar-besarkan perbedaan fatwa, seperti fatwa yang mengharamkan rokok dan yang hanya memakruhkannya. Maka, saya teringat akan hal yang pernah saya kemukakan -mengutip keterangan para ulama- tentang fatwa lebih dari setahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwa dalam istilah agama (sempitnya: fikih) mirip dengan pengertian bahasanya, yakni jawaban mufti terhadap masalah keberagamaan. Dulu -dan sampai sekarang di beberapa negara Timur Tengah- fatwa memang diminta dan diberikan oleh mufti secara perorangan. Dalam kitab-kitab fikih, mufti atau pemberi fatwa dibedakan dengan hakim. Mufti hanya memberikan informasi kepada dan sesuai dengan pertanyaan si peminta fatwa. Sementara itu, hakim memutuskan hukuman setelah mendengarkan berbagai pihak, seperti penuntut, terdakwa, dan saksi-saksi. Berbeda dengan putusan hakim, fatwa tidak memiliki kekuatan memaksa. Ia tidak mengikat, kecuali bagi si peminta fatwa.Itu pun berlaku dengan beberapa catatan. Antara lain, si peminta fatwa hanya mendapatkan fatwa dari satu pihak atau pemberi fatwa dan fatwa yang diberikan sesuai dengan kemantapan hatinya. Apabila ada dua pihak yang memberikan fatwa berbeda, dia mengikuti fatwa yang sesuai dengan kata hatinya. Itu berdasar hadis Nabi Muhammad SAW, "Istafti qalbak/nafsak wain aftaaka an-naas..." Arti hadis tersebut, mintalah fatwa hati nuranimu meski orang-orang sudah memberimu fatwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, mufti yang boleh ditanya dan memberikan fatwa adalah orang yang memenuhi kriteria tertentu. Bukan sembarang orang. Misalnya, pensiunan pegawai tinggi Depag (kini Kementerian Agama) atau ketua umum organisasi tidak bisa dijadikan ukuran. Para ulama punya pendapat berbeda mengenai rincian kriteria mufti; ada yang ketat, ada juga yang agak longgar. Ada yang mensyaratkan mufti harus mujtahid. Ada yang sekadar menyatakan -seperti Imam Malik- orang alim tidak seyogianya memberikan fatwa sampai tahu bahwa orang melihatnya pantas memberikan fatwa dan dirinya juga merasa pantas. Secara garis besar, semua menyepakati bahwa yang diperkenankan dimintai dan memberikan fatwa hanyalah mereka yang memang ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian fatwa, menurut para ulama, juga punya etika. Misalnya, mufti tidak boleh tergesa-gesa dalam memberikan fatwa. Ibn Qayyim, misalnya, dalam salah satu kitabnya menyatakan, "Dulu salaf, para sahabat nabi, dan tabiin tidak suka cepat-cepat memberikan fatwa. Masing-masing justru mengharap fatwa diberikan oleh selain dirinya. Apabila sudah jelas bahwa fatwa itu harus diberikan olehnya, dia akan mengerahkan segala tenaga dan pikiran untuk mengetahui hukum masalah yang dimintakan fatwa tersebut dari Alquran, sunah Rasulullah, dan pendapat Khalifah Rasyidin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Imam Ahmad Ibn Hanbal, mufti tidak boleh menjawab apa saja yang ditanyakan kepadanya. Selain itu, orang tidak boleh mengajukan dirinya untuk memberikan fatwa, kecuali telah memenuhi lima hal. Pertama, dia punya niat tulus lillahi taala, tidak mengharapkan kedudukan dan sebagainya. Kedua, dia berdiri di atas ilmu, sikap lapang dada, keanggunan, dan ketenangan. Sebab, bila tidak demikian, dia tidak bisa menjelaskan hukum-hukum agama dengan baik. Ketiga, dia harus kuat pada posisi dan pengetahuannya. Keempat, mufti harus punya kecukupan. Bila tidak, dia membuat masyarakat tidak senang. Sebab, dia membutuhkan masyarakat dan mengambil (materi) dari tangan mereka. Masyarakat bakal merasa dirugikan. Kelima, mufti harus mengenal masyarakat. Artinya, dia harus tahu tentang kejiwaan si peminta fatwa serta mengerti benar akan pengaruh dan tersebarnya fatwa tersebut di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab, intinya, fatwa adalah kemaslahatan bagi masyarakat. Maka, menurut Imam Syatibi, mufti yang mencapai derajat puncak adalah yang membawa masyarakat ke kondisi tengah-tengah, seperti yang dikenal masyarakat. Mufti itu tidak menempuh aliran yang keras, tidak pula terlalu longgar. (c11/kum)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6647598117632677138-6453005218817050018?l=azisrifianto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azisrifianto.blogspot.com/feeds/6453005218817050018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/mustofa-bisri-fatwa-dan-fatwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6453005218817050018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6647598117632677138/posts/default/6453005218817050018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azisrifianto.blogspot.com/2010/04/mustofa-bisri-fatwa-dan-fatwa.html' title='Mustofa Bisri: Fatwa dan Fatwa'/><author><name>Azis Rifianto</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01413737758418857772</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S0mo_02sypI/AAAAAAAAAA4/W2jxRUFGcis/S220/PC-+072A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8L8fJKD8RI/AAAAAAAAAIg/1PXH1eqkghk/s72-c/gus+mus+sila.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6647598117632677138.post-5268161949456405442</id><published>2010-04-12T17:13:00.002+07:00</published><updated>2010-04-12T17:16:31.463+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agribis'/><title type='text'>New Crop Simulation Model Can Predict Quality And Yield Of Sweet Corn</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8LyodgY-2I/AAAAAAAAAIY/6pJQdBFEFfY/s1600/sweet+corn.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_hIfFDGFecHE/S8LyodgY-2I/AAAAAAAAAIY/6pJQdBFEFfY/s200/sweet+corn.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5459192475255634786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;New Crop Simulation Model Can Predict Quality And Yield Of Sweet Corn&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ScienceDaily (Nov. 6, 2007) — We love it fresh, canned and frozen. It's grown in every state, and according to a recent study published by the American Society of Horticultural Science, adds up to a whopping $807 million per year industry in the U.S. In other words, sweet corn is big business.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fresh market production of sweet corn in the U.S. peaks in July, with only ten percent of the annual volume marketed during winter months. Fresh sweet corn is extremely perishable as a result of rapid decrease in sugar content, discoloration and risk of pathogen infection. This intricate combination of seasonal production limitations and the perishable nature of the vegetable sparked an interest in finding reliable methods for predicting the timing, quality and weight of sweet corn crops.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To assist corn producers and the agricultural industry with meeting consumer demand for this sweet, nutritious vegetable, researchers have developed a new tool, or "simulation model" that has the capacity to predict the quality and yield of sweet corn crops. Simulation models are widely accepted tools used in research, extension and agricultural planning. Models for field corn have been available since the mid 1980's, but no simulation model existed for sweet corn until early 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jon Lizaso and a team of researchers from the Universities of Florida and Georgia developed the new simulation model over a five year period. Lizaso exp
